
Kemudian terdengarlah suara...
“KALIAN SEMUA MUNDURLAH! BOCAH ITU BUKAN LAWAN KALIAN, AKU SENDIRI YANG AKAN MEMBERESKAN DIA.”
Itu adalah suara yang dipancarkan dengan tenaga dalam tingkat tinggi, getaran yang ditimbulkan lama dan terasa seperti mengguncang Gunung Naga.
Saat itu siluet bayangan seseorang tampak hadir di tengah kancah pengepungan, seorang pria paruh baya dengan otot-otot kekar terlihat dari balik jubahnya.
Sisa ketampanan masa muda masih terlihat dari pria paruh baya ini, namun goresan bekas pedang melintang panjang dan besar di antara hidung dan kedua matanya menutupi ketampanan itu.
“Baik Penatua Mu...” jawab para pengurus sekte serentak.
Orang yang hadir dan memancarkan gelombang suara keras tadi adalah Penatua Biro Penegak Hukum, Mu Yuan. Dialah Penatua yang di anggap oleh para murid yang memiliki kekuatan terkuat di antara Penatua lainnya.
“Bocah! Kau berani tidak patuh pada keputusan yang sudah di tetapkan para pengurus sekte dari Biro Penegak Hukum, sekarang tidak ada jalan kembali padamu, mampus atau hancurkan dantian dan meridianmu sendiri!” perintahnya tegas.
“Penatua Mu! Tahan amarahmu, apa kau sudah tidak menghormatiku lagi sebagai Patriak Sekte...” Ketika ucapan itu selesai di ucapkan, dua siluet bayangan manusia kembali muncul di situ.
Yang muncul ini adalah Patriak Song Ki dan Penatua Zhou, Penatua Zhou Kemudian berkata “Anak ini aku yang membawanya masuk ke dalam Sekte, setiap kesalahannya akulah yang akan menghukum, Penatua Penegak Hukum boleh mundur dari sini.”
“Ini bukanlah pelanggaran kecil, lihatlah hampir 15 orang lebih dari pengurus sekte berada antara hidup dan mati, tangan bocah itu telanggas dan kejam. Kemudian latihan kultivasi sesat yang diceritakan oleh hampir 30 orang murid, apa kalian berdua masih menutup mata?” balas Penatua Mu dengan sengit
“Penatua Mu! Hal ini belum lah jelas sepenuhnya, kita bahkan belum mendengar pembelaan diri dari bocah itu.” ujar Patriak Song.
“Maaf Patriak! Maaf Penatua Zhou! Kalian berdua tidak perlu bersusah payah membelaku, aku tidak akan berkata apa pun lagi.” Potong Gou Long.
“Nah, kalian berdua sudah melihatnya. Bocah ini tidak mau menjelaskan apa pun lagi, kalau kalian tidak mau membantu dan tidak mau menyusahkan diri sendiri, kalian berdua diam saja, akan kubereskan sendiri bocah ini.” Suara Penatua Mu terdengar meninggi karena gusar.
__ADS_1
“Patriak dan Penatua Zhou tenang saja, aku sangat yakin dengan kemampuanku sendiri, dia tidak akan bisa menggapa-ngapaiku.” Dengan sopan Gou Long berkata seperti itu, dalam sorotan matanya juga memperlihatkan kepercayaan diri yang tinggi.
“Dasar keras kepala!” Gerutu Penatua Zhou, lalu dia mengajak Patriak Song kembali ke tempat semula. Samar-samar juga terdengar ucapan Patriak Song menyahuti gerutuan Penatua Zhou “Sadis Kecil telah muncul di dunia persilatan juga berkat didikanmu.”
Para Penatua yang lain juga tidak mau ambil pusing, sepertinya mereka juga ingin melihat kehebatan dari pertarungan orang yang menurut rumor merupakan paling kuat di Sekte Naga Langit.
Penatua Mu melirik sekilas pada Gou Long yang masih dengan hawa panas dan kedip-kedip cahaya perak pekat yang berputaran di sekitar tubuhnya.
“Sebagai generasi tua, akan kuberi kau kesempatan menyerang duluan. Kau boleh memulainya.” Ucap Penatua Mu
Gou Long tidak mau berbasa-basi lagi “Lihat serangan!” teriaknya.
Masih dalam Jurus 13 Pukulan Penghancur Tulang, Gou Long bergerak lincah dengan kedua kaki menutul-nutul tanah. Dia berkedip dan memukul, kadang tubuhnya muncul di belakang kadang di depan lawan dan kadang dari atas, posisi Gou Long terus berubah ubah persis seperti petir yang muncul dari arah yang tidak terduga.
Pertarungan ini terlihat berimbang, walaupun Gou Long di Ranah Langit tahap awal, namun ini tidaklah mengherankan, kakek Awan Putih sendiri pernah mengakui bahwa kekuatan tempur Gou Long setara dengan Ranah Langit tahap puncak.
Namun itu dulu, saat ini kekuatan tempur Gou Long boleh dikata setara dengan kultivator Ranah Surgawi setelah dia menyerap Roh Iblis Salju. Penatua Mu Yuan yang sedang bertarung dengan Gou Long awalnya bertarung dengan santai karena menganggap Gou Long hanya sedikit lebih kuat dari para pengurus sekte yang dipukul Gou Long.
Penatua Mu Yuan segera meningkatkan fokus dan lebih serius dalam bertarung, dari cara dia bertarung jelas dia bukan pendekar pedang, ilmu meringankan tubuhnya juga sangat tinggi, bahkan gerakan Penatua Mu Yuan lebih lincah dari gerak Jurus Walet Menunggang Angin milik Gou Long.
Sehingga setiap pukulan dan serangan Gou Long yang dilancarkan dari berbagai arah dapat diikuti oleh Penatua Mu.
“Apa hanya begini saja kemampuanmu? Aku bahkan belum melakukan pemanasan.” Ejek Penatua Mu
“Penatua akan segera merasakan semua pukulanku. Tenang, intensitas pertarungan ini akan ku naikkan secara bertahap.” Balas Gou Long
Penatua Mu Yuan menjadi terkejut karena ini, bocah yang dia lawan masih bisa berbicara selagi bertarung dengannya, bukankah ini hebat. Oleh karena itu semangat bertarung Penatua Mu Yuan terbangkit, tenaga dalam yang awalnya hanya di 40% sekarang ditingkatkan menjadi 50%.
__ADS_1
Dia melengking keras dan tinggi, seperti lengkingan burung rajawali. Seiring dengan lengkingan itu gerakan Penatua Mu Yuan semakin hebat dan cepat, jurus yang dimainkannya berupa cengkraman dan cakaran dengan perpaduan ilmu meringankan tubuh yang sangat tinggi.
Penatua Mu Yuan terlihat seperti rajawali besar yang bermain-main di antara kilatan petir dengan posisi yang terus berpindah-pindah.
Pertarungan itu sudah berjalan selama setengah jam, dengan kondisi yang masih berimbang atau lebih tepatnya Gou Long masih bisa mengimbangi Penatua Mu Yuan.
Mau tidak mau semua Penatua dan murid lain memuji daya tahan Gou Long yang terus bisa mengimbangi orang terkuat di Sekte Naga Langit.
“Ha ha ha!... Bocah mana intensitas yang kau katakan akan kau tingkatkan secara bertahap.” Kembali Penatua Mu mengejek Gou Long dan memprovokasi Gou Long dalam pertarungan.
“Baik! Kau bersiaplah.” Seru Gou Long panas.
Intensitas serangan Gou Long benar-benar di tingkatkan. Sekarang jurusnya juga di ubah, yang dimainkan Gou Long adalah Jurus 18 Telapak Penakluk Naga. Baru gerakan pertama dari jurus ini sudah membawa pusaran angin dan daya hancur yang sangat kuat.
Tidak berhenti di situ saja, Gou Long Juga memainkan dua hawa secara bersamaan, tangan kanan hawa panas petir dan tangan kiri hawa dingin es.
Menyadari perubah intensitas daya serangan Gou Long dan hawa udara yang terus berubah-ubah. Penatua Mu Yuan juga meningkatkan tenaga dalam menjadi 60%, gerakan dan serangannya juga ikut meningkat.
“Ha ha ha!... Akhirnya kau tidak tahan dan baru sekarang memperlihatkan kultivasi jalur sesatmu,”
“Dalam pertarungan ini, akan kulenyapkan murid sesat seperti kau.”
“Aku yakin kau tidak akan bisa.” Jawab Gou Long.
Intensitas pertarungan itu terus meningkat, sampai saat ini sudah berjalan hampir 300 gerakan, namun tidak tampak tanda-tanda kelelahan dari mereka berdua.
Hawa dingin dan panas yang terus berubah-ubah di kancah pertempuran bahkan terasa sampai jangkauan jarak 300 meter. Penonton yang tidak tahan dengan ini sudah bergerak menjauh.
__ADS_1
Pada gerakan ke-320 penatua Mu Yuan berhasil mencengkram lengan Gou Long dan memukul Gou Long tepat di perutnya.
Mendapat pukulan tersebut Gou Long terlempar sampai 10 langkah, dia terjatuh bergedebruk di atas tanah. Namun segera bangkit kembali.