
Kemudian apa yang mereka khawatirkan tidak benar-benar terjadi, Siluman Kalajengking tersebut malah kembali mengeluarkan ancaman yang sama untuk kedua kalinya.
“Anak manusia! Akan kuberi kalian satu kesempatan terakhir!... SEGERA BERLALU DARI SINI!!” akhir dari ancamannya disertai dengan pengerahan energi siluman yang menyebabkan Kebun Herbal tersebut bergetar keras, bahkan kedua bukit yang mengapitnya terasa akan roboh.
Ouyang Shilin bukanlah anak kemarin sore yang bodoh dan tidak memahami situasi tertentu, dia seorang jenius dari generasinya, hanya saja kecerdasannya tidak dimanfaatkan. Dia tenggelam dalam pelukan perempuan, sampah yang disematkan padanya karena perangainya yang gila perempuan.
Dia dengan cepat memahami situasi yang terjadi saat ini, “Rekan-rekan seniman bela diri! Kalian tidak perlu takut pada siluman keparat itu! Ha ha ha...” dia bergerak dan memetik salah satu herbal yang sudah berusia ribuan tahun, “Lihat! Siluman keparat itu tidak bisa berbuat apa-apa, dia hanya mengancam kosong...”
“Ha ha ha... Bocah bermarga Gou! Taktikmu gagal total, kau bersiaplah menghadap Raja Neraka!” ujar Ouyang Shilin, mengancam setelah mengambil alih kunci dari kondisi saat itu, dia tidak sadar bahwa orang yang dia ancam lebih berbahaya dari siluman itu sendiri.
“Siluman keparat! Ancamanmu tidak mempan... Aku tahu kau mungkin saja tersegel, sehingga tidak bisa bergerak bebas, Ha ha ha... Tunggulah sesaat lagi, setelah aku membereskan keparat bermarga Gou ini, kami akan membereskanmu bersama-sama.” Lanjut Ouyang Shilin.
Semua seniman bela diri yang kebetulan berkumpul di Kebun Herbal ini juga segera menyadari keanehan dari Siluman tersebut, itu terbukti setelah diancam Ouyang Shilin, tetap saja tidak ada pergerakan berarti dari Siluman Kalajengking tersebut.
Di kejauhan sana hanya terdengar beberapa kali raungan keras serta geraman dari Siluman Kalajengking tersebut.
Terbebas dari situasi yang mencekam dan perasaan takut pada Siluman tersebut, saat ini, kecuali beberapa kenalan Gou Long, semua orang yang ada di kebun itu mengalihkan rasa dongkolnya pada Gou Long, termasuk satu kelompok yang tidak dikenali Gou Long sebelumnya.
Gou Long juga telah menyadari, reaksi tidak wajar yang ditunjukkan oleh Siluman Kalajengking tersebut.
“Mungkinkah pertumbuhan Herbal yang tidak wajar di sini berhubungan dengan keanehan dari Siluman itu!” batin Gou Long
Namun perkataan dari Ouyang Shilin dan kondisi saat ini terlihat banyak dari seniman bela diri ingin mencari perkara dengannya, segera saja mengalihkan fokus Gou Long, masih dengan sikap tenangnya, “Kau ingin mengirimku menghadap Raja Neraka? Kau belum memiliki kemampuan.” Ujar Gou Long.
“Long Gege! Keparat ini biarkan aku yang membereskannya!” potong Hua Mei, menatap Ouyang Shilin penuh dendam.
“Cici Ranran menderita gara-gara bajingan ini!” lanjutnya.
__ADS_1
“Ha ha ha!... Manis! Urusan kita, nanti kita selesaikan setelah aku membereskan bocah kampungan ini,” jawab Ouyang Shilin, kemudian dia mengalihkan pandangan pada Gou Long, “Ha ha ha! Aku bahkan belum menyentuhmu, kau sudah berdiri di belakang perempuan.”
“Baiklah! Kuharap kau tidak menyesalinya...” suara Gou Long terdengar seperti terbawa angin, sosok tubuhnya juga telah menghilang dari tempat dia berdiri, “Lihat serangan!” lanjut Gou Long, memperingatkan.
Berkata, menyerang, dan memperingatkan, semua dilakukan Gou Long sangat cepat dan hanya sekali berkedip gerak tubuhnya telah berpindah.
Sebuah bayangan telapak berwarna putih pucat melesat ke arah tubuh Ouyang Shilin, Gou Long dalam serangan cepatnya menggunakan tenaga dalam berhawa dingin.
Dia khawatir akan merusak herbal yang tumbuh di sana, rasanya akan sangat disayangkan kalau harus terbakar hangus semua herbal ribuan tahun itu.
Ouyang Shilin, menghindar dengan indah, gerakan tubuhnya terlihat seperti daun yang tertiup angin ketika menghindar tadi, dia seakan-akan memamerkan teknik meringankan tubuh tingkat tinggi yang dimilikinya.
Berbarengan dengan serangan Gou Long, melesat 2 siluet bayangan telapak lain yang menyongsong dan membuyarkan serangan Gou long.
“Boooomm!”
Gou Long tersurut mundur satu tombak karena beradu dengan gabungan tenaga dalam barusan, sementara dua orang yang melepaskan pukulan telapak di sisi lain juga tersurut mundur satu tombak.
Ketika menahan pukulan telapak yang dilepaskan Gou Long tadi, mereka berniat mencelakakan Gou Long dalam sekali serang dengan gabungan dua telapak mereka berdua.
Namun, hal yang tidak mereka bayangkan bahwa dalam adu pukulan tadi, tenaga dalam bocah itu bisa mengimbangi tenaga dalam gabungan mereka berdua.
“Ha ha ha! Klan Ouyang pantas berbangga diri... Yang menantang orang lain, dan yang menyerang juga orang lain.” Ujar Gou Long mengejek.
Tidak ada jawaban dari keduanya, malah sebaliknya, yang didapatkan Gou Long selanjutnya adalah serangan gabungan dari dua orang itu.
Sementara Ouyang Shilin sendiri menikmati pertunjukkan yang diperlihatkan oleh anggota Klannya dengan senyum kelicikan mengembang di sudut bibirnya.
__ADS_1
Keduanya tidak menggunakan senjata, tapi mereka dengan intens melepaskan pukulan-pukulan telapak yang berkesinambungan pada Gou Long. Kedua orang itu tidak peduli dengan herbal-herbal yang rusak oleh hawa pukulan keras mereka berdua.
“Saudara Gou berhati-hatilah! Mereka berdua sangat terkenal sebagai anjing peliharaan Klan Ouyang, juga sebagai penjaga Ouyang Shilin,” Yu Jiang berteriak dari samping.
“Mereka berdua bisu dan tuli, seandainya tadi Saudara Gou tidak menyerang Saudara Ouyang, kedua orang itu tidak akan bergerak, hati-hatilah! Keduanya sangat terkenal dengan pukulan telapak penghancur hatinya.” Yu Jiang mengakhiri penjelasannya.
“Hooo!.. Dua orang anjing penjaga yang hebat, menarik! Dan keduanya merupakan seniman bela diri pengguna jurus telapak, Baik! Mari kita lihat telapak siapa yang lebih alot dan tahan lama.” Sambil membalas serangan Gou Long tetap berkata-kata, walaupun ia tahu lawannya tidak akan mengerti apa yang dia ucapkan.
Berkata seperti itu, tenaga dalam yang dikeluarkan Gou Long sengaja dinaikkan sampai 80 persen.
Sebentar saja, ratusan bayangan telapak berwarna putih pucat bermain-main di udara, menutup setiap gerakan telapak dua orang bisu tuli tersebut.
Hawa dingin ratusan telapak dari permainan jurus Gou Long tersebut menyambar-nyambar dan menekan kedua lawan, lambat laun keduanya sudah tidak bergerak menyerang dan hanya bisa bertahan saja.
“Rupanya anjing penjaga Tuan Muda Klan Ouyang hanya begini saja. Kalian berdua sudah saatnya menjadi pengawal tuan muda kalian menghadap Raja Neraka.” Ejek Gou Long.
Ejekan itu kemudian diikuti dengan tindakan, Gou Long lantas mempercepat permainan pukulan telapaknya, dalam waktu yang sangat singkat, sebagian besar pukulan telapak Gou Long masuk dan dengan telak mengenai bagian-bagian tubuh kedua lawannya.
Keunggulan telak Gou Long tidak lama, ketika bayangan orang ketiga juga ikut terjun ke gelanggang pertempuran. Itu adalah Ouyang Shilin sendiri yang ikut mengeroyok Gou Long.
Dari sisi gelanggang pertempuran, dia tadi telah memperhitungkan dengan sangat matang, membiarkan saja kedua pengawal pribadi yang sangat setia ini mati begitu saja jelas ini adalah kerugian terbesar baginya.
“Ha ha ha! Bagus! Ini akan lebih menghemat waktu, membunuh kalian secara bersamaan.”
Sikap yang ditunjukkan Gou Long saat menghadapi 3 lawan bersamaan ini, mau tidak mau membuat seniman bela diri yang ada di kebun herbal tersebut ikut takjub.
Dia bergerak lincah, menyerang, berkedip, mengelak dan melepaskan pukulan-pukulan telapak kejutan dari setiap sisi.
__ADS_1
Padahal Gou Long belum memperlihatkan seluruh kemampuannya.
Seandainya saja mereka tahu Gou Long dapat membunuh mereka dengan mudah, tidak ada dari orang-orang ini yang berani memprovokasi bocah tersebut.