
Di gelanggang pertempuran, Gou Long membiarkan saja kedua iblis tersebut membuat serangan gabungan, dia memang ingin mencoba puncak dari tenaga dalam yang dihasilkan dari teknik transformasi roh dengan Roh Siluman Naga Hitam.
Sambil terus melayang seperti itu, momentum lonjakan tenaga dalam yang terus meningkat itu dapat dirasakan Gou Long, petir berwarna keemasan yang terus berputar di sekeliling tubuh menjadi tambah terang dan menyilaukan, memberikan penerangan unik di sisi sungai tersebut.
Malam yang gelap tanpa bulan, salju turun yang tidak berhenti, serta warna emas dari cahaya petir yang menyelimuti tubuh Gou Long. Kerlap-kerlip bunga-bunga salju yang jatuh bak mutiara pagi hari yang disinari mentari pagi. Namun semua keindahan itu terabaikan karena intensitas tekanan tenaga dalam dari dua sisi terus saling menekan.
“Ha ha ha!” Iblis Hitam masih bisa tertawa lepas, setelah memperoleh kerugian yang tidak sedikit tadi, “Bocah! Kau akan menyesali kesombonganmu dan telah membiarkan kami mengeluarkan Pukulan Telapak Iblis Yin dan Yang!” lanjutnya sengit, tidak tampak raut luka yang dia peroleh sebelumnya, karena wajah yang terlalu gelap.
“Huh! Ada beberapa hal di dunia ini yang patut disombongkan tanpa harus dijelaskan! Ha ha ha...” balas Gou Long, tertawa besar lalu menunjuk Sepasang Iblis Hitam dan Putih, “Kalian tidak akan tahu sebelum mencobanya, mungkin saja kerugian besar akan kalian terima.” Lanjutnya, mengulum senyum jahat, serta memperlihatkan keyakinan akan kekuatannya sendiri.
Setiap kata-kata sombong dibalas dengan sombong juga oleh Gou Long.
Melihat gaya dan ekspresi yang ditunjukkan Gou Long, keraguan kecil muncul dalam hati Iblis Hitam, “Apa mungkin bocah ini sanggup bertahan dari gempuran tenaga gabungan kami berdua?” pikirnya.
“Lupakan saja!” batin Iblis Hitam, coba mengabaikan penglihatan mata.
“Kalian boleh menyerang dengan pukulan gabungan, aku sudah siap sejak tadi!” Ujar Gou Long mencoba memanas-manasi lagi kedua iblis tersebut.
“Baik! Mampuslah!” teriak Iblis Putih. Dalam hal ketenangan dia lebih baik dari Iblis Hitam, dia lebih yakin pada pukulan gabungannya, pemahaman akan ilmu silat gabungan Yin dan Yang lebih dia pahami.
“Whosshh!” Sebuah tinju besar penggabungan dari dua elemen berbeda dengan pesat terbang menuju Gou Long, Bayangan ini tidak berwarna putih juga tidak berwarna hitam, hanya berbentuk bayangan tinju transparan, bahkan hampir tidak terlihat.
Tanah, yang dilalui oleh bayangan pukulan itu menghitam serta terkikis dalam, sedalam lutut manusia dewasa.
Gou Long yang memang sejak awal ingin mencoba puncak tenaga dalam penuh, tidak beranjak dari tempat ia melayang, lantas juga melepaskan sebuah Pukulan Telapak Arhat, dengan menggunakan sembilan puluh persen tenaga dalam miliknya.
__ADS_1
“Whosshh!” bayangan telapak berwarna emas terang, serta membawa suara gelegar guntur, juga dengan ganas melesat memapak pukulan Yin dan Yang dari Sepasang Iblis hitam dan Putih.
“Dhuuaarrr!” ledakan keras dan sangat menggetarkan kembali terjadi di sisi sungai tersebut, ledakan itu terasa sangat memekakkan telinga. Untuk sesaat semua orang di sana tidak bisa mendengar apa-apa, hanya dengungan “aunggg!” lama dan panjang yang terdengar di telinga mereka.
Ledakan kali ini terasa sangat dahsyat, tanah tempat adu pukulan tadi meninggalkan lubang besar serta membawa retakan-retakan seperti bekas gempa bumi ke sudut-sudut lain.
Sepasang Iblis Hitam dan Putih masih berdiri di tempat, tepat sebelum melepaskan pukulan mereka menekan kuda-kuda kaki dengan kuat, sehingga walaupun masih berdiri di tempat, tapi kaki mereka berdua melesak masuk ke dalam tanah sebatas lutut.
Wajah Iblis Putih yang memucat kian memucat dan tidak berwarna, sedangkan wajah si Iblis Hitam kian kelam membesi, lelehan darah terlihat di sela-sela bibir mereka berdua, keduanya sama terluka dalam.
“Khuk! Khuk!” si Iblis Putih terbatuk, “Sangat kuat!” ucapnya, dia masih sanggup untuk berbicara serta tidak sampai memuntahkan darah.
Sedangkan Iblis Hitam, berdiri gontai, berusaha keras untuk tidak membuka mulutnya, darah yang sempat naik dan hampir dimuntahkan ditelannya kembali, dia terluka lebih parah jika dibandingkan Iblis Putih, apalagi sebelumnya dia juga sudah terluka saat tergencet dua tenaga dalam, namun saat itu tidaklah kentara.
Tapi luka kedua orang itu masih lebih baik ketimbang apa yang diterima Gou Long, anak muda itu, setelah beradunya pukulan mereka, dia terdorong mundur sampai delapan tombak, tubuhnya melayang bak layang-layang putus. Baru kemudian Gou Long memaksakan diri bersalto indah untuk menghentikan dari laju lemparan tubuhnya.
Pukulan yang menggunakan penggabungan dua tenaga biasa dari orang berbeda saja sudah sangat hebat.
Sekarang yang diadu Gou Long adalah dua gabungan elemen Yin dan Yang, setiap kali kedua elemen ini berhasil digabungkan maka akan memunculkan efek magis yang tidak dipikirkan Gou Long ataupun orang lain yang berkesempatan untuk melawan penggabungan itu kelak.
Penjelasan Hauri tentang penggabungan elemen pada Gou Long sebelumnya bukanlah untuk mengontrol dua elemen berbeda dan bisa menggunakannya secara bersamaan, tapi lebih kepada bagaimana cara agar Gou Long bisa memunculkan elemen ketiga dari penggabungan Yin dan Yang.(Ch.76)
Boleh dikatakan, walau dasar dan fondasi yang ada pada elemen Yin dan Yang tidak terlalu dalam, tapi kalau bisa menggabungkannya pasti efek yang dihasilkan akan lebih baik serta memiliki efek magis sendiri.
Ya! Walau bagaimanapun penjelasan Hauri sebelumnya, Gou Long yang masih berusia muda, dan belum terlalu berpengalaman dalam dunia persilatan, sudah merasa puas diri karena bisa menggunakan dua elemen berbeda di saat bersamaan.
__ADS_1
Sehingga dia tidak terlalu memikirkan untuk mencoba menggabungkan dua elemen ini dan mengeluarkan elemen lainnya.
Hauri juga tidak mempermasalahkan lagi, terlebih lagi pencapaian Gou Long selama ini juga sudah sangat luar biasa dan di luar nalar semua seniman bela diri, bisa dikatakan, sejak terakhir kalah dari Penatua Mu Yuan di Sekte Naga langit, sampai saat ini Gou Long belum pernah mengalami kekalahan.
Dan baru tadi kekalahan kembali terjadi dalam pertarungannya.
“Khuk! Khuk! Khuk!” setelah terbatuk-batuk keras, Gou Long memuntahkan sekepal darah. Sisa lelehan darah di sela-sela bibirnya diusap dengan lengan baju, wajahnya memucat.
Kesombongan dan kepercayaan pada kemampuan diri telah menghilang dari Gou Long, tergantikan dengan penasaran dan heran, dia menyadari efek magis dari gabungan kedua tenaga dalam berbeda itu.
Maka tepatlah perkataan-perkataan bijak, “Pengalaman adalah guru yang terbaik.” Dengan mendapatkan luka dari pukulan gabungan dua elemen berbeda itu membuka mata dan hati Gou Long untuk mencoba menggabungkan kedua elemen yang bisa dikontrolnya kelak.
“Gabungan dari panas dan dingin ini sangat kuat, efek magisnya menghambat meridian dan merusak sebagian dari organ-organ pentingku, pertarungan ini kalau diteruskan hanya akan merugikan bagiku, mereka jelas menyadari itu, entah efek magis apa yang akan muncul andai mereka menekan dengan domain gabungan ini,” Batin Gou Long berujar.
“Meminta bantuan Hauri atau memanggilnya, rasanya juga tidak tepat, gadis bernama Ding Jia Li itu sangat pencemburu, kutakut usahaku mengejarnya akan sia-sia begitu dia melihat Hauri.” Lanjut batin Gou Long.
Sementara itu, Ding Jia Li begitu melihat tubuh Gou Long yang terdorong segera melesat, berniat menyambuti Gou Long. Namun orang yang ingin disambuti berhasil menyeimbangkan tubuhnya dalam kondisi masih melayang.
Gou Long sadar dengan situasi dan kondisi diri sendiri, juga telah melihat Ding Jia Li yang bergerak mendekat ke arahnya. Beberapa pil penyembuh dikeluarkan dan dengan cepat ditelannya.
Bagi Gou Long ini juga kesempatan untuk meninggalkan kedua Iblis itu, setelah tadi memuntahkan darah, dia telah melihat salah satu dari kedua iblis itu juga terbatuk-batuk, sedangkan yang lain berdiri gontai.
“Tidak ada salahnya membinasakan kedua iblis meresahkan ini kelak.” Berpikir seperti itu, Gou Long melesat dan langsung membopong Ding Jia Li, “Pukulan gabungan mereka sangat kuat, sekarang kesempatan, lupakan niat untuk membunuh mereka sementara waktu.” Bisik Gou Long lembut.
Dia langsung melesat dengan Teknik Memindah Jasad, bergerak menjauh dari kedua orang iblis itu secepatnya.
__ADS_1
Eira bergerak masuk dalam jubah Gou Long, kehilangan Eira, dengan sedikit malu-malu dan memaksakan diri Ding Jia Li mengaitkan sepasang lengannya ke leher Gou Long, lalu membenamkan wajahnya di dada yang bidang itu.