
Dua minggu perjalanan telah berlalu, saat ini Gou Long dan para Alkemis telah memasuki kota pertama di pinggiran Daratan Tengah, ini adalah Kota Huang Feng, selama dua minggu perjalanan, Gou Long kembali berulah dan hidup di dunia tersendiri.
Tapi karena mereka semua sudah memahami dan tahu apa yang dikerjakan Gou Long maka tidak ada yang bertanya dan tidak berani bertanya setelah melihat kekuatan yang ditunjukkan Gou Long sebelumnya.
Apalagi perjalanan mereka menjadi sangat aman dan tanpa rintangan sama sekali, masing-masing dari mereka juga memperoleh perkembangan pesat selama perjalanan ini, hal ini tidaklah mengherankan, walau sikap Gou Long seperti makhluk asing.
Namun, dia tetap seperti dermawan sekaligus penolong bagi mereka semua, setiap malam sebelum keluar dan berburu dia selalu membagi-bagikan kristal esensi siluman pada semua anggota rombongan.
Sehingga dapat dibayangkan, hanya dalam 14 hari Chung Munna, Chung Bau Im dan Suma Xiulan telah menerobos ke Ranah Langit tahap awal. Han Zhong Telah menerobos Ranah Langit tahap menegah sedangkan Feng Yueyin telah berhasil mencapai Ranah Bumi tahap puncak.
Dan yang paling fantastis adalah fondasi dasar kultivasi mereka rata-rata di atas 100 tahun, ini tidak lain karena mereka menyerap kristal esensi siluman setiap malam, “Barang siapa yang berkawan dengan penjual minyak wangi pasti akan terkena bau harumnya.” Begitulah keuntungan yang diperoleh para Alkemis karena bepergian dengan Gou Long.
Ingat! Bagi kultivator biasa menyerap 1 kristal esensi siluman kelas ke-3 sama dengan berkultivasi 10 tahun, dan menyerap 1 kristal esensi siluman kelas ke-2 sama dengan berkultivasi 20 tahun. (chapter 43)
Dengan bentuk murah hati Gou Long ini juga yang membuat para Alkemis ini berpikir kembali bahwa Gou Long yang menolak Pil Yuandan Super, karena jumlah kristal esensi siluman yang dia miliki lebih dari Pil Yuandan Super itu sendiri.
Untuk Feng Yueyin Gou Long juga memberikannya seperangkat kitab jurus ilmu pedang, ini adalah salah satu dari 20 kitab yang dia beli di toko mantan pendekar, Gou Long memang tidak mempelajari kitab ini karena ilmu pedang ini lebih cocok dipelajari perempuan, “Kitab Ilmu Pedang Gadis Suci”. Dari nama ilmunya saja sudah sangat mencolok, dan khusus untuk seorang perempuan.
Sedangkan Gou Long sendiri, dia memperoleh kemajuan yang paling pesat di antara mereka semua, memang dia belum menyerap Roh Siluman Serigala Bulan, tapi variasi baru yang berhasil dia peroleh dari jurus Segel Suci Telapak Peri menjadi sangat banyak.
__ADS_1
Gou Long telah menambah beberapa bentuk segel baru dalam jurus tersebut, seperti; Segel Suci! Penjara Es, Segel Suci! Seribu Jarum ES, Segel Suci! Domain Petir, Segel Suci! Lotus Es Dan Petir, dan banyak segel baru yang berhasil di coba Gou Long dalam 2 minggu ini.
Memang begitulah adanya seorang jenius ilmu silat, setiap ilmu silat yang orang lain hanya akan belajar berdasarkan petunjuk kitab, Gou Long malah akan mencoba mempelajari dengan cara berbeda dan selalu bisa dikembangkan di luar pemikiran orang lain.
Dia juga berhasil menambah koleksi Jurus Telapak Arhatnya dan menambah bagian lain yang belum sempurna. Ini adalah Jurus 1000 Telapak Arhat yang sebelumnya diperlihatkan oleh Pendeta Sesat Pembawa Petaka. Kunci rahasia dari pengembangan jurus itu ditemukan Gou Long dalam cincin penyimpanan pendeta tersebut.
Gou Long hanya akan mengembalikan Token ke Kuil Budha Emas, sedangkan isi dari cincin yang lain, semuanya dijarah Gou Long. (tamak amat ini orang)
Setelah sebulan lebih di hutan belantara, ada kelegaan tersendiri bagi mereka ketika melihat kota dan keramaian kembali. Siapa yang tahan hidup dihutan belantara berbulan-bulan lamanya, apalagi dengan status kemewahan hidup para Alkemis ini.
Mungkin hanya Gou Long yang terlihat biasa dengan kehidupan di hutan, bagi dia mau sebulan atau setahun atau bertahun-tahun bukanlah masalah besar.
Sementara dia sendiri pergi ke Paviliun Harta Karun yang ada di kota tersebut, ketika ia masuk ke dalam terlihat dua orang pengawal yang akan menghadang.
Namun salah seorang dari mereka yang melihat setelan pakaian yang di pakai Gou Long tertera lambang Alkemis di dadanya, ia menghentikan kawannya dan berkata, “Mari tuan muda!” pengawalan ini mempersilahkan Gou Long masuk, baru kemudian dia berbisik pada teman di sampingnya, “Lihatlah lambang Alkemis yang tertera di pakaian tuan muda tadi! Apa kau buta, dan mau di tendang dari Paviliun ini karena tidak sopan pada Alkemis?”
Gou Long secara samar-samar mendengar bisik-bisik mereka, namun dia mengabaikannya. Ia terus bergerak ke dalam Paviliun Harta, sekilas pandang Paviliun ini terlihat besar dan memiliki barang yang lengkap untuk para pesilat, salah seorang pelayan wanita yang terlihat cantik segera mendatangi Gou Long.
“Ada yang bisa kami bantu tuan muda?” tanya pelayan itu sopan.
__ADS_1
Paviliun Harta ini sangat berbeda dengan toko-toko yang sebelumnya pernah dimasuki Gou Long, di sini untuk berbisnis besar atau kecil tidak harus ada campur tangan Manager Paviliun, semua berurusan dengan pelayan, sehingga di sini sangat banyak terlihat pelayan yang sedang melayani setiap tamu yang berkunjung.
Gou Long yang tidak memahami akan hal ini berbisik pada pelayan tersebut, “Barang yang akan kujual dan akan kubeli adalah barang-barang dengan kualitas tinggi, Nona bisa menyampaikannya pada Manager Paviliun.” Pintanya lirih.
“Paviliun ini semua yang menjalankan proses jual dan beli barang, baik kualitas tinggi atau rendah, banyak dan sedikit, semua dilakukan melalui pelayan tuan muda, Manager hanya akan turun tangan jikalau ada barang-barang yang akan dilelang,” jawab pelayan tersebut menjelaskan
“Sedangkan pelelangan di kota ini akan dilakukan seminggu lagi Tuan Muda.” Lanjut Pelayan tersebut.
“Baik! Kalau begitu... Bisakah transaksi ini dilakukan di ruangan tertutup?” tanya Gou Long.
“Kalau itu yang Tuan Muda inginkan, mari Tuan Muda!” ajak pelayan tersebut, dia langsung berjalan di depan Gou Long dan membawa Gou Long ke dalam sebuah kamar VIP dari paviliun itu.
Begitu sampai di kamar VIP Gou Long langsung menjual semua barang jarahan yang dia dapatkan dari cincin para anggota Ordo Setan Hitam, dia juga menjual kembali kitab-kitab yang dia beli di Toko Mantan Pendekar. Dari itu semua Gou Long memperoleh 500 keping emas.
Baru kemudian dia mengeluarkan berbagai item dari siluman yang dibunuhnya selama perjalanan, jumlah ini sangat banyak, hampir 300 item, dan rata-rata item dari siluman kelas ke-2. Dari item-item ini Gou Long memperoleh 4000 keping emas.
Kemudian dia mengeluarkan item yang dia dapatkan dari Siluman Serigala Bulan kelas ke-1, item dari siluman kelas ke-1 jelas lebih mahal dan sukar didapatkan, dari ini Gou Long memperoleh 2000 keping emas.
Dengan jumlah keping emas yang didapatkan dan item-item yang dijual Gou Long, pelayan tersebut akhirnya melaporkan ini pada Manager Paviliun.
__ADS_1