Pendekar Pengendara Petir

Pendekar Pengendara Petir
Chapter. 359. Tahanan


__ADS_3

Gou Long mengepalkan tangan di depan dada, kemudian ia berbalik pergi setelah melemparkan senyum pada semua orang yang masih ada di lantai tiga Guild Pemburu, walaupun sebagian besar orang-orang itu tidak dikenali Gou Long.


Empat hari, dengan menggunakan sepuluh kristal kaisar kelas tinggi Gou Long bisa membuka pagoda ruang dan waktu dua belas lantai seharian penuh dan setara dengan sebulan berkultivasi di dalamnya.


Berpikir tentang pagoda itu, Gou Long berencana melakukan beberapa percobaan, selain untuk berkultivasi apa memungkinkan untuk menggunakan pagoda tersebut sebagai tempat melakukan teknik alkimia?


Jika memang bisa, maka ini akan sangat bermanfaat dan menghemat banyak waktu ....


Terus melesat dengan banyak pikiran yang bercampur aduk dalam otaknya, Gou Long tidak kembali ke toko. Namun, yang ia tuju adalah gunung jauh dengan pepohonan lebat. Itu hanya berjarak empat dupa perjalanan, arah utara dari Kota Enghiong.


Begitu tiba di sana, Gou Long langsung bergerak ke puncak pegunungan dan mencari area yang tidak terlalu lebat dengan pepohonan. Setelah menyebarkan kesadaran spiritual, dan tidak menemukan aura siapa pun dalam jarak tiga mil. Pagoda ruang dan waktu dua belas lantai dikeluarkan Gou Long.


Sepuluh kristal kaisar kelas tinggi dikorbankan ke dalam lubang di pintu. Saat itulah Gou Long kembali memperhatikan pola formasi mistik yang ada di pintu. Itu seperti panel otomatis dari lift dengan tombol nomor pilihan lantai yang ingin dibuka. Namun, pola formasi ini seperti bisa mendeteksi ranah kultivasi pemiliknya.


Saat awal pertama kali Gou Long buka, panel pilihan lantai yang ingin dibuka belum muncul. Tapi sekarang, itu muncul dengan pilihan tiga nomor. Yang artinya, Gou Long bisa coba membuka lantai tiga atau lantai dua jika memang ia cukup memiliki kristal kaisar kelas tinggi.


Fakta ini, menguatkan keinginan Gou Long untuk segera menembus Puncak Ranah Kaisar. Mungkin saja saat itu terjadi nantinya panel lantai keempat akan muncul.


Masuk ke dalam pagoda lantai satu, Gou Long menggambar pola array api, dan mengeluarkan pot alkimia. Dalam proses ini, tidak terjadi hambatan atau pun gangguan sama sekali, dengan begitu melakukan penyulingan bisa dilakukan di dalam pagoda.


Satu pekan pertama di dalam pagoda, Gou Long menghabiskan waktu dengan melakukan teknik penyulingan pil secara terus menerus, dua cincin yang diberikan Bing Feng padanya telah kosong dari bahan-bahan penyulingan dan sekarang telah tergantikan dengan ratusan botol giok berisi pil.


“Saat keluar dari sini nanti aku harus memesan ribuan botol giok kosong dari toko penempaan.” Gou Long bermonolog dalam hati.

__ADS_1


Dia masih memiliki jangka waktu tiga pekan lagi di dalam pagoda, andai tidak bisa menembus Puncak Ranah Kaisar saat masih di dalam pagoda, maka ini hanya bisa berpasrah jika terjadi sehari setelah ia keluar dari pagoda nantinya.


“Semoga penerobosan ranah terjadi di dalam pagoda, jika tidak, maka ini akan sangat merepotkan,” gumam Gou Long.


Tak ingin membuang-buang waktu secara percuma, Gou Long segera duduk bersila dan bermeditasi menyerap hawa Kaisar Qi yang sangat padat di lantai satu pagoda ruang dan waktu dua belas lantai secara gila-gilaan.


***


Domain Ras Iblis, Beast dan Siluman ....


Dalam penjara khusus Ras Siluman Pohon atau Klan Shu.


Itu dalam satu ruang penjara, sosok perempuan cantik dengan wajah yang sangat pucat, dan pakaian dipenuhi dengan warna merah darah yang sudah mulai mengering. Kedua tangan wanita itu terborgol dengan rantai yang dipaku keras ke dalam dinding.


Sementara itu, di depan si wanita sosok kalajengking besar juga bernasib sama dengan wanita tersebut. Namun, yang membedakannya adalah siluman kalajengking itu terantai keenam kakinya di lantai, sementara ekornya yang runcing juga di borgol dengan rantai yang ditancapkan ke dinding.


Wanita cantik yang pucat itu tidak sadarkan diri, begitu juga dengan Siluman Kalajengking yang juga tidak sadarkan diri.


“Dua tahanan ini sangat merepotkan, bahkan tetua yang pergi membunuh mereka tidak jadi membunuh malah membawa pulang kedua makhluk lemah, sampah, tidak berbakat ini dalam pengawasan kita.” Salah satu penjaga penjara Klan Shu/Siluman Pohon menggerutu.


“Benar, apalagi mereka terlihat sangat nyaman tiduran seperti itu sejak kemarin sore.” Salah satu dari dua penjaga penjaga mulai muncul ide jahat dalam kepalanya. “Bagaimana kalau kita bangunkan mereka dengan paksa.”


“Benar juga, kemudian Tetua Shu Cang yang membawa mereka ke sini, tidak melarang kita agar tidak berlaku iseng pada keduanya.”

__ADS_1


Saat keduanya sedang bercakap-cakap, tiga sosok lain mendatangi penjara tersebut dan terus masuk ke dalam sehingga mengejutkan dua siluman yang menjaga pintu kamar tahanan tersebut.


Yang mendatangi ini adalah Tetua Shu Cang, Patriark Klan Siluman Pohon, dan siluman sekaligus tetua yang dianggap paling hebat sebagai Alkemis sekaligus tabib dari Klan Shu. Sudah tentu cara-cara dan teknik Alkimia yang dilakukan oleh para Siluman sedikit berbeda dengan para manusia.


“Hormat Patriark, dan kedua tetua!” Kedua orang penjaga penjara memberi hormat pada ketiganya. Hampir saja kedua orang penjaga penjaga penjara itu melakukan kesalahan yang bisa saja berujung kematian pada diri mereka sendiri.


Dua orang tahanan ini, menjadi berada pada status tahanan istimewa yang tidak boleh terjadi kesalahan saat menanganinya, ini jelas dari status sebelumnya langsung bunuh sekarang berubah menjadi tahanan.


“Bagaimana kondisi keduanya?” tanya Tetua Shu Cang.


Kedua penjaga ruang tahanan itu terlihat semakin menunduk. “Sejak tetua membawa mereka berdua di sini. Mereka masih terlihat asik tiduran.”


“Sudahlah, kalian tidak akan mengerti. Buka saja pintu ini! ....”


Salah satu dari penjaga ruang tahanan membuka pintu, Patriark Klan Shu, Tetua Shu Cang, dan Tetua Alkemis dari Klan Shu masuk ke dalam ruang tahanan.


Si tabib, melihat pada Ding Jia Li yang tangannya tergantung di dinding. “Terluka sangat parah, kalau kalian khawatir, sebaiknya segera turunkan dia. Terlambat seminggu lagi gadis muda dari ras manusia ini pasti akan mati.”


Tetua Shu Cang bergerak cepat memotong rantai besi yang mengikat Ding Jia Li dan melemparkan gadis itu pada si tabib.


Patriark Klan Shu terlihat sedang berpikir sejenak, keseluruhan cerita ini dan pertarungan yang terjadi antara Shu Cang dengan Siauw Xiezy berserta gadis Ras Manusia ini telah ia dengar ceritanya secara menyeluruh dari mulut tetua Shu Cang.


Dia benar-benar tidak mengharapkan gadis manusia ini akan di bela mati-matian oleh Ras Siluman.

__ADS_1


Saat ini, Patriark Klan Shu telah melihat sendiri pada Siluman Kalajengking, walau ranah-nya masih pada tingkatan siluman kelas ketiga. Tapi, ia dapat merasakan kekuatan lonjakan yang dimiliki Siluman Kalajengking tersebut, bisa saja bersaing dengan raja-raja siluman yang baru berhasil memadatkan sedikit saja dari kristal esensi siluman.


“Ini sangat aneh.” Patriark Klan Shu memalingkan wajah pada si tabib. “Bisakah engkau membuat mereka berdua tersadar?”


__ADS_2