Pendekar Pengendara Petir

Pendekar Pengendara Petir
Chapter. 294. Resonansi


__ADS_3

Di sela-sela hari penantian dan kesibukan, Gou Long juga tidak pernah lupa mengecek kondisi dari Phoenix Es tua yang sekarat dan menunggu kelahiran kembali. Menurut jadwal yang diucapkan sendiri oleh si Phoenix tempo hari, dia akan benar-benar mati dan lahir kembali sehari setelah pesta pernikahan Gou Long. 


Itu adalah tiga hari menjelang pernikahan. Untuk menghindari kecelakaan yang terjadi di luar perhitungan, Feng Yueyin menjadi sangat tegas. Sore itu dia melihat gelagat Gou Long berniat keluar dari Paviliun, walau ia tidak tahu apa yang akan dikerjakan Gou Long. “Gege! Kau tidak boleh keluar! Walau itu hanya satu langkah.”


Feng Yueyin mendatangi Gou Long, sambil menengadahkan tangan, gadis itu melanjutkan ucapannya, “Untuk kebaikan dan keamanan Gege sendiri, sebaiknya Gege menyerahkan token keluar masuk Array pertahanan Gunung Teratai padaku sementara waktu.”


“Kau! …” Gou Long menggelengkan kepala, tingkah Feng Yueyin membuat ia sakit kepala. “Yueyin Siaomei! … Sejak kapan menjadi sangat impulsif, jangan khawatir, Gege tidak akan keluar dari area Gunung Teratai–”


“Tidak bisa! Siaomei tidak mau menerima penolakan dengan alasan apapun dari Gege.” Feng Yueyin bersikeras terhadap pendiriannya.


“Ahhh!” Gou Long tidak bisa berkata-kata, dengan berat hati ia menyerahkan token tersebut kepada Feng Yueyin. Pada kenyataannya, Gou Long hanya berniat jalan-jalan saja di sekitar Gunung Teratai, dan berbicara dengan beberapa penduduk di kaki Gunung.


Feng Yueyin, menerima token itu. “Terima kasih! Yueyin Siaomei hanya tidak ingin terjadi hal-hal seperti yang telah lalu, kembali terulang.” ekspresi dan raut wajah gadis itu tulus, bukan niat hati dia menahan-nahan Gou Long, akan tetapi dia benar-benar tidak ingin hal buruk terjadi pada pemuda itu.


“Iya! Gege sangat menghargai ketulusanmu.” Gou Long, melemparkan senyuman hangat. Tanggapan yang tidak terbayangkan sama sekali di benak si Gadis.


Mengalihkan pembicaraan, serta coba menghilangkan suasana yang canggung, Feng Yueyin berkata, “Ge! Mari kita berjalan-jalan sebentar, Yueyin Siaomei ingin bertanya tentang kultivasi.”


Ya! Saat ini memang Feng Yueyin sedang mengalami kendala pada kultivasi, selama sebulan ini, aura dingin dalam tubuhnya terasa meluap-luap, begitu juga dengan Pedang Phoenix Es. Uap es yang timbul dari pedang hampir tidak bisa dikontrol Feng Yueyin karena suhu dingin yang berlebihan.


Andai ia memaksakan kehendak dan terus berkultivasi, maka ia akan terserang racun es abadi dan lalu mati membeku secara perlahan.


Gou Long setuju dengan ajakan tersebut, ia langsung berjalan di depan Feng Yueyin, ada satu tempat yang sangat disukai Gou Long di Gunung Teratai, itu berdekatan dengan kebun herbal Paviliun.

__ADS_1


Di sana terdapat lembah, yang dinamai oleh penduduk setempat dengan Lembah Patah Hati. Konon, menurut cerita penduduk setempat, Lembah tersebut muncul karena, ribuan tahun yang lalu seorang Putri Penguasa Kota, telah gagal dalam percintaan, kemudian dia menutup diri ke kaki Gunung Teratai. 


Menggunduli kepala, dan melakukan tapa moksa di Lembah tersebut.


Terlepas dari kisah pilu tersebut, Lembah itu tetap menjadi tempat yang paling sering Gou Long datangi. Ia sangat menikmati pemandangan indah yang ada di lembah tersebut.


Saat tiba di sana, Gou Long tidak berbasa-basi dengan hal lain. “Sekarang, coba Yueyin Siaomei mainkan Jurus Pedang Gadis suci!” Dia meminta Feng Yueyin menggunakan Pedang Phoenix Es. Dengan bermain pedang seperti itu, tidak hanya Gou Long dapat melihat peningkatan ilmu pedang si Gadis, tapi ia juga dapat melihat perkembangan ilmu tenaga dalam elemen es dari si Gadis.


Feng Yueyin patuh, Pedang Phoenix Es segera keluar dar cincin penyimpanan si Gadis.


Saat ia mulai memainkan Jurus Pedang Gadis Suci, segera saja hawa pedang dan hawa dingin merebak di Lembah tersebut, namun itu tidak bertahan lama, hanya selama sepuluh tarikan nafas.


Gerakan Feng Yueyin, perlahan melambat, ia menjadi kaku, lalu kulit putih gadis itu kian tambah memutih serta mengeras. Gadis tersebut berada pada posisi sadar dan tidak sadar, andai Gou Long tidak segera turun tangan, bisa dipastikan bahwa Gadis itu akan tersesat dan merugikan dirinya sendiri.


“Sudah cukup, Yueyin Siaomei! Hentikan gerakan jurusmu.” Gou Long terkejut dengan kondisi tubuh Feng Yueyin, ia bergerak sebat menotok cepat. Tapi resonansi yang terjadi antara tubuh dan Pedang Phoenix Es semakin kuat saja.


“Transformasi Roh!”


“Segel Suci! Domain Es!”


“Whosshh!”


Hawa yang lebih dingin dari resonansi tubuh Feng Yueyin dan Pedang Phoenix Es, merebak dan berhasil menekan resonansi hawa dingin tersebut di sana.

__ADS_1


“Sangat berbahaya.” Gou Long mengusap keringat dingin yang muncul di dahi dan kuduknya, karena keselamatan dari Feng Yueyin benar-benar berada di ujung rambut tadi.


Bergelutuk, terbata-bata Feng Yueyin berkata, “A-apa yang t-terjadi dengan ku?” penasaran akan kondisi dirinya sendiri. Juga kagum dan heran karena sangat jarang ia melihat Long Gege begitu serius saat berlatih.


Gou Long jelas telah melihat sorot mata penasaran dan kekaguman tersebut. “Apa yang Yueyin Siaomei kagum kan? Saat ini keselamatanmu lebih penting.” 


Lalu Gou Long menjelaskan, bahwa ia terpaksa mengambil bentuk transformasi roh dan mengeluarkan jurus kuat segel suci, guna menyelamatkan gadis tersebut. Sekian lama menekan dengan Domain Es, kondisi Feng Yueyin kian membaik.


Gou Long menarik kembali jurusnya, hawa dingin yang menyerang Feng Yueyin menghilang sudah, tapi ia masih terlihat pucat.


“Ge ….”


“Terima kasih banyak!” Feng Yueyin berterima kasih tulus.


Tidak menanggapi perkataan Feng Yueyin, Gou Long terlihat berpikir keras, pemuda itu mengerutkan dahi, seraya mengelus dagu.


“Ini bagaimana mungkin terjadi? Resonansi antara Pedang Phoenix Es dengan darah Phoenix dalam tubuh Yueyin Siaomei menjadi sangat kuat,” batin Gou Long.


Melirik ke arah Feng Yueyin, Gou Long tertawa lebar, “Ha ha ha … kali ini memang harus terjadi pertukaran antara kita Siao–” 


Perkataan Gou Long diputus cepat oleh Feng Yueyin. “Pertukaran apa yang Gege maksudkan, Yueyin rasa tidak perlu ada pertukaran antara kita, sejak awal semua yang kumiliki saat ini adalah pemberian Gege ….”


“Gege, bisa mengambilnya kembali kapanpun Gege inginkan.” Tidak ada perasaan dalam perkataan itu, yang muncul hanyalah rasa penasaran.

__ADS_1


Masih tersenyum lebar. “Bukan begitu, Gege hanya minta padamu Siaomei, untuk sementara waktu Pedang Phoenix Es, Gege yang simpan.” Gou Long menjulurkan tangan kanannya pada Feng Yueyin. “Ini demi kebaikan Yueyin Siaomei sendiri.”


Gou Long terlihat sangat senang, ia telah membalikkan kembali setiap perkataan yang pernah Feng Yueyin ucapan padanya tadi, dan dikembalikan kepada si pemilik perkataan total serta menyeluruh.


__ADS_2