
Setelah para pembesar selesai memperkenalkan diri, sekarang giliran mereka para peserta yang memperkenalkan diri.
Ini dimulai dari murid Akademi Kota Enghiong, pemuda itu akan berpartisipasi di keterampilan pola array. Dia masih terlihat sangat muda, seorang kultivator Puncak Ranah Kaisar bernama Baili Kucheng.
Kemudian berlanjut, juga seorang pemuda yang dibawa oleh Master Tian Long, dia merupakan kultivator PuncaK Ranah Kaisar, tapi tidak terdaftar pada Guild Pemburu, pemuda ini banyak belajar penempaan Artefak dari Master Khong Guan, dia bernama Pang Dongming.
Berikutnya Gou Long yang memperkenalkan diri, dia merasa Mo Xiaohu pasti akan terlambat datang, sehingga ini adalah gilirannya. Dalam pikiran Gou Long, gadis cantik yang datang bersama Nona Xue, pastilah orang yang dibawa Nona Xue sebagai teman perjalanannya.
Tapi, kemudian perkiraan Gou Long benar-benar meleset jauh, saat gadis yang berdiri di sisinya ikut maju dan memperkenalkan diri dengan nama Mo Xiaohu. Sesaat Gou Long kembali terbengong-bengong sendiri. Dia merasa dunia berputar arah, ini benar-benar tidak disangka sama sekali, gadis super duper cantik itu adalah Mo Xiaohu.
Mo Xiaohu berdiri melirik Gou Long yang tidak bisa mengekspresikan diri dengan baik. Setelah ia berhenti berkata-kata pada khalayak umum. Gadis itu kembali menarik lengan baju Gou Long. “Apa kau meragukan identitasku?!” tanya gadis itu, seraya melemparkan senyum menawan pada Gou Long.
“A-aku … a-kau … —” Gou Long tergagap.
Tapi kemudian, Mo Xiaohu menyela ucapan Gou Long. “Kau tidak menyangka sama sekali, bukankah begitu!?” Mo Xiaohu tertawa indah, memperlihat deretan putih giginya yang terawat rapi.
Mo Xiaohu benar-benar gadis yang lepas, dengan kepribadian tidak peduli pada pendapat orang lain, dia ini persis seperti Hua Mei, sehingga ia bisa begitu lepas menggoda Gou Long padahal saat itu banyak orang lain hadir di sana.
Sikap sedikit kurang sopan dari Mo Xiaohu ini juga tidak dapat menyalahkan dia, hal ini juga karena saat ia remaja dan belum beranjak dewasa anak gadis ini terlalu sering bergaul dengan anak-anak laki-laki. Kepribadian yang sempat membuat Mo Xiaohu sering mendapatkan murka dari ayah Mo Thian Ki.
__ADS_1
Sifat-sifat yang sudah terlebih dahulu mengakar ini sangat susah diubah, meskipun itu suatu saat akan berubah. Namun, pada perjalanannya akan membutuhkan proses yang lama.
Karena sikap Mo Xiaohu ini, bukan dia yang memerah dan jengah tapi Gou Long di sana sudah seperti cabe merah saja.
“Xiaohu ‘er! …” Nona Xue menyapa, sekaligus sedikit meniadakan rasa ketidaknyamanan Gou Long. “Sudah cukup, semalam engkau tidak memperkenalkan diri dengan pantas pada Long Gege-mu. Kau benar-benar gadis yang nakal.” Nona Xue berpura-pura menegur, padahal apa yang dilakukan Mo Xiaohu semalam merupakan hasil dari pikirannya.
“Maafkan Xioahu ‘er, Bibi! Xiaohu akan minta maaf pada Long Gege sekarang juga,” jawab Mo Xioahu, dengan ekspresi manja dan menggemaskan.
Mo Xiaohu semakin pandai bermain sandiwara, dengan lagak penuh penyesalan dan malu-malu. Dia mengepalkan tangan di depan dada, berperilaku sangat sopan. “Long Gege, maafkan sikap Xiaohu ‘er yang tidak memperkenalkan diri dengan pantas sejak semalam, Xiaohu ‘er hanya sedikit merasa tidak nyaman ikut ke pelelangan dengan penampilan seperti ini.”
Alasan yang dikemukakan benar-benar jitu, Gou Long menjadi kehilangan akal dan tidak tahu harus bersikap bagaimana. Akhirnya dia hanya mengangguk ringan serta memperlihatkan senyum yang bisa dikatakan tidak masam juga tidak indah. Itu serba tidak bisa dijelaskan.
Dari Kota Enghiong menuju ke sana, membutuhkan lima belas hari perjalanan dengan melewati Rawa Darah Raksasa.
Selain Gou Long, semua orang di sana memperlihatkan ekspresi kekhawatiran saat Tian Long menyebutkan Rawa Darah Raksasa. Tapi, tawa lantang Tian Long mengubah perasaan hati orang lain.
Semua orang telah mengerti betapa mengerikannya Rawa Darah Raksasa itu. Tempat tersebut lebih mengerikan daripada Tanah Kematian.
Apalagi setelah Master Guild Pemburu itu mengeluarkan Artefak Perahu Terbang. “Baru-baru ini, aku mendapatkan Artefak ini dari salah satu sahabat dekatku. Ini selain bisa digunakan untuk bepergian jauh, juga sudah dilengkapi dengan Array pertahanan kuat.”
__ADS_1
Orang-orang takjub melihat Artefak Perahu Terbang itu. Nona Xue di sana tersenyum. “Huh, Tian Long, sembilan puluh persen, aku yakin, itu adalah apa yang engkau peroleh melalui taruhan judi. Kau tidak akan bisa membohongi ku.” Nona Xue mengejek di dalam hati. Kebiasaan Tian Long yang tidak pernah berubah sejak dari mereka masih muda dulu, sudah sangat dimengerti Nona Xue.
Setelah mengeluarkan Artefak Perahu Terbang dan memperoleh puja-puji dari banyak orang, sejenak Tian Long mengalihkan pandangan pada Nona Xue. Dia tersenyum, dan mentransmisikan suara, “Ha ha ha … hanya dirimu seorang yang benar-benar mengerti sifatku.”
Master Tian Long mempersilahkan semua orang naik ke dalam perahu terbang. Setelah satu-persatu orang masuk ke dalam perahu terbang, dia sendiri yang terakhir kali naik dan memasukkan sepuluh kristal kaisar kelas tinggi sebagai bahan sumber daya untuk menggerakkan Artefak Tersebut.
Sekarang, selama dalam perjalanan ini, kentara sudah bahwa Nona Xue, Shui Liu Xiang, dan Tian Long; Mereka adalah kultivator dengan tingkatan ranah yang setara, walau bagi Gou Long dan tiga orang peserta lainnya masih tidak jelas.
Walaupun demikian, tingkat kekuatan dan daya ketahanan lebih kuat juga sangat terlihat jelas, itu adalah milik Tian Long. Master dari Guild Pemburu ini sanggup mengontrol Artefak Perahu terbang dalam jangka waktu yang lebih lama jika dibandingkan dua orang pendamping lainnya. Ya, selama perjalanan itu, mereka bertiga saling berganti memeras Kaisar Qi dan mengontrol laju dari Perahu Terbang.
Mo Xiaohu hampir di setiap saat selalu dekat dengan Gou Long. Ini jelas, rencana dari Nona Xue, pada tingkatan ini telah berhasil satu tingkat, secara perlahan dan pasti Mo Xiaohu telah tertambat hati pada Gou Long.
Semua orang di dalam Artefak Perahu terbang itu, harus mengakui dalam hati, bahwa Mo Xiaohu benar-benar permata dan gadis tercantik di antara semua gadis tercantik dan itu mutlak tak tertandingi.
Bahkan orang yang di mulut berusaha menolak kecantikan Mo Xiaohu, dalam hati seakan dipaksa untuk mengakui kecantikan yang terpancar dari gadis itu sungguh tidak terbantahkan.
Kedekatannya dengan Gou Long, sangat-sangat pantas mendatangkan kedengkian, dan kecemburuan lain dari dua orang pemuda seusia mereka di dalam Artefak Perahu Terbang itu.
Hal itu adalah, sudah menjadi penyakit umum yang tidak bisa diobati. “Di mana ada gula, pasti semut akan beramai-ramai ke sana. Sehingga tidak heran ada saja semut yang mati di dalam gula.”
__ADS_1
Begitulah penyakit hati manusia, sudah sepantasnya kecantikan menjadi daya tarik yang tidak dapat ditolak oleh siapapun.