
Gou Long segera melesat ke sebatang pohon besar yang terlihat di depannya. Dia duduk bersila di bawah pohon tersebut.
Sebelum benar-benar berkultivasi, Gou Long sekali lagi mengedarkan kesadaran spiritual. Walau bagaimanapun, ia tetap merasa penasaran dengan suasana di dalam pagoda ini. Saat itulah tabir rahasia yang dipikirkan Gou Long sebelumnya berubah total.
Pagoda ini, bukanlah dunia kecil yang berdiri sendiri. Tapi, ini seperti ruang-ruang dimensi kecil yang tercipta secara otomatis. Seperti kamar di penginapan yang dipisah oleh dinding, sedangkan ini dipisahkan oleh tabir halus tidak akan kelihatan kecuali dengan menyebarkan kesadaran spiritual.
Namun hal baiknya, setiap ruang dimensi memiliki prinsip-prinsip langit dan bumi tersendiri. Sehingga siklus perputaran siang dan malam dapat dihitung, dan hal yang paling penting, dengan adanya prinsip langit dan bumi, penerobosan ranah bisa dilakukan di dalam pagoda. Tidak mesti harus keluar, untuk bisa memperoleh ujian dari langit dan bumi.
Sekarang Gou Long telah mengetahui keberadaan dari delapan orang lain dalam pagoda tersebut, mereka semua juga sedang duduk bersila di bawah pohon besar, menyerap Kaisar Qi yang melimpah di dalam pagoda.
Di sini, tidak perlu memecah kristal kaisar lagi, bisa langsung bersila dan berkultivasi.
Hal pertama sekali dilakukan Gou Long adalah, memurnikan darah naga sebanyak yang ia bisa. Ini terasa sangat bermanfaat, saat bertarung dengan manusia raksasa dua hari yang lalu, secara samar ia dapat merasakan perlawanan halus terhadap tekanan dari mata para raksasa. Itu berasal dari darah naga yang ia murnikan.
“Mungkin saja dengan memurnikan darah naga sebanyak mungkin, aku akan bisa mengeluarkan tekanan naga kelak, selain tekanan domain ranah kultivasi.” Gou Long memikirkan apa yang akan ia capai kelak.
Lima belas hari berlalu dalam pagoda ruang dan waktu, itu berarti setara dengan seharian di luar. Gou Long telah memurnikan satu botol darah naga, manfaat yang ia peroleh juga sangat luar biasa, benar seperti apa yang dipikirkan Gou Long.
Dengan transformasi roh ketiga, wujud gou long tidak akan berubah bentuk. Tidak ada lengan yang berbentuk kaki naga, tidak ada sayap energi murni di punggung, juga mata yang tidak berbentuk mata ular, itu tetap normal. Yang berubah adalah warna transformasi roh dari sebelumnya kuning, sekarang berwarna merah muda, dan itu akan terus berubah seiring darah naga yang lebih banyak bisa dimurnikan Gou Long.
Dalam keadaan seperti itu, Gou Long bisa melepaskan tekanan naga. Dia telah mencobanya tepat ketika satu botol dari darah naga habis dimurnikan Gou Long.
__ADS_1
Sekarang pemuda tersebut kembali melanjutkan kultivasi. Kali ini, dia memantapkan Kaisar Qi di dalam tubuh. Pada prosesnya, Gou Long di sini menghabiskan lima hari di dalam pagoda, sekarang masih tersisa empat puluh hari lagi.
Gou Long tidak peduli dengan orang yang ada dalam pagoda. Saat ini dia hanya memikirkan diri sendiri. Dia mengeluarkan Pil yang sudah sangat lama disimpan, yaitu Pil Semesta yang diberkahi langit dan bumi.(Ch.130)
“Ranah kultivasi ku memang masih di Ranah Puncak Surgawi. Tapi tenaga dalam ku saat ini bukan lagi energi murni, semua telah berganti menjadi Kaisar Qi.” Gou Long masih menimbang-nimbang, mengepalkan tangan dan menggigit bibir. “Tidak boleh ada keragu-raguan.”
Pil Semesta itu dimasukkan Gou Long ke dalam mulut.
“Deg!”
“Pomp!”
Duduk bersila si pemuda seperti dapat mendengar detak jantung dan denyut nadinya sendiri.
“Aku tidak akan kalah.” Ia menggertak gigi, keringat bercucuran sangat deras. Sekarang bukan saja organ dalam yang terasa diiris-iris, tapi tulang belulang Gou Long seperti dipatahkan paksa satu demi satu, ruas demi ruas.
“Aaaarrrggghh!”
Berteriak seperti itu, akan sedikit menghilangkan rasa sakit. Tapi si pemuda tidak berteriak, ia tetap menutup mulut, bahkan dahi ikut berkernyit mencetak garis-garis guratan di sana.
Siksaan itu berlangsung selama lima hari di dalam pagoda ruang dan waktu. Di hari kedua puluh enam, perubahan telah terjadi pada Gou Long. Kaisar Qi dalam tubuhnya tiba-tiba melonjak, meledak-ledak dan memberikan kenyamanan tersendiri.
__ADS_1
Saat itulah Gou Long telah memperoleh ujian langit dan bumi. Hari itu, ia telah menembus Ranah Kaisar Tahap Awal.
Efek magis dari Pil Semesta yang diberkahi langit dan bumi tidak berhenti di sana saja, andai ia hanya sebatas itu. Maka, pil tersebut tidak ada keistimewaannya sama sekali.
Kaisar Qi dalam tubuh Gou Long terus melonjak, dalam keadaan duduk bersila pasca kenaikan ranah. Gou Long terus seperti itu selama lima hari lagi, dan di hari ketiga puluh satu sekali lagi anak muda itu mendapatkan kenaikan ranah.
Bagi orang lain mungkin itu suatu keberuntungan, tapi terkait hal ini, jelas-jelas bukan keberuntungan. Itu adalah buah dari tekad keras Gou Long, dia bertahan sekuat tenaga dari ledakan energi yang terkandung dalam pil semesta.
Andai Gou Long tidak sanggup bertahan, ia pasti akan mati. Andai Gou Long tidak menelan pil semesta, sudah pasti kenaikan ranah kultivasi tidak akan terjadi secepat ini. Andai pil semesta dimiliki orang lain, sudah pasti orang lain yang akan memperoleh kenaikan ranah dua kali dalam jangka waktu yang sangat pendek atau mati jika tidak sanggup bertahan.
Setelah dua kali kenaikan ranah hanya dalam rentang waktu enam hari. Efek pil semesta masih belum berhenti, ledakan Kaisar Qi dalam tubuh Gou Long masih terus melonjak.
Lonjakan yang terus berlanjut hingga tiba di dua puluh hari bulan kedua dalam pagoda, dan baru benar-benar berhenti saat Gou Long telah mencium gerbang ranah selanjutnya. Dengan kata lain, saat ini Gou Long telah menembus Ranah Kaisar Tahap Menengah, dan telah menyentuh Gerbang Puncak Ranah Kaisar
Dalam perhitungan waktu, berarti mereka masih memiliki sepuluh hari lagi sisa di dalam pagoda. Di sisa waktu ini, Gou Long tidak menjadi tergesa-gesa, akan sangat aneh jika ia mencapai Puncak Ranah Kaisar, padahal yang lain masih harus berjuang untuk menebus Ranah Kaisar Tahap Menengah.
Teringat akan hal ini, Gou Long menghentikan kultivasi dia mengedarkan kesadaran spiritual. Gou Long mendapatkan semua orang telah berkembang, dan bahkan telah menembus Ranah Kaisar Tahap Menengah.
Namun begitu, di antara delapan orang di sana, Huo Cim Lam yang paling tinggi dan paling mantap fondasi kultivasi.
“Membocorkan rahasia pagoda ruang dan waktu dua belas lantai pada mereka, benar-benar bukan suatu kesia-siaan.” Gou Long tersenyum puas. Ia mengeluarkan botol giok lain yang berisi darah naga.
__ADS_1
“Sisa sepuluh hari ini, setidaknya aku bisa memurnikan dan mempertebal hawa naga yang muncul kelak,” batin si pemuda.