
“Oh! …” Bing Feng yang biasanya terlihat datar dan tidak berperasaan kali ini tersentak dan terkejut. “Inikah rahasia dibalik peningkatan kultivasi-mu dengan sangat cepat?”
“Tentu saja! Setiap lantai memiliki interval waktu tersendiri dengan jumlah kristal kaisar kelas tinggi yang sangat berbeda.” Gou Long berjalan pelan ke depan pintu pagoda ruang dan waktu dua belas lantai. “Kali ini, akan ku buka lantai dua belas. Satu hari di lantai dua belas setara dengan setahun penuh. Jadi selama delapan hari, maka ini delapan tahun.”
Tidak percuma si pemuda memiliki banyak kristal kaisar kelas tinggi. Sembilan ratus enam puluh kristal untuk delapan hari begitu mudah dikeluarkan Gou Long dan ia masukkan ke dalam array yang terdapat di pintu pagoda.
“Nah, engkau masuk duluan, atau engkau boleh berjaga saja di luar. Itu terserah dirimu.” Gou Long tertawa ringan. Ia tidak memaksa Bing Feng untuk ikut masuk. Toh, ranah kultivasi dari siluman itu juga akan meningkat sesuai dengan kultivasi si pemuda.
“Tidak! Kaisar Qi tidak sesuai untuk kultivasi kami Ras Siluman. Apa engkau melupakan hal dasar ini?” Bing Feng mengabaikan Gou Long dan berjalan ke depan pintu. Dia duduk di sana, dia tak bergerak seperti patung.
Gou Long tidak berkata-kata. Tidak mau kebodohannya dijadikan bahan ejekan Bing Feng, si pemuda langsung masuk ke dalam pagoda dan naik ke lantai dua belas.
Ya, meskipun tekanan yang dihasilkan di lantai dua belas membuat Gou Long hampir gila. Namun, itu adalah perjuangan dan bentuk adaptasi dari tubuhnya agar terbiasa dengan tekanan melimpah dari Kaisar Qi.
Hari pertama di dalam pagoda hanya bisa berdiri di tempat tanpa bergerak. Hari kedua masih di tempat, tapi dalam kondisi berjongkok, hari ketiga Gou Long malah terbaring di tempat yang sama. Begitu kerasnya tekanan yang dirasakan Gou Long di lantai dua belas.
Pekan pertama di dalam pagoda, Gou Long tidak bergerak di tempat, ia bahkan merasa seperti melesak ke dalam lantai. Tulang-tulang serasa hancur berkeping-keping. Tapi, tulang tubuh Gou Long telah berubah sejak dahulu, tulang magnet perak menyelamatkan hidup Gou Long di bawah tekanan luapan Kaisar Qi.
Setelah terbiasa, di pekan kedua si pemuda telah bisa keluar dari tekanan. Meskipun keringat tiada henti menetes dari tubuhnya.
Dua pekan berlalu, ketika Gou Long baru saja berpindah satu langkah dari tempat semula. Pada saat itu pula dia memperoleh ujian penerobosan ranah ke Tahap Awal Kaisar Agung.
__ADS_1
Sebelumnya, Gou Long sudah mencium gerbang ranah ini. Hanya saja dia belum memperoleh ujian langit dan bumi.
Kembali Gou Long bergelut dengan pertarungan hidup dan mati. Menentang kehendak langit dan bumi. Pertarungan yang jelas sekali lebih berbahaya jika dibandingkan harus bertarung dengan pembudidaya lain.
Pertarungan itu berlangsung dua hari penuh di dalam pagoda.
“Pertarungan ini akhirnya berakhir sudah.” Gou Long menghela nafas pajang.
Dia memutuskan untuk mengambil jeda istirahat sejenak. Setelah mengisi perut ala kadarnya. “Nah, sekarang saat yang tepat untuk menjinakkan petir surgawi.”
Hanya berniat saja sangat lah mudah. Ketika Gou Long coba menjinakkan, Petir yang sudah memiliki kesadaran spiritual sendiri itu memberontak dan tidak mau ikut perintah si pemuda. Hal ini jelas sekali tidak semudah berniat.
Pergelutan Gou Long dengan petir itu lebih lama dari waktu perkiraan si pemuda. Kali ini dia harus memakan waktu selama dua pekan, dengan terus menerus memforsir kesadaran spiritual. Gou Long tidak berputus asa sedikit pun saat ia coba berkomunikasi dengan petir surgawi.
Pencapaian ini membuat Gou Long senang tidak kepalang tanggung.
Untuk selanjutnya, Gou Long berlatih dan bermeditasi secara gila-gilaan di dalam pagoda ruang dan waktu tanpa kenal lelah dan lapar.
Beruntung, sebelumnya ia pernah mengembat dua cincin penyimpanan milik dua orang Puncak Ranah Kaisar Agung. Selain kristal kaisar kelas tinggi, di dalam itu tentu saja Gou Long memperoleh beberapa Artefak tingkat atas yang jarang terlihat.
Namun, Gou Long tidak memerlukan barang-barang hebat itu. Saat ini, yang diperlukan Gou Long hanya lah stok roti kering dan bahan minuman yang bisa ia gunakan untuk menyelingi latihan selama delapan tahun. Bahan-bahan kebutuhan tersebut tercukupi dari kedua cincin yang ia embat itu.
__ADS_1
Gou Long bahkan telah menetapkan hati, jika memang semua bahan tersebut tidak cukup sebagai bahan makanan. Maka, ia akan menjadikan pil sebagai penunjang makanan sehari-hari.
Waktu di dalam pagoda ruang dan waktu terus bergulir, siklus kehidupan si pemuda tidak berubah. Hinga akhirnya, delapan tahun di dalam pagoda berlalu.
Gou Long telah benar-benar berhasil melampaui batasannya sendiri. Dia melangkah ke Puncak Ranah Kaisar Agung. Hal ini akan menjadi sangat wajar dan tidak ada halangan sama sekali, semua kebutuhan untuk itu dimiliki oleh si pemuda.
Dia memiliki keberuntungan langit, dia memiliki kecerdasan untuk meracik pil sebagai penunjang kelancaran dalam berkultivasi. Dia memiliki daya loncatan tantangan untuk mengalahkan ranah kultivasi di atasnya, dan tentu saja berbagai sarana lain yang mendukungnya selama ini.
Termasuk itu sisa-sisa efek pil yang diberkahi langit dan bumi serta kristal kuning kultivasi ganda esensi dari kristal panglima peri terdahulu, dan yang terpenting adalah semangat juang yang tidak ada bandingan.
Semangat juang ini adalah faktor paling penting dari puncak kesuksesan seorang kultivator. Andai ia meragukan potensinya sendiri, atau bahkan menyerah sejak awal tentu saja Gou Long akan sama seperti kultivator lain. Akan sangat susah untuk melampaui batasan.
Pada saat Gou Long keluar dari Pagoda Ruang dan Waktu, Bing Feng masih duduk di depan pintu tidak bergerak sama sekali dengan mata yang terpejam erat. Entah ia tertidur atau sedang menyerap aura langit dan bumi.
Gou Long mengabaikan Bing Feng, dan memilih untuk mengambil kembali artefak spiritual serta menyimpan benda tersebut ke dalam dada.
Bing Feng membuka matanya bermalas-malasan. Dia menyadari Gou Long telah keluar dari pagoda setelah merasakan angin lembut berhembus dari belakang.
Bing Feng terlalu malas untuk menghitung hari, menunggu Gou Long keluar sambil memejamkan mata lebih nyaman.
“Kau telah keluar! Selamat, engkau benar-benar berhasil menembus Puncak Ranah Kaisar Agung.” Bing Feng tidak bersikap ketus kali ini, dia mengucapkan selamat pada si pemuda dengan tulus.
__ADS_1
Gou Long menoleh ke arah Bing Feng, sebelumnya ia tidak terlalu perhatian. Tapi sekarang Gou Long sedikit terkejut dengan perwujudan Bing Feng sendiri.