Pendekar Pengendara Petir

Pendekar Pengendara Petir
Chapter. 227. Akhir Musim Salju


__ADS_3

Saat itu, musim salju telah benar-benar berakhir sejak satu bulan yang lalu, ini adalah awal bulan keempat tiga belas hari menjelang peresmian Paviliun Gunung Teratai. 


Selama dua bulan telah berlalu, Daratan Tengah tiada hentinya muncul kabar-kabar yang sangat menggemparkan.


Dimulai dari naik daunnya Asosiasi Alkemis, salah satu dari tiga pemimpin mereka yang tiba-tiba menjadi Penguasa Kota Tian Yu, berlanjut pada kematian tiga orang Patriark Tujuh Klan Besar dan Enam Sekte Utama, walau ketiga pihak merahasiakan penyebab kematian tersebut.


Namun, kabar simpang siur tetap mencuat bahwa para Patriark itu mati keracunan, yang lebih mengetahui secara pasti hanya ketiga kubu itu saja. Namun tetap saja kabar angin tersebut tidak ada orang yang percaya, apalagi bersamaan dengan kematian itu, juga ikut menghilang beberapa Penatua hebat dari mereka.


“Orang-orang Dunia Persilatan bukanlah orang-orang bodoh yang begitu mudah percaya akan kabar simpang siur, pasti ada orang yang mencari informasi secara pasti.”


 Lalu kabar yang paling menghebohkan sudah tentu munculnya kekuatan baru yang tidak boleh disinggung secara serampangan.


Kekuatan baru itu adalah Paviliun Gunung Teratai, master Paviliun adalah orang yang telah berhasil menembus Ranah Surgawi pada usia muda, dia juga yang mendorong para pembantunya di Paviliun tersebut untuk menembus Ranah Surgawi.


Bahkan orang yang sudah bertahun-tahun ingin melangkah jauh tapi tidak pernah berhasil dan hampir pupus harapan agar bisa menginjak Ranah Surgawi, akhirnya orang itu juga berhasil berkat kebaikan dari Master Paviliun tersebut.


Sehingga, Seniman bela diri Daratan Tengah bahkan hampir menyetarakan Paviliun itu dengan Tujuh Klan Besar dan Enam Sekte Utama.


***


“Ini adalah nasib dari orang-orang yang tidak pernah mau belajar dari kekalahan, Aku sebagai Master Paviliun Gunung Teratai masih berlaku baik, ku kirim kembali mayat Patriark kalian secara utuh…”


“Sedangkan nasib dari para Penatua kalian yang lain semuanya mati! Jangan tanya mayatnya ke mana, sebagian besar menjadi santapan siluman…”


“Kalau kalian mau menuntut balas! Silahkan! Aku menunggu kedatangan kalian di Gunung Teratai…”


“Tapi! Kebaikan dariku tidak pernah datang dua kali… Kalian berani datang! Maka aku juga berani mendatangi… Yang berani datang maka bersiaplah untuk kemusnahan total…”


“Jika kalian mau mendengarkanku, maka sebarkan kematian Patriark kalian karena terkena racun… kami pihak Gunung Teratai juga akan tutup mulut.”


Begitulah bunyi pesan yang ditulis Gou Long di bagian dalam penutup peti setiap mayat, sehingga semua anggota Klan Ouyang, Sekte Phoenix Suci dan Sekte Awan Berkabut bisa membacanya.


Surat yang penuh ancaman dan tantangan, namun begitu, ketiga kubu tersebut kelihatannya menyadari kerugian yang tidak sedikit mereka dapatkan karena mengikat permusuhan dengan Paviliun Gunung Teratai.

__ADS_1


Setelah mengirim mayat para Patriark yang ia bunuh, juga menyertakan surat ancaman pada ketiga kubu tersebut. 


Sejak saat itu, Gou Long tidak pernah keluar dari Gunung Teratai, selama tiga bulan dia mengambil Kultivasi tertutup. Dia benar-benar tidak peduli dengan apa pun yang terjadi di Dunia Persilatan selama tiga bulan tersebut.


Gou Long masih sangat penasaran dengan Teknik Penggabungan Dua Elemen. Sebulan berusaha keras memahami dan mencobanya, Gou Long memperoleh pemahaman baru dalam jalur Kultivasi, tapi itu masih sangatlah sedikit.


Ia terus melanjutkan kultivasi, dan kembali mengulang setiap detail pemahamannya, hingga akhirnya hal tak terduga terjadi, ia berhasil merangsang Kristal Kuning yang masuk kedalam dantian.


Gou Long yang sedang berkultivasi di ruangannya, tiba-tiba merasakan adanya lonjakan kekuatan besar dari dalam dantian miliknya. Tubuh Gou Long bersinar terang.


“Ah! Kehangatan dari kristal kuning…” batin Gou Long.


“Coba kuteruskan saja…”


Terus berkultivasi, Kitab Emas peri pemberian Hauri terbuka, halaman khusus.


“Prinsip Kultivasi Ganda Ras Peri.”


Setiap Kristal Kuning Yang(panas) milik laki-laki akan bertambah kuat melalui proses penarikan energi Yin dari Kristal Kuning Yin(Dingin) milik perempuan, dan begitu juga sebalik.


“Jadi intinya cara agar Jia Li ‘er terlepas dari Ranah Semi Surgawi hanya dengan praktik kultivasi ganda…” batin Gou Long.


Pikiran itu mengacaukan kultivasi Gou Long, wajahnya tiba-tiba memerah.


Menghentikan kultivasi, ia bangkit dan duduk di kursi batu. Memikirkan setiap detail pemahamannya baru yang ia peroleh, serta membuang setiap pikiran negatif yang muncul.


“Sangat berbahaya…” Gumam Gou Long.


“Haaaaah!” menghela nafas panjang, Gou Long bangkit dan keluar dari ruangan.


Pembangunan Paviliun Gunung Teratai telah sempurna sepenuhnya, keramaian ini adalah para pekerja yang mempersiapkan hari untuk peresmian. 


Saat Gou Long keluar dari ruang kultivasi tertutup, Feng Yueyin mendatangi, “Gege! Bagaimana kultivasimu?” 

__ADS_1


Semenjak Gou Long tidak pernah keluar dari ruang kultivasi, Feng Yueyin lah yang mengantar makanan baginya, namun tidak ada percakapan antara mereka.


“Mendapat pencerahan, tapi…” Gou Long membentuk jarak pendek antara dua jarinya.


“Sedikit Pun harus disyukuri.” Ujar Feng Yueyin.


“Iya…” Gou Long menjawab sekenanya, pikiran pemuda ini, masih terus memikirkan prinsip penggabungan dua elemen yang berbeda.


“Apa aku kembali ke Daerah Selatan saja dulu…” Gumam Gou Long, walau lirih itu terdengar ditelinga Feng Yueyin.


“Kenapa Gege mau kembali ke Daerah Selatan?”


“Ah! Iya!” Gou Long terkejut, lamunannya terpecah, “Gege butuh seseorang yang bisa memberikan nasihat Kultivasi… Mungkin Kakek Awan Putih bisa memberikan penjelasan…” suara anak muda itu mengambang seperti orang yang berpikir sangat jauh.


“Oiyaa! Yueyin Siaumei belum kenal dengan Kakek Awan Putih, kelak akan Gege perkenalkan.” Gou Long mengakhiri.


“Gege! Terkait dengan peresmian Paviliun Gunung Teratai, ketiga kubu yang mengikat dendam dengan kita…” Feng Yueyin ragu untuk melanjutkan ucapannya.


“Kirim surat undangan juga pada mereka, mereka pasti tidak akan berani mencari perkara lagi dengan kita, bukankah selama tiga bulan ini tidak ada pergerakan dari mereka?...” Perintah Gou Long lembut.


“Bukankah mereka juga patuh menyebarkan sebab kematian Patriark mereka karena keracunan, dan bukan karena mencari perkara dengan kita…”


“Ha ha ha…” Gou Long tertawa keras.


“Mereka sudah kapok berurusan dengan kita, kerugian yang mereka terima terakhir kali itu tidaklah sedikit.”


“Baik Gege! Nanti akan Yueyin ‘er siapkan undangan untuk ketiganya.” Feng Yueyin ingin beranjak pergi.


“Yueyin Siaumei! Gege akan keluar lagi untuk beberapa hari, Duan Tua ada di mana? Gege akan membawanya sebagai rekan perjalanan kali ini.” tanya Gou Long.


“Gege mau kemana? Apa tidak bisa ditunda, ini hanya tinggal tiga belas hari menjelang peresmian…” Feng Yueyin mengingatkan.


Wajah Gou Long sedikit memerah, “Perjalanan ini juga tidak lama… lima atau enam hari… Gege mau ke Klan Hua.” Jawab Gou Long.

__ADS_1


__ADS_2