
Berkultivasi di Air Spiritual benar-benar memberi manfaat yang baik bagi Gou Long, ia dapat merasakan kesadaran spiritual meningkat pesat, ingin rasanya ia mendapatkan seorang lawan yang kuat agar menyerang kesadaran spiritualnya, hanya demi mengetahui tingkat pertahanan sendiri.
Tapi itu hanyalah keinginan yang tidak bisa terwujud.
Gou Long, berkultivasi di sana seharian, sementara Gou Chen, Gou Ing-ing dan Kakek Man hanya menggunakan dua jam saja, mereka sudah terlalu sering berkultivasi di sana.
Kemudian Klan Gou yang berdiam di Kota ini, juga menjadi faktor lain yang membuat tiga orang tersebut tidak perlu menghabiskan waktu lama untuk berkultivasi di pemandian Air Spiritual.
Karena menunggu Gou Long, mereka tiba kembali di Klan Gou tepat di pagi keesokan hari.
Saat mereka tiba, suasana mencekam, dan ratusan orang terlihat berjejer rapi di depan gerbang Klan Gou, itu terlihat seperti dua kubu yang sedang berhadap-hadapan. Apa yang dikhawatirkan oleh Kakek Man, Gou Chen dan Gou Ing-ing telah terjadi.
“Apa yang terjadi? Siapa mereka semua?” memalingkan wajahnya pada Gou Chen, Gou Long terlihat keheranan.
“Itu adalah orang-orang Klan Lau, kedua orang yang Adik Long musnahkan kultivasi kemarin pasti telah melapor serta menambahkan bumbu lainnya pada pemimpin Klan mereka…” Gou Chen, terlihat lebih pucat dari kemarin, “Aih! Mereka hanya menunggu kesempatan untuk memusnahkan Klan Gou kita. Sejak lama kesempatan itu belum pernah datang, karena kejadian kemarin alasan itu sudah lebih dari cukup bagi mereka.”
Gou Ing-ing berjalan sedikit lebih di depan keduanya, memalingkan wajah, ia ikut menimpali, “Sebenarnya kekuatan Klan Lau dan Gou hanya berselisih sedikit saja, tapi… Mereka memiliki Tuan Penguasa Kota sebagai penyokong di belakang.”
“...” Gou Long terus berjalan, sambil memegang dagunya, berpikir keras, ia telah mengambil keputusan pasti, “Baik! Yang mereka cari pertama sekali pasti akulah, mari kita bergabung dulu dengan orang-orang Klan Gou.”
Berjarak tiga ratus tombak di depan mereka, terlihat banyak seniman bela diri berdiri berjejer rapi, senjata dan perlengkapan tempur lainnya.
Pemimpin keduanya sedang cekcok berat, yang satu menuntut, dan yang lainnya terus berusaha menyanggah, menunggu orang-orang yang dituntut oleh si Pemimpin kembali.
__ADS_1
Orang yang berusaha menyanggah ini, entah sampai kapan bisa bertahan dengan sanggahannya, pihak lawan membawa bukti dan saksi ke tempat mereka.
Dia adalah salah satu dari lima orang tetua Klan Gou, orang ini bernama Gou Fei. Sejak Patriark besar sakit parah, segala macam tanggung jawab dan hal-hal lain terkait klan, dimobilisasi oleh lima orang tetua, dan sebagian besar dikerjakan oleh Gou Fei. Selain Gou Fei, empat lainnya juga hadir di gerbang menyambut musuh.
Kelima tetua tersebut juga sudah memasuki usia tua, berkisar enam puluh tahun, dengan tingkat kultivasi Ranah Surgawi Tahap Awal. Hanya Patriark besar seorang yang telah menembus Puncak Ranah Surgawi.
Saat itu suara Gou Fei kembali terdengar, ia coba terus menyanggah.
“Patriark Lau dan Para tetua Klan Lau! Kita tunggu saja sebentar lagi, Chen ‘er dan Ing-ing ‘er belum kembali, perkara yang kalian tuntut terkait dengan kedua muda-mudi itu.”
Orang-orang Klan Lau, yang memang berniat menghancurkan Klan Gou, sudah pasti tidak mau menunggu terlalu lama. Bagi mereka bukti penganiayaan yang mereka bawa ‘dua orang yang dimusnahkan Kultivasi oleh Gou Long’ itu sudah lebih dari cukup.
Tersenyum kejam, “Baik! Selama sepuluh tarikan nafas, dua muda-mudi itu belum terlihat, maka Klan Gou akan musnah hari ini.”
“Ha ha ha…”
Mereka saat ini memang merasa lebih superior jika dibandingkan Klan Gou, Patriark Klan Lua, Lau Khu cheng berada pada tingkatan Kultivasi Puncak Ranah Surgawi dan para Tetua Klan di Ranah Surgawi Tahap Menengah. Apalagi tetua Klan mereka juga lebih banyak, mereka berjumlah delapan orang.
Mendapatkan perintah dari Patriark, salah satu dari Tetua Klan Lau, mengeluarkan bundelan kertas kulit, dia membuka di depan semua orang, dan tulisan dari Penguasa dapat dibaca oleh semua orang.
“Ha ha ha…” Lau Khu Cheng mengekeh senang, ia telah melihat raut-raut tak berdaya tergambar di setiap wajah orang-orang Klan Gou setelah perintah dari Tuan Kota di keluarkan, “Jangan katakan aku terlalu kejam, Kami tetap bersedia menunggu dua muda-mudi itu sebagai pembelaan terakhir dari kalian.”
Tanpa diminta, salah satu dari tetua Klan Lau mulai menghitung.
__ADS_1
“Satu!… Dua!… Tiga!…”
Gou Long, Gou Chen, Gou Ing-ing dan Kakek Man yang mendatangi, juga sudah mendengar pembicaraan tersebut, mereka tidak tergesa-gesa, dan berjalan pelan-pelan saja atas permintaan Gou Long, Namun ketika ia mendengar hitungan, “Kalian berhenti sebentar!” pinta Gou Long pada rombongannya.
Ia telah berinisiatif mengambil alih, kejadian ini atas dirinya sendiri.
“Ha ha ha…” dengan memperdengarkan tawa yang menggelegar dan menggetarkan tanah. Gou Long melesat ke tengah-tengah dua kubu yang berhadap-hadapan, “Dua orang sampah Klan Lau itu, aku yang turun tangan, kenapa kalian mencari kambing hitam lain? Atau kalian memang tidak percaya itu adalah buah dari pekerjaan ku?”
Semua orang mengalihkan tatapan mata pada Gou Long yang datang dengan cara mencolok seperti itu.
Orang-orang Klan Gou tidak ada yang menyahut, namun tidak lama setelah itu mereka juga melihat tiga orang lain ikut menyusul Gou Long, ketiganya tidak mau mendengar apa yang diminta Gou Long, mereka terus saja bergabung dengan orang-orang Klan Gou lainnya.
Sementara, orang-orang Klan Lau melihat Gou Long sangat geram, kesempatan yang mereka tunggu-tunggu rasanya akan sedikit harus ditunda.
Patriark Klan Lau, tahu gelagat. Cerita dari Lau Tianfa dan Lau Kian telah ia dengar seluruhnya. Namun niat hatinya untuk menghancurkan Klan Gou lebih besar, sehingga ia tidak peduli pada setiap ucapan Gou Long.
Lantas ia berkata, “Anak muda! Sebaiknya kau pergi saja dari sini, jangan mengganggu urusan Tuan Besar ini.”
Gou Long tahu, dengan berkata seperti itu Patriark Klan Lau menganggap apa yang dia ucapkan hanyalah kebohongan, “Hooo! Kau mencari-cari alasan lain saja…” Gou Long tidak melanjutkan ucapannya, tersenyum misterius, dingin ia berjalan pelan ke arah dua orang yang dimusnahkan Kultivasi olehnya kemarin.
Wajah Lau Tianfa dan Lau Kian yang berada diantara orang-orang Klan Lau jelas dikenali Gou Long.
“Apa yang akan kau lakukan?” Keduanya terlihat ketakutan, dan berusaha bersembunyi diantara orang-orang Klan Lau lainnya.
__ADS_1
“...” Gou Long tidak menjawab, dia terus berjalan pelan, aura membunuh yang sangat kentara terasa mengikuti setiap langkah Gou Long.
“Hentikan dia!” Lau Khu Cheng memberi perintah, firasatnya mengatakan, anak muda itu pasti akan melakukan sesuatu yang tidak mereka perhitungan.