Pendekar Pengendara Petir

Pendekar Pengendara Petir
Bab. 63. Berkumpul


__ADS_3

Malam itu, mereka bermalam di atas dahan pohon besar dengan tenang, Baik Gou Long maupun Hua Mei sama-sama duduk bersila, menarik nafas menghirup hawa murni energi alam, dan menenangkan otot-otot, serta menambah pondasi tenaga dalam.


Aura yang sangat murni di Pagoda Dimensi Lain ini akan terasa percuma, kalau tidak dimanfaatkan.


Namun, ketenangan itu terhenti ketika aura langit dan bumi yang membesar lalu berkumpul secara pekat, Gou Long yang merasakan keanehan itu segera menghentikan kultivasi.


Gejolak langit dan bumi itu disebabkan oleh Hua Mei yang akan segera menerobos ke Ranah Langit Tahap Awal, ini tidak seperti yang diucapkan Mei ‘er tadi sebelum mereka mulai berkultivasi.


Yang dikhawatirkan Gou Long akhirnya terjadi, posisi mereka akan diketahui oleh semua peserta pra kompetisi, perkelahian panjang pasti akan terjadi lagi malam ini. Yang paling merepotkan sudah tentu kalau kelompok Oey Gang datang ke tempat tersebut.


Ketika kabur tadi, samar-samar Gou Long dapat melihat dari ketinggian bagaimana cara Oey Gang mengembalikan pukulan yang dia lepaskan. Bisa dikatakan untuk saat ini, Gou Long belum pernah melawan jenis tenaga dalam lunak yang dapat membalikan pukulan seperti itu.


Mungkin, dalam adu tenaga dalam nantinya bisa saja kualitas mereka berimbang, dan Gou Long tidak dapat mengalahkannya. Namun, entah bagaimana kalau dalam hal adu kecepatan, tidak salah untuk dicoba jikalau nanti kelompok Oey Gang turut muncul di sini.


Tidak mau berpikir terlalu jauh, lantas Gou Long dengan sigap bergerak ke setiap sudut delapan sisi, dia memasang Segel Array Pertahanan Delapan Sudut/Pat Kwa. Kemudian, dia juga menambahkan segel-segel aneh Lima Lingkaran disekelilingnya.


Pada kenyataannya, sangat jarang ada pesilat yang akan mengganggu proses penerobosan ranah, karena proses itu juga akan berguna bagi yang menonton. Setidaknya, bagi yang akan menerobos ke ranah yang sama kelak akan mendapatkan pengalaman mental.


Hanya saja, bagi yang akan menerobos ranah, keributan berupa penonton dari jarak tertentu merupakan gangguan yang akan mengacaukan proses, dan akan memberi efek sangat berbahaya bagi kultivator itu.


Penerobosan Ranah Langit merupakan suatu baptisan dari Langit dan Bumi, bentuk pengakuan Langit dan Bumi atas kehadiran kultivator itu ditingkatan tersebut, sehingga ketika ada gangguan yang terjadi bisa saja pesilat itu ditolak oleh Langit dan Bumi yang mengakibatkan gagalnya proses baptisan.

__ADS_1


Akibat yang diterima kultivator juga sangat merugikan, mulai dari penurunan ranah secara drastis atau kematian di tempat karena tidak kuat bertahan dari proses tersebut.


Gou Long yang tidak mau ada sedikitpun gangguan, tidak hanya memasang segel dan Array pertahanan. Dia juga berdiri di luar Array, dan juga meminta Eira untuk bersiap-siap, jikalau ada hal yang di luar prediksi terjadi.


Sementara itu Hua Mei terus menyerap aura Langit dan Bumi, dia juga sadar saat baptisan Langit dan Bumi datang di luar perkiraan, lantas dia berfokus, dan dengan totalitas memacu semangat juga tenaga dalam agar kuat bertahan dari baptisan ini.


Aura Langit dan Bumi yang memadat dan mendatangkan topan prahara besar segera menarik perhatian banyak murid Sekte Naga Langit. Hanya dalam jangka waktu setengah dupa, tempat itu sudah ramai dengan murid-murid yang berdatangan.


Namun, mereka tidak mau merusak konsentrasi sesama murid yang akan menerobos. Kebanyakan dari mereka yang datang, hanya menonton dari jarak dua ratus tombak dengan Hua Mei yang akan menerobos.


***


Tiga sosok yang sedang duduk bersila di sebelah barat hutan lebat, yang bersebelahan dengan tempat memadat energi Langit dan Bumi, tiba-tiba menghentikan aktivitas mereka karena terganggu oleh topan prahara tersebut.


“Apa yang terjadi? Ini seperti seseorang akan menerobos ke Ranah Langit, tapi bisakah menerobos ranah di dalam pagoda ini?” Ye Xuan mengernyitkan alis, melampiaskan keheranannya.


“Kenapa tidak bisa?! Tempat ini walau dinamakan pagoda, tapi ini dunia yang berdiri sendiri, serta memiliki aura Langit dan Bumi yang melimpah.” He Fei menjelaskan.


Memang dalam kelompok ini, He Fei yang paling luas pengetahuannya, dia juga yang paling kokoh dan kuat dalam ilmu silat.


“Senior He! Senior Ye! Apa sebaiknya kita akan ke sana melihat siapa yang menerobos ranah, tempat itu juga tidak terlalu jauh dari sini.” Murong Qiu bertanya, dan ikut ke dalam percakapan sesama saudara perguruan.

__ADS_1


“Aku rasa tidak perlu, kita fokus pada rencana awal saja.” Ye Xuan yang menjawab, dengan santai.


Namun, saat itu Murong Qiu merasakan hati yang sedikit tidak tentram, ada rasa penyesalan untuk selamanya kalau mereka tidak ke tempat penerobosan Ranah Langit saat ini, lantas dia menyampaikan apa yang dirasakan.


“Senior He! ... Senior Ye! ... A-aku ... perasaanku, rasanya sangat tidak nyaman, sebaiknya mari kita bergegas ke sana.” Murong Qiu terlihat memelas.


He Fei melihat mimik dan raut wajah Murong Qiu yang terlihat sangat khawatir. “Ayuk kita ke sana! Mungkin kekhawatiran Junior Murong sangat beralasan, lagipula tempat itu tidak jauh dari sini, tidak salah kita melihat-lihat.”


He Fei langsung memimpin melesat ke arah tempat aura Langit dan Bumi yang sudah sangat padat, lalu diikuti oleh Ye Xuan dan Murong Qiu.


Dari kejauhan, mereka melihat sosok tubuh seorang pemuda sedang berjaga di dekat seorang gadis yang sedang duduk bersila khidmat, dan siap menerima pengakuan dari Langit dan Bumi.


Setelah semakin dekat, mereka mempercepat gerakan, ketiganya dapat mengenali Sang gadis dan pemuda yang berjaga tidak lain Gou Long dan Hua Mei.


Mereka segera bergegas ke sisi Gou Long dan ikut berjaga-jaga. He Fei lantas bertanya pada Gou Long. “Junior Gou! Apa yang terjadi? Kenapa Mei ‘er menerobos Ranah Langit di tempat ini?”


“Senior He! Hal ini diluar perhitungan kami berdua, hanya beberapa jam yang lalu Junior bertanya pada Mei ‘er apakah akan segera menerobos atau bisa bertahan sampai akhir kompetisi?”


“Mungkin karena aura Langit dan Bumi yang terlalu murni dan melimpah, apalagi dalam beberapa hari ini kami terus-menerus bertarung. Pengalaman pertarungan yang menumpuk ini mungkin telah memancing baptisan dari Langit dan Bumi.” Gou Long menjelaskan menurut apa yang dipikirkannya.


“Oiya ... untuk ke depan, kita tidak perlu membagi kelompok lagi Senior He, kami sudah mendapatkan lima kristal esensi siluman yang sudah ditandai oleh Patriark, kita hanya perlu bertahan selama sembilan hari ke depan.” Lanjut Gou Long, mengakhiri perkataannya.

__ADS_1


“Nah! hal itu sangat baik, tapi itu bisa kita bahas nanti, yang terpenting kondisi saat ini ... kita harus bisa terus menjaga agar Mei ‘er tidak mendapatkan gangguan apapun ketika menerobos kelak.”


“Benar apa yang Senior He ucapkan, keadaan Mei ‘er, aku akan berharap banyak pada Senior He, Senior Ye, dan Saudari Murong yang menjaga. Sebentar lagi aku yakin, akan ada yang mencari perkara denganku.” Gou Long berkata sambil tersenyum kecut.


__ADS_2