
Terus mendengarkan dan melihat gerak-gerik kedelapan orang tersebut dalam jangka waktu yang lama, Tan Yun tetap tidak mendapatkan apa yang ingin ia dengarkan, tapi ia tidak berkecil hati setelah melihat raut wajah mereka berdelapan tidak memperlihatkan kesedihan.
Sebagai pemburu kawakan, Tan Yun sudah bisa menyimpulkan bahwa mereka semua selamat dan tidak ada yang mati. Meskipun ini masih tidak dapat dicerna oleh pikirannya sama sekali.
Menunggu saat kedelapan orang tersebut pergi. Tan Yun, segera memanggil pelayan paling jujur menurutnya dan berkata akan meninggalkan warung sesaat. Dia bergerak ke lantai dua dan melesat menghilang melalui lubang jendela setelah terlebih dahulu memakai kembali penutup wajah.
Tan Yun sudah sangat tahu di mana harus menemukan Nona Xue. Dengan pedang terbang di bawah kaki, sudah tentu perjalanan lebih cepat jika dibandingkan dengan Huo Cin Lam dan yang lainnya.
Tak ada niatan Tan Yun untuk merampok Rumput Naga Bumi, ini bukan karena ranah kultivasi delapan orang itu telah meningkat pesat, tapi karena Gou Long tidak ada dalam kelompok tersebut.
Ketika ia melaporkan hal ini pada Nona Xue. Sekarang Nona Xue sendiri ikut terkejut, bertahun-tahun ia melihat dan bergaul dengan segala macam jenis kultivator. Tapi, tak pernah Nona Xue melihat atau menjumpai kultivator yang menembus ranah secara bersamaan.
Hal luar biasa yang menjadi buah pikiran Nona Xue selanjutnya adalah tidak ada tanda-tanda penerobosan ranah muncul di langit Tanah Kematian saat itu. Bukankah ini sangat tidak masuk akal dan di luar kebiasaan para kultivator. Keanehan seperti ini juga tidak ditemukan Nona Xue pada diri Tian Long
Kemudian, Nona Xue sendiri bukannya tidak mengenal para pemburu itu, kedelapan orang tersebut memang orang-orang cerdas. Namun, tidak benar-benar cerdas dalam artian seperti orang yang dinaungi keberuntungan, bakat dan kesempatan serta hal-hal lain sebagai pendukung kecerdasan itu.
Kedelapan orang itu tidak memenuhi kriteria cerdas karena tidak memiliki berbagai sarana pendukung kecerdasan mereka, dan hal yang paling tidak memenuhi kriteria pada mereka adalah, orang-orang itu tidak memiliki lompatan tantangan saat bertarung.
Artinya, mereka hanya akan kuat bertarung dengan sesama ranah pada tingkat yang sama, tidak memiliki daya juang untuk bisa mengalahkan lawan satu atau dua tingkat di atas mereka.
Sekian lama memikirkan hal itu, Nona Xue tetap tidak mendapatkan alasan yang tepat. Dia hanya bisa memijat urat dahi yang terasa berkedut.
__ADS_1
Setelah menghela nafas panjang. “Lantas bagaimana dengan pemburu pemula yang memiliki kriteria kecerdasan yang sebenarnya itu?!”
“Anak muda tersebut tidak bersama rombongan, tapi juga tidak terlihat tanda-tanda mereka menangisi atau bersedih atas kematian pemuda itu.” Tan Yun menjelaskan.
“Berarti apa yang kita pikirkan sebelumnya, salah secara menyeluruh dan besar kemungkinan pemuda itu juga tidak mati.” Nona Xue coba memecahkan teka-teki yang tidak akan pernah bisa ia pecahkan. Kecuali ia membuang ego kelak dan bertanya langsung pada orang yang menimbulkan teka-teki itu dalam pikirannya.
Pada akhirnya, Nona Xue mengalah. Teka-teki ini benar-benar telah membuat ia terasa lebih tua beberapa tahun lagi. “Baiklah, kau kembali urus penginapan dan warung makan milikku, pekerjakan Manager lain yang menurutmu jujur.”
Sebelum Tan Yun pergi menghilang, Nona Xue teringat hal lain. “Pemburu Tan, tunggu sebentar! Perlihatkan kesadaran spiritual mu terkait tempat pemuda itu membuka layanan jasa Alkimia.”
“Baik Nona!” Tan Yun kemudian memvisualkan kesadaran spiritual, tempat toko layanan jasa Alkimia milik Gou Long segera tergambar jelas.
“Sekarang engkau pergilah, terima kasih banyak atas usaha kerasmu selama ini.” Nona Xue melemparkan lima kristal kaisar kelas tinggi pada Tan Yun. “Itu adalah upah atas segala jerih payahmu.”
Nona Xue di sana juga berdiri sejenak melihat arah kepergian Tan Yun. “Baiklah pemburu pemula, esok mari kita lihat bagaimana jasa layanan Alkimia yang engkau sediakan,” gumam Nona Xue. Wanita ini terlihat sangat lelah, ia benar-benar tiba pada puncak kebingungan terhadap Gou Long.
***
Berjalan dan bergerak di dalam ruang hampa bisa dikatakan berkali-kali lebih sulit jika dibandingkan dengan berjalan pulang melalui jalan yang biasa ditempuh. Tapi Gou Long tidak peduli, ini juga sarana bagi dia terus berlatih Kultivasi Ruang Angkasa.
Anak muda itu harus terus-menerus menyebarkan kesadaran spiritual serta melawan tekanan kekosongan yang tiga kali lebih berat dari tekanan di luar. Namun, keuntungannya jarak tempuh menjadi lebih pendek.
__ADS_1
Walau sedikit kesusahan dalam mencari posisi pasti dari toko jasa layanan Alkimia miliknya. Setelah seharian, Gou Long akhirnya tiba di toko.
Saat retakan ruang hampa muncul di dalam toko milik Gou Long, Bing Feng sedikit terkejut. Tapi kemudian, saat ia melihat Gou Long melangkah keluar secara perlahan dari sana, Bing Feng memperlihatkan ekspresi datar yang sering ia tunjukkan.
“Kau telah menyempurnakan Teknik Ruang Angkasa, perjalananmu kali ini benar-benar tidak sia-sia. Kultivasi juga telah meningkat ke Ranah Kaisar Tahap Menengah, bahkan kau telah melihat Gerbang Puncak Ranah Kaisar. Tapi kau belum boleh berpuas diri, kultivasi mu harus lebih cepat kau tingkatkan lagi.” Bing Feng bukannya memberikan ucapan selamat, ia malah berkesan memaksa Gou Long untuk terus naik ranah secara gila-gilaan.
“Iya! Bukankah ini patut disyukuri untuk sejenak!?” Gou Long sedikit heran dengan sikap Bing Feng.
Bing Feng menatap Gou Long tajam. “Sebenarnya aku ingin mengetuk kepala dongol mu itu. Apa yang kau herankan?! Pada hakikatnya, kau harus khawatir, ini terkait nyawa atau bisa saja keberuntungan mu–”
“Bisa katakan secara tepat dan tidak berputar-putar.” Gou Long terlihat serius, kemudian ia berjalan ke kursi lain di ruang depan tokonya dan meletakkan pantatnya ke atas alas kursi yang kasar. “Aku tidak mengerti apa yang engkau katakan ….”
“Baiklah dan dengarkan dengan sebaik mungkin!” Bing Feng berkata-kata ketus. “Lihat aku! Menurutmu kategori siluman apa aku ini?!”
“Kau kategori siluman Roh Suci dengan eksistensi tertinggi, Naga dan Phoenix. Itu tak akan terbantahkan,” jawab Gou Long santai, masih merasa tidak ada ancaman yang akan datang ke depannya.
“Sangat tepat!” ujar Bing Feng, wajah dari anak laki-laki perwujudan Phoenix Es Suci itu menjadi lebih serius saat ia melanjutkan perkataannya, “Aku tahu kau memiliki Artefak ruang dan waktu, pemberian si Nyonya tua itu. Menurutmu–Kenapa si Nyonya tua itu mau memberikan artefak berharganya padamu?!–”
Bing Feng tidak melanjutkan penjelasan, ia menunggu dan ingin mengetahui jawaban apa yang akan keluar dari mulut Gou Long.
Pemuda itu, berpikir kembali saat-saat Ratu Siluman Rubah Ekor Sembilan menghadiahkan padanya pagoda ruang dan waktu dua belas lantai.
__ADS_1
“Itu … harus ku akui Nyonya tersebut juga meminta aku agar segera meningkatkan ranah kultivasi … lebih tepatnya karena Eira.” Gou Long masih terus mengingat, namun hanya sebatas itu saja yang alasan yang terpikirkan dalam benak anak muda itu.