
Gou Long dan Bing Feng mengikuti prajurit tersebut. Dia membawa mereka ke tempat penjaga gerbang utama masuk ke Istana Kekaisaran.
Dengan adanya prajurit tadi, Gou Long dan Bing Feng tidak mendapatkan pertanyaan apa-apa dari prajurit lain, ini seperti telah sepemahaman.
“Dua puluh kristal kaisar kelas tinggi untuk dua orang.”
“Sebentar, apakah tempat untuk penonton dibedakan antara VIP dan penonton biasa?!” Gou Long lebih memilih posisi VIP dibandingkan jika harus berada di keramaian.
Prajurit penjaga gerbang menjadi sedikit bengong, melihat dari pakaian Gou Long dan Bing Feng, keduanya bukanlah orang-orang pilihan ataupun orang kaya yang memiliki banyak kristal kaisar. Bisa menempati tempat dalam saja sudah suatu keberuntungan.
Tapi, prajurit itu tidak mempermasalahkan. Dia menghargai prajurit yang membawa Gou Long. “Ya, memang dibedakan. Ada tempat penonton VIP dan tempat penonton secara umum.”
“Kalau begitu aku meminta tempat VIP, biaya adalah hal yang sangat mudah.” Gou Long tidak bertanya sama sekali, dia langsung mengeluarkan lima puluh kristal kaisar kelas tinggi.
Menurut perkiraan si pemuda, biaya untuk tempat VIP pasti lebih mahal dari tempat biasa. Namun, itu tentu tidak sampai dua kali lipat harga.
Melihat betapa mudahnya Gou Long mengeluarkan kristal kaisar kelas tinggi sebanyak itu, timbul rasa segan di hati prajurit tersebut pada Gou Long. Cara dia berkata-kata menjadi lebih sopan. “Ini kebanyakan Tuan Muda, dua orang hanya empat puluh kristal kaisar kelas tinggi.”
Prajurit tersebut menyodorkan satu token platinum pada Gou Long. Dia sangat yakin, dua orang ini pasti Tuan dan Pelayan, jadi satu ruang VIP untuk berdua yang akan dipilih.
Gou Long mengambil token itu seraya berkata, “Kelebihan ini untuk kalian bertiga.”
Prajurit tersebut menerima dengan senang hati. “Pembukaan Kompetisi akan dimulai tepat saat matahari mulai naik esok pagi. Tuan Muda bisa langsung masuk ke dalam. Tempat VIP sangat berbeda dengan tempat penonton biasa. Ada pelayan yang akan melayani Tuan Muda di sana.”
Gou Long dan Bing Feng mengepalkan tangan di depan dada. Si pemuda berpaling ke arah prajurit yang membawa dia ke penjaga gerbang. “Bisakah paman menuntun kami ke area VIP yang akan kami tempati?!”
__ADS_1
“Tentu! Mari Tuan Muda.”
Prajurit itu langsung memimpin Gou Long dan Bing Feng. Area Istana Kekaisaran Peri sangat luas, keputusan yang tepat bagi Gou Long meminta untuk diantarkan.
Selama perjalan ini, si pemuda berusaha menghafal tata letak dan jarak yang ia tempuh di Istana Kekaisaran itu. Beberapa kali mereka berbelok, setelah setengah dupa perjalanan lapangan besar dari Istana akhir muncul di depan mereka.
“Tuan Muda, kita telah tiba. Untuk tempat penonton area VIP ada di lantai tiga, di sana sudah ada pelayan yang menunggu. Tuan Muda hanya perlu memperlihatkan token tanda pengenal VIP, para pelayan akan langsung membawa Tuan Muda ke tempat VIP yang mereka kenali berdasarkan token di tangan Tuan Muda.”
“Kalau begitu terima kasih banyak, paman. Sampai berjumpa lagi.” Gou Long dan Bing Feng segera melesat bergerak ke lantai tiga.
Benar seperti penjelasan prajurit yang mengantar itu, Gou Long dan Bing Feng telah disambut oleh pelayan dan mengantarkan mereka ke ruang VIP.
Ini benar-benar berbeda dengan bayangan Gou Long. Ruang VIP itu memang sebentuk platform megah dan super mewah, tapi ada pola tertentu yang menghalangi pandangan orang lain dari lantai bawah pada mereka. “Rupa pola Array ini yang menghalangi persepsi dari luar. Pantas saja para Puncak Kaisar Agung yang memburu ku tempo hari tidak dapat aku ketahui sejak awal.”
Gou Long teringat akan platform paling tinggi saat kompetisi di Kota Yuan Liong.
Bing Feng sendiri hanya diam, sebenarnya ada banyak hal yang ingin ditanyakan Bing Feng. Tapi, Gou Long seakan enggan untuk berbicara dan menjelaskan. Hingga Bing Feng tidak bisa berbuat banyak dan ikut duduk bersila, entah dia bermeditasi atau hanya mengistirahatkan tubuh sementara waktu.
Keduanya membuka kembali mata tepat ketika si pelayan kembali datang keesokan pagi, dan membawa sarapan untuk mereka berdua.
Gou Long kembali menyuruh pelayan itu untuk keluar dan tidak perlu melayani dia.
Pelayan tersebut sempat bingung, sangat jarang menemukan orang yang tidak ingin dilayani. Namun, ia tetap keluar dari sana tanpa mengeluh.
Gou Long mengalihkan pandangan pada Bing Feng, seraya melemparkan senyum jahat. “Aku tahu banyak hal yang ingin engkau tanyakan. Tapi, tunggu lah! Sebentar lagi semuanya akan jelas tanpa perlu aku menjelaskan. Bersiaplah untuk bertarung kapan saja.”
__ADS_1
Bing Feng memperlihatkan wajah datarnya. “Aku tidak peduli, kebiasaan mu itu sudah terlalu sering aku dapatkan.”
Gou Long tertawa kecil melihat sikap Bing Feng. Dia mengambil makanan yang dibawa si pelayan mengajak Bing Feng makan.
Setelah beberapa saat berlalu, panitia penyelenggara kompetisi mulai membuka acara seremonial dari Kompetisi Empat Keterampilan.
Pembukaan acara yang tidak jauh berbeda dengan setiap acara seremonial lain. Tapi, pada saat itu Gou Long mulai beraksi. Anak muda ini pada hakikatnya, benar-benar tidak peduli dengan Kompetensi Empat Keterampilan.
Alasan dia memilih tempat VIP hanya agar memudahkan dalam bergerak.
“Engkau perkuat batasan penghalang ini dengan kesadaran spiritual milikmu. Aku tidak ingin ada yang merasakan jejak dari apa yang akan kulakukan.” Gou Long meminta Bing Feng, dia sendiri duduk bersila dan mulai menyebarkan kesadaran spiritual ke seluruh area penonton kompetisi serta area peserta kompetisi.
Andai Bing Feng tidak mengerjakan apa yang diminta Gou Long besar kemungkinan akan banyak eksistensi kuat dari domain Ras Peri yang curiga terhadap penyebaran kesadaran spiritual secara meluas yang dilakukan oleh Gou Long.
Namun, karena Bing Feng membantu menambah daya pertahanan terhadap bidang yang sudah ada di platform itu. Pekerjaan tersebut benar-benar aman bagi Gou Long.
Setengah dupa selanjutnya, wajah Gou Long berseri cerah.
“Kau tunggu di sini, dan tetap perkuat bidang penghalang ini dengan kesadaran spiritual.”
Tidak menunggu jawaban dari Bing Feng, si pemuda telah memforsir tenaga dalam dan mengeluarkan teknik perpindahan dari ruang angkasa. Dia masuk ke dalam retakan ruang hampa meninggalkan Bing Feng sendirian di sana.
Di sisi barat area penonton umum. Ding Jia Li, Tabib Shu dan Siauw Xiezy sedang asyik bercakap-cakap, memberikan penilaian terhadap Kontes pertama yang sedang diselenggarakan–Kontes keterampilan pembuatan Artefak.
Kemudian, retakan ruang hampa tiba-tiba saja muncul tepat di belakang Tabib Shu, dan itu hanya berjarak satu buku jari dari tubuh Tabib Shu.
__ADS_1
Sangat cepat, tubuh Tabib Shu telah lenyap dari sana masuk ke dalam retakan ruang hampa.
Ding Jia Li dan Siauw Xiezy tentu saja sangat terkejut karena menghilangnya Tabib Shu begitu saja.