Pendekar Pengendara Petir

Pendekar Pengendara Petir
Chapter. 175. Keputusan Yu Yihua


__ADS_3

Mendapat tatapan mata dan pandangan dari ketiga orang tersebut, Gou Long melihat Yu Jiang sekilas, “Saudara Yu tahu kondisiku, aku akan berterus terang apa adanya...”


“Penatua Gou Jangan salah paham, Junior tidak akan meminta lebih dari Penatua Gou, ini juga merupakan suatu keberuntungan dengan kesediaan Penatua Gou menjadi Tetua di Asosiasi Alkemis...” Potong Yu Jiang cepat, dia sadar akan sangat memalukan bila terjadi kesalahpahaman, dan akan lebih memalukan bagi perempuan mendapat penolakan secara berterang dari seorang laki-laki.


“Kalau begitu ini menjadi lebih mudah, dengan statusku sebagai Penatua, wajar saja kalau Nona Yu dikategorikan sebagai muridku...” Gou Long berhenti sejenak, dan menatap Yu Yihua, “Aku mempunyai penawaran lain bagi Nona Yu, Bagaimana kalau Nona Yu menjadi Master Kepala Bidang Alkimia di Paviliun Gunung Teratai?”


“Dengan begitu, kalaupun kita menolak lamaran mereka ini menjadi lebih mudah, karena Asosiasi Alkemis tidak akan ada hubungannya sama sekali, mereka harus melamar Nona Yu pada kami orang-orang Paviliun Gunung Teratai...” ujar Gou Long.


“Kalaupun mereka tidak suka dan berniat menyerang Paviliun Gunung Teratai, itu hal yang mustahil, kami memiliki Master Array yang sangat kuat, orang itu bahkan berani mengatakan dua puluh orang Ranah Surgawi menyerang bersamaan, Array yang dia atur tidak akan dapat ditembus.” Gou Long mengakhiri ucapannya, serta menjelaskan Kondisi Paviliun Gunung teratai.


Yu Yihua yang terus menyimak percakapan itu semenjak tadi akhirnya memiliki kesempatan untuk berbicara, “Guru! Orang-orang ini siapakah? Guru, Penatua Gou, dan Gege sudah sejak tadi berbicara panjang lebar, tapi orang-orang itu belum Guru jelaskan siapa...”


Dengan mengernyitkan dahinya, sehingga membuat kedua bulu kening menyatu, Yu Yihua melanjutkan ucapannya, “Dan satu hal lagi yang belum kupahami, apa itu Intuisi Khusus Tubuh Tungku Abadi?” Yu Yihua menatap wajah Thio Chang.


“Haaaah!...” Thio Chang menghela nafas panjang, seperti ada beban lain yang sangat berat sedang ditanggungnya, “Kalian pasti tahu Sekte Awan Berkabut, mereka sangat kuat dan ahli melatih Kesadaran Spiritual, menurut perkiraan Guru, Patriak mereka telah memiliki penglihatan Alam Gaib sehingga mengetahui Intuisi Khusus yang dimiliki Yihua ‘er...” ujar Thio Chang.

__ADS_1


“Sejak awal melihat Yihua ‘er di Lembah Gunung Berkabut saat pembukaan Tanah Suci Para Pendekar, Guru sudah melihat sorot matanya yang berbinar menatap Yihua ‘er. Akan tetapi, Guru tidak berpikir dia akan menyadari Intuisi Khusus yang ada pada dirimu, sampai akhirnya surat itu datang...” Thio Chang menarik nafas.


Kemudian dia melanjutkan, “Bukankah sudah menjadi rahasia umum kita para Alkemis lemah dalam Ilmu Bela Diri? Dengan asumsi seperti ini mereka menekan Patriak Shi...” lalu, seperti ingin menguji tingkat Pengetahuan Alkimia Gou Long, “Berkaitan dengan Tubuh Tungku Abadi, Penatua Gou akan menjelaskannya pada kita semua.” Lanjut Thio Chang sambil tersenyum penuh arti.


Dengan ucapan tersebut, untuk sesaat Gou Long memeras ingatannya dan mengingat kembali setiap pojok-pojok Kitab Dewa Obat Tangan Petir, “Tubuh Tungku Abadi, Yaitu kecerdasan lahiriah yang apabila dimiliki oleh seseorang maka dia akan menjadi orang terhebat dalam Ilmu Alkimia, hal ini dikarenakan...” jawabnya, Gou Long berpikir keras, kerutan di dahinya terlihat.


“Pertama; Orang dengan tubuh tersebut tidak memerlukan pot atau tungku untuk meracik pil. Kedua; Orang dengan tubuh tersebut juga tidak memerlukan pembuatan Pola Array Api, dia bisa menyuling langsung pil dengan pemadatan tenaga dalamnya, dan menggunakan pot tenaga dalam untuk meracik...”


Gou Long dengan sengaja mengambil jeda sejenak, karena melihat raut wajah penuh ketertarikan dari Yu Jiang dan Yu Yihua, “Dan yang paling hebat dari orang dengan Intuisi Khusus ini adalah...” tidak melanjutkan penjelasan, Gou Long terlebih dahulu bertanya, “Kalian tahu pil yang memiliki Nadi Pil?”


“Iya! Itu adalah guratan-guratan kecil yang ada pada Pil Tingkat Tinggi, dan sangat sulit bagi seorang Alkemis bisa meracik pil yang memiliki guratan tersebut.” Jawab Yu Yihua.


“Namun, bagi seseorang dengan Tubuh Tungku Abadi setelah mengalami sedikit pelatihan dalam pemurnian pil, akan sangat mudah bagi dia untuk meracik pil yang memiliki Nadi Pil, yang paling luar biasa darinya, itu tidak hanya satu guratan, dia bisa membuat enam guratan dengan sangat mudah.”


Thio Chang sangat kagum dengan penjelasan Gou Long, dia sendiri tidak akan mengerti sampai sedetail itu tentang Intuisi Khusus Tubuh Tungku Abadi seperti yang Gou Long pahami.

__ADS_1


“Ha ha ha!...” Thio Chang tertawa senang, “Mata Patriak Shi sangat tajam, Penatua Gou sangat paham dengan seluk-beluk Alkimia, orang tua ini menjadi sangat kagum, sekarang orang tua ini tidak heran kenapa Penatua Gou berhasil meracik pil yang diberkahi Langit dan Bumi.” Ujarnya, memuji Gou Long.


“Tidak berani! Tidak berani!” Gou Long menanggapi pujian tersebut, “Sekarang, apa Nona Yu sudah paham tentang Intuisi Khusus Tubuh Tungku Abadi? Lalu... Bagaimana tanggapan Nona terhadap penawaranku? Nona bisa berkonsultasi dengan Wakil Ketua Chang dan Saudara Yu.” Lanjut Gou Long, bertanya dan mengakhiri ucapannya.


Pikiran Yu Yihua terbang jauh melayang, mengingat kembali orang-orang dari Sekte Awan Berkabut yang pernah dilihatnya saat di Lembah Gunung Berkabut.


Patriak mereka adalah Ras lain, Ras manusia-manusia kate yang berlatih Ilmu Kesadaran Spiritual tingkat tinggi, bahkan menyerupai ilmu sihir itu sendiri. Murid-murid sekte itu juga dari Ras yang sama, baik laki-laki ataupun perempuan.


Mereka akan memperlakukan Ras Manusia biasa seperti layaknya budak dan pelayan bagi mereka, kecuali orang-orang yang memiliki keistimewaan khusus, seperti ahli bela diri atau ahli Alkimia.


Membayangkan itu semua, kengerian dan rasa takut muncul di hati Yu Yihua, wajahnya yang putih tambah putih dan memucat, “Aku akan bergabung dengan Paviliun Gunung Teratai, tidak perlu berkonsultasi lagi,” jawabnya cepat, “Lagi pula, wibawaku menjadi lebih tinggi dari Jiang Gege dengan menjadi Master Kepala Bidang Alkimia di Paviliun Gunung Teratai...”


“Ha ha ha!...” Yu Yihua tertawa lepas, mencoba menutupi perasaan takut yang sempat hinggap di hatinya tadi.


“Nah, dengan ini masalah bisa kita tunda sementara waktu, dengan alasan seperti Penatua Gou kemukakan, tapi...” raut wajah Wakil Ketua Chang terlihat penuh kekhawatiran, “Bagaimana Paviliun...”

__ADS_1


Percakapan itu terhentikan, karena Patriak Shi dan Tetua lain yang menjemput tamu dari Sekte Awan Berkabut telah kembali ke aula pertemuan, di belakang mereka mengikuti Tuan Muda dan juga para utusan dari Sekte Awan Berkabut berikut barang-barang hantaran lamaran dari mereka.


Begitu kembali, tatapan mata Patriak Shi melihat ke arah Wakil Chang, tatapan yang memperlihatkan harapan adanya sebuah pemecahan masalah setelah sekian lama menahan tamu mereka di gerbang masuk.


__ADS_2