
Saat itu Shu Cang yang mengerakkan kaki secara perlahan terhentikan sejenak, entah dari mana kekuatan itu datang, ketika lengan Siauw Xiezy begitu erat memegang kaki Shu Cang.
“Keparat sudah hampir mampus kau masih terus coba melindungi ras manusia itu.” Kasar dan kejam, Shu Cang menendang bahu dari lengan Siauw Xiezy yang memegang kakinya dengan erat.
Tapi, Siauw Xiezy benar-benar sangat setia dan tidak bergeming sama sekali, segala penderitaan dan rasa sakit itu ditahannya di dalam hati.
“Tolol! Sejak kapan kau menjadi budak manusia, apa kau cari mampus!” Shu Cang sudah mulai pitam pada Siauw Xiezy yang terus menghalangi langkah kakinya.
“Whoshh!” angin pukulan keras kembali dilepaskan Shu Cang dan mengenai dengan telak punggung Siauw Xiezy, bahkan saat itu tubuh siluman kalajengking tersebut ikut melesak ke dalam tanah. Namun dari mulutnya, tidak terdengar rintihan sama sekali, walaupun begitu, tangan Siauw Xiezy masih dengan erat memegang betis Shu Cang.
Hal itu membuat Shu Cang tambah murka. “Baik! Karena kau tolol dan rela menderita untuk budak manusia hina itu, makanya akan aku jadikan ia perkedel, dan daging cacah kecil.”
Hawa energi siluman telah diempos dan siap dilepaskan dalam bentuk pukulan telapak ke arah Ding Jia Li.
Saat itu ... Siauw Xiezy tiba-tiba merasa seperti mendapatkan kekuatan lain, dengan memanfaatkan pegangan pada betis Shu Cang, dia menghempaskan diri ke arah pukulan yang siap dilepaskan. Tidak lupa membalas dengan sisa energi sebisa mungkin.
“Swooshh!” Bayangan telapak melesat dan mengenai Siauw Xiezy. “Booomm!” ledakan terjadi setelah beradu pukulan itu, Siauw Xiezy terhempas dan mengenai badan Ding Jia Li. Namun ia masih sadarkan diri, tidak seperti Ding Jia Li yang tidak bergerak sama sekali.
“Ti-tidak ... ti-tidak, kau tidak boleh menyentuhnya, walau hanya seujung rambut. Wanita ini, istri dari tuan penguasa jiwa Roh Suci Phoenix dan Roh Suci Rubah Ekor Sembilan.” Kata-kata yang terbata-bata ini adalah perkataan terakhir yang bisa diucapkan Siauw Xiezy sebelum ia jatuh pingsan, tidak sadarkan diri.
__ADS_1
***
Malam itu Gou Long berhasil memurnikan sepuluh ribu kristal kaisar kelas rendah, atau setara dengan sepuluh persen dari Kaisar Qi. Hingga saat ini, Kaisar Qi dalam tubuh Gou Long sudah mencapai dua belas koma enam persen.
Tadi malam dia memang sedang memaksakan diri, secara gila-gilaan ia memecah sepuluh ribu kristal kaisar kelas rendah. Awalnya Gou Long hampir seperti mengambil langkah bunuh diri.
Tekanan hawa dari sepuluh ribu kristal kaisar yang ia pecahkan benar-benar hampir meledakkan meridian di seluruh tubuh Gou Long.
Dasar anak muda ini keras kepala, tidak mau mengalah dengan keadaan, tekadnya sudah sangat kuat, dan berbeda dari orang biasa. Dia memaksakan diri, menggigit bibir.
Berada pada posisi seperti ini, antara hidup dan mati bukanlah yang pertama kali bagi Gou Long. Ia telah terlalu sering melaluinya. Apalah arti menyerah pada tekanan hawa sepuluh ribu pecahan kristal kaisar kelas rendah. Menyerah pada tingkatan ini, bagaimana bisa melangkah lebih jauh?
Saat Gou Long membuka mata, wajah ramah Wan Mabrur menatapnya sambil tersenyum lebar. Gou Long juga balas tersenyum ramah, ia memalingkan wajah coba mencari keberadaan Bing Feng, tapi ia tidak menemukannya.
Gou Long menyebarkan kesadaran spiritual, baru kemudian ia mendapati Bing Feng di luar.
Beralih kembali pada Wan Mabrur. “Selamat pagi tuan pedagang! Anda begitu tergesa-gesa datang ke sini. Bahkan, aku yang muda ini belum sempat membersihkan diri.”
“Alkemis Gou tidak perlu memikirkan hal itu, kau kan sudah tahu, aku hanyalah pedagang jalanan antar kota, jadi aku jelas tidak bisa berlama-lama tinggal di satu kota.” Wan Mabrur menarik nafas dalam, ia mengeluarkan cincin penyimpanan seraya menyerahkannya pada Gou Long. “Dalam cincin itu, aku telah meninggalkan secarik kertas resep pil yang aku inginkan Alkemis Gou meraciknya. Untuk bahan-bahan yang diperlukan juga sudah aku siapkan di dalam cincin.”
__ADS_1
Gou Long mengambil cincin tersebut, ia sedikit heran. “Apakah orang ini begitu sangat tergesa-gesa?” si pemuda bertanya-tanya di dalam hati.
Kemudian, apa yang menjadi keheranan Gou Long terjawab sudah saat Wan Mabrur melanjutkan perkataan, “Hasil racikan dari Alkemis Gou aku bisa mengambilnya sebulan lagi. Di dalam cincin aku juga telah menyiapkan beberapa bahan kelas rendah sebagai sarana latihan dari pil tersebut, harus kuakui pil itu sangat susah untuk meraciknya. Jadi aku berharap Alkemis Gou bisa menghasilkan racikan pil kualitas tinggi dari bahan tersebut.”
Gou Long segera memahami maksud dari Wan Mabrur. “Seperti yang Anda inginkan tuan pedagang, Anda bisa mengambil hasil racikanku sebulan kemudian.”
Di mulut si pemuda berkata seperti itu, akan tetapi di dalam hati ia mengutuk keras Wan Mabrur, dari transaksi ini saja Gou Long sudah mengerti sifat yang dimiliki tuan pedagang itu.
Wan Mabrur ini, benarlah manusia rubah yang bersembunyi di balik senyum ramah. Dengan licik dia memanfaatkan Gou Long untuk meracik pil yang dia inginkan, bahkan sampai rela memberikan beberapa bahan yang bisa digunakan untuk berlatih.
Dia punya bahan dan resep, tapi kenapa harus minta pada Alkemis tak bernama di Kota Enghiong ini untuk meracik pil yang ia butuh kan? Kenapa ia tidak meminta pada Alkemis lainnya yang sudah memiliki nama besar di kota lain? Bukankah Wan Mabrur seorang pedagang?
Di sinilah perhitungan sempoa cepat dalam otak Wan Mabrur bermain, alasannya sangat mudah, jasa yang ditawarkan Gou Long pada pamflet tokonya saat ini adalah gratis. Atau dengan kata lain, penyulingan tanpa imbalan.
Ada baiknya, Wan Mabrur tetap memberikan satu kristal kaisar kelas menengah pada Gou Long. Penyulingan pil tingkat tinggi dengan imbalan sebesar satu kristal kaisar kelas menengah tergolong pada kategori sangat murah.
Namun sayang, kali ini Wan Mabrur bertemu batunya, orang yang ia minta melakukan penyulingan adalah Gou Long. Pemuda ini jelas lebih rubah dan lebih licik dari Wan Mabrur.
Bahan latihan yang diberikan Wan Mabrur, sudah pasti akan berubah menjadi pil kualitas tinggi semuanya. Anak muda ini tidak membutuhkan latihan untuk menyuling pil, dia bahkan bisa melakukan teknik penyulingan dengan persentase keberhasilan seratus persen.(Ch. 130)
__ADS_1
Sementara bahan utamanya, sudah pasti Gou Long akan menyuling dengan teknik Alkimia seri tertinggi yang ia kuasai saat ini, sehingga ia akan memperoleh banyak pil, dan menggelapkan sebagian.
Seraya mengambil cincin tersebut Gou Long tersenyum, ia dengan baik menyembunyikan maksud hati.