
Gou Long terus terombang-ambing dan hanyut dalam kehampaan, ia terus mencari-cari jalur kecil penghubung yang bisa membuat ia berjalan di dalam kegelapan ruang hampa.
Jalan kultivasi dan lama kesadaran saat terhanyut dalam kultivasi juga meningkat pesat. Kondisi Gou Long ini bisa dikatakan Semu Moksa, ia bisa tahan berkultivasi selama dua bulan lebih tanpa makan dan minum, kemudian tersadar sesaat, makan roti kering dan minum seadanya, kembali ia melanjutkan kultivasi.
Eira yang terus tinggal di dalam cincin budak juga mengikuti pola makan dan minum Gou Long.
Selama kultivasi itu hal baik lain juga didapatkan Gou Long, daya serap Energi Hitam Kehampaan juga meningkat pesat, Gou Long seakan merasakan terjadi pergantian Energi Murni dalam tubuhnya, namun yang sebenarnya tidak seperti itu.
Benar Gou Long menyerap banyak Energi Hitam Kehampaan, tapi energi tersebut tidak mengganti Energi Murni yang ada dalam tubuhnya, itu hanya melapisi Energi Murni dalam tubuh Gou Long.
Perlahan selama Semu Moksa itu, Gou Long telah dua kali mengalami kenaikan Ranah Kultivasi, Saat itu ia telah mencapai Puncak Ranah Surgawi. Kenaikan Ranah ini persis seperti yang dikatakan Kakek Kwee, tidak terjadi ujian dari Langit dan Bumi.
Akhirnya saat yang diharapkan Gou Long tiba juga, ia akhirnya berhasil mendapatkan benang yang dapat menghubungkannya dengan Dunia Luar. Itu masih sangat lah samar, kemudian berkat tekad dan semangat yang pantang menyerah, benang penghubung berhasil didapatkan.
“Inikah benang penghubung itu, sebelumnya pernah beberapa kali aku menemukan benang penghubung ini, entah dimana posisiku saat ini…”
“Aku yakin telah terombang-ambing dan entah terbawa ke daerah mana.” Batin Gou Long.
Lagi-lagi ia tidak tergesa-gesa untuk keluar, saat ini menurut perhitungan Gou Long ia telah berada di dalam Kehampaan yang tak berujung itu selama setahun lebih.
“Keluar dari sini pun rasanya percuma saja, perjanjian yang kuikat dengan Patriark Klan Hua, meracik pil untuk mereka tahun ini jelas tidak dapat kutepati, ini hanya bisa dilakukan tahun selanjutnya, dan untuk generasi muda mereka yang lain.”
Membuang segala pikiran negatif yang sempat muncul, Gou Long kembali fokus. Tanpa disadari-nya sama sekali, ia juga telah menguasai Pukulan Telapak Kekosongan dan teknik unik Berjalan Di Kehampaan.
***
__ADS_1
Daerah Utara sangat berbeda dengan Empat Daratan besar lain, dengan kondisi hampir sepanjang tahun diselimuti salju tebal, juga rentang waktu malam hari yang terasa lebih panjang. Seniman bela diri Daerah Utara juga mayoritas pengguna Elemen Es.
Daratan yang ada di Daerah Utara lebih kecil jika dibandingkan dengan perairan, pulau-pulau kecil sangat banyak disana, karena topografi daerah ini lebih banyak perairannya, kebanyakan masyarakat Daerah Utara sangat hebat dalam hal ilmu meringankan tubuh.
Kekuatan tempur dan jumlah seniman bela diri yang kuat dengan tingkat kultivasi Puncak Ranah Surgawi juga sangat banyak dari Daerah Utara, namun mereka tidak suka menonjolkan diri, sehingga nama mereka sangat jarang terkenal.
Kemudian kondisi cuaca dingin ekstrem Daerah Utara juga menyebabkan seniman bela diri daerah ini jarang bepergian, mereka lebih suka tinggal di habitat asli Daerah Utara ketimbang menjelajah ke berbagai Daerah hanya untuk sekedar membuat nama besar.
Namun begitu ada juga beberapa orang culas dan berhasil mengukir nama, orang ini juga salah satu Legenda Daerah Utara, bahkan ia memperoleh julukan yang bisa membuat orang mendengarnya akan berpikir ribuan kali untuk bertarung dengan orang itu, Ia adalah Kui Bing Tok Ong/Setan Es Raja Racun.
Dia hanya salah satu dari beberapa orang kuat lain yang sangat tersembunyi.
Di Sekte Lembah Es Utara terdapat banyak seniman bela diri yang memiliki kekuatan tempur setara dengan Kui Bing Tok Ong, Sekte ini adalah salah satu dari Empat Sekte Kuat yang menutup diri dan sangat Rahasia di Daerah Utara.
Gua tempat Sang Guru berkultivasi tepat berada di atas jurang yang terlihat sangat dalam dan di kelilingi oleh tangga spiral yang memudahkan para murid untuk turun ke dalam jurang.
“Guru Qian! Ruang rahasia tempat Roh Suci Phoenix Es disegel bergetar hebat! Seperti ada penyusup yang berhasil masuk dan akan merusak segel itu!” wajah murid itu terlihat memerah, nafas memburu, begitu juga tergesa-gesanya ia melaporkan kembali kejadian itu.
“Apa katamu?” tersentak kaget Guru Qian membuka matanya, dia bangkit dan melesat cepat ke dalam jurang lembah tersebut, “Cepat! Laporkan segera berita ini pada para Penatua dan Patriak Sekte…” Suara Guru Qian tertinggal di situ memberi perintah.
Menatap bayangan kosong Guru Qian yang telah menghilang, “Baik Guru!” si murid segera bergegas, menuju beberapa tempat lain di Sekte tersebut dan memberikan laporan cepat seperti yang diperintahkan Guru Qian.
Di dalam jurang, lima puluh orang lebih murid-murid Sekte Lembah Es Utara menjaga ketat segel Roh Suci Phoenix Es. Tingkat kultivasi mereka rata-rata puncak Ranah Langit.
“Salam Paman Guru!” serentak mereka memberi salam begitu melihat bayangan Guru Qian meluncur turun indah.
__ADS_1
Guru Qian bersalto sekali baru kemudian berdiri tenang di atas tanah, sungguh teknik meringankan tubuh yang sangat tinggi disertai kontrol tenaga dalam hebat.
Turun dari ketinggian yang mencapai tiga ratus tombak tanpa menggunakan tangga spiral, dengan menggunakan teknik meringankan tubuh seperti itu, sudah pasti orang ini juga seorang ahli yang telah bisa menggunakan teknik terbang.
Guru Qian mengangguk kecil, “Mana retakan Array itu?” matanya jelalatan mencari Array yang dilaporkan mengalami gangguan.
“Array yang mengikat belum retak, tapi itu terus terjadi getaran, dan itu terjadi dalam rentang waktu yang sangat acak.” Salah seorang murid melaporkan. Dia menunjuk satu arah titik tertentu, “Getaran itu terus muncul dari sana.”
Guru Qian melihat arah yang ditunjuk keponakan muridnya, “Tidak mungkin! Bagaimana mungkin penyusup bisa langsung masuk ke pusat Array.” wajah Guru Qian memucat.
Dia mengeluarkan beberapa batu magnet meteor, “Bagikan pada dua puluh orang lebih kawan-kawanmu! Kita harus segera memperkuat Array ini kembali. Kalau Roh itu sampai lepas maka Sekte ini akan porak poranda.”
Murid itu patuh, mengambil batu magnet meteor dan membagi-bagikan pada kawan-kawan lainnya, mereka bergerak cepat ke dua puluh sisi lain, memasang batu magnet.
Serentak mereka membuat segel unik secara bersamaan. Cahaya biru terang dari Energi Murni keluar dan mempertebal pertahanan Array tersebut.
Namun, “Bheennkk!” seperti ada pukulan keras dari dalam Array, yang membuat itu kembali bergetar keras.
Dari dalam Array terlihat retakan ruang sangat kecil, para murid tidak bisa melihatnya, hanya mata Guru Qian yang bisa melihat.
“Ini! Bagaimana bisa terjadi! Bukan Array bergetar dan retak, tapi ruang hampa yang ada dibalik Array!” batin Guru Qian.
“Sudah hentikan saja!” perintah Guru Qian setelah melihat retakan sangat kecil itu, ia berpikir keras, tanpa sadar bergumam, “Mungkin benar ada penyusup, tapi bagaimana cara ia menyusup?”
“Kami selalu menjaga disini bergantian, tidak ada yang tidur selama bertugas menjaga, bagaimana bisa muncul penyusup!” Heran murid yang memberi laporan awal.
__ADS_1