Pendekar Pengendara Petir

Pendekar Pengendara Petir
Chapter. 381. Tiga Bentuk Latihan


__ADS_3

Tidak lama kemudian, Gou Long telah menemukan tempat yang sangat cocok untuk mengeluarkan Artefak Spiritual Pagoda Ruang dan Waktu Dua Belas Lantai.


Dia dengan sigap memasang sedikit Array pertahanan. Lalu Artefak Pagoda tersebut telah dikeluarkan Gou Long, menggunakan empat puluh kristal kaisar kelas tinggi, si pemuda akan membuka lantai dua selama dua hari, atau setara dengan empat bulan di dalam pagoda.


“Swosshh!”


Artefak Pagoda Spiritual menjulang tinggi secara samar muncul di lembah tengah-tengah hutan itu. Gou Long segera memasukkan empat puluh kristal kaisar kelas tinggi, panel pilihan lantai yang ingin dibuka muncul. Bahkan itu termasuk lantai ketiga bisa dibuka Gou Long, karena jumlah kristal kelas tinggi yang ia masukkan mencukupi untuk membuka lantai ketiga selama satu hari.


Namun, Gou Long belum berani membuka lantai ketiga. Dia tidak ingin melompati lantai begitu saja. Panel pilihan lantai kedua ditekan Gou Long, pintu pagoda terbuka, lantai satu seperti nuansa penginapan pada umumnya, tidak ada keistimewaan sama sekali. Gou Long bergegas menuju tangga dan melesat ke lantai dua.


Tidak ada pintu yang menghalangi, hanya ada sebentuk gerbang kecil yang dengan mudah bisa dilewati.


“Bless!”


Gou Long melewati gerbang kecil, sensasi di dalam dan di luar gerbang sungguh berbeda. Pemandangan di sini memang sama dengan pemandangan di lantai satu pagoda itu saat Gou Long membukanya dua hari yang lalu atau saat di tanah kematian, siklus siang dan malam, serta pohon yang sama tempat berteduh untuk meditasi.


Akan tetapi, pilihan Gou Long untuk tidak melintasi lantai terasa sangat tepat. Ini tidak lain karena tekanan Kaisar Qi yang dihasilkan di lantai dua ini begitu berat bagi Gou Long. Kepalanya terasa berdengung, kulit tubuh yang retak dan pecah-pecah. 


Tekanan dari Kaisar Qi masih bisa dilawan Gou Long hanya dengan memfokuskan Kaisar Qi dari dalam tubuhnya, tapi tekanan lain berupa gravitasi yang sangat berat membuatnya untuk melangkahkan kaki saja terasa sangat susah, sehingga Gou Long masih berdiri terpaku di tempat semula setelah hampir tiga dupa di lantai dua Pagoda Ruang dan Waktu.


“Tekanan ini sangat gila, untuk bergerak saja tidak bisa. Bukan saja penindasan dari Kaisar Qi, tapi seperti ada batu magnet yang mengikat kaki ku dilantai. Ini lebih gila dari penindasan tatapan mata raksasa tempo hari.” Gou Long bermonolog di dalam hati.


Dia memaksakan diri dengan menggigit bibir, darah dengan cepat menetes dari bibir yang pecah. Tapi itu tidak memberikan efek sama sekali, tekanan dahsyat itu seperti memangkas usia saja, Gou Long bahkan merasa dirinya menjadi lebih tua beberapa tahun.


“Ah, ini juga ilusi … bener-bener Artefak yang sangat mengerikan, tiga penindasan bersatu di lantai ini.” Anak muda itu tidak mau menyerah, dan berusaha dengan segala daya upaya serta titik terkecil dari bola semangat di dalam hati.

__ADS_1


Keadaan seperti itu terus berlalu hingga empat dupa kemudian.


Sementara itu, aura yang sangat samar sebelumnya sempat dirasakan Gou Long itu benar-benar milik Eira adanya.


Hua Mei dan Eira setelah menemukan Gunung kristal kaisar, selain bermeditasi di dekat Gunung tersebut. Mereka juga mengusahakan penduduk untuk menambang. 


Apalagi, dalam rentang waktu tiga hari kemudian kultivasi Eira sekali lagi mengalami peningkatan setelah Gou Long menembus Puncak Ranah Kaisar.


Di lain kesempatan Hua Mei dan Eira, mulai menelusuri gurun pasir luas dan mencari kota terdekat. Eira yang sangat ahli dalam melacak daerah, tidak akan lupa daerah yang telah mereka lalui. Sehingga, keduanya tidak tersesat sama sekali di padang gurun pasir luas. 


Kemudian, kota kecil yang ditemukan Gou Long di depannya tadi, kebetulan juga kota tempat Hua Mei dan Eira singgah sebelumnya,


Nasib belum mempertemukan mereka, pada saat Gou Long merasakan aura nafas kehadiran Eira yang sangat samar, itu tepat ketika keduanya sedang melakukan perjalanan kembali pulang ke daerah Oasis di gurun pasir.


Setelah setengah harian berada di lantai kedua Pagoda Ruang dan Waktu Dua Belas Lantai. Dalam keadaan kembang-kempis dan sangat lusuh, si pemuda akhirnya bisa tiba ke bawah pohon rindang yang bisa dijadikan tempat bermeditasi.


Gou Long duduk bersila di sana, melupakan siklus perputaran waktu siang dan malam di dalam Pagoda. Tiga tekan secara bersamaan benar-benar memberikan latihan khusus tak terbayangkan oleh siapa pun.


Tekanan Kaisar Qi, sama dengan latihan tenaga dalam, tekanan gravitasi dan tekanan ilusi, kedua itu sama dengan latihan tenaga otot/tenga Gang serta latihan kesadaran spiritual. 


Digodok dengan tiga hal tersebut secara bersamaan, dalam jangka waktu sebulan saja, Gou Long kembali menembus ranah kultivasi. 


Ranah Kaisar Surgawi Tahap Awal sedikit banyak mengurangi daya tekanan yang dirasakan Gou Long di dalam Pagoda Ruang dan Waktu Dua Belas Lantai. Pada saat itu, dia masih memiliki tiga bulan lagi untuk terus bermeditasi, meningkatkan kultivasi di dalam Pagoda tersebut.


Sedikit saja kemudahan, semangat menggebu-gebu dan membuncah muncul dalam diri si pemuda. Satu bulan kembali berlalu di dalam Pagoda Ruang dan Waktu Dua Belas Lantai, yang artinya Gou Long telah menghabiskan waktu seharian penuh di luar pagoda.

__ADS_1


Pada saat ia membuka pagoda, itu terjadi tepat ketika matahari sedikit condong ke arah barat, maka sekarang bisa dikatakan kondisi yang sama seperti kemarin.


Setelah satu bulan berkultivasi melawan tiga tekanan secara bersamaan di Ranah Kaisar Surgawi Tahap Awal. Sekarang giliran keajaiban lain terjadi pada Gou Long.


Itu adalah kristal kuning esensi dari kultivasi panglima perang bangsa peri yang masuk ke dalam dantian Gou Long tempo hari mulai bekerja.


Proses kultivasi ganda yang terjadi karena kristal tersebut adalah disebabkan oleh besarnya Kaisar Qi yang terkandung di dalam kristal tersebut sehingga itu tidak akan bisa ditampung oleh satu orang anak manusia saja. Dengan kultivasi ganda, akan terjadi saling berbagi Kaisar Qi antara pasangan mereka.(Ch.145)


Sekarang, ketika ranah kultivasi Gou Long yang kian meningkat, kristal kuning esensi kultivasi dari panglima peri itu pun meledak dengan dahsyat, memberikan tenaga dalam tambah dan Kaisar Qi yang meluap-luap ke dalam ketiga dantian Gou Long secara merata.


Kristal Kuning tersebut memanglah kumpulan dari Kaisar Qi hasil kultivasi panglima peri selama ribuan tahun lalu, dan itu membutuhkan rangsangan agar meledak sehingga dapat diolah oleh Gou Long maupun Ding Jia Li menjadi Kaisar Qi milik mereka berdua, baik itu melalui kultivasi ganda, ataupun dalam hal apa yang terjadi saat ini, karena Gou Long telah mengganti energi murni di dalam tubuh menjadi Kaisar Qi secara menyeluruh. 


Tentu saja juga karena ranah kultivasi Gou Long yang sudah meningkat ke Ranah Kaisar Surgawi Tahap Awal menjadi faktor penentu lainnya.


Kasus berbeda dengan Ding Jia Li, Nyonya Gou itu jelas belum merasakan manfaat dari Kristal Kuning Esensi panglima peri yang masuk ke dalam tubuhnya. Kultivasi ganda hanya mengurangi tekanan yang akan diterima Nyonya Gou dari Kaisar Qi yang meluap, serta sedikit menaikkan ranah kultivasi-nya.


Andai Nyonya Kedua Gou itu telah berhasil memurnikan seratus persen Kaisar Qi ke dalam tubuh serta telah berhasil menembus Ranah Kaisar Surgawi, hal yang sama pasti akan terjadi dengan Ding Jia Li.


____________


Lantai 1 \= 10 kristal, satu hari sama dengan satu bulan, jika 20 kristal, maka dua hari sama dengan dua bulan di dalam pagoda.


Lantai 2 \= 20 kristal, satu hari sama dengan dua bulan. jika 40 kristal, maka dua hari sama dengan empat bulan.


Kesimpulan, Semakin tinggi tingkatan Lantai, Lebih banyak menghabiskan kristal kaisar tapi lebih sedikit waktu yang dikonsumsi.

__ADS_1


__ADS_2