Pendekar Pengendara Petir

Pendekar Pengendara Petir
Chapter. 188. Gou Long Vs Tong Kak San


__ADS_3

“Buk! Buk! Buk!”


Selagi berpikir dan menangkis, kembali beberapa pukulan dan tendangan dari Patriak Tong mengenai badan Gou Long.


Gou Long memindahkan jasadnya dan keluar dari pertempuran, berdiri sejenak melihat pada Tong Kak San.


Di depan Gou Long, berjarak tiga tombak, Tong Kak San terlihat berdiri sombong dan menatap pada Gou Long sambil menyunggingkan senyuman penuh dengan ejekan pada Gou Long, setelah beberapa pukulan dan tendangan masuk dengan telak pada pemuda itu.


“Ha ha ha!...” dia tertawa senang, “Aku akan berlaku lebih ringan pada Penatua Gou jika...” dia dengan sengaja menahan ucapannya, berharap Gou Long bertanya jika apa. Tapi anak muda di depannya terus saja memperhatikan tangan dan kakinya yang pendek dengan seksama.


Gou Long masih sangat penasaran pada kaki dan tangan dari Tong Kak San yang bisa memanjang dan memendek saat bertarung.


“Patriak Tong! Bagaimana kalau kau mencoba beberapa jurus tongkatku?” tanya Gou Long, mengabaikan ucapan Tong Kak San sebelumnya, dia langsung menyerang setelah bertanya, sebuah tongkat emas tiba-tiba saja muncul ditangan Gou Long.


Jurus Tongkat Penggetar Langit dimainkan, tongkat emas Gou Long mengaum-ngaum keras, petir perak yang dialirkan ke tongkat menambah kegarangan dari tongkat tersebut, perpaduan warna emas dan perak menciptakan warna unik tersendiri dari permainan jurus itu.


Gou Long menggetarkan tongkat tersebut serta membuat pola-pola lingkaran tertentu di ujung tongkatnya. Bergerak dengan Teknik Memindah Jasad, berpindah-pindah tiada henti.


“Whuussh!”


“Whuussh!”


“Whuussh!”


Di mana orangnya muncul, di situ meluncur deras ayunan tongkat emas beserta deru angin dan suara mengaum yang memekakkan telinga.


Tangan kiri Gou Long juga melepaskan beberapa Pukulan Telapak Arhat pada Tong Kak San. Serangannya berkesinambungan tanpa jeda.

__ADS_1


Namun, menerima serangan berantai seperti itu, Tong kak San ganda tertawa, “Ha ha ha!...” tubuh berikut orangnya menghilang dari pandangan Gou Long, ini adalah teknik yang pernah diperlihatkan Tong Kak San saat pamer kekuatan di Lembah Gunung Berkabut tempo hari.


“Penatua Gou! ke mana kau menyerang, aku ada di sini!” ejek Tong Kak San, dia merasa bisa menyamarkan sosok tubuh dari mata Gou Long.


Memang saat itu Gou Long seperti menyerang udara kosong karena kehilangan Tong Kak San. Berlama-lama membiarkan Tong Kak San terus seperti ini, hanya akan menambah kesombongan dari si kate cebol itu.


“Penatua Gou! Akan kuberikan keringanan padamu jika kau mau memberikan lima Pil Kondensat yang tadi kalian pertandingkan sebagai hadiah bagiku!” suara Tong Kak San kembali terdengar, sedangkan sosok wujudnya tidak kelihatan.


Gou Long terus mengabaikannya, menyimpan kembali tongkat, “Transformasi Roh!” lirih Gou Long.


Menjadi sosok wujud dengan rambut memutih semua, dan pembawaan orang tua berusia seratus tahun. Gou Long membuat segel tangan cepat, “Segel Suci! Domain Es!” lanjut Gou Long dengan suara yang lirih


“Swoossshh!”


Sebuah pola Array besar muncul dilantai platform, Array berwarna putih pucat, ini tidaklah kentara karena lantai itu sejak awal memang sudah di penuhi salju yang turun semalaman, walaupun saat ini salju tidak turun dari sejak pagi.


Beberapa orang yang belum pernah melihat transformasi roh Gou Long menjadi heran, “Ke mana mereka berdua yang sedang bertarung? Kenapa mereka menghilang? Lalu siapa orang tua yang di atas platform itu?...”


Orang-orang jelas mendengar pembicaraan tadi, secara tidak sadar ikut melihat secara lebih teliti, dan mereka pun menemukan kebenaran dari ucapan tersebut.


It Hong Taysu memang pernah melihat transformasi roh Gou Long, akan tetapi yang dia lihat saat itu adalah transformasi dari Roh Serigala Bulan, melihat tampilan Gou Long yang berbeda kali ini, tanpa sadar kembali dia bergumam, “Penatua Gou, entah berapa banyak kepandaian yang kau sembunyikan!”


“Apa maksud Taysu?” tanya Li Lan Sian.


“Sebelumnya saat ia berlatih tanding di Kuil kami, dia menggunakan wujud berbeda dengan ini, dan energi elemen petirnya berwarna hitam, setiap serangannya juga seakan-akan merobek ruang.” It Hong Taysu menjelaskan.


“Tahukah Taysu jenis ketrampilan bela diri apa ini? Begitu dia mengambil bentuk seperti ini, lonjakan tenaga dalamnya terasa dan sangat menggidikkan.” Matriak Li bertanya dan menunjukkan keheranan saat bersamaan.

__ADS_1


“Sanchai... Sanchai... Lolap juga tidak tahu, Lolap pernah melihat para siluman mengambil bentuk berserkers sehingga meningkatkan energi siluman mereka, tapi yang dilakukan Penatua Gou saat ini, tidak ada lonjakan kemarahan dari energi murninya, hanya energi yang bertambah secara pesat.” Jawab It Hong Taysu berdasarkan pengetahuannya.


Berbicara pulang-pergi, mereka masih tidak dapat memecahkan rahasia dari ilmu yang dipergunakan oleh Gou Long.


Di atas platform, Gou Long setelah mengeluarkan Domain Es berkata mengejek, “Sekarang coba kau terus bersembunyi dan menyamarkan aura di dalam domainku!” secara samar-samar, Gou Long sudah melihat sosok tubuh Tong Kak San yang berusaha melawan tekanan Domain Es Gou Long.


Mengeluarkan golok papan besinya, Gou Long melesat cepat menerjang ke arah bayangan samar-samar Tong Kak San, “Coba kau rasakan papan besi keras ini beberapa kali!” teriaknya.


Bayangan Gou Long berkedip-kedip, hanya memperdengarkan suara ayunan, serta memperlihatkan kilatan hitam golok berat yang memukul.


Tong Kak San sadar posisinya diketahui lawan, dia mengempos tenaga dalamnya, gerakannya kalah cepat, mengelak sudah tidak memungkinkan, dengan keras ditinjunya golok berat yang diayunkan Gou Long.


“Penggg!” suara beradu tinju dan golok papan terdengar bergema.


Itu seperti orang yang memukul bola karet dengan papan lebar, tonjokan yang dilepaskan si Cebol Kate Tong Kak San terasa sia-sia, tubuhnya terlempar terbang dan beradu dengan dinding Domain Es milik Gou Long, lalu kembali membal ke arah Gou Long.


Salahkan tubuhnya sendiri yang lentur, sehingga memudahkan membal seperti itu, ilmu yang dilatihnya sebagai sebuah keunggulan saat ini malah menjadi bumerang bagi dirinya sendiri.


Lagi... Gou Long mengayunkan golok papan besi.


“Penggg!”


Di dalam Domain Es, pertarungan itu saat ini seperti orang yang bermain pinball, Tong Kak San terus terkena pukulan-pukulan yang sama, dan kecepatan gerak Gou Long semakin cepat saja.


Semakin lama berbuat seperti itu, Gou Long malah tidak berhenti, dia sangat menikmati permainan pukul bola itu.


Di luar sana orang-orang yang menonton hanya bisa menggelengkan kepala dengan kemalangan yang menimpa Tong Kak San.

__ADS_1


“Ha ha ha!...” Kui Ong Cinjin tidak dapat menahan tawanya melihat pertarungan yang sudah seperti permainan satu orang itu, “Bagus bocah! Semangat masa mudaku juga berbangkit dan ingin menikmati permainan seperti itu.” Ujarnya.


Andai yang bertarung itu Kui Ong Cinjin, dia tidak akan bisa berbuat seperti Gou Long, dia tidak memiliki Domain Es seperti milik Gou Long, yang bisa menekan dan mengurung lawan-lawannya dalam area Domain.


__ADS_2