Pendekar Pengendara Petir

Pendekar Pengendara Petir
Chapter. 335. Rumput Naga Bumi


__ADS_3

Gou Long memanfaatkan malam itu untuk kembali menyerap dan memurnikan Kaisar Qi. Dengan memecah sepuluh ribu kristal kaisar kelas rendah, hingga saat pagi tiba dia telah memurnikan tiga puluh dua persen Kaisar Qi di dalam tubuh.


“Aku hanya perlu tujuh kali kultivasi lagi agar energi murni dalam tubuh seluruhnya bisa tergantikan menjadi Kaisar Qi, mungkin bisa lebih cepat jika aku lebih berani secara gila-gilaan memurnikannya. Tapi kristal kaisar yang aku miliki sangat terbatas, sedangkan kebutuhan lain masih sangat banyak.” Gou Long benar-benar menghitung kembali pasokan kristal kaisar yang ia miliki.


Bersikap tanpa beban pikiran sang pemuda kita ini menyelesaikan kultivasinya, merasa semua telah ia persiapkan secara matang, Gou Long keluar ke ruang utama toko. Di sana Bing Feng telah duduk malas-malasan di tempat biasanya.


“Aku akan pergi ke Guild Pemburu, dan bergabung dengan Huo Twako serta yang lainnya. Beberapa hari ini, toko layanan jasa alkimia ku serahkan padamu, catat saja setiap permintaan pelanggan kita,” pesan Gou Long, dia tersenyum. “Jika memang pelanggan mulai berdatangan.”


Bing Feng hanya mengangguk kecil, mereka berdua sama-sama paham, toko ini masih sepi, dan hanya bisa berharap kelihaian dari Huo Cin Lam beserta rekan-rekannya yang lain dalam menyampaikan hasil pil yang diperoleh dari jasa racikan Gou Long.


Si pemuda melesat cepat menuju bangunan Guild Pemburu. Saat ia tiba di sana, Huo Cin Lam dan yang lain sudah menunggu.


Nona Xiao, menyapa Gou Long. “Bagaimana perkembangan jasa pelayan alkimia yang engkau buka dalam dua hari ini? Ah, aku sangat bodoh. Ini sudah jelas, tak perlu aku tanyakan lagi.” Nona Xiao menatap semua pemburu di lantai satu, teriaknya, “Para pemburu sekalian, jika kalian ingin mendapatkan pelayan jasa alkimia. Silahkan berkunjung ke toko pemburu Gou.”


Gou Long sangat berterima kasih, Nona Xiao benar-benar telaten. Namun, Gou Long tidak bisa berlama-lama berbicara dengan Nona Xiao, Huo Cin Lam dan yang lainnya sudah menunggu. “Nah, kalau kalian ingin mendapatkan pelayanan penyulingan. Para pemburu tidak perlu pergi ke tempatku, titipkan saja pada Nona Xiao.” Gou Long menimpali dan bergegas menemui Huo Cin Lam setelah melemparkan senyum pada Nona Xiao.


“Bagaimana? Apa kita bisa berangkat sekarang?” tanya Gou Long.

__ADS_1


“Apa Gou Laote sudah mempersiapkan segala kebutuhan perjalanan?” Huo Cin Lam tidak ingin ada yang tertinggal, dia bahkan menyuruh tujuh orang bawahannya mengecek kembali isi dari cincin penyimpanan.


“Kalau sudah tidak ada mari kita berangkat.” Huo Cin Lam memimpin rekan-rekannya. Saat itu suara Nona Xiao kembali terdengar. “Saudara Gou, Tunggu!”


Gou Long berbalik, sebatang pedang meluncur deras ke arah Gou Long dan dengan sigap ia menangkapnya. “Pedang yang sangat bagus,” ujar Gou Long.


“Saudara Gou, pergunakan saja pedang itu sementara waktu, bukankah Saudara Gou belum memiliki satu pun pedang dengan kategori artefak ranah kaisar?” kembali Nona Xiao memperlihatkan perhatian dan kebaikan yang besar pada Gou Long.


“Terima kasih!” Gou Long langsung melesat dan mengikuti Huo Cin Lam, setelah menyimpan pedang itu ke dalam cincin penyimpanan. Ia masih sempat mengucapkan kata terima kasih dengan transmisi suara pada Nona Xiao.


Perjalanan menuju tanah kematian menghabiskan waktu tiga hari perjalanan, di malam hari mereka beristirahat. Gou Long juga tiada henti memurnikan Kaisar Qi ke dalam tubuh selama perjalanan ini, ia tidak menjadi tamak. 


Sehingga saat mereka tiba di depan gerbang masuk tanah kematian, Gou Long sudah berhasil memurnikan enam puluh persen Kaisar Qi di dalam tubuh. Ini sudah sangat dekat dengan kesempatan untuk membuka lantai satu dari pagoda ruang dan waktu dua belas lantai.


Selama perjalanan ini, Gou Long juga terus mendapatkan bimbingan dari Huo Cin Lam terkait cara memasang penghalang kedap suara dan memvisualkan kesadaran spiritual sehingga orang lain bisa melihat ingatan atau apapun yang ingin divisualisasikan. 


Sebelum benar-benar masuk ke dalam tanah tersebut sekali lagi mereka saling mengingatkan, saat itu Huo Cin Lam menjelaskan ciri-ciri dari rumput tersebut. Itu adalah rumput naga bumi, rumput ini terasa sangat spesial dengan warnanya merah merona, serta ada bayangan benda Naga kecil yang bermain-main di sekitar daunnya.

__ADS_1


Gou Long terlihat berpikir keras ia seperti pernah membaca jenis rumput yang seperti itu. “Sebentar Huo Twako!” Anak muda itu kemudian melihat mereka semua satu persatu. “Rumput ini tidak boleh sembarang dipetik, ada cara khusus. Kalau tidak menggunakan cara khusus, bayangan Naga akan mengamuk, khasiat dari rumput juga tidak berguna sama sekali.”


“Benarkah?” Salah satu bawahan Huo Cin Lam menegas, mereka semua baru hari ini tahu hal seperti itu. “Coba Gou Laote jelaskan.”


Gou Long menarik nafas dalam. “Memetik rumput tersebut harus seperti orang yang memurnikan artefak. Meneteskan darah, bayangan Naga kecil itu harus mengenali orang yang akan memetiknya. Proses ini bisa menghabiskan waktu satu sampai dua hari lamanya.” 


“Dan yang paling penting, sebelum benar-benar mencoba untuk meneteskan darah, kita harus mencoba untuk berkomunikasi dengan kesadaran spiritual sang naga.” Gou Long teringat darah Naga yang sangat banyak dalam botol gioknya.(Ch.147)


Dia mengeluarkan delapan botol giok yang berisi darah Naga Hitam, sambil tertawa kecil dan melemparkan pada setiap orang satu botol, ia berkata, “Sebaiknya, kalian coba murnikan darah Naga itu ke dalam tubuh. Selain bisa menambah landasan tenaga dalam, itu juga akan memudahkan herbal-herbal yang sejenis seperti Rumput Naga Bumi mengenal orang yang akan memetiknya.”


Huo Cin Lam dan tujuh orang rekannya paham akan penjelasan singkat Gou Long, mereka segera duduk bersila dan menelan satu tetes darah naga. Tidak ada dari mereka yang berani sekaligus menelan satu botol, darah Naga bukanlah hal yang bisa dibuat permainan. Siapa yang tidak tahu Naga dan Phoenix adalah eksistensi tertinggi dalam jajaran roh suci. 


Walaupun Naga Hitam yang dibunuh Gou Long saat itu belum mencapai puncak kultivasi, ya Naga tetaplah Naga, bagian dari Roh Suci.


Gou Long sendiri juga coba memurnikan darah Naga. Dia memang sudah melupakan darah Naga itu, sampai sekarang baru kembali benar-benar teringat.(Authornya kali yang lupa.)


Padahal andai ia memurnikan darah Naga sejak awal, teknik Transformasi Roh ketiga Gou Long bisa mencapai level tingkat lanjut. Wujudnya tidak akan berbentuk aneh, dia akan tetap bisa mempertahankan wujud manusia tanpa embel-embel bentuk mata ular sama sekali. Tenaga dalam yang diperoleh saat mengambil bentuk roh naga juga akan lebih kuat dari sebelumnya.

__ADS_1


Hal lain, karena Hauri tidak tahu bahwa Gou Long memiliki begitu banyak darah Naga dalam cincin penyimpanan si pemuda, andai Hauri tahu, Gou Long sudah pasti dimaki berkali-kali.


__ADS_2