
"Bukankah anak laki - laki itu adalah putranya?" tanya Riko.
Kinan dan Refan saling lirik, seperti mereka mengerti. Riko sudah salah sangka dengan Dini. Ternyata surga yang dia lihat di belakang tadi memang beneran Dini dan dia pikir Dini itu sudah punya anak.
"Oh ini Yoga Mas anak saya" potong Anita.
"Lho jadi?" Riko terkejut mendengar jawaban wanita yang satu lagi.
Kalau anak laki - laki itu adalah anak wanita yang ini berarti bidadari ini belum ada yang punya donk? Itu artinya aku punya kesempatan untuk meraih surga itu. Oh ya Allah inikah petunjukmu? Aku sudah lebih dulu mencintainya sebelum cinta itu datang dengan sendirinya. Indahnya semua cerita MU ya Allah.. Batin Riko.
"Dini ini adik saya, jadi tadi dia jagain Yoga anak saya bermain bersama Salman dan Bayu. Dini belum menikah Mas, baru saja tamat kuliah dan wisuda" jawab Anita.
Dini hanya menundukkan kepalanya karena malu. Ternyata pria yang tadi dia temui di dapur adalah pria yang ingin dikenalkan Kinan dan Kakaknya kepada dirinya.
"Oooh begitu syukurlah... " sambut Riko lega.
"Syukur kenapa Mas?" tanya Kinan.
"Syukurlah kalau dia dia belum menikah" jawab Riko tanpa sadar.
Membuat Refan, Bagus, Romi dan Aril sudah langsung tau apa jawaban Riko atas perjodohan ini.
"Gitu ya Mas, kalau begitu Mas setuju ta'aruf ini kita lanjutkan?" tanya Kinan.
"Setuju" jawab Riko cepat.
"Ehmm... love at first sight" ucap Aril pelan tapi dapat di dengar Romi, Bagus dan Refan.
"Kalau begitu izin ya Mas nomor nya Mas saya kasih sama Dini dan nomor Dini akan saya kasih kepada Mas" ujar Kinan.
"Boleh, silahkan" jawab Riko.
"Silahkan Mas dilihat dulu biodata Dini. Dan maaf kalau biodata Mas akan saya berikan kepada Dini. Selanjutnya kalian bisa langsung bertanya masing-masing melalui nomor ponsel masing-masing" ungkap Kinan.
Jadi begini caranya ta'aruf? Tanya Aril dan Romi dalam hati.
Asik juga nih kalau begini, rasanya beda dengan yang biasanya mengenal wanita. Batin Romi dan Aril.
"Jadi begini Mas, Mas boleh bertanga apa saja kepada Dini. Mengenai sifatnya kehidupannya dan syarat - syarat menjadi istri Mas. Begitu juga dengan Dini, nanti dia juga akan bertanya kepada Mas. Jadi kalian harus menjawabnya dengan jujur tanpa ada yang boleh disembunyikan. Karena semua itu berhubungan dengan masa depan. Kalau Mas merasa setelah perkenalan kalian ada kecocokan. Mas boleh datang ke keluarga saya untuk melamar Dini. Jadi di sini tidak ada istilah pacaran atau pertemuan berdua - duaan ya Mas. Kalau ada sesuatu yang ingin Mas tanyakan langsung kepada Dini boleh, tapi saya akan selalu menemani Dini. Saya harap Mas mengerti aturan perkenalan yang kami inginkan. Bagaimana Mas?" tanya Anita.
__ADS_1
"Baik, saya akan terima" jawab Riko cepat.
Dini semakin menunduk karena dia benar - benar tidak menyangka kalau Riko akan menjawab secepat dan sesingkat itu.
"Alhamdulillah... akhirnya semua berjalan dengan baik. Kalau begitu kami boleh kan pamit pulang?" tanya Anita.
"Maaf bolehkah saya meminta sesuatu sebelum kalian pulang" cegah Riko.
Anita, Kinan dan Dini saling pandang.
"M.. Mas mau minta apa?" tanya Anita.
"Boleh gak saya meminta mm.. dek Dini bercerita dengan lengkapnya pertemuan kita tadi di depan teman - teman saya. Agar mereka tau kalau sebelumnya saya dan dek Dini ini pernah bertemu di dapur. Karena tadi sebelumnya saya sudah cerita pada mereka kalau saya sudah bertemu dengan dek Dini. Siapa tau mereka tidak percaya dengan cerita saya tadi" pinta Riko.
Kinan tersenyum mendengar permintaan Riko. Anita melirik ke arah Dini untuk meminta persetujuan Dini. Dini menganggukkan kepalanya sebagai tanda kalau dia setuju.
"Boleh Mas" jawab Anita.
Semua mata sekarang menatap ke arah Dini. Dengan malu - malu sambil tertunduk dan sesekali melirik ke arah Riko Dini bercerita tentang pertemuan singkat mereka tadi di dapur.
"Mm.. tadi saya menemani Yoga, Salman dan Bayu bermain di taman belakang, tanpa sengaja mata saya kemasukan pasir saat bermain dengan mereka. Saya langsung berlari ke dapur untuk mencuci mata saya, saat itulah saya bertemu dengan mmm.. Mas Riko di dapur" ungkap Dini.
"Sudah cukup, terimakasih" jawab Riko puas. Hatinya sangat lega. Riko semakin yakin wanita itu adalah surganya.
Ridhoi niat dan langkahku ini ya Allah.. Doa Riko.
"Baiklah kalau begitu kami pamit pulang ya" ujar suami Anita pamit.
"Eh iya Mas, terimakasih atas bantuannya ya Mas" sambut Refan.
Refan segera berdiri dan berjabat tangan dengan Suami Anita kemudian bergantian dengan Riko, Bagus, Romi dan Aril. Anita dan Dini juga berpanitan dan saling berpelukan dengan Kinan dan Ayu.
"Mbak pulang dulu ya" ucap Anita.
Riko tak berhenti melirik ke arah Dini, hatinya benar - benar tak ingin segera berpisah dengan Dini tapi tak mungkin dia langsung menerima perjodohan ini dalam sekali pertemuan.
Dia masih takut kalau Dini akan menolaknya karena Dini belum tau apapun tentang dirinya. Riko sadar dirinya tidak lah suci, banyak dosa - dosanya dulu yang tidak diketahui Dini.
Riko ingin hubungan ini dimulai tanpa ada kebohongan. Dia akan berkata jujur tentang dirinya, dulu dan saat ini dan kemudian visi dan misinya untuk masa yang akan datang.
__ADS_1
Riko berjanji tidak akan menutupi satu keburukan yang dulu pernah dia lakukan dan tentu saja dia akan berjanji dan harus bisa meyakinkan Dini kalau dia tidak akan pernah melakukan dosa itu lagi di masa yang akan datang.
Dini beserta kakak dan keluarga kecilnya pulang dari rumah Refan dan Kinan. Kini hanya tinggal keluarga inti Refan dan mereka semua para sahabat Refan.
Mereka kembali berkumpul di ruang keluarga rumah Refan.
"Gimana Mas cocok gak?" tanya Ayu pada Riko.
"Wuih.. love at first sight yank. Sebelum kalian kenalkan Riko sudah lebih dulu jatuh hati pada Dini" jawab Bagus.
"Oh ya, sejak kapan?" tanya Ayu penasaran.
"Ya saat dia ketemu Dini di dapur tadi. Cuma awalnya dia kira Dini itu sudah menikah jadi ya cintanya harus kandas. Eeeh gak taunya ternyata dia rupanya yang mau di jodohin sama Riko" jawab Bagus.
"Itu kah yang dinamakan jodoh?" tanya Aril.
"Bisa jadi" sambut Romi.
"Trus kenapa kamu tadi gak langsung lamar aja Ko. Kan tadi ada Kakaknya Dini?" tanya Refan.
"Gila kamu Fan, aku ini siapa dan dia itu siapa? Aku gak punya kepercayaan diri untuk melamarnya saat itu juga" ungkap Riko.
"Wah sejak kapan mantan playboy gak punya rasa percaya diri?" tanya Bagus.
"Dini itu wanita baik - baik seperti Kinan dan kamu deh Yu" ucap Riko kepada istri Bagus juga sebelum Ayu protes nantinya.
"Aku ini lelaki penuh dosa, aku sadar ilmu agamaku tidak seimbang dengannya. Dia sangat santun, lihat saja menatap aku saja dia tidak mau tadi. Wajahnya terus menunduk. Dia menjaga pandangannya sedangkan aku si mantan mata jelalatan. Mataku aja dulu banyak fosanya, suka lihat cewek - cewek sexy, mulutku juga penuh dosa suka berkata bohong, menggoda dan menggombal para wanita. Apalagi tanganku yang suka pegang sana sini. Pokoknya seluruh tubuhku ini penuh dosa. Apa Dini bisa terima, nggak kan? mending aku susun rencana matang dulu. Aku akan berkata jujur untuk memperkenalkan siapa diriku dan aku juga akan sebutkan tujuan dan rencana aku untuk masa depan. Setelah itu baru aku akan melamarnya" tegas Riko.
Bagus dan Refan bertepuk tangan, mereka sangat salut kepada Riko. Kini pikirannya benar - benar sudah berubah dan dia memang serius untuk menjalin hubungan yang lebih serius dan menikah.
"Good job bro" ujar Bagus sambil menepuk bahu Riko.
"Good luck" sambut Refan.
.
.
BERSAMBUNG
__ADS_1