Pernikahan Ke 2

Pernikahan Ke 2
Bab 307


__ADS_3

Dua hari kemudian.


Refan dan keluarga besarnya sedang duduk santai di ruang TV.


"Info terkini, Arga Laksamana selaku CEO PT. ABC hari ini mendapat panggilan dari kepolisian. Beliau di duga terkait dengan kecelakaan yang dialami Bapak Reno Subrata selaku CEO Subrata Corp yang mengakibatkan tewasnya Bapak Reno Subrata beserta istrinya. Belum diketahui apa motif dalam peristiwa itu. Hari ini Bapak Arga Laksamana dijadwalkan akan hadir ke kantor polisi untuk menjalani proses hukum" ucap pembawa acara dalam berita terkini yang ditayangkan di Televisi.


Refan, Kinan, Bimo, Reni dan Bu Suci sontak saling pandang.


"Arga sudah dipanggil polisi" ujar Bimo.


Refan segera meraih ponselnya untuk menghubungi Pengacaranya.


"Halo Pak Sitompul, baru saja saya melihat informasi dari televisi Arga sudah dipanggil pihak kepolisian. Apakah itu benar?" tanya Refan langsung kepada Sang Pengacara.


"Benar Pak Refan. Pihak kepolisian Labuhan Bajo sudah menghubungi pihak Kepolisian Jakarta, dan sudah ditemukan bukti - bukti kalau memang Arga Laksamana lah yang menginstruksikan mereka untuk membuntuti Pak Reno hingga akhirnya beliau kecelakaan dan akhirnya Pak Reno beserta istri meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut" jawab Sang Pengacara.


"Apakah Pak Sitompul bisa membantu untuk merahasiakan kisah hidup Naila. Kalau sampai berita ini akhirnya menemukan titik terang penyebabnya adalah karena perselingkuhan dia dengan Renita yang mengakibatkan lahirnya Naila. Aku takut itu akan mempersulit kehidupan Naila kelak" pinta Refan.


"Sangat sulit Pak Refan. Pasti rahasia ini akan terbongkar. Polisi akan mencari tau sampai tuntas apa motif di balik semua ini. Tapi tetap akan saya usahakan dengan sekuat tenaga yang saya punya Pak Refan" sambut Pengacara.


"Terimakasih Pak Sitompul, saya tunggu kabar terbaru tentang perkembangan masalah ini" balas Refan.


"Baik Pak" jawab Pengacara.


Refan segera menutup pembicaraan mereka.


"Gimana Mas?" tanya Kinan penasaran.


"Pihak Kepolisian Labuhan Bajo sudah mengirim laporan ke Kepolisian Jakarta dan sudah ada bukti - bukti keterlibatan Arga, makanya Arga mendapat panggilan" jawab Refan.


"Jadi gimana Fan kalau nama Renita disebut, pasti nama kamu juga akan ikut terbawa?" tanya Bu Suci khawatir.


"Yah mau gimana lagi Ma, memang sudah begitu kenyataannya tak mungkin di tutupi lagi. Pasti nanti akan di tanya motif Arga membuntuti Papa Reno dan pasti akan terbongkar semua. Aku hanya mengingkan nama Naila tidak disebut agar masa depan Naila tidak terganggu sehingga dia bisa bebas hidup tanpa beban dosa orang tuanya" jawab Refan.


"Kamu benar Fan, kalau seandainya banyak orang yang tau tentang kisah Naila, kasihan sekali dia akan dihakimi masayarakat tanpa kesalahan apapun" sambut Bimo.


"Semoga Pengacara bisa menutupi itu semua, setidaknya nama dan jenis kelamin anak tidak disebutkan. Aku kan punya banyak anak, jadi orang akan terkecoh karena itu. Hanya orang - orang dekat saja yang akan tau. Tapi tidak mengapa karena memang tidak bisa ditutupi lagi. Mau gimana lagi, memang sudah begitulah yang terjadi" ungkap Refan.


"Semoga semua bisa berjalan dengan baik Mas" ujar Kinan.

__ADS_1


"Aamiin... " sambut Refan.


"Tapi aku sarankan untuk sementara waktu jangan bawa anak - anak keluar dulu Fan. Pasti akan jadi sorotan orang. Aku takut ada saingan bisnis kamu atau ada orang yang tidak suka dengan kamu memanfaatkan kesempatan ini untuk menjatuhkan kamu dan merusak nama baik kamu" pesan Bimo.


"Iya Fan, Mama khawatir dengan keselamatan kamu dan anak - anak" sambut Bu Suci.


"Iya Ma, untuk sementara bukan hanya aku dan keluargaku tapi kita semua harus lebih hati - hati" jawab Refan.


******


Beberapa hari kemudian di kantor Refan.


"Perkembangan terbaru kasus Arga Laksamana CEO PT. ABC. Disinyalir adanya hubungan gelap antara Arga Laksamana dengan putri tunggal Reno Subrata yang tak lain adalah Almarhumah Renita Subrata istri dari Refan Adinata CEO Adinata Corp. Hubungan terlarang tersebut sudah lama terjalin bahkan kabarnya dari hubungan tersebut Arga mempunyai anak bersama Almarhumah Renita. Selama ini anak itu dibawah asuhan Bapak Reno Subrata. Diduga Arga Laksamana ingin mengambil hak asuh anaknya yang ternyata adalah pewaris tunggal dari keluarga Subrata. Sampai saat ini tidak diketahui apa jenis kelamin anak Arga Laksamana bersama bersama Almarhumah Renita dan sampai saat ini keberadaan anak tersebut tidak diketahui kemana keberadaannya. Sampai saat ini belum ada konfirmasi dari keluarga Arga Laksamana ataupun dari pihak Refan Adinata. Sekian berita saat ini, selamat pagi" ucap pembawa berita.


Kliiik...


Refan mematikan televisi yang ada di ruang kerjanya.


"Siiiit.... akhirnya berita ini muncul juga. Aku harus bersiap - siap" gumam Refan.


Tiba - tiba ponsel Refan berdering, Refan segera mengangkatnya.


"Pagi Pak Sitompul" jawab Refan.


"Apakah Bapak sudah melihat berita pagi ini?" tanya Pengacara.


"Sudah" jawab Refan.


"Maaf Pak Refan saya hanya bisa berbuat seperti itu. Saya sudah meminta pihak kepolisian untuk merahasiakan jenis kelamin dan nama anak Bapak. Juga saya minta keberadaan Naila sekarang dirahasiakan kepada pihak manapun demi keselamatan Naila" ungkap Pengacara.


"Iya tidak mengapa, saya mengerti. Terimakasih atas kerja keras Bapak. Saya cukup puas dengan usaha Bapak menyembunyikan informasi tentang anak saya. Saya tidak perduli orang diluar akan berkata apa saja tentang saja karena berita itu yang terpenting istri dan anak - anak saya aman" jawab Refan.


"Iya Pak Refan, kalau ada kabar terbaru lagi, saya akan kabari Pak Refan secepatnya" ucap Sang Pengacara.


"Baik, saya tunggu" balas Refan.


Telepon terputus, Refan meletakkan ponselnya di atas meja kerjanya dan menarik nafas panjang karena berita yang baru dia dengar.


Tiba - tiba suara ketukan pintu ruang kerja Refan.

__ADS_1


Tok.. Tok.. Tok..


"Silahkan masuk" perintah Refan.


Tak lama kemudian sekretaris Refan masuk ke dalam ruangan kerjanya.


"Maaf Pak, ada tamu yang ingin bertemu dengan Bapak" lapor Sang Sekretaris.


"Siapa?" tanya Refan heran.


"Katanya utusan dari PT. ABC" jawab Sekretaris.


Refan terkejut sesaat.


Tidak mungkin Arga, Arga kan sudah ditahan polisi. Batin Refan.


"Laki - laki atau perempuan?" tanya Refan penasaran.


"Perempuan Pak" jawab wanita yang menjadi Sekretaris Refan.


"Perempuan?" tanya Refan lagi.


"Iya Pak. Apakah beliau bisa masuk Pak?" tanya wanita itu lagi.


"Silahkan" jawab Refan.


"Baik" sambut Sang Sekretaris.


Wanita itu segera membalikkan badannya dan keluar dari ruangan Refan.


Siapa tamu itu, apakah salah satu karyawan PT. ABC yang ingin bernegosiasi tentang kasus pelanggaran kerjasama Perusahaan? tanya Refan dalam hati.


Tak lama kemudian pintu terbuka kembali dan muncullah seorang wanita dengan penampilan modern seperti wanita karier. Tapi wanita itu menggunakan kaca mata hitam. Walau begitu Refan bisa mengenali siapa wanita tersebut.


"Selamat pagi Pak Refan Adinata" ucap wanita itu dengan sopan.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2