Pernikahan Ke 2

Pernikahan Ke 2
Bab 270


__ADS_3

"Sudah pagi, kalian di tunggu di meja makan oleh semuanya. Buruan panggil istri kamu dan ajak dia makan" perintah Bu Suci.


"Ma... Mamaaaa.... " panggil Bimo terkejut. Rasanya jantung Bimo mau copot ketika melihat mertuanya yang ada di depan pintu kamarnya.


Mati aku...Nih gara - gara anak si Jely jih buat rusuh aja. Umpat Bimo dalam hati.


"Maaf Ma aku kira Jeta tadi yang suka godain aku dan Reni" ucap Bimo.


"Iya Mama mengerti kok, Jelita udah cerita tadi malam. Panggil Reni ya kita sarapan pagi bersama" jawab Bu Suci.


"Iya Ma" balas Bimo.


Bu Suci balik badan dan pergi meninggalkan kamar Bimo dan Reni. Bimo langsung bernafas lega.


"Alhamdulillah.... hampir aja dipecat jadi mantu di hari kedua pernikahan" gumam Bimo.


"Siapa Mas?" tanya Reni yang terbangun karena mendengar suara orang sedang berbincang-bincang.


"Mama yank, kita tunggu di meja makan sama semuanya" jawab Bimo.


Reni langsung melihat jam.


"Oh ya Allah.. kita telaaat? Duh pasti di buly nih" ucap Reni panik.


Reni langsung refleka turun dari tempat tidur.


"Awww... " tiba - tiba bagian bawahnya terasa nyeri dan Reni terdiam sesaat.


"Pelan - pelan sayaang.. kalau mereka ledekin kita cuek aja. Trio jomblo itu iri karena pernikahan kita sedangkan yang lainnya kan juga ikut merasakan. Malah aku sangat yakin kalau tadi malam bukan hanya kita yang sedang honeymoon. Pasti Refan, Tagor, Mas Galuh dan Bagus juga melakukan apa yang kita lakukan tadi malam" ujar Bimo menenangkan Reni.


Reni berjalan dengan pelan - pelan menuju kamar mandi untuk mencuci mukanya kemudian dia berganti pakaian dan memakai jilbab, sebelumnya Reni sudah memakai make up tipis agar tak terlihat pucat.


"Kamu sudah siap" tanya Bimo dengan sangat sabar.


"Sudah Mas, yuk" jawab Reni.


Mereka berjalan menuju ruang makan dan bertemu dengan seluruh keluarga.


"Cieee... yang udah belah dureeen" sindir Aril.


"Om Aril bohong... dikamar Uncle gak ada durian" protes Jeta yang merasa dibohongi Aril.


"Airin.. hati - hati kalau ngomong di depan anak kecil. Anakku jadi korban omongan kamu tuh tadi malam" ujar Jelita.


"Korban gimana Mbak?" tanya Aril penasaran.


"Jeta itu sangat suka durian, gara - gara kamu bilang mereka mau belah duren, Jeta berpikiran kalau di kamar mereka ada durian. Tadi malam Jeta bulak balik keluar kamar mereka karena penasaran pengen makan durian" jawab Jelita.


"Hahahaha..... gagal donk belah durennya" tawa Aril pecah.

__ADS_1


Sedangkan Romi, Riko dan yang lainnya senyum - senyum mendengarkan penjelasan Jelita.


"Oh tentu tidak.. nanti saat kamu menikah kamu pasti akan merasakannya. Bagaimana malam yang panjang akan menjadi semakin panjang. Tiga puluh menit saja bisa jadi panjang kalau sudah jadi pengantin baru" ungkap Jelita.


"Mbaaaaak.... " protes Reni malu.


"Tenang sayang.. Mbak ada di pihak kamu. Si Airin ini kan iri karena dia belum menikah. Biar aja dia panas mendengar nya" bela Jelita.


"Ah Mbak bisa aja" balas Aril.


"Makanya buruan nikah dan bawa kami juga ya bulan madu rame - rame seperti ini" ujar Jelita.


"Sudah.. sudah.. jangan bertengkar di depan makanan. Ayo kita makan, keburu dingin" potong Bu Suci.


Mereka semua mulai menikmati hidangan sarapan pagi bersama.


"Hari ini kemana rencana perjalanan kita?" tanya Pak Akarsana.


"Nanti kita akan singgah ke pulau komodo dan pulau - pulau yang ada di sekitar pulau itu. Sore nanti ada waktu untuk diving dan yang lainnya. Ayo para anak muda kalian bisa sepuasnya seru - seruan" ungkap Bimo.


"Yees.. keren.. aku udah gak sabar" sambut Rizal sambil melirik ke arah Bela.


Sementara Aril membesarkan matanya menatap Rizal membuat Rizal takut untuk melirik Bela lagi.


"Uncle aku boleh berenang juga kan?" tanya Salman.


"Uncle Bimo gak adil. Sama Salman baik, sama aku jahat" protes Jeta.


"Uncle baik kok sama siapa saja" jawab Bimo.


"Bohong buktinya tadi malam Uncle kok usir aku dari kamarnya" ujar Jeta.


"Uncle gak ada usir kamu" ungkap Bimo.


"Jetaa.. bukan Uncle yang usir kamu tapi Mama yang suruh kamu keluar" potong Jelita.


"Tapi Mama datang kan karena dipanggil Uncle" protes Jeta.


Ya habis kamu gangguin malam penting Uncle sih.. Batin Bimo.


"Uncle sayang kok sama semua" ungkap Bimo.


"Kalau Uncle sayang Jeta, boleh donk Jeta tidur sama Tante Reni nanti malam" pinta Jeta.


"Jetaaaa, sudah Papa bilang kan Jeta gak boleh ganggu Uncle dan Tante" kali ini Tagor ikut bicara.


"Iya Pa" jawab Jeta patuh.


Fiuuuh... emang benar nih kata si Tagor, hanya dia yang bisa menjinakkan si Jely dan anaknya. Batin Bimo lega.

__ADS_1


"Ayo Mas.. Mbak.. yang mau diving sudah bisa. Kami sudah menyiapkan semua peralatannya" ucap Kru Kapal.


"Yes.. akhirnya" sambut Gery kegirangan.


"Kamu mau ikutan?" tanya Bimo dengan lembut kepada istrinya.


"Mau Mas, kan jarang - jarang bisa begini" jawab Reni.


"Setelah ini akan sering sayang, aku akan sering ajak kamu jalan - jalan seperti ini. Kalau kamu masih mmm.. sakit lebih baik gak usah" cegah Bimo.


"Gak apa - apa kok udah mendingan" jawab Reni malu.


"Ya sudah kalau begitu Mas temani ya" sambut Bimo.


"Ma aku titip anak - anak ya. Aku pengen ikut mereka" ujar Kinan kepada Mamanya dan mertuanya.


"Ya sudah, biar anak - anak kami jaga. Di sini kan rame, ada bibik juga" sambut Bu Suci.


"Iya Ibu juga ada Nan" ujar Bu Akarsana.


"Makasih semuanya" ucap Kinan.


"Sayang kamu disini saja ya sama Yoga, Jeta dan Bayu" ucap Refan kepada Salman.


"Iya Pa" balas Salman.


ada 8 pasang plus satu pasangan sejenis ikut turun ke laut. Mereka dipimpin oleh instruktur untuk diving dengan benar. Masing - masing sudah memakai pakaian diving mereka dan bersiap untuk berenang.


"Sudah siap?" tanya instruktur.


"Siaap" jawab mereka kompak.


Refan dan kawan - kawan akhirnya melakukan wisata bawah laut. Dengan menggunakan alat menyelam yang lengkap mereka perlahan - lahan turun ke dasar laut untuk melihat keindahan di dalamnya.


Refan, Bimo dan yang lainnya sengaja membawa kamera yang bisa untuk merekam keindahan bawah laut. Sambil saling berpegangan mereka berenang di bawah laut.


Mereka juga tak lupa untuk mengambil foto - foto mesra setiap pasangan. Tentu saja Aril, Riko dan Romi tidak melewatkan kesempatan ini untuk bisa berfoto dengan pujaan hati mereka.


Semua sangat senang saat itu. Honeymoon Bimo dan Reni memang sangat berkesan bukan hanya untuk mereka berdua tapi juga untuk keluarga dan para sahabatnya. Mereka bisa menikmati indahnya ciptaan Allah yang sangat luar biasa.


.


.


BERSAMBUNG


Hai readers.. apa kabar kalian semua? Lagi musim sakit nih, jaga kesehatan kalian semua ya..


Love you all

__ADS_1


__ADS_2