
"Aku ingin bicara soal Sumi,"ucap Rayyan menghentikan aktivitasnya, kemudian berjalan menuju sofa.
"Kamu memata-matai aku? Ingin mengatur dengan siapa aku harus dan tidak boleh berhubungan?"tanya Hendrik nampak tidak suka.
"Aku tidak melarang kakak berhubungan dengan siapapun. Aku hanya ingin mengatakan siapa Sumi sebenarnya,"sahut Rayyan datar seraya duduk di sofa yang ada di depan Hendrik.
"Kamu tahu siapa dia?"tanya Hendrik seraya mengernyitkan keningnya.
"Tentu saja aku tahu,"
"Apa dia saudara kembar Aurora?"tanya Hendrik antusias.
"Kakak bisa membaca profil Sumi di atas meja itu,"ucap Rayyan seraya menunjuk amplop berwarna coklat di atas meja.
Hendrik yang penasaran pun langsung mengambil amplop berwarna coklat itu dan segera melihat isinya.
Sedangkan Rayyan, memilih membaca tentang seputar kehamilan melalui handphonenya. Semenjak mengetahuinya Aurora sedang mengandung, Rayyan selalu menyempatkan diri untuk mencari tahu seputar kehamilan. Agar dirinya bisa menjaga Aurora dengan baik.
Hendrik tertegun setelah membaca semua informasi yang ada di dalam amplop berwarna coklat itu. Di dalam amplop itu terdapat informasi tentang siapa Sumi dan kisah hidup Sumi secara singkat. Ada pula foto-foto Sumi dari sebelum melakukan operasi plastik, sampai tahap demi tahap menjalani operasi plastik, hingga wajah Sumi mirip seperti Aurora saat ini.
"Apa maksud semua ini? Apa dia sudah meminta ijin pada Aurora untuk melakukan operasi plastik mirip dengan Aurora?"tanya Hendrik setelah membaca isi amplop berwarna coklat itu.
"Biar aku jelaskan. Aku yang menyuruh Sumi untuk melakukan operasi plastik agar aku bisa membersihkan nama baik istri ku,"
"Apa? Kamu gila? Jika memang Aurora tidak pernah menjadi kupu-kupu malam, kenapa kamu harus membersihkan namanya dengan mengoperasi wajah orang lain agar mirip dengan dia untuk membersihkan namanya? Atau jangan-jangan, benar yang dikatakan oleh Natalie. Aurora adalah mantan kupu-kupu malam,"ujar Hendrik curiga.
"Tidak sepenuhnya benar, dan tidak sepenuhnya salah,"
__ADS_1
"Apa maksud kamu?"
"Aurora memang mantan kupu-kupu malam, tapi sebatas mencari pelanggan. Sedangkan Sumi adalah kupu-kupu malam dalam artian yang sesungguhnya. Sumi lah yang melayani para pelanggan di atas ranjang,"
"Maksud kamu?"
"Mungkin kakak pernah mendengar ada kupu-kupu malam yang bernama Kenanga di klub malam seorang wanita yang bernama Mami. Yang sekarang klub malam itu sudah rata dengan tanah. Kupu-kupu malam dengan tarif termahal yang tidak pernah mau di sentuh pelanggannya sebelum sampai di kamar. Dan melayani pelanggannya dalam keadaan gelap. Itu adalah Aurora dan Sumi. Aurora bertugas mencari pelanggan dan membawanya ke kamar. Dan setelah berada di dalam kamar, yang melayani pelanggan adalah Sumi,"
"Maksud kamu, Aurora bekerja sama dengan Sumi? Mereka menipu para pelanggan, dan para pedagang mereka mengira yang melayani mereka di atas ranjang adalah Aurora?"
"Benar,"
"Astagaa.! Kenapa mereka bisa memiliki ide segila itu?"gumam Hendrik geleng-geleng kepala mendengar penuturan Rayyan.
"Karena waktu itu mereka dalam posisi sulit. Waktu itu, Aurora frustasi karena selalu di lecehkan di tempat kerjanya. Sudah berkali-kali Aurora pindah kerja, tapi tetap saja selalu mendapatkan pelecahan. Di sisi lain, Aurora harus membayar hutang kedua orang tuanya di kampung. Karena alasan Aurora ke kota ini, selain mencari kerja untuk membayar hutang kedua orang tuanya, juga karena kabur dari juragan empang di kampungnya. Aurora akan dijadikan istri ke-lima juragan empang di kampungnya untuk melunasi hutang kedua orang tuanya. Sedangkan Sumi frustasi karena waktu itu sebelah matanya rusak. Sumi diusir dari tempat Mami dan tidak bisa mendapatkan pekerjaan apapun mengingat sebelah matanya yang cacat dan ijasahnya hanya sebatas SD. Jangankan untuk menghidupi keluarganya, bahkan waktu itu Sumi tidak bisa menghidupi dirinya sendiri. Sumi hampir bunuh diri karena putus asa dan ditolong Aurora. Dari situ Aurora memiliki ide gila melakukan kolaborasi dengan Sumi menjadi kupu-kupu malam,"
"Sekarang, apa kakak masih menyukai Sumi, setelah kakak tahu siapa Sumi yang sebenarnya? Kakak tidak menyukai Sumi karena wajahnya mirip dengan Aurora, 'kan?"tanya Rayyan menatap Hendrik penasaran dengan apa yang akan di jawab Hendrik.
"Wajah asli Sumi memang tidak terlalu cantik tapi lumayan dan juga manis. Kecantikan Sumi bisa di bilang di atas standar. Terlepas dari wajahnya yang mirip dengan Aurora karena operasi plastik, aku sangat tertarik padanya. Aku suka gayanya dan ke terus terangan nya. Dia wanita yang unik dan menarik. Aku belum pernah bertemu dengan wanita seperti dia,"ucap Hendrik seraya memegang foto Sumi.
"Jadi kakak benar-benar menyukai dia?"
"Bisa di bilang begitu. Aku semakin penasaran dengan dia. Aku dengar, dia bisa melayani tiga pelanggan dalam semalam. Dan semua pelanggannya dibuatnya terkapar di atas ranjang. Ahh.. aku jadi ingin di buatnya terkapar di atas ranjang,"ujar Hendrik dengan wajah mesumnya.
"Dasar mesum! Apa kakak pikir, Sumi mau sama kakak? Pengangguran tidak punya masa depan. Madesu, alias masa depan suram,"cibir Rayyan tersenyum sinis.
"Hei! Hei! Walaupun aku pengangguran, setengah dari perusahaan ini adalah milikku,"sahut Hendrik dengan bangganya.
__ADS_1
"Kakak tahu? Sumi itu adalah pekerja keras. Tulang punggung keluarga. Dia hanya lulusan SD dan seorang wanita. Tapi bisa menghidupi lima orang keluarganya dengan hanya mengandalkan dirinya sendiri. Bahkan sampai terpaksa menjual diri untuk menghidupi keluarganya. Sumi berkorban begitu besar untuk keluarganya. Dia wanita yang patut di banggakan walaupun jalannya dalam menghidupi keluarganya salah. Tapi Sumi patut di acungi jempol. Lalu kakak? Apa yang bisa di banggakan dari kakak? Kakak hanya pengacara, alias pengangguran banyak acara. Hidup ber-ongkang-ongkang kaki. Tebar pesona, main perempuan sana-sini. Celap-celup sana-sini. Hanya perempuan matre yang akan mau menjadi istri kakak karena kakak memiliki warisan separuh perusahaan ini. Jika harta kakak sudah habis di kuras, mereka akan pergi meninggalkan kakak. Setelah itu, tidak akan ada lagi yang tersisa dari kakak. Selain menua sendirian dan mati penyakitan karena terlalu banyak celap-celup sana-sini,"ujar Rayyan begitu menusuk di hati.
"Adik sialan kau! Kamu menyumpahi kakak kamu sendiri?!"ketus Hendrik merasa kesal.
"Aku tidak menyumpahi kakak. Tapi aku hanya mengingatkan kakak. Jika kakak tidak mau berubah, maka apa yang aku katakan tadi lah yang akan terjadi pada kakak. Kakak juga berbakat menjadi fotografer. Kenapa kakak tidak mau menjadikan hobi kakak itu sebagai pekerjaan? Kakak seorang laki-laki. Apa kakak tidak malu dengan Sumi yang seorang wanita bekerja keras membanting tulang untuk keluarganya? Sedangkan kakak menjadi pria manja yang bergantung pada adiknya. Kita tidak tahu umur manusia. Bagaimana jika aku mati lebih dulu? Harta yang kita punya akan segera habis karena kakak tidak bisa mengelolanya. Apa kakak akan menjual diri menjadi gigoloo? Jika kakak sudah tua dan tidak laku lagi, kakak akan berakhir di pinggir jalan menjadi gelandangan,"ujar Rayyan yang lagi-lagi menusuk di hati Hendrik.
"Ck, kata-kata mu itu seperti pedang yang tidak terlihat. Menusuk hati tidak berdarah. Tapi membuat hatiku terluka parah,"sahut Hendrik membuang napas kasar.
"Aku hanya mengingatkan kakak. Sampai kapan kakak akan seperti ini? Semakin lama kakak tidak akan bertambah muda, tapi bertambah tua. Apa kakak tidak punya keinginan untuk berkeluarga? Memiliki istri yang mengantar kakak bekerja di depan rumah dan menyambut kakak pulang dari berkerja dengan senyuman. Berbagi cerita dan keluh kesah. Meniduri wanita yang halal bagi kita dan memeluknya sepanjang malam, itu sangat menyenangkan. Kakak akan merasa bersemangat dalam menjalani hidup. Dan merasa tenang saat bersamanya. Tidaklah kakak ingin hidup seperti itu?"
Hendrik terdiam mendengar penuturan Rayyan. Semua yang dikatakan oleh Rayyan adalah benar. Akan jadi apa setelah dirinya tua nanti, jika dirinya terus begini?
"Selama ini, kakak selalu membuat malu mama dengan kelakuan kakak. Apa kakak tidak ingin membuat mama bangga? Apa tidak bisa, sedikit saja kakak menyenangkan hati mama? Jika tidak bisa membuat mama bangga, paling tidak jangan membuat malu mama,"
...🌟"Jadilah anak yang berkualitas, agar ibumu menjadi wanita yang berkelas!"🌟...
..."Nana 17 Oktober "...
...🌸❤️🌸...
Notebook :
•Kolaborasi adalah kerja sama untuk membuat sesuatu. Nilai-nilai yang mendasari sebuah kolaborasi adalah tujuan yang sama, kesamaan persepsi, kemauan untuk berproses, saling memberikan manfaat, serta kejujuran.
.
To be continued
__ADS_1