Kupu-kupu Malam Tapi Perawan

Kupu-kupu Malam Tapi Perawan
77. Bingung


__ADS_3

Pagi mulai menjelang, Rayyan yang terbiasa bangun pagi pun terbangun. Rayyan merasa kepalanya sangat pusing. Perlahan mata pria itu pun mengerjap menyesuaikan cahaya yang masuk ke dalam retina matanya. Rayyan terkejut saat menyadari bahwa Aurora tidur dengan merebahkan kepalanya di dadanya. Bahkan wanita itu memeluk tubuhnya.


Rayyan menghela napas panjang, mengangkat tangannya, lalu dengan lembut mengelus lengan Aurora yang masih terlelap. Entah mengapa, ada perasaan damai dan tenang dalam hatinya saat memeluk dan mencium aroma tubuh Aurora.


Sebelah tangan Rayyan terangkat untuk memijit pelipisnya. Efek dari mabuk semalam masih terasa. Bahkan Rayyan tidak ingat, bagaimana dirinya bisa terbangun di kamarnya sendiri dengan Aurora yang tengah memeluknya. Namun Rayyan yakin, pasti Andi lah yang membawanya pulang.


Perlahan Rayyan melepaskan pelukan Aurora, dan merebahkan kepala Aurora di bantal dengan hati-hati. Tidak ingin Aurora terbangun. Sebenarnya Rayyan masih malas untuk bangun, namun mengingat hari ini ada meeting penting, terpaksa Rayyan harus bangun dan bersiap-siap untuk pergi ke kantor.


"Dia melepaskan semua pakaianku?"gumam Rayyan yang baru menyadari jika dirinya hanya memakai boxer saja.


Rayyan bergegas membersihkan diri, dan tak lama kemudian, pria itu sudah rapi, siap untuk pergi ke kantor. Rayyan menghampiri Aurora dan mengecup bibir Aurora sekilas. Pria itu bergegas keluar dari dalam kamarnya. Saat membuka pintu kamarnya, Rayyan melihat Andi, Nala dan Mastuti yang berdiri menunduk di depan pintu. Rayyan membuang napas kasar menatap ke tiga orang kepercayaan itu.


"Maafkan kami, Tuan!"ucap ketiga orang itu bersamaan


"Kali Ini, aku memaafkan kalian. Tapi, jika kalian melakukan kesalahan lagi, aku pasti akan menghukum kalian,"ujar Rayyan dengan tatapan tajam.


"Terimakasih, Tuan,"ucap ke tiganya kembali bersamaan.


Sebenarnya, kemarin Rayyan sangat marah pada ke tiga orang itu. Namun saat pagi ini dirinya terbangun dengan Aurora yang merebahkan kepalanya di atas dadanya dan memeluk dirinya, hati Rayyan menjadi tenang. Dan Rayyan tidak ingin merusak suasana hatinya dengan menghukum tiga orang itu.


Rayyan berlalu meninggalkan ke tiga orang itu. Andi pun segera menyusul dan mendahului Rayyan untuk membukakan pintu mobil untuk majikannya itu.


"Apa yang dilakukan nyonya? Sehingga Tuan tidak menghukum kami? Sekarang aku yakin, yang bisa menenangkan hati Tuan adalah nyonya,"gumam Andi seraya berlari kecil ke arah mobil yang sudah terparkir di depan pintu utama rumah itu.


Andi membukakan pintu mobil untuk Rayyan, kemudian menutupnya dan bergegas masuk ke dalam mobil. Duduk di sebelah kursi kemudi. Supir Rayyan pun langsung melajukan mobil itu menuju kantor.


"Bagaimana aku pulang semalam?"tanya Rayyan pada Andi yang menyodorkan kotak sarapan pagi untuk Rayyan.

__ADS_1


"Saya hanya mengantar anda sampai ke kamar. Saya mengatakan pada nyonya untuk menyeka tubuh Tuan. Karena semalam Tuan sempat muntah-muntah dan sedikit mengotori baju Tuan. Setelah itu, saya meninggalkan anda dengan Nyonya Aurora,"sahut Andi.


"๐˜ฝ๐™š๐™ง๐™–๐™ง๐™ฉ๐™ž, ๐˜ผ๐™ช๐™ง๐™ค๐™ง๐™– ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ข๐™š๐™ก๐™š๐™ฅ๐™–๐™จ๐™ ๐™–๐™ฃ ๐™ฅ๐™–๐™ ๐™–๐™ž๐™–๐™ฃ๐™ ๐™ช,"gumam Rayyan dalam hati, merasa senang.


Rayyan selesai sarapan dan Andi menyodorkan kelapa muda yang sudah di siapkannya tadi. Kelapa muda yang baru saja dilubangi dengan pisau kecil dan diberi sedotan. Rayyan mengernyitkan keningnya melihat kelapa muda yang disodorkan oleh Andi.


Andi yang melihat ekspresi wajah Rayyan pun berkata,"Kepala Tuan pasti pusing, karena mabuk semalam. Minum air kelapa muda bisa menghilangkan efek mabuk, Tuan,"ucap Andi.


Tanpa berkata apa-apa lagi, Rayyan menerima kelapa muda itu. Inilah yang membuat Rayyan mempertahankan Andi bertahun-tahun di sisinya. Selain pintar dan setia,, Andi juga sangat perhatian dan mengerti apa yang di inginkannya. Seolah pria itu bisa membaca hatinya. Jika Andi adalah seorang wanita, mungkin saja Rayyan akan jatuh cinta pada Andi.


"Tuan, saya telah menyelidiki semuanya. Saya menduga Tuan Hendrik dan Nona Natalie ada hubungannya dengan kejadian kemarin. Sepertinya, mereka berkonspirasi dengan Nyonya Naima. Apa perlu saya memberikan pelajaran pada mereka?"tanya Andi.


"Sepertinya? Apa maksud kamu dengan kata sepertinya?'"tanya Rayyan berhenti meminum air kelapa muda di tangannya. Menatap Andi dengan tatapan tajam.


"Begini, Tuan. Saya sudah mengecek seluruh cctv di dalam rumah. Saya menemukan jika semua cctv di rumah, kemarin mengalami gangguan sejak siang hari. Jadi kita tidak menemukan rekaman apapun tentang kejadian kemarin. Saya sudah menyuruh orang untuk memperbaiki seluruh cctv di rumah hari ini juga,"jelas Andi.


"Saya belum bisa mengatakan apapun sebelum mendengar penjelasan dari teknisi yang memperbaiki cctv nya, Tuan. Tapi saya mencurigai Tuan Hendrik dan nona Natalie,"sahut Andi.


"Jangan melakukan apapun jika tidak ada bukti yang konkret. Bukan gayaku menghukum orang dengan hanya berdasarkan deduksi saja,"ujar Rayyan.


"Baik, Tuan. Saya mengerti,"sahut Andi.


Sementara itu, Aurora nampak terbangun setelah beberapa menit Rayyan pergi. Wanita itu memiringkan tubuhnya menghadap ke kiri. Aurora meraba-raba mencari Rayyan di tempat Rayyan biasa berbaring. Karena tidak menemukan apapun, Aurora pun membuka matanya.


Aurora menghela napas panjang saat tidak melihat Rayyan di dalam kamar itu. Wanita itu menatap jam digital di atas nakas yang sudah menunjukkan pukul tujuh lewat tiga puluh menit.


"Konyol sekali! Aku memintanya agar tidak bangun sebelum aku bangun. Tapi aku bangun paling pagi pukul setengah delapan pagi. Sedangkan dia harus berangkat ke kantor. Ternyata aku egois sekali,"gumam Aurora yang baru menyadari permintaannya pada Rayyan adalah permintaan konyol.

__ADS_1


Aurora yang selama satu tahun menjadi kupu-kupu malam gadungan memang sulit untuk bangun pagi. Waktu menjadi kupu-kupu malam, Aurora selalu pulang dini hari, bahkan kadang sampai subuh baru pulang. Itu semua karena Aurora menunggu Sumi melayani pelanggan.


"Apa yang bisa aku lakukan untuk menunjukkan perhatianku? Apa seperti di film-film atau di novel-novel? Aku membantu dia memakaikan baju dan dasi saat dia akan berangkat bekerja dan membantu melepaskan bajunya saat dia pulang kerja? Atau mungkin memasak untuk dia? Tapi bahkan aku tidak tahu apa makanan kesukaan Rayyan. Aku juga tidak terlalu bisa memasak. Huff.. aku konyol sekali, menginginkan suami yang sempurna, tapi aku sendiri tidak sempurna. Ingin di perhatikan dan di mengerti, tapi, aku sendiri juga tidak mau mengerti dan memperhatikan Rayyan. Sepertinya, bukan Rayyan yang harus bercermin, tapi aku,"gumam Aurora membuang napas kasar.


Aurora menghubungi Mastuti untuk menyiapkan sarapan, kemudian beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi. Setelah berendam di dalam bathtub, akhirnya Aurora pun membilas diri di bawah shower. Tidak berapa lama kemudian, Aurora menyelesaikan ritual mandinya dan bergegas mengganti pakaiannya.


Saat akan menuju walk-in closet, Aurora melihat sarapan untuknya sudah siap. Selesai memakai pakaian, Aurora pun segera sarapan. Aurora melakukan aktivitasnya seperti biasa. Namun setelah membersihkan diri sepulang dari kafe, Aurora nampak gelisah.


"Apakah aku harus membantu dia melepaskan baju, jika dia pulang nanti? Bagaimana jika dia mengatakan aku sudah tidak sabar untuk bercinta dengan dia? Aku berbaring di sofa Tantra aja, dia bilang aku sudah menunggu dia untuk bercinta dengan dia. Apalagi kalau aku membantu dia membukakan bajunya,"gumam Aurora yang menjadi bingung sendiri.


Menikah dadakan dengan orang yang baru dua kali di temui, tentu saja ada rasa canggung. Apalagi sebelumnya Aurora selalu bersikap acuh, bahkan ketus pada Rayyan. Bukankah aneh jika tiba-tiba Aurora membantu Rayyan membuka baju Rayyan? Tapi sayangnya, memang tidak ada yang bisa Aurora lakukan selain membantu Rayyan berpakaian dan membantu melepaskan pakaian Rayyan. Aurora semakin tenggelam dalam kebingungan nya, hingga...


"Ceklek"


...๐ŸŒŸ"Jangan mencari pasangan yang sempurna, karena tidak akan pernah ada. Carilah yang membuatmu merasa sempurna saat bersamanya. Dan membuat dia merasa sempurna saat bersamamu."๐ŸŒŸ...


..."Nana 17 Oktober"...


...๐ŸŒธโค๏ธ๐ŸŒธ...


Notebook:


โ€ขKonkret berarti wujudnya benar-benar ada secara fisik dan bisa kita rasakan dengan panca indera.


โ€ขDeduksi berarti penarikan kesimpulan dari keadaan yang umum atau penemuan yang khusus dari yang umum. Dengan demikian, metode deduksi adalah proses penalaran dari satu atau lebih pernyataan umum untuk mencapai kesimpulan logis tertentu. Wikipedia


.

__ADS_1


To be continued


__ADS_2