Kupu-kupu Malam Tapi Perawan

Kupu-kupu Malam Tapi Perawan
302. Dendam


__ADS_3

Tiga orang pria yang menyekap Natalie itu nampak duduk di ruang tamu. Mereka baru saja selesai menikmati tubuh Natalie secara beramai-ramai. Sedangkan Natalie nampak sudah terlelap karena kelelahan.


"Ngomong-ngomong, pilihan kamu kali ini bagus juga. Dia bisa bertahan lebih lama dari para wanita yang pernah kita tiduri bersama-sama,"


"Iya. Yang ini memang lumayan. Tapi, kenapa kamu memiliki ide untuk memberinya obat perangsangg?"


"Aku ingin dia kecanduan bercinta dengan cara seperti ini. Sehingga dia akan kembali datang untuk mencari kita agar bisa memuaskan dia,"sahut pria berlesung pipi yang membawa Natalie dari klub malam. Terlihat kebencian dari raut wajah dan kilatan tatapan mata pria itu.


"Kenapa? Kamu seperti membenci wanita itu,"


"Ya. Aku sangat membencinya. Karena dia telah membuat adikku satu-satunya yang paling aku sayangi di lecehkan secara bergilir. Dia menyebar luaskan video adikku yang di gilir beberapa orang pria suruhannya. Hingga akhirnya adikku meninggal dengan cara bunuh diri karena malu, trauma dan frustasi setelah kehilangan kesuciannya dan di bully teman-temanya, bahkan di keluarkan dari sekolahnya,"


"Dia menyukai kekasih adikku, tapi kekasih adikku tidak mau berpaling dari adikku. Karena itu, dia menyingkirkan adikku dengan cara menyuruh beberapa orang pria untuk melecehkan adikku. Apa yang aku lakukan padanya tidak sebanding dengan apa yang dia lakukan pada adikku. Aku sudah lama mencari cara untuk balas dendam padanya karena kematian adikku,"


"Tapi, dulu dia kaya dan berkuasa, sehingga sangat sulit di dekati, apalagi di sentuh. Bahkan dia dan ayahnya sempat pindah ke luar negeri. Aku baru tahu jika ayahnya bangkrut dan dia menjadi kupu-kupu malam. Dan inilah kesempatan ku untuk balas dendam. Dia tidak akan bisa membalas perbuatan ku, karena dia dan ayahnya sudah tidak memiliki apa-apa,"jelas pria berlesung pipi itu dengan aura yang suram.


"Aku tak menyangka jika dia wanita yang sekeji itu. Jika seperti itu ceritanya, dia pantas diperlakukan seperti ini,"


"Iya. Dia masih beruntung hanya kamu balas dengan menjadikan dia pemuas kebutuhan biologis kita,"


"Bahkan dia terlihat sangat menikmati,"


"Dia akan kecanduan bercinta dengan cara beramai-ramai seperti ini,"


"Ya. Setelah ini, dia tidak akan pernah merasa puas jika hanya bercinta dengan satu orang pria saja,"


"Dia akan menjadi budak ranjang kita,"


"Kita perlakukan saja dia sesuka hati kita untuk membalaskan dendam kamu dan adikmu,"


Ucap tiga orang pria itu yang nampak bersemangat melakukan Foursomee dengan Natalie.


Tiga orang pria yang menjadikan Natalie sebagai pemuas kebutuhan biologis mereka itu akhirnya memutuskan untuk melepaskan Natalie setelah satu minggu menyekap dan menikmati tubuh Natalie sesuka hati mereka.


Dijadikan pemuas nafsu dan di sekap selama satu minggu, tentu saja membuat tubuh Natalie kelelahan. Bahkan organ inti Natalie menjadi lecet, bengkak, dan nyeri. Dan tentu saja luka itu terjadi akibat gesekan terus-menerus pada alat reproduksinya. Apalagi Natalie melakukannya dengan tiga pria sekaligus.


Pria yang membawa Natalie dari klub malam itu menarik Natalie ke dalam mobilnya.


"Kamu mau membawaku ke mana?"tanya Natalie setelah di paksa masuk kedalam mobil.


"Aku akan mengantarkan kamu pulang,"sahut pria berlesung pipi itu datar.

__ADS_1


"Berikan bayaranku dan kembalikan sling bag ku berserta isinya!"bentak Natalie.


Pria itu melempar sling bag Natalie. Natalie pun langsung menangkapnya dan memeriksa isinya. Sayangnya handphonenya mati. Mungkin karena lowbat.


"Mana bayaran ku selama seminggu?"pinta Natalie menadahkan tangannya pada pria itu.


"Diam, atau aku akan menurunkan kamu di sini!"ancam pria itu.


Natalie pun akhirnya memilih diam, karena tidak ingin di turunkan di jalanan sepi yang sedang mereka lewati. Akan sulit bagi Natalie mencari kendaraan umum karena handphonenya mati.


Setelah beberapa menit menempuh perjalanan, akhirnya pria itu menepikan mobilnya.


"Turun!"titah pria yang membawa Natalie dari klub malam seminggu yang lalu itu setelah menepikan mobilnya di dekat sebuah pohon besar di pinggir jalan dengan keadaan jalan yang lumayan ramai.


"Mana uang ku? Kamu telah menyekap aku selama satu minggu bersama dua orang temanmu. Menikmati tubuh ku secara beramai-ramai. Kamu harus membayar aku berkali-kali lipat,"Natalie menagih uang yang seharusnya diberikan oleh pria itu.


"Membayar kamu? Berkali-kali lipat? Mimpi! Kita sama-sama menikmati, kenapa aku harus membayar kamu?"sahut pria itu tersenyum sinis.


"Kau!"geram Natalie.


"Apa? Setelah ini, kamu tidak akan merasa puas jika hanya bercinta dengan satu orang pria saja. Jika kamu ingin mendapatkan kepuasan, kamu boleh datang ke apartemen ku kapan saja. Aku dan teman-teman ku akan memuaskan kamu,"ucap pria itu tersenyum miring.


"Cih! Jangan mimpi! Aku tidak sudi dan tidak ingin bertemu dengan kamu dan teman-teman kamu lagi. Apalagi bercinta dengan kalian bertiga,"ketus Natalie.


"Berikan uang ku!"pinta Natalie lagi yang merasa berhak mendapatkan bayaran atas pelayanannya selama satu minggu ini.


"Aku sudah memberikan uang lima juta padamu. Itu sudah lebih dari cukup, karena kamu juga menikmati percintaan kita itu,"


"Mana ada yang seperti itu! Aku adalah wanita penghibur. Jadi, jika kamu memakai jasaku, kamu harus membayar aku,"Natalie nampak tidak terima dengan keputusan pria itu.


"Jika aku tidak mau memberikan uang lagi padamu. Kamu mau apa?"tantang pria itu.


"Dasar brengseek! Kamu..."


"Kamu mau aku bawa kembali ke apartemen ku dan aku sekap lagi?"tanya pria itu memotong kata-kata.Ndatalie.


Tanpa berkata apapun lagi, Natalie keluar dari dalam mobil. Wajahnya yang terlihat pucat nampak memendam rasa kesal dan amarah. Namun, dari pada di sekap lagi, lebih baik Natalie pergi. Walaupun tidak di berikan bayaran tambahan.


"Bugk"


Dengan keras Natalie menutup pintu mobil itu untuk meluapkan emosinya.

__ADS_1


"Dasar sialan! Brengseek!"umpat Natalie melihat mobil yang di tumpanginya tadi kembali melaju meninggalkan dirinya.


Terlalu bebas dan berbuat sesuka hati, itulah Natalie. Merasa dengan uang semuanya dapat dilakukan dan bisa mendapatkan kebahagiaan dengan mengandalkan uang. Sama seperti sang ayah, yaitu Jony. Namun ada yang tidak diketahui Natalie, bahwa kebahagiaan bukan tergantung pada harta semata.


Seperti tubuh yang memiliki bagian-bagian sendiri yang memiliki fungsi yang berbeda-beda. Ada kaki untuk berjalan, ada tangan untuk bekerja, ada mulut untuk makan dan berbicara, serta masih banyak lagi anggota tubuh yang lainnya yang memiliki fungsi masing-masing yang tidak bisa digantikan dengan yang lain.


Seperti sebuah kebahagiaan yang tercipta bukan karena harta semata-mata. Ada harta, cinta, kasih sayang dan perhatian yang berjalan beriringan hingga menciptakan satu rasa, yaitu bahagia.


Karma. Mungkin itulah yang didapat Natalie saat ini. Selama ini Natalie sering menindas orang lain dengan harta yang dimiliki ayahnya. Melakukan apapun yang bisa membuat hatinya senang tanpa mempedulikan dan memikirkan perasaan, apalagi penderitaan orang lain.


Bukan hanya adik pria berlesung pipi itu saja yang pernah di celakai Natalie, tapi masih banyak lagi. Bahkan Natalie sudah beberapa kali menyekap beberapa orang pria yang di sukainya. Memberikan obat perangsangg pada para pria itu agar bisa memuaskan kebutuhan biologisnya. Bahkan banyak diantara para pria itu yang masih perjaka dan akhirnya menjadi rusak setelah di sekap oleh Natalie.


Bergonta-ganti pacar dan pasangan bercinta sudah dilakukan Natalie sejak duduk di bangku kelas dua SMP. Karena terlalu manja, bebas dan salah masuk circle.


Namun, seburuk apapun lingkungan, jika pada dasarnya watak dan akhlak seseorang baik, maka orang itu tidak akan terpengaruh oleh lingkungan dan pertemanan buruk. Dengan kata lain, Natalie menjadi seperti saat ini bukan hanya karena Jony salah dalam mendidiknya. Tapi juga karena watak Jony yang tidak baik menurun pada Natalie.


Setelah sampai di rumah sederhana yang ditinggalinya bersama ayahnya, Natalie bermaksud untuk beristirahat.


"Nat, kemana saja kamu selama satu minggu ini? Kenapa kamu tidak pulang sama sekali?"tanya Jony saat melihat Natalie masuk ke dalam rumah.


"Aku capek, pa. Aku ingin istirahat. Ini uang untuk papa,"ucap Natalie seraya mengambil semua uang cash yang ada di dalam dompetnya, kemudian langsung masuk ke dalam kamarnya.


Selama satu minggu di sekap dan dijadikan pemuas kebutuhan biologis tiga orang pria itu, Natalie tidak memiliki pemasukan selain lima juta yang di berikan pria yang menyekapnya itu. Sedangkan uang di rekening nya juga tinggal satu juta dan uang cash nya di dompet tinggal lima ratus ribu.


Jony hanya bisa menghela napas panjang dan bergegas membeli makanan. Uang yang di berikan Natalie sudah habis tiga hari yang lalu. Hingga Jony terpaksa mencari barang bekas di tempat sampah dan di pinggir jalan agar bisa di jual dan mendapatkan uang untuk membeli makanan.


Jony tidak bisa lagi mendekati rumah Sumi, karena rumah itu di jaga ketat. Terkadang Jony berpikir, jika lebih baik dirinya di penjara agar bisa makan setiap hari dengan teratur dari pada bebas tapi kesulitan untuk makan seperti akhir-akhir ini. Bahkan Jony juga sempat berpikir lebih baik dirinya di hukum mati karena semua kesalahannya dari pada hidup, tapi menderita karena susah makan dan sakit-sakitan.


...🌟Masa lalu memengaruhi masa kini dan masa kini mempengaruhi masa depan....


... Bagaimana masa depan nanti, tergantung pada apa yang di lakukan hari ini.🌟...


..."Nana 17 Oktober"...


...🌸❤️🌸...


Notebook :


Dalam bahasa gaul, arti kata circle cenderung mengarah kepada lingkaran pertemanan atau kelompok. Kata circle menandakan kelompok pertemanan. Atau, bisa juga sebagai lingkaran komunitas atau kelompok yang memiliki minat yang sama.


.

__ADS_1


To be continued


__ADS_2