Kupu-kupu Malam Tapi Perawan

Kupu-kupu Malam Tapi Perawan
290. Trik Apalagi?


__ADS_3

Sejak dulu Andi memang tidak suka dengan Dila. Karena Andi melihat Dila tidak tulus pada Rayyan, sama seperti Natalie. Apalagi Dila sering meminta uang pada Rayyan. Saat Dila pura-pura merajuk pada Rayyan, Rayyan pasti memberikan uang pada Dila.


Andi bisa memaklumi wanita yang realistis. Karena hidup memang butuh uang. Tapi Andi tidak suka dengan wanita yang materialistis. Menilai segala sesuatu dengan harta dan mencintai pun karena harta. Istilah yang populernya adalah "Ada uang Abang di sayang, tak ada uang Abang di tendang".


Tidak ada seorang istri pun yang akan merasa bahagia jika suaminya sehat wal afiat tanpa kurang suatu apa, tapi cuma diam di rumah. Malas bekerja, tingkah seperti raja, banyak maunya dan suka memerintah.Jika tidak di turuti apa maunya marah-marah. Suami macam begituan, buang ke laut aja!


Suami adalah kepala keluarga yang berkewajiban mencukupi semua kebutuhan keluarganya. Istri adalah tulang rusuk, bukan tulang punggung. Jangan sampai menjadikan tulang rusuk sebagai tulang punggung, atau dia akan patah.


Dila mengikuti Rayyan ke ruangan kerja Rayyan. Para karyawan Rayyan yang mengenal siapa Dila pun mulai berbisik-bisik membicarakan Dila. Bertanya-tanya apa tujuan perempuan itu ke perusahaan Rayyan. Wanita yang dulu adalah pacar Rayyan dan sering datang menemui Rayyan. Sedangkan mereka semua tahu jika saat ini Rayyan sudah menikah.


Apalagi saat Aiden mempublikasikan tentang hubungannya dengan Aurora. Semua orang jadi tahu jika istri Rayyan adalah adik kandung Aiden. Sedangkan semua orang juga tahu, jika Rayyan dan Aiden bersahabat.


Rayyan masuk ke dalam ruangannya diikuti oleh Dila dan Andi. Dila menatap tajam pada Andi dengan tatapan tidak suka.


"Kenapa kamu ikut masuk ke sini? Aku ingin bicara dengan Rayyan. Keluar kamu!"ketus Dila pada Andi.


"Aku adalah asisten Tuan Rayyan. Ada hak apa kamu memerintah aku?"balas Andi sinis.


"Andi, keluarlah! Biarkan aku bicara dengan dia,"pinta Rayyan yang tidak ingin mendengar perdebatan Andi dan Dila.


"Jika Tuan ingin bicara dengan perempuan jalangg ini, ya, bicara saja! Saya tidak akan pergi. Jika Tuan memaksa saya untuk pergi, saya akan mengadu pada nyonya dan juga pada Tuan Aiden jika anda menemui wanita jalangg ini di ruangan anda berdua saja,"ancam Andi dengan wajah dan suara datar.


"Kau..!"


Dila begitu geram mendengar apa yang dikatakan oleh Andi. Dila tidak menyangka jika Andi berani mengancam Rayyan.


"Sialan! Ternyata benar yang dikatakan oleh Natalie. Rayyan di tekan oleh mamanya dan juga Aiden. Dan asisten sialan ini, kenapa dia berpihak pada Tante Naima?"gumam Dila dalam hati, menatap tajam pada Andi.

__ADS_1


Sepengetahuan Dila, Andi sangat setia pada Rayyan. Dila menyangka jika yang dimaksud nyonya oleh Andi adalah Naima. Padahal yang di maksud Andi adalah Aurora.


"Jangan harap aku akan membiarkan kamu menggoda majikanku. Karena jika Tuan Rayyan bertengkar, apalagi berpisah dengan nyonya Aurora, akulah yang pasti akan repot,"gumam Andi dalam hati, juga menatap tajam pada Dila.


"Katakan apa yang ingin kamu katakan!"ucap Rayyan seraya memijit pelipisnya sendiri melihat api permusuhan di antara Andi dan Dila.


"Ray, kamu takut dengan bawahan kamu sendiri?"tanya Dila tidak percaya.


"Itu bukan urusan kamu. Cepat katakan apa yang ingin kamu katakan!"pinta Rayyan terlihat tidak sabar.


Dila membuang napas kasar. Mau tak mau membiarkan Andi tetap berada di ruangan itu


"Ray, aku minta maaf. Waktu itu, aku tidak bermaksud meninggalkan kamu. Aku.. Aku dipaksa meninggalkan kamu. Seorang mafia memaksaku untuk menikah dengan dia. Pria itu bahkan menderita Sadomasokisme. Dia menyiksa ku saat melakukan hubungan suami-istri. Selama bertahun-tahun aku tidak bisa lepas dari dia. Saat dia terlibat perang dengan musuhnya, aku baru bisa lepas dari dia,"ujar Dila berderai air mata.


Namun, apakah yang dikatakan oleh Dila benar? Faktanya adalah separuh benar dan separuh lagi adalah bohong. Selama ini Dila memang menikah dengan seorang pengusaha kaya di negara lain. Tapi itu bukan karena paksaan, melainkan karena memang Dila sendiri yang mau.


Seorang pria kaya yang menuruti segala keinginannya. Royal lebih dari Rayyan. Hingga Dila berpaling dari Rayyan dan memilih mafia itu. Apalagi waktu itu Rayyan juga sedang mengalami masa sulit dalam perusahaannya.


"Trik apalagi yang ingin digunakan wanita ini untuk merayu dan mencari simpati dari Tuan? Dasar wanita jalangg!"umpat Andi dalam hati.


"Aku memaafkan kamu. Ada lagi yang ingin kamu bicarakan?"tanya Rayyan masih dengan suara dan wajah datarnya.


"What?! Cuma seperti itu responnya setelah aku bercerita dengan berurai airmata seperti ini?"gumam Dila dalam hati dengan ekspresi tidak percaya.


Dila merasa kecewa dengan respon Rayyan yang datar. Sama sekali tidak sesuai dengan ekspektasinya. Walaupun dari dulu Rayyan memang selalu datar seperti itu. Karena itulah Dila tidak bisa setia pada Rayyan. Rayyan dalam ingatan Dila adalah pria datar. Bahkan saat berhubungan layaknya suami-istri dengan dirinya pun tidak ada manis-manisnya. Rayyan seperti hanya melakukannya demi kepuasan belaka.


Jauh berbeda dengan saat Rayyan melakukannya dengan Aurora. Walaupun di awal-awal pernikahan Rayyan dan Aurora, Rayyan agak kasar pada Aurora. Karena Aurora selalu menolak melayani Rayyan.

__ADS_1


Tapi bagi Dila, Rayyan lumayan royal. Setiap dirinya marah, Rayyan pasti akan memberinya uang untuk shopping. Walaupun Rayyan memberikan uang yang tidak terlalu besar pada Dila. Rayyan membatasi uang yang diberikannya pada Dila. Namun tetap saja lumayan besar. Karena itulah Dila bertahan dengan Rayyan.


Saat menemukan pria yang lebih royal dan lebih penyayang dari Rayyan, Dila pun berpaling dari Rayyan. Namun sayangnya malah terjebak dengan seorang pemimpin mafia yang hanya manis di awalnya saja.


Andi tersenyum sinis pada Dila saat melihat dan mendengar respon Rayyan atas apa yang diceritakan oleh Dila.


"Bagus, Tuan. Aku harap anda mempertahankan sikap Tuan ini,"gumam Andi dalam hati.


"Apalagi yang ingin kamu katakan? Jika tidak ada, silahkan keluar dari ruangan ku! Aku masih banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan,"ucap Rayyan yang tidak mendapatkan jawaban dari Dila, membuat Andi semakin senang dan Dila merasa semakin kecewa.


"Ray, kamu masih mencintai aku, 'kan?"tanya Dila yang sudah terhasut kata-kata Natalie.


"Tidak,"jawab Rayyan cepat,"Sejujurnya, aku tidak pernah mencintai kamu. Selama berpacaran dengan kamu, aku tidak pernah merasakan sesuatu yang spesial di antara kita. Apalagi kamu sudah mengkhianati aku. Kamu bercinta dengan kakakku di belakangku. Bagaimana mungkin aku bisa mencintai seorang pengkhianat seperti kamu?"ucap Rayyan menatap datar pada Dila.


"Itu karena kamu kurang perhatian padaku, Ray. Kamu lebih mementingkan pekerjaan kamu daripada aku,"kilah Dila beralasan.


...🌸❀️🌸...


Notebook:


Sadomasokisme adalah perilaku kelainan dalam berhubungan intim, di mana seseorang merasakan kenikmatan dan kepuasan saat melakukan hubungan intim ketika menyakiti atau disakiti.


Jika menikmati peran menyakiti (aktif) disebut sadis, dan jika menikmati peran disakiti (pasif) disebut sebagai masokis.


Sadomasokisme memiliki tingkatan, ada yang hanya sampai pada tahapan memukul atau menggigit hingga meninggalkan bekas lebam. Namun pada tahapan yang sudah parah bisa menyebabkan luka-luka parah yang disebabkan alat-alat atau benda tajam. Kelainan melakukan hubungan intim ini bisa menyebabkan kematian karena dalam kondisi tertentu ketika masokis (yang disakiti) dan sadis (yang menyakiti) akan mendapatkan puncak kenikmatan ketika menempatkan nyawa di ujung tanduk, misalnya dengan melakukan pencekikan.


Kalau sempat, mampir ke karya aku yang baru, kak. Judulnya "Casanova Mati Gaya".. Ini kisah Aiden dan Yuniar.πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


.


To be continued


__ADS_2