Kupu-kupu Malam Tapi Perawan

Kupu-kupu Malam Tapi Perawan
303. Bisakah?


__ADS_3

Setelah Rayyan pergi, Dila tidak bisa berkutik, apalagi kabur saat Neil membawa Dila ke mobil Neil. Tidak ada kata yang terucap dari bibir Neil sejak mereka masuk ke dalam mobil. Wajah pimpinan mafia itu terlihat dingin dan datar. Dila pun tidak berani memulai pembicaraan.


Hingga mereka sampai di bandara dan memasuki pesawat pun tidak ada perbincangan apapun diantara Neil dan Dila. Neil membawa Dila kembali ke negara asal Neil. Kembali ke mansion yang sebelumnya di tinggali Neil.


Sebelumnya, yang membuat Dila ingin kabur dari Neil adalah karena Neil mengurung Dila di dalam mansion dan merasa tidak suka saat pria itu meminta hak nya sebagai seorang suami. Karena cara bercinta Neil yang bagi Dila menyakitkan. Meremas beberapa bagian tubuhnya hingga Dila memekik karena sakit, hingga Dila tidak menikmati percintaan nya dengan Neil.


Walaupun pria yang menjadi pimpinan mafia itu termasuk pria yang perkasa di atas ranjang. Namun semua itu tidak bisa membuat nilai plus bagi Dila karena menyakiti Dila saat bercinta.


Jika saja Neil tidak meremas beberapa bagian tubuh Dila dengan kuat saat bercinta, mungkin Dila akan sangat menikmati percintaannya dengan Neil. Karena keperkasaan Neil di atas ranjang.


"Ceklek"


"Brak"


Neil membuka pintu kamarnya, kemudian menutupnya dengan kuat.


"Brugh"


"Akhhh"


Dila memekik saat Neil mendorong Dila hingga Dila jatuh terlentang di atas ranjang. Neil duduk di tepi ranjang dan menunduk, mencengkram ke dua pipi Dila dengan tangan kanannya. Sedangkan tangan kiri pria itu bertumpu pada ranjang untuk menahan berat badannya.


"Berani sekali kamu kabur dan membawa harta benda ku! Apa kamu pikir aku ini pria yang mudah kamu dekati dan kamu tinggalkan sesuka hati mu? Hanya aku yang boleh meninggalkan dan mencampakkan. Aku tidak akan membiarkan seorang pun meninggalkan dan mencampakkan aku,"ucap Neil dengan tatapan tajam.


"Maafkan aku! Aku sama sekali tidak bermaksud seperti itu. Aku tidak memiliki siapapun di negara ini selain kamu. Jadi, aku memutuskan untuk kembali ke negara asalku setelah aku mendengar kamu sudah meninggal,"ujar Dila beralasan.


"Oh, ya? Apa kamu pikir aku bodoh dan juga pelupa? Sudah beberapa kali kamu mencoba kabur dari ku. Kamu pasti sangat senang saat mendengar aku sudah mati. Dan kamu berniat kembali pada mantan pacar mu itu? Apa kamu pikir dia itu orang bodoh, sehingga dia mau menerima kamu kembali? Kamu meninggalkan dia untuk aku, 'kan? Apa kamu pikir aku tidak tahu? Kamu seharusnya bersyukur, karena dari sekian banyak wanita yang aku temui, hanya kamu yang aku nikahi,"ujar Neil menatap tajam Dila.

__ADS_1


"Iya. Aku sangat bersyukur menjadi istri mu. Aku tidak pernah berniat kembali pada dia, Neil. Karena kamu lebih baik dari semua sisi dari pada dia. Sebab itu, aku lebih memilih kamu dari pada dia,"ucap Dila mencoba mengambil hati Neil, berusaha bangkit dengan pipi yang masih di cengkram Neil,"Cih. Bersyukur apanya? Dulu aku memang mengira kamu lebih baik dari pada Rayyan. Tapi nyatanya kamu lebih buruk dari pada dia,"lanjut Dila dalam hati.


"Cih! Aku tidak mempan dengan pujian mu itu. Aku menyukai kamu karena kamu cantik dan bisa memuaskan aku di atas ranjang. Kali ini aku memaafkan kamu. Tapi.. Jika kamu berani berbuat ulah lagi, aku akan menjadikan kamu sebagai pemuas kebutuhan biologis anak buahku. Aku akan membiarkan mereka menggagahi mu secara beramai-ramai. Apa kamu ingin aku melakukan itu?"ancam Neil yang tidak pernah main-main dengan ucapannya.


Dila sudah tidak memiliki keluarga lagi. Hingga Neil tidak bisa mengancam Dila dengan keluarganya. Jadi, Neil harus mengancam Dila sendiri.


"Greb"


Dila memeluk Neil, hingga Neil melepaskan cengkraman tangannya di pipi Dila


"A.. Aku janji tidak akan berbuat ulah lagi. Aku akan tetap berada di sisimu. Jangan pernah tinggalkan aku! Aku takut saat mendengar kamu meninggal,"ucap Dila kemudian menengadah menatap Neil dan membelai lembut wajah Neil.


Dila mencium bibir Neil dengan lembut, dan tentu saja di sambut dengan agresif oleh Neil. Selama seminggu lebih berperang dengan musuhnya, Neil ingin menghibur diri dengan bercinta dengan Dila.


Dila sengaja memancing Neil untuk bercinta dengan dirinya. Walaupun sebenarnya Dila tidak suka bercinta dengan Neil. Tapi, kali ini Dila harus melakukannya agar Neil tidak marah lagi padanya. Itulah yang selalu dilakukan Dila selama ini untuk meredakan kemarahan Neil pada dirinya. Dan cara itu selalu berhasil, walaupun Dila harus tersiksa dengan cara bercinta Neil yang kasar dan menyakiti dirinya. Namun Dila tidak memiliki pilihan lain.


Selama ini Dila selalu mencari pria kaya hanya agar bisa hidup nyaman dan mewah. Tidak pernah mencintai siapapun selain dirinya sendiri dan uang. Itulah Dila. Bagi Dila, cinta itu tidak ada artinya di bandingkan dengan uang.


Selain cantik, sebenarnya Dila juga lumayan pintar dan mungkin bisa mempunyai karir yang bagus jika mau tekun bekerja. Namun sayangnya Dila tidak suka bekerja keras. Lebih suka menjerat para pria untuk di jadikan ATM berjalan. Tidak mau pusing dan lelah karena bekerja untuk mendapatkan uang.


Hingga akhirnya Dila jatuh ke tangan Neil yang tidak bisa di jadikan ATM berjalannya, apalagi di campakkannya.


Setelah kebutuhan biologisnya terpenuhi, Neil pun duduk bersandar di headboard ranjang. Pria itu menuang wine ke dalam gelas, lalu menyesap minuman itu. Dila beranjak duduk di samping Neil seraya memegang selimut untuk menutupi tubuhnya yang polos tanpa sehelai benang.


"Neil, bolehkah aku meminta sesuatu?"tanya Dila hati-hati seraya mengelus dada Neil yang dipenuhi dengan tato.


Jujur, sebagai seorang wanita, Dila sangat menyukai dan mengagumi bentuk tubuh Neil yang terlihat seksi di matanya. Namun sayangnya Neil selalu membuat dirinya merasa disakiti saat mereka sedang bercinta.

__ADS_1


"Apa?"tanya Neil datar, tanpa menatap Dila.


"Bisakah kamu menghancurkan Rayyan untuk aku?"tanya Dila hati-hati.


Neil tersenyum dingin mendengar keinginan Dila,"Kenapa? Apa alasanku untuk menghancurkan mantan pacar mu itu?"tanya Neil dengan suara dan ekspresi wajah yang datar. Pria itu kembali meneguk minumannya.


"Karena istrinya telah menghajar ku dan Rayyan telah mengkhianati aku demi perempuan itu,"sahut Dila mengarang cerita. Memeluk Neil dengan manja seraya mengelus dada bidang dan perut sixpack Neil.


Jujur Dila merasa kecewa setelah mengetahui Rayyan tidak pernah mencintai dirinya. Selama ini semua pria yang menjadi korbannya selalu takluk dan jatuh cinta pada dirinya, tapi nyatanya Rayyan tidak. Walaupun Dila merasa bahwa Neil juga tidak mencintai dirinya. Pria yang sudah menjadi suaminya itu hanya mencintai fisik nya saja


Dila sakit hati pada Rayyan, karena Rayyan tidak mau menolong dirinya saat akan dibawa Neil. Belum lagi karena di usir Andi dari kantor Rayyan dan di hajar Aurora waktu itu.


Dila ingin membalas dendam atas perlakuan Rayyan, Andi dan Aurora. Jika tidak dapat di miliki, lebih baik dihancurkan. Itulah yang ada di dalam pikiran Dila.


"Apa kamu bisa melakukannya untuk ku?"tanya Dila lagi karena tidak kunjung mendapatkan jawaban dari Neil.


...🌸❤️🌸...


Notebook :


Wine merupakan hasil fermentasi dari buah-buahan, seperti anggur merah, yang telah dihancurkan. Kadar alkohol dalam wine umumnya berkisar antara 12–15%. Jenis minuman beralkohol ini dikenal tinggi antioksidan sehingga dipercaya dapat memberikan manfaat bagi kesehatan.


Namun, manfaat wine ini hanya dapat dirasakan jika dikonsumsi dalam jumlah yang tepat. Jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan, wine dapat membahayakan kesehatan. Batas konsumsi wine yang disarankan adalah 1 gelas per hari atau sekitar 150 ml.


Dalam syariat Islam, wine termasuk minuman yang haram dikonsumsi dan dapat memabukkan,"dikutip dari media sosial resmi LPPOM MUI, Selasa (1/8/2023).


.

__ADS_1


To be continued


.


__ADS_2