
Andi mengambil handphone nya dari saku celananya. Pemuda yang hanya berwajah hangat dan humoris di tengah-tengah orang-orang terdekatnya itu mengirimkan banyak pesan pada pengusaha kontruksi itu. Saking banyaknya, pengusaha kontruksi itu akhirnya membuka pesan terakhir yang dikirimkan oleh Andi.
Rahang pria paruh baya itu nampak mengeras saat baru beberapa detik melihat pesan vidio yang dikirimkan Andi padanya. Pria itu berhenti menonton video itu lalu menatap istrinya dengan tatapan tajam penuh amarah dan kebencian.
Istri pria itu yang sempat mengintip video yang di lihat suaminya pun seketika menjadi pucat pasi dan berkeringat dingin. Wanita paruh baya itu memilin jemari tangannya dengan wajah yang tertunduk. Tapi, mata wanita paruh baya itu melirik tajam pada pengurus villa. Pria muda yang menjadi simpanannya.
"Dasar bocah sialan! Berani-beraninya dia membuat video kegiatan panas kami di atas ranjang. Sekarang aku harus bagaimana agar aku bisa lolos dari masalah ini?"gumam wanita paruh baya itu berpikir keras.
"Beraninya kamu menikam aku dari belakang! Setelah semua yang aku lakukan dan berikan padamu, berani sekali kamu menyelingkuhi aku?"ucap pengusaha kontruksi itu dengan suara berat menahan amarah.
Malu? Tentu saja. Rekan bisnisnya tahu bagaimana kelakuan bejat istrinya, tenta saja membuat pria paruh baya itu sangat malu. Kenyataan ini membuktikan bahwa dirinya tidak becus menjadi seorang suami.
"Brugh"
Tiba-tiba istri pengusaha kontruksi itu berlutut di depan suaminya.
"Aku tidak bersalah dalam hal ini. Dia yang telah melecehkan aku,"ucap wanita itu menunjukan ke arah pengurus villa,"Dia memberikan aku obat perangsangg hingga aku terjebak dan ditiduri oleh dia. Aku tidak bisa lepas dari dia karena dia mengancam akan menyebarkan video saat dia menggagahi aku, jika aku tidak menuruti keinginannya,"
"Dia pemuda mesum yang menggunakan segala cara untuk menjerat wanita, sayang. Selain dijadikan budak nafsuu nya, aku juga di peras habis-habisan oleh dia, sayang. Aku di sini adalah korbannya, sayang. Jebloskan saja dia ke penjara, agar dia tidak bisa lagi mengancam dan memeras aku,"ujar wanita paruh baya itu berderai air mata buaya agar suaminya tidak menceraikan dirinya.
Mengarang cerita seolah-olah dirinya adalah korban. Padahal wanita paruh baya itu memang menyelingkuhi suaminya. Bersenang-senang dengan pria muda yang bisa memenuhi kebutuhan biologisnya yang tidak bisa dipenuhi oleh suaminya.
"Cih! Aku yang menjerat Tante? Tante lah yang menawari aku menjadi berondong simpanan Tante? Tante sengaja datang ke villa ini di setiap hari Sabtu dan Minggu untuk mendapatkan pelayanan dari aku.Tante selalu rutin memberikan uang ke padaku untuk memuaskan Tante di atas ranjang. Tante mengatakan padaku jika suami Tante tidak perkasa lagi di atas ranjang karena terkena asam urat,"
"Bahkan Tante diam-diam datang ke villa ini setiap suami Tante pergi ke luar kota. Tante selalu ingin di puaskan dengan berbagai macam gaya. Jika bukan karena uang Tante, mana sudi aku menjadi simpanan tante-tante tua seperti Tante. Bercinta dengan Tante itu tidak bisa memberikan kepuasan untuk aku,"
"Perempuan tua walaupun bisa mengencangkan wajah dan menjaga kecantikan dengan uang, tapi tetap saja milik Tante sudah longgar, sudah kendor, tidak nikmat lagi. Siapa yang mau sama nenek-nenek tua hiper seperti Tante jika bukan karena uang Tante,"cibir pengurus villa itu.
Tidak lagi menjaga kata-katanya pada wanita yang sudah memelihara dirinya sebagai pemuas kebutuhan biologisnya itu. Mengatakan apa yang selama ini hanya di simpannya di dalam hatinya. Karena dirinya tidak di lindungi lagi, bahkan sudah di kambing hitamkan oleh perempuan paruh baya itu.
Emosi istri pengusaha kontruksi itu pun menjadi naik mendengar perkataan pemuda yang sudah lama menjadi simpanannya itu. Kata-kata yang membuat malu dan merendahkan harga dirinya.
__ADS_1
Walaupun sebenarnya sejak dirinya berselingkuh, dirinya sudah tidak punya harga diri lagi. Tapi dirinya masih bisa membangun image sebagai wanita dan istri baik-baik di depan suaminya. Menyembunyikan kelakuan kebusukannya pada suami dan semua orang. Namun sekarang images dirinya sudah hancur karena selingkuhan nya telah membongkar aibnya.
"Kau! Dasar laki-laki brengseek! Aku memberimu banyak uang tentu saja harus bekerja untuk memberikan kepuasan padaku. Apa kamu pikir semua yang ada di dunia ini gratis, hah? Dasar tidak tahu diri!"
"Sudah di angkat dari tempat sampah malah tidak tahu balas budi!"sergah wanita paruh baya itu penuh emosi, sesaat lupa dengan suaminya dan semua orang yang ada di tempat itu karena sangat marah pada pemuda yang biasanya di jadikan sebagai pemuas kebutuhan biologisnya itu.
"Jalangg dan bajingan memang sangat cocok bersama! Aku tidak menyangka jika kamu wanita yang mengejar kepuasan duniawi. Aku akan mengurus perceraian kita besok,"ujar pengusaha kontruksi itu yang merasa sangat malu dengan kejadian ini. Apalagi ada rekan bisnisnya di tempat itu.
"Baik. Aku juga sudah malas dan capek berpura-pura manis di depanmu hanya untuk menyenangkan hati mu. Kita cerai! Aku minta harta gono gini,"sergah wanita paruh baya itu.
"Harta gono-gini? Kamu tidak menghasilkan apapun selama menjadi istri ku. Semua aset yang aku miliki sudah atas nama anak-anakku, hanya villa inilah milikmu,"ujar pria paruh baya itu kemudian menatap Rayyan.
"Tuan Rayyan, mohon maaf atas ketidak nyamanan nya. Saya tidak menyangka akan bertemu dengan anda dalam suasana seperti ini. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya pada anda dan seluruh keluarga anda,"ucap pria paruh baya itu menunduk hormat pada Rayyan.
"Tidak apa-apa,"sahut Rayyan yang malah merasa prihatin pada rekan bisnisnya itu. Di usia yang harusnya hidup tenang bersama pasangan malah harus bercerai karena alasan perselingkuhan.
Tak lama dari itu, polisi pun datang dan menangkap pengurus villa. Bukan Andi namanya jika tidak bekerja dengan rapi teroganisir, cepat, tepat, efisien waktu dan juga tuntas. Saat pengurus villa itu sibuk menguntit Andi dan Kanaya, anak buah Andi bergerak cepat menggeledah kamar pengurus villa. Mereka menemukan banyak bukti yang disimpan rapi oleh pemuda itu. Walaupun semua barang bukti itu di disembunyikan dengan rapi dan di kunci, hal itu tidak bisa mempersulit anak buah Andi sama sekali.
Dari camera dan flashdisk di kamar pengurus villa dan dari meretas handphone pengurus villa, anak buah Andi mendapatkan banyak bukti. Dan dengan semua bukti yang ditemukan anak buah Andi, pengurus villa bisa menginap lama di hotel prodeo.
Pemilik villa itu pun ikut di bawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan, karena tempat terjadinya perkara adalah villa milik wanita paruh baya itu. Kebetulan wanita itu juga berselingkuh dengan pelaku pelecehan.
"Mana handphone kamu?"tanya Andi seraya menengadahkan tangannya pada Kanaya.
"Untuk apa?"tanya Kanaya mengernyitkan keningnya.
"Untuk menghapus surat perjanjian kita. Tidak terjadi apapun padamu dalam rencana penjebakan ini. Aku tidak mau, jika suatu saat kamu sudah tidak suci lagi karena orang lain, lalu kamu menuntut aku untuk menikahi kamu. Orang yang makan nangkanya, tapi aku yang harus kena getahnya,"
"Apa?!"
...πΈβ€οΈπΈ...
__ADS_1
Dalam istilah hukum ada kata pro deo atau juga pro Bono, artinya pengacara melakukan pembelaan atau memberi nasihat hukum tanpa dibayar.
Hotel pro deo, artinya hotel tidak usah membayar, di penjara selain menginap gratis, makan gratis, keamanan juga gratis.
Sedangkan berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki 2 arti.
Arti dari hotel prodeo dapat masuk ke dalam jenis kiasan sehingga penggunaan hotel prodeo dapat bukan dalam arti yang sebenarnya.
Hotel Prodeo berarti:
Penjara.
Lembaga pemasyarakatan.
Maaf telat update. Aku ada tamu.πππππ
.
To be continued
__ADS_1