Kupu-kupu Malam Tapi Perawan

Kupu-kupu Malam Tapi Perawan
214. Berharap


__ADS_3

Waktu terus berputar, hari terus berganti. Namun ternyata hati masih terpaku di tempat yang sama dan enggan untuk pergi. Mengapa bisa mencintai? Jangan pernah tanyakan pada hati. Karena hati pun tidak bisa menjelaskan bagaimana bisa mencintai.


Banyak yang percaya bahwa cinta itu datang dari hati. Tapi sejumlah penelitian justru menyimpulkan bahwa cinta itu datang dari otak meskipun ada hubungannya dengan hati. Datangnya perasaan cinta bahkan bisa dijelaskan lewat reaksi otak dan proses biologis pada tubuh manusia.


Dalam penjelasan ilmiah, manusia bisa jatuh cinta karena adanya unsur biologis dalam bentuk empat zat kimia di saraf tubuh. Keempatnya adalah oksitosin, dopamin, serotonin, dan beta-endorphin. Zat tersebut mendukung ketertarikan dan menimbulkan cinta.


Seperti Hendrik, seorang Casanova petualang cinta yang sebelumnya tidak pernah merasakan apa itu cinta. Mencintai wanita hanya karena tubuhnya saja. Cinta sebatas di atas ranjang hanya untuk memenuhi kebutuhan biologisnya semata.


Sekarang Hendrik baru merasakan apa itu cinta yang sesungguhnya dan tidak dapat menjelaskan bagaimana rasanya. Seperti nano-nano, kah, yang rasanya manis, asam, asin hingga ramai rasanya? Atau seperti secangkir kopi yang ada rasa pahit dan manisnya? Yang pastinya saat ini Hendrik merasa tidak bahagia karena satu rasa, yaitu cinta.


Ingin bertemu dengan Sumi, tapi terikat janji. Ingin melupakan, tapi ternyata melupakan lebih sulit dari mengingat. Dalam sekejap kita bisa mencintai, namun nyatanya butuh waktu lama untuk melupakan.


Hati Hendrik telah dicuri Sumi, separuh napasnya pun terbang bersama Sumi. Hingga sulit bagi Hendrik untuk membuka lembaran baru menutup kisah lalu.


Selama dua minggu berada di luar negeri, Hendrik menyibukkan diri dengan berolah raga dan mempelajari ilmu bela diri. Kejadian dirinya babak belur karena lima orang preman dua minggu yang lalu saat menolong Sumi membuat Hendrik ingin memperdalam ilmu bela dirinya. Selain itu juga untuk mengalihkan pikiran dan perasaannya yang tidak bisa berhenti mencintai dan memikirkan Sumi.


"Brugk"


Hendrik yang baru pulang dari melakukan latihan bela diri merebahkan tubuhnya di atas ranjang.


"Apa kakak sudah bisa melupakan dia?"


"Astagaa! Ray! Kenapa kamu nongol tiba-tiba kayak hantu, sih! Kamu mengagetkan aku saja,"gerutu Hendrik yang terkejut karena tiba-tiba mendengar suara Rayyan di kamar apartemennya. Dan yang lebih membuat Hendrik kesal adalah, adiknya itu terlihat santai duduk di atas sofa yang ada di kamarnya seraya menaikkan paha kanannya ke paha kirinya.


"Kakak terlihat sangat menyedihkan. Kakak sampai menghabiskan waktu untuk berolah raga dan memperdalam ilmu bela diri karena patah hati. Walaupun itu positif, tapi aku yakin, itu tidak akan bisa membuat kakak melupakan Sumi, 'kan?"tanya Rayyan yang dengan santai meneguk minuman isotonik.


"Sejak kapan kamu disini?"tanya Hendrik beranjak duduk di tepi ranjang tanpa menanggapi perkataan Rayyan.


"Baru saja. Kebetulan aku ada kerjaan sedikit di sini. Tiga jam lagi aku pulang,"

__ADS_1


"Apa dia baik-baik saja?"tanya Hendrik menghela napas panjang.


"Kenapa kakak tidak menghubungi dia jika kakak begitu penasaran?"


"Aku sudah berjanji tidak akan mengganggu dia, memutuskan hubungan dan pergi darinya. Jadi, tidak mungkin aku menghubungi dia,"


"Jika kakak sudah berjanji seperti itu dan ingin melupakan dia, kakak tidak perlu bertanya apapun lagi tentang dia. Jika kakak terus mengingat dia dan selalu mencari tahu tentang dia, bagaimana kakak bisa melupakan dia?"


"Melupakan itu lebih sulit dari pada mengingat, Ray. Apa lagi untuk melupakan orang yang kita cintai,"


"Aku tahu, melupakan memang lebih sulit dari pada mengingat. Tapi, jika kakak tidak move on, kakak akan tetap jalan ditempat. Berada di titik yang sama. Dan hal itu hanya akan membuat kakak semakin terluka. Yakinlah, kak! Jika kakak tidak berjodoh dengan dia, berarti dia bukan yang terbaik untuk kakak. Selama kakak terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik lagi, kakak pasti akan menemukan kebahagiaan kakak suatu saat nanti,"


"Karena itu aku butuh waktu, Ray,"


"Aku mengerti, semua butuh waktu dan proses. Bahkan candi Prambanan pun memerlukan waktu semalam untuk membuatnya. Dan mie instan pun masih perlu di rebus dulu baru bisa di makan. Tidak ada yang benar-benar cepat dan instan. Semua butuh waktu dan proses. Tapi, aku harap kakak tidak berlarut-larut dalam keadaan ini,"


"Lalu, kapan kakak siap untuk kembali bekerja?"


"Tolong beri aku waktu satu minggu lagi, Ray,"


"Okey. Setelah satu minggu, kakak harus segera kembali bekerja. Aku balik,"ucap Rayyan kemudian keluar dari kamar Hendrik.


"Jika Miti datang bulan secara teratur, seharusnya besok sudah bisa diketahui hasilnya. Terakhir kali, kami bertemu tiga minggu setelah di mengatakan bahwa dia datang bulan. Menurut perhitungan ku, waktu kami bertemu dan melakukannya saat itu adalah masa subur Miti. Jadi, kemungkinan Miti mengandung anakku pasti besar. Aku sangat berharap dia mengandung anakku. Jika Miti mengandung anakku, anak itu akan menjadi alasan agar aku bisa menikahi dia. Memilikinya. Kalaupun besok Sumi belum menghubungi aku, aku akan menunggu satu minggu lagi. Siapa tahu Miti termasuk wanita yang datang bulan nya suka mundur,"gumam Hendrik penuh harap.


Hendrik masih dan sangat berharap Sumi mengandung anaknya. Sehingga ada alasan bagi mereka untuk bersama. Walaupun Hendrik sadar sepenuhnya, tidak baik jika terlalu berharap. Karena semakin besar kita berharap, maka akan semakin besar pula kekecewaan yang kita dapatkan, jika harapan yang kita impikan tidak kesampaian.


Sedangkan Sumi sendiri, selama dua minggu ini wanita itu menyesali kebodohannya sendiri. Setelah Hendrik pergi, Sumi baru menyadari, jika dirinya benar-benar mencintai Hendrik. Wajah kecewa Hendrik saat dirinya menuduh Hendrik sengaja membuat skenario penculikan agar bisa meniduri dirinya waktu itu benar-benar menghantui pikiran Sumi.


Kata-kata Hendrik yang mengatakan bahwa Hendrik akan menikah dengan wanita yang mencintai Hendrik walaupun Hendrik tidak mencintai wanita itu membuat hati Sumi terasa teriris.

__ADS_1


Dan sekarang, Sumi merasa malu jika harus mengatakan pada Hendrik jika dirinya juga mencintai Hendrik. Karena bukan hanya sekali, tapi sudah berulang kali Sumi menolak cinta dan ajakan menikah dari Hendrik. Mengatakan mencintai Hendrik dan memintanya untuk kembali sama seperti menjilat ludahnya sendiri.


Sama seperti Hendrik, satu-satunya harapan Sumi agar bisa bersatu dengan Hendrik adalah seorang anak. Jika dirinya mengandung anak Hendrik, maka akan ada jalan bagi Sumi untuk membuat Hendrik kembali.


Dua minggu ini dilewati Sumi seperti bertahun-tahun lamanya. Setiap detik, menit, dan jam seolah berjalan sangat lamban. Hingga hari ini akhirnya datang juga. Hari dimana dirinya seharusnya mendapatkan tamu bulanan.


Kemarin Sumi sudah membeli testpack dengan berbagai macam merek dengan harga yang berbeda-beda. Hari ini Sumi bagun pagi-pagi sekali dan langsung bergegas ke kamar mandi.


"Aku sangat berharap, aku tidak datang bulan,"gumam Sumi bergegas memeriksa celananya untuk melihat dirinya mendapatkan tamu bulanan atau tidak.


"Bersih. A.. apakah aku hamil?"gumam Sumi yang nampak tegang.


Sumi bergegas melakukan tes urine menggunakan testpack yang dibelinya. Menunggu waktu sepuluh menit bagaikan sepuluh tahun bagi Sumi. Terasa sangat lama. Seolah detik demi detik berjalan begitu lamban. Sumi berjalan mondar-mandir di depan pintu kamar mandi. Menunggu hasil testpack terbaca.


Setelah tepat sepuluh menit dirinya menunggu hasil tes keluar, akhirnya Sumi masuk ke dalam kamar mandi dengan keringat dingin di tubuhnya. Tangan Sumi sampai tremor saat ingin meraih testpack yang di rendam di dalam urine nya tadi.


"Aku harap aku hamil. Jika tidak, aku tidak akan punya alasan lagi untuk bisa bersama Hendrik,"gumam Sumi dengan bibir yang bergetar. Wajah wanita itu terlihat tegang. Tangan Sumi semakin tremor saat mengangkat salah satu testpack itu dari tempatnya di rendam.


...🌟🌟🌟...


...Berharap pada manusia adalah seni untuk menyakiti diri sendiri. Seni paling sederhana untuk membuat hati terluka....


...Jangan pernah berharap pada sesuatu yang tidak pasti, karena saat tak tercapai, hatimu akan tersakiti....


...🌸❀️🌸...


.


To be continued

__ADS_1


__ADS_2