
Natalie mendengarkan semua informasi yang di dapatkan papanya dari orang suruhan papanya. Walaupun tidak ada bukti yang bisa mereka dapatkan, karena klub malam tempat Aurora menjadi kupu-kupu malam sudah rata dengan tanah dan pemiliknya juga sudah di tangkap polisi. Namun Natalie ingin menunjukkan foto Aurora pada para pria yang menurut informasi pernah, atau sering tidur dengan Aurora. Untuk memastikan bahwa Aurora memang pernah bekerja sebagai kupu-kupu malam.
Natalie ingin bertanya pada para pria itu. Apa benar mereka pernah tidur dengan Aurora? Itulah yang ingin ditanyakan oleh Natalie. Tapi, apa ada orang yang mau mengaku jika ditanya, apakah mereka pernah tidur dengan kupu-kupu malam? Sungguh pemikiran yang konyol bukan? Mana ada orang yang mau membuka aibnya sendiri?
Natalie sangat yakin bahwa Aurora adalah kupu-kupu malam seperti yang dikatakan oleh papanya. Karena menurut informasi dari orang suruhan papanya, Aurora berhenti bekerja menjadi kupu-kupu malam, bertepatan dengan Rayyan menikahi Aurora.
"Halo, Tan? Apa kabar?"sapa Natalie dalam sambungan telepon.
"Halo, Nat! Tante baik-baik saja. Kamu apa kabar?"tanya Naima balik.
"Baik juga, Tan. Oh ya, Tan, Tante ada waktu tidak? Kalau ada, gimana kalau kita makan siang bersama? Sudah lama kita tidak bertemu. Aku kangen sama Tante,"ajak Natalie yang sebenarnya punya maksud dan tujuan lain.
"Boleh, boleh. Tante juga sudah kangen sama kamu,"sahut Naima antusias.
"Oke, kalau begitu, aku reservasi meja dulu, ya, Tan? Nanti aku kirim via chat tempat kita makan siang bersama,"ujar Natalie.
"Oke, Tante tunggu. Setelah itu, Tante akan segera meluncur ke sana,"sahut Naima.
"Oke. Sampai jumpa nanti, Tan!"ujar Natalie.
"Oke. Sampai jumpa!"sahut Naima.
Natalie langsung me-reservasi meja di sebuah restoran untuk bertemu sekaligus makan siang dengan Naima. Natalie mengendarai mobilnya menuju restoran tempatnya dan Naima berjanji untuk bertemu.
"Aku harus bertemu dengan Tante Naima dan menghasut perempuannya tua itu untuk melempar wanita jalangg itu dari rumah nya. Dengan begitu, aku bisa punya kesempatan untuk mendekati Rayyan lagi. Masa depan ku dan masa depan perusahaan papa akan terjamin jika aku bisa mendapatkan Rayyan,"gumam Natalie dengan senyuman licik di bibirnya.
Beberapa menit kemudian, akhirnya Natalie sudah tiba di restoran tempatnya berjanji bertemu dengan Naima. Natalie segera menuju private room yang sudah di reservasi nya beberapa menit yang lalu. Tidak lama kemudian, Naima pun sudah datang.
"Akhirnya Tante datang juga,"ujar Natalie saat melihat Naima masuk ke private room yang sudah di pesannya.
__ADS_1
"Sudah lama menunggu, ya?"tanya Naima dengan seulas senyum.
"Belum, kok, Tan,"sahut Natalie seraya memeluk dan cipika cipiki dengan Naima.
"Duduk, Tan!"ucap Natalie mempersilahkan.
"Terimakasih,"ucap Naima masih dengan senyuman di bibirnya.
Keduanya akhirnya memesan makanan dan mengobrol santai seperti biasanya. Nampak sangat akrab, karena Natalie memang sengaja mencari muka pada Naima agar bisa mendekati Naima untuk membuka jalan mendekati Rayyan. Walaupun Natalie sudah lama bisa mengambil hati Naima, namun nyatanya sampai sekarang Natalie belum bisa mendekati, apalagi mengambil hati Rayyan. Tapi Natalie pantang menyerah, karena selain kaya, menurut Natalie, Rayyan adalah tipe pria idamannya. Pria dengan wajah tampan dan tubuh proporsional. Walaupun Natalie belum pernah melihat Rayyan membuka pakaiannya. Namun melihat postur tubuhnya, Natalie sangat yakin jika tubuh Rayyan pasti bagus.
Beberapa menit kemudian, akhirnya kedua wanita beda usia itu pun selesai makan siang.
"Tan, sebenarnya aku mendengar informasi yang tidak mengenakkan,"ujar Natalie memasang wajah prihatin.
"Informasi yang tidak mengenakkan? Informasi apa itu?"tanya Naima seraya mengernyitkan keningnya.
"Sebenarnya, aku tidak enak hati jika memberitahu Tante,"sahut Natalie pura-pura tidak enak hati.
"Baiklah jika Tante memaksa. Tapi, aku harap Tante tidak syok saat mendengar informasi yang aku ketahui ini,"ujar Natalie.
"Katakanlah, Nat!"pinta Naima yang benar-benar tidak sabar mendengar informasi apa yang di ketahui oleh Natalie.
"Begini, Tan. Ini informasi tentang menantu Tante itu. Aku dengar, sebelum menikah dengan Rayyan, dia berprofesi sebagai kupu-kupu malam,"ujar Natalie menampilkan wajah prihatin yang di buat-buat.
"Apa? Kupu-kupu malam?"tanya Naima dengan wajah yang terlihat sangat terkejut.
"Iya, Tan. Aku tidak punya bukti untuk membuktikan perkataan ku. Karena klub malam tempat menantu Tante bekerja itu sudah rata dengan tanah, dan pemiliknya pun sudah masuk penjara. Tante tahu tidak, klub malam yang beberapa hari ini begitu heboh di beritakan karena pemiliknya menculik, menjual gadis di bawah umur, menjual serta memakai narkotika, bahkan membunuh beberapa orang?"tanya Natalie.
"Iya, Tante tahu.Jadi dia bekerja sebagai kupu-kupu malam di sana?"tanya Naima.
__ADS_1
"Iya, Tan. Dia bekerja di sana sudah sekitar satu tahun. Dia adalah kupu-kupu malam dengan tarif paling mahal di klub malam itu. Dia berhenti bekerja sebagai kupu-kupu malam saat menikah dengan Rayyan. Dan menurut informasi yang aku dengar, dalam semalam, dia bisa melayani tiga orang pelanggan,"ujar Natalie dengan wajah serius.
"Apa? Menjijikkan sekali! Tante tidak habis pikir. Kenapa Rayyan begitu bodohnya menikahi perempuan semacam itu?"ujar Naima yang merasa jijik, benci sekaligus kesal pada Aurora.
"Tante tahu sendiri, wanita itu sangat cantik. Dia pasti menggunakan kecantikannya untuk menjerat Rayyan. Aku dengar, dia sangat pintar memuaskan pelanggannya di atas ranjang. Semua pelanggannya memuji keahlian nya dalam hal memuaskan di atas ranjang. Aku mendengar nafsu nya sangat besar, hingga semua pria yang pernah tidur dengan dia selalu kehabisan tenaga setelah bercinta dengan dia. Karena itu, dalam satu malam, dia bisa melayani tiga orang pelanggan secara bergantian, Tan. Mungkin karena itu, Rayyan bisa bertekuk lutut pada wanita itu,"ujar Natalie yang semakin bersemangat menceritakan informasi yang didapatkan nya tentang Aurora pada Naima.
"Issh.. sangat menjijikkan. Aku tidak rela putraku hidup dengan perempuan yang sudah di nikmati banyak pria. Apa Rayyan tidak tahu kalau perempuan itu adalah perempuan jalangg?"ujar Naima dengan wajah yang seolah sangat jijik pada sesuatu.
"Tante tahu sendiri, laki-laki itu mudah tergoda dengan wanita cantik. Apalagi kalau wanita itu sangat pintar menservis di atas ranjang. Mereka akan melupakan semuanya, Tan. Hanya nafsu yang mereka utamakan. Dan perempuan itu punya kemampuan untuk menjerat Rayyan dengan wajah cantik dan servisnya di atas ranjang,"ujar Natalie semakin memanas-manasi Naima.
"Tapi Tante tidak mau memiliki menantu wanita jalangg. Tante akan menyingkirkan dia dari sisi Rayyan,"ujar Naima, langsung bangkit dari duduknya dengan wajah penuh kebencian dan amarah.
"Tan! Tante mau kemana?"
Notebook :
•Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) reservasi adalah pengaturan atau pemesanan tiket, meja, kamar hotel, dan sebagainya untuk seseorang pada waktu tertentu.
•Cipika cipiki adalah kependekan dari Cium Pipi Kanan, Cium Pipi Kiri. Seringkali, terutama wanita, ketika bertemu dengan teman atau kerabat, mereka akan melakukan cipika cipiki ini sebagai bentuk keakraban.
...🌟"Ada beberapa wanita yang terpaksa menjual diri demi sesuap nasi....
...Ada pula koruptor yang merampok uang rakyat untuk bersenang-senang dan memperkaya diri....
...Lalu, siapakah di antara mereka yang paling hina?"🌟...
..."Nana 17 Oktober"...
...🌸❤️🌸...
__ADS_1
.
To be continued