Kupu-kupu Malam Tapi Perawan

Kupu-kupu Malam Tapi Perawan
387. Tidak Tahu?


__ADS_3

Andi mengernyitkan dahinya saat Kanaya langsung beranjak untuk duduk dan sedikit menjauh dari dirinya. Ada aura ketakutan yang terlihat di wajah istrinya itu.


"Sekarang? Kamu ingin kita berangkat sekarang?"tanya Andi meyakinkan.


"I.. Iya. A.. Aku akan bersiap-siap,"sahut Kanaya bergegas turun dari ranjang.


"Tunggu!"


"Akhh..! Bee..!"pekik Kanaya saat tiba-tiba Andi menarik tangannya hingga Kanaya jatuh terduduk di atas pangkuan Andi,"astagaa..! Kenapa orang ini semakin lama semakin menakutkan saja. Semenjak semalam, dia seperti tidak merasa lelah apalagi puas menikmati tubuh ku. Lama-lama aku bisa mati kelelahan kalau begini ceritanya. Ibuuu.. kenapa ibu menikahkan aku dengan predator yang menakutkan seperti ini?"gumam Kanaya dalam hati yang rasanya ingin menangis.


Predator berarti binatang yang hidupnya dari memangsa binatang lain atau hewan pemangsa hewan lain.


"Kamu kenapa, hmm?"tanya Andi yang mengernyitkan keningnya dengan tangan kiri yang memeluk pinggang Kanaya, sedangkan tangan kanannya memegang dagu Kanaya dengan jari telunjuk dan ibu jarinya.


"Ti.. Tidak apa-apa. Aku.. Aku akan segera membersihkan diri,"ucap Kanaya bergegas turun dari pangkuan Andi, lalu berjalan ke arah kamar mandi dengan cara berjalan yang terlihat sedikit agak aneh. Dan semua itu adalah karena ulah Andi yang tidak kunjung merasa puas menikmati tubuh Kanaya.


"Kenapa dia terlihat ingin menghindari aku dan terlihat takut padaku?"gumam Andi menatap Kanaya yang menghilang di balik pintu kamar mandi.


Sedangkan Kanaya nampak bersandar di balik pintu kamar mandi seraya membuang napas kasar.


"Apa selamanya dia akan seperti ini? Dari semalam sampai pagi tadi, dia sudah membuat aku lemas dan kecapekan. Tubuhku terasa remuk redam. Pinggul dan pahaku terasa sakit sekali. Bahkan saat aku tidur pun, dia masih mencari kesempatan untuk menggerayangi tubuh ku,"gumam Kanaya lirih membuang napas kasar.


Kanaya berdiri di bawah shower dan mengguyur tubuhnya dengan air dingin. Kanaya ingin tubuhnya terasa lebih segar setelah tidur tadi.


Kanaya sengaja berlama-lama di kamar mandi untuk menghindari Andi. Sungguh, semakin lama Kanaya merasa semakin takut pada Andi.


Sedangkan Andi terlihat sudah tidak sabar menunggu Kanaya keluar dari dalam kamar mandi.


"Ay! Kenapa lama sekali mandinya? Aku akan masuk ke dalam dengan kunci cadangan, jika kamu tidak segera keluar,"ancam Andi dari luar kamar mandi.


"Huhh.. Mau tidak mau, aku harus segera menyelesaikan ritual mandi ku dan segera keluar dari kamar mandi ini. Aku tidak mau dia masuk ke dalam kamar mandi ini. Dia itu orang yang konsisten, dia pasti akan melakukan apa yang dia katakan,"gumam Kanaya yang bergegas menyelesaikan ritual mandi.


"Ay!"panggil Andi karena Kanaya tidak menjawab panggilannya dan belum keluar juga dari dalam kamar mandi.


"Sebentar, Bee!"sahut Kanaya yang bergegas memakai bathrobe,"huff.. Kenapa aku jadi paranoid seperti ini? Dia adalah suamiku dan orang yang berpendidikan. Tidak mungkin dia akan melakukan hal-hal di luar batas, bukan? Dia sangat cerdas dan berpikiran terbuka, aku bisa bicara baik-baik padanya. Kenapa aku malah jadi paranoid seperti ini? Bodoh sekali?"gerutu Kanaya setelah menyadari kebodohannya.


Paranoid adalah gangguan mental yang dapat membuat seseorang selalu waspada dan menganggap orang lain akan menyakiti, berbuat jahat, menipu, ataupun mengancam diri mereka.


"Kenapa mandinya lama sekali, sih, Ay?"tanya Andi yang lebih terdengar sebagai keluhan.

__ADS_1


"Rasanya segar sekali, Bee. Jadi, aku enggan keluar dari kamar mandi,"sahut Kanaya menyengir bodoh menghilangkan rasa takutnya pada Andi.


Andi menghela napas panjang mendengar alasan Kanaya.


"Ay, menurut ilmu medis, mandi terlalu lama bisa mengacaukan keseimbangan kadar bakteri pada permukaan kulit. Sabun antibakteri yang digunakan bisa membunuh bakteri baik. Hal ini karena sabun enggak bisa membedakan mana bakteri baik dan mana yang jahat. Akibatnya, bakteri jahat semakin berkembang pada permukaan kulit. Selain itu, mandi terlalu lama akan membuat kulit kamu menjadi kering,"


"Kulit yang kering ini bisa menjadi pemicu timbulnya eksim dan iritasi. Kamu tahu eksim, 'kan? Eczema atau eksim adalah kondisi ketika kulit mengalami peradangan yang ditandai dengan munculnya ruam merah di kulit dan terasa gatal. Jadi, jangan di biasakan mandi terlalu lama! Nggak baik buat kesehatan,"ujar Andi menasehati.


"Iya, Bee,"sahut Kanaya dengan wajah yang tertunduk,"dia ini sebenarnya kuliah jurusan apa, sih? Kok, tahu banyak mengenai bidang kesehatan?"gumam Kanaya dalam hati.


Dalam agama Islam, mandi terlalu lama dianggap makruh. Karena kamar mandi adalah tempat keberadaan setan dan tempat disingkapnya aurat.


"Pakailah pakaian mu! Aku sudah mengemasi barang-barang kita. Nanti, coba kamu periksa lagi! Mungkin masih ada barang yang ingin kamu bawa. Kita nanti mampir dulu ke SPBU. Kita isi bensin sampai full. Pertamax hanya tersedia di stasiun pengisian bahan bakar tertentu. Tidak seperti Pertalite yang lebih mudah ditemukan. Kalau mobilnya mogok kehabisan bensin, 'kan, nggak lucu,"ujar Andi seraya sibuk men-scroll handphonenya.


Pertamax biasanya dipakai oleh kendaraan yang memerlukan performa mesin lebih tinggi, seperti mobil sport atau kendaraan berukuran besar. Sementara Pertalite lebih cocok untuk penggunaan sehari-hari.


"Kita mau pulang pakai mobil?"tanya Kanaya yang masih menggunakan bathrobe itu.


"Hum,"sahut Andi tanpa menatap Kanaya.


"Bee, sebaiknya pakai motor, saja. Tidak usah pakai mobil. Aku tidak mau jadi pusat perhatian warga kampung karena mobil kamu itu, Bee,"ujar Kanaya beralasan. Padahal,"dia sudah seperti predator yang kelaparan. Jika, kami pulang memakai mobil, bagaimana kalau dia menerkam aku di dalam mobil? Memakai motor lebih aman dari risiko di terkam olehnya,"gumam Kanaya dalam hati.


Andi menghela napas panjang mendengar permintaan istrinya itu,"Okey, kita pulang naik motor sesuai keinginan kamu,"ujar Andi menuruti keinginan istrinya.


"Ternyata dia mau mendengarkan saranku. Semakin ke sini, dia semakin jarang berkata-kata pedas padaku. Dia juga sangat perhatian dan pengertian. Ya.. Walaupun libidonya itu membuat aku kewalahan,"gumam Kanaya dalam hati.


Setelah selesai bersiap, Andi dan Kanaya pun berangkat. Saat sudah di atas motor, Andi meminta Kanaya membawa tas ransel yang berisi barang-barang mereka. Dan hal itu tentu saja agar Kanaya bisa memeluk Andi.


Saat senja akan datang, kebetulan mereka melewati daerah pantai. Andi pun memperlambat laju motornya.


"Ay, apa kamu ingin melihat senja di pinggir pantai?"tawar Andi setelah membuka kaca helm nya.


"Mau,"sahut Kanaya. Wanita muda itu nampak tersenyum senang.


"Okey,"sahut Andi, lalu menambah kecepatan laju motornya ke arah tepi pantai.


"Melihat senja di tepi pantai, siapa yang tidak suka?"gumam Kanaya dalam hati penuh senyuman.


Sepasang suami-isteri itu akhirnya tiba di tepi pantai. Suara burung camar dan juga deburan ombak yang menghempas bebatuan karang pun terdengar.

__ADS_1


"Apa kamu ingin duduk di atas batu karang yang ada di sana?"tanya Andi menunjuk ke sebuah batu karang.


"Mau,"sahut Kanaya antusias.


"Okey. Ayo kita ke sana!"ajak Andi seraya menggandeng Kanaya.


"Semakin ke sini, dia semakin lembut dan perhatian padaku. Dia selalu tahu cara menyenangkan hati ku,"gumam Kanaya dalam hati seraya melirik Andi.


"Duduklah!"pinta Andi pada Kanaya.


Kanaya pun menurut saja pada suaminya itu. Setelah Kanaya duduk, Andi pun ikut duduk dibelakang Kanaya dengan posisi kaki yang mengapit tubuh Kanaya. Lengan berotot Andi melingkar di perut Kanaya yang rata. Pemuda itu meletakkan dagunya di pundak Kanaya dengan mata yang menatap ke arah senja.


"Beberapa hari yang lalu, kamu menolak ku mentah-mentah, ketika aku melamar mu di pinggir pantai saat senja seperti ini. Apakah kamu ingat?"tanya Andi yang mengingat kejadian beberapa hari yang lalu.


"Bukankah meski aku menolakmu, kamu tetap bisa mendapatkan aku?"tanya Kanaya tanpa menjawab pertanyaan Andi. Wanita itu menatap langit yang berwarna keemasan.


"Apakah, jika aku tidak menikahi mu, kamu akan menerima pernyataan cinta Randy?" tanya Andi menatap wajah Kanaya dari samping.


Kanaya menghela napas panjang mendengar pertanyaan Andi,"Aku tidak tahu."


"Tidak tahu? Jawaban macam apa itu?"tanya Andi terlihat kecewa,"jawab dengan jujur! Sebenarnya, bagaimana perasaan kamu pada Randy?"tanya Andi yang tidak puas dengan jawaban Kanaya.


"Aku tidak tahu, Bee,"sahut Kanaya yang takut jika jawabannya akan membuat Andi kecewa, atau lebih parahnya menjadi marah.


"Ohh.. Jadi, kamu tidak mau jujur padaku, ya?" tanya Andi tersenyum miring.


"B.. Bee.. Hentikan! A.. Apa yang mau kamu lakukan?" tanya Kanaya tergagap saat jemari tangan Andi menyusup ke dalam blouse yang dipakainya dan juga menyusup ke dalam celananya. Sedangkan bibir Andi sudah menempel di leher Kanaya.


Kanaya mencoba memegang kedua tangan Andi, agar jemari nakal suaminya itu berhenti bergerak. Bahkan Kanaya berusaha mengeluarkan kedua tangan suaminya yang kekar itu dari dalam blouse dan celananya. Kanaya juga memiringkan kepalanya untuk menghindari ciuman Andi di lehernya. Namun, sayangnya tidak bisa.


"Jawab dengan jujur pertanyaan ku! Atau..." Andi menggantung katanya


"Ahh.. Bee.. He.. Hentikan!"mohon Kanaya yang tubuhnya meremang karena tangan Andi yang bergerak menggoda di area dadanya dan juga di dalam celana nya. Bibir pemuda itu juga sibuk menggoda leher Kanaya. Sedangkan kedua kaki Andi mengunci pergerakan kaki Kanaya.


"Ughh.. He.. Hentikan, Bee! Aku.. Aku akan menjawab nya dengan jujur,"ujar Kanaya benar-benar tidak tahan dengan godaan Andi.


"Katakan!"pinta Andi berbisik di telinga Kanaya setelah menghentikan aktivitasnya di tubuh Kanaya.


...🌸❤️🌸...

__ADS_1


.


To be continued


__ADS_2