
"Deal!"sahut Hendrik cepat saat Natalie mengatakan akan memberikan uang kepada dirinya untuk membawa Aurora pergi jauh dari negara ini.
"๐ผ๐ ๐ช ๐๐๐จ๐ ๐๐๐๐ช๐ฅ ๐ฉ๐๐ฃ๐๐ฃ๐ ๐๐ ๐ก๐ช๐๐ง ๐ฃ๐๐๐๐ง๐ ๐๐๐ง๐จ๐๐ข๐ ๐ผ๐ช๐ง๐ค๐ง๐ ๐ฎ๐๐ฃ๐ ๐๐๐ฃ๐ฉ๐๐ ๐๐๐ฃ ๐๐ค๐๐๐ฎ ๐๐ฉ๐ช. ๐๐๐ฉ๐๐๐ฅ ๐๐๐ง๐, ๐จ๐๐ฉ๐๐๐ฅ ๐ฌ๐๐ ๐ฉ๐ช, ๐๐ ๐ช ๐๐๐จ๐ ๐ข๐๐ฃ๐๐๐ค๐ฎ๐๐ฃ๐ ๐ฃ๐ฎ๐ ๐๐ ๐๐ฉ๐๐จ ๐ง๐๐ฃ๐๐๐ฃ๐ ๐จ๐๐จ๐ช๐ ๐ ๐๐๐ฉ๐ ๐ ๐ช. ๐ ๐๐ฉ๐๐ ๐๐ช๐ก๐๐ฃ๐๐ฃ ๐๐๐ง๐ ๐๐๐ฎ๐ฎ๐๐ฃ ๐ฉ๐๐ฉ๐๐ฅ ๐ข๐๐ฃ๐๐๐ก๐๐ง, ๐๐๐ข๐๐ ๐๐๐ฃ ๐ฅ๐ช๐ก๐ ๐๐๐ง๐ ๐๐๐ฉ๐๐ก๐๐,"gumam Hendrik dalam hati merasa senang membayangkan bisa memiliki Aurora yang sudah lama diinginkan nya, dengan uang yang akan terus mengalir dari Rayyan dan Natalie.
Pria itu sudah membayangkan bagaimana nanti melucuti pakaian Aurora helai demi helai dan mencumbui tubuh Aurora di manapun dirinya suka. Hendrik sangat yakin jika akan sangat mudah meminta uang dari Natalie, mengingat bagaimana selama ini Natalie mengagumi dan ingin memiliki Rayyan. Walaupun dia juga akan mendapatkan risiko yang besar jika Rayyan mengetahui konspirasi mereka bertiga. Entah apa yang akan dilakukan Rayyan jika Rayyan tahu, dirinya berniat untuk membawa kabur istri adiknya itu. Namun rasa penasaran ingin memiliki Aurora lebih besar dari rasa takutnya pada kemurkaan Rayyan.
"Tapi kalian tahu, 'kan? Rayyan akan cepat tahu jika aku membawa kabur istrinya. Karena itu, kalian harus memberikan aku banyak uang untuk menyembunyikan istrinya. Jika aku tertangkap oleh Rayyan, maka aku akan mengatakan jika kalianlah yang menyuruh aku menyembunyikannya. Dan Rayyan pasti percaya jika aku mengatakan seperti itu. Karena aku memang tidak punya banyak uang untuk pergi jauh dari negara ini. Dan kalian tahu, 'kan? Rayyan tidak bisa di singgung. Jika dia tersinggung, maka aku pastikan, mama dan Natalie akan menerima akibat yang mengerikan. Mama bisa di kirim Rayyan ke panti jompo, atau di ungsikan ke daerah terpencil. Dan Natalie, perusahaan ayahmu bisa hancur dalam satu malam. Kalian tahu benar, menyinggung Rayyan, berarti menyinggung Aiden,"ujar Hendrik panjang lebar, mengingatkan Naima dan Natalie.
"Jangan khawatir! Aku pasti akan memberikan uang yang cukup padamu untuk menyembunyikan perempuan itu,"ujar Natalie dengan wajah serius.
Natalie merasa takut dengan peringatan dari Hendrik. Tapi, bukankah untuk mendapatkan hal yang besar juga harus siap menanggung risiko yang besar? Jika ingin bersanding dengan pria idamannya memang harus berkorban bukan? Itulah yang ada dalam hati Natalie. Satu hal yang dilupakan oleh Natalie, jodoh itu sudah di atur oleh Tuhan. Sekuat apapun, dengan cara apapun, kita tidak akan bisa bersatu dengan orang yang kita sukai, jika orang itu memang tidak ditakdirkan berjodoh dengan kita.
"Kalau begitu, cepat, kita langsung bergerak!! Sebentar lagi, jalangg itu akan pulang,"ujar Naima serius.
Sebenarnya Naima juga takut mendengar apa yang dikatakan oleh Hendrik. Tapi dari awal, Naima sudah tidak suka dengan Aurora. Naima merasa Aurora tidak pantas bersanding dengan Rayyan yang menurutnya sempurna. Latar belakang pendidikan dan keluarga Aurora benar-benar tidak sepadan dengan keluarganya. Naima semakin tidak suka pada Aurora, setelah tahu bahwa Aurora adalah mantan wanita kupu-kupu malam. Mau di taruh di mana mukanya jika teman-teman sosialitanya mengetahui jika menantunya adalah mantan wanita kupu-kupu malam dengan tarif termahal dan bisa melayani tiga orang pelanggan dalam waktu semalam. Karena itu, kali ini Naima benar-benar nekat.
__ADS_1
Di sisi lain, Aurora nampak bersiap-siap untuk pulang. Nala pun selalu siap di sisi Aurora. Walaupun Mami sudah di tangkap polisi, Nala tetap berhati-hati menjaga Aurora. Nala tahu benar, Rayyan adalah pengusaha yang sukses dan terkenal. Apalagi Rayyan tidak segan-segan menghancurkan orang yang menyinggungnya. Pasti banyak saingan bisnis dan juga orang-orang yang membenci Rayyan yang mencari kelemahan Rayyan untuk menghancurkan Rayyan. Dan mungkin Aurora adalah salah satu kelemahan Rayyan. Itulah yang ada dalam pikiran Nala.
"La, aku ingin makan jajanan pasar yang dijual di jalan xx. Kita ke sana, ya?"pinta Aurora.
"Baik, Nyonya,"sahut Nala dengan wajah datarnya.
Kali ini, Aurora tidak duduk di samping Nala yang mengemudi, tapi duduk di kursi penumpang bagian belakang. Tepatnya Aurora tidak duduk, tapi tiduran di kursi penumpang bagian belakang. Lagu bucin akut yang di nyanyikan oleh Brandy berjudul ( Everything I do ) I do it for you yang di putar dengan audio mobil mengalun merdu di pendengaran. Beberapa kali Aurora menghela napas menatap layar handphonenya. Sudah beberapa hari Rayyan pergi ke luar kota, tapi tidak ada kabar sama sekali. Jangankan menelpon apalagi Vidio call, bahkan mengirim pesan singkat pada Aurora pun tidak Rayyan lakukan.
"Suami macam apa dia? Tidak ada perhatian sama sekali pada istri. Apa dia begitu sibuk, hingga mengirim pesan pada istrinya pun tidak sempat. Atau mungkin jarinya patah kalau mengetik pesan di handphone nya untuk aku? Atau kalau enggak, jempolnya keseleo kalau mau nelpon aku. Nggak ada mesra-mesranya sama istri. Dasar papan setrikaan! Menyebalkan sekali! Awas saja kalau pulang minta jatah, nggak bakalan aku kasih. Huff... Nasib-nasib! Gini amet, ya punya suami?"gerutu Aurora membuang napas kasar.
Tak lama kemudian, Nala menghentikan mobilnya di pinggir jalan. Tak jauh dari tempat Nala menghentikan mobil, nampak stand pedagang kaki lima yang menjajakan jajanan pasar. Aurora segera turun dari mobil diikuti Nala dan membeli beberapa jajanan pasar yang hanya buka pada hari Sabtu malam saja.
Setelah membeli beberapa macam jajanan, Aurora pun kembali masuk ke dalam mobil. Tak lama kemudian, mobil itu pun melaju menuju rumah Rayyan, dimana Naima Natalie dan Hendrik sudah menunggu kepulangan Aurora.
Aurora masuk ke dalam rumah tanpa memperhatikan sekitarnya seperti biasanya. Setiap pulang ke rumah itu, Aurora akan langsung masuk ke dalam kamar Rayyan. Wanita itu bergegas membersihkan diri untuk menghilangkan rasa penatnya.
__ADS_1
Seperti biasanya, setiap Aurora pulang, Mastuti akan membuatkan jus buah untuk Aurora dan teh untuk Nala. Saat Mastuti selesai membuat jus buah untuk Aurora, dan sedang membuat teh untuk Nala, Naima dan Natalie masuk ke dalam dapur. Tak lama kemudian, Hendrik juga ikut masuk ke dalam dapur itu.
...๐"Kita bisa merubah nasib, tapi tidak akan pernah bisa merubah takdir."๐...
..."Nana 17 Oktober "...
...๐ธโค๏ธ๐ธ...
Notebook :
โขHari ini aku akan up tiga chapter untuk menemani malam Minggu reader semua. Walaupun dua chapter selanjutnya mungkin nggak terlalu panjang seperti biasanya. Tapi yang pasti, hari ini aku up lebih banyak. Happy weekend! ๐ค
โขSistem audio mobil adalah seperangkat alat untuk menghasilkan suara atau untuk memainkan musik di dalam mobil sehingga menghibur penumpang mobil.
.
__ADS_1
To be continued