
Natalie tersenyum penuh kemenangan saat mengingat kejadian tadi siang. Melihat Dila yang di acuhkan Rayyan dan di seret pria berwarga kenegaraan asing. Walaupun Natalie tidak tahu siapa para pria asing yang membawa Dila. Tapi dari gelagat dan aura mereka, Natalie bisa merasakan jika para pria asing itu bukanlah orang-orang baik.
"Syukurin! Sok sombong, sih! Akhirnya kamu merasakan juga bagaimana rasanya di acuhkan dan di campakkan Rayyan. Mana kemarin babak belur di hajar bodyguard Aurora lagi,"gumam Natalie di tempat persembunyiannya tersenyum penuh kemenangan.
Semenjak bertemu dengan Dila waktu itu, diam-diam Natalie membututi Dila. Natalie tahu jika Dila di usir Rayyan dari kantor Rayyan. Natalie juga tahu jika Dila dihajar di kafe milik Aurora. Cuma, Natalie menyangka yang menghajar Dila adalah Nala, karena Natalie cuma mengawasi dari jauh. Tidak tahu jika yang menghajar Dila adalah Aurora.
Seperti biasanya, malam ini Natalie kembali berada di klub malam. Mencari mangsa pria kaya. Matanya menelisik mencari mangsa hingga pandangannya tertuju pada seorang pria yang cukup tampan dan terlihat memakai pakaian branded dan juga arloji yang kelihatannya juga tidak murah.
"Hai! Boleh aku temani, nggak?"sapa Natalie duduk di sebelah pria itu dengan senyuman manis tebar pesona.
"Boleh,"sahut pria yang memiliki lesung pipi itu tersenyum manis.
"Iiiihhh... Lesung pipinya bikan tambah manis, deh!"puji Natalie dengan suara manja mencubit pelan pipi pria di sampingnya itu.
Natalie dan pria itu pun mengobrol hingga akhirnya membicarakan soal tarif Natalie. Setelah setuju dengan harga yang ditawarkan Natalie, akhirnya keduanya keluar dari klub malam itu.
"Pria ini lumayan gagah dan tampan. Dompetnya juga lumayan tebal. Belum apa-apa aku sudah di transfer lima juta,"gumam Natalie dalam hati merasa senang.
"Kita ke apartemen aku aja, ya? Biar lebih leluasa. Dari pada di hotel mengeluarkan biaya lagi, bukankah lebih baik uangnya aku berikan sama kamu sebagai tips?"ujar pria itu saat mereka sudah berada di dalam mobil.
"Nggak masalah. Terserah kamu saja,"sahut Natalie kemudian mengecup pipi pria itu.
Mata pria itu fokus mengemudi, tangan kanan menegang kemudi, namun tangan kiri pria itu meraba paha Natalie yang menggunakan rok pendek ketat, hingga pahanya yang putih terekspos dan dengan bebas pria itu mengelus paha Natalie.
"Sepertinya kamu sudah tidak sabar,"ujar Natalie seraya meraba dada pria itu.
"Bagaimana aku bisa sabar, kamu terlihat menggoda,"sahut pria itu mengecup bibir Natalie sekilas.
Tak lama kemudian keduanya sudah tiba di sebuah apartemen yang cukup mewah. Pria itu mengajak Natalie ke salah satu unit apartemen.
"Enak juga jika pria ini bisa menjadi langganan ku,"gumam Natalie dalam hati.
"Ayo masuk!"ajak pria itu setelah membuka pintu unit apartemennya menggunakan kartu akses.
Natalie mengangguk kecil seraya tersenyum sebagai jawabannya. Natalie mengernyitkan keningnya saat masuk ke dalam apartemen itu. Ada dua orang pria yang sedang duduk di sofa. Di atas meja nampak ada beberapa botol minuman keras, rokok, dan juga makanan ringan.
"Akhirnya kamu balik juga,"
"Kami hampir jamuran nungguin kamu,"
"Ini ceweknya? Lumayan cakep juga,"
__ADS_1
"Sudah, cepetan! Sudah nggak sabar, nih,"
Ucap dua pria itu melihat ke arah Natalie. Sedangkan Natalie nampak mengernyitkan keningnya mendengar ucapan dua pria itu. Apalagi saat salah satu pria itu ada yang langsung melepas baju, sedangkan yang satunya lagi masuk ke dalam kamar. Entah mengapa Natalie merasa ada yang tidak beres.
"Ya, sudah, kita eksekusi sekarang saja,"ujar pria yang sudah melepaskan bajunya seraya berjalan ke arah kamar tempat pria satunya tadi masuk.
"Ayo, sayang! Kita bersenang-senang malam ini,"ucap pria yang membawa Natalie dari klub malam langsung menarik tangan Natalie yang terlihat kebingungan dengan situasi yang dihadapinya saat ini.
"A.. Apa maksudnya ini?"tanya Natalie yang tergagap ditarik oleh pria itu masuk ke arah kamar tempat dua pria yang sudah masuk lebih dulu. Natalie berusaha menolak di tarik ke dalam kamar itu karena tiba-tiba saja merasakan firasat buruk.
"Kita akan bersenang-senang,"sahut pria yang menarik Natalie itu.
"Lepaskan! Kalian mau apa?"teriak Natalie berusaha memberontak, namun tidak bisa.
Natalie di bawa paksa ke dalam kamar yang di dalamnya sudah ada dua orang pria yang sudah bertelanjang dada.
"Lepaskan! Lepaskan aku!"teriak Natalie terus berusaha memberontak.
"Akhhh"
"Brugh"
"Kembalikan sling bag ku! Ma.. Mau apa kalian?"tanya Natalie ketakutan berusaha turun dari ranjang.
"Tentu saja bersenang-senang dengan kamu. Jangan khawatir! Kami pasti akan memuaskan kamu malam ini,"ucap seorang pria tersenyum dengan wajah mesumnya menatap tubuh Natalie. Kembali mendorong tubuh Natalie hingga Natalie jatuh terlentang.
"Tidak! Lepaskan aku!"pekik Natalie.
Tiga pria itu merentangkan tangan Natalie dan mengikat tangan Natalie di dashboard ranjang. Natalie berusaha memberontak tapi tentu saja tidak bisa. Jangankan untuk melawan tiga orang pria sekaligus, melawan satu pria saja Natalie belum tentu mampu.
"Sial! Aku kena tipu. Mereka ingin bermain ramai-ramai dengan ku,"gumam Natalie dalam hati merasa kesal, kecewa, marah dan juga takut menjadi satu.
"Tidak usah melepaskan bajunya, biar lebih menantang,"ucap salah seorang pria.
"Lepaskan daleman nya aja,"sahut satunya lagi.
"Lepaskan aku! Dasar bajingann! Brengseek kalian!"umpat Natalie dengan penuh amarah, tapi tidak dipedulikan para pria itu.
Para pria itupun mulai menaikkan kaos ketat yang di pakai Natalie sampai ke tulang selangka Natalie. Yang lainnya menaikkan rok Natalie hingga ke pinggang. Melepaskan kain penutup dada Natalie dengan paksa hingga talinya putus lalu melemparnya asal. Yang satunya melepaskan kain berbentuk segitiga yang dipakai Natalie lalu melemparnya asal. Natalie terus berusaha berontak dan berteriak, tapi tidak ada gunanya.
Natalie yang tadinya berteriak mengumpat dan minta dilepaskan akhirnya meracau tidak jelas saat dua bukit kembarnya dan tubuh bagian atasnya di nikmati dua orang pria sekaligus dan bagian inti tubuh dihujam oleh pria satunya lagi.
__ADS_1
Tiga pria itu beramai-ramai menikmati tubuh Natalie dan bergantian menggagahi Natalie hingga ketiganya merasa puas. Natalie hanya bisa pasrah tanpa bisa melawan.
Setelah puas menikmati tubuh Natalie, tiga pria itu meninggalkan Natalie di dalam kamar itu sendirian.
"Lumayan juga perempuan itu,"
"Kita sekap saja dulu sampai kita puas,"
"Iya, biar tidak mengeluarkan banyak uang untuk mencari lagi,"
"Okey. Kita sekap dia di sini dulu,"
Tiga pria itu akhirnya sepakat menyekap Natalie untuk menjadi pemuas kebutuhan biologis mereka bertiga.
"Sial! Aku di tipu oleh pria itu. Ternyata dia membawa ku ke apartemen nya karena ingin melakukan Foursomee dengan ku,"umpat Natalie yang terbaring lemas kelelahan karena melayani tiga pria sekaligus.
Wanita itu merasa marah dan kesal karena di tipu, tapi jujur malam ini adalah kali pertama Natalie melakukan bercinta Foursomee. Seumur hidup, baru malam ini Natalie melakukan bercinta Foursomee. Dan jujur, sebenarnya Natalie sangat menikmati yang dilakukan tiga orang pria itu tadi.
Dalam waktu yang bersamaan Natalie merasakan kenikmatan di seluruh tubuhnya dari atas sampai bawah. Dan hal itu benar-benar membuat Natalie mendapatkan pelepasan yang sangat memuaskan yang belum pernah dirasakannya.
Namun, tetap saja Natalie merasa kesal. Karena dirinya telah di tipu oleh pria yang mengajaknya ke apartemen itu.
...πΈβ€οΈπΈ...
Notebook :
Threesomee adalah aktivitas bercinta yang dilakukan oleh tiga orang secara bersama-sama. Foursomee adalah aktivitas bercinta yang dilakukan oleh empat orang secara bersama-sama. Fivesomee, sixsomee, sevensomee, eightsomee dan seterusnya yang artinya dilakukan secara beramai-ramai.
Threesomee bisa dilakukan oleh satu pria dan dua wanita, dua pria dan satu wanita, atau ketiganya adalah pria maupun wanita.
Biasanya, seseorang ingin melakukan bercinta secara Threesomee karena punya fantasi bercinta yang tidak bisa dibendung. Melihat film dewasaa juga bisa jadi pemicunya.
Aktivitas Threesomee, Foursome, fivesomee dan seterusnya itu dapat dilakukan dengan bermacam-macam cara dan gaya, seperti dengan cara mulut (orall), dengan menyatukan tubuh ( vaginall), anall ( bercinta lewat belakang), dan lain-lain.
Soal bagaimana rasanya melakukan hubungan intim seperti di atas, aku nanya sama si Mbah Google π . Tapi yang pastinya ini tidak boleh ditiru, ya! INI HANYA SEKEDAR PENGETAHUAN! Ambil sisi positifnya dari semua yang aku tulis. Jangan ambil sisi negatifnya!
Kita sebagai manusia yang percaya Tuhan dan sebagai orang Timur yang berbudi pekerti serta tahu tentang adat, norma dan agama, jangan sampai melakukan hal seperti yang di atas. Karena hal semacam itu bisa berbahaya bagi fisik, terutama kelelahan fisik dan juga penyakit menular. Sebab melakukan hubungan intim dengan banyak orang akan menimbulkan lebih banyak bahaya daripada manfaat.
.
To be continued
__ADS_1