
Rayyan dan Andi sedang berada di ruang meeting. Menerima laporan akhir bulan dari seluruh kepala divisi. Andi mengambil handphonenya dari saku celananya saat merasakan benda pipih itu bergetar. Pria itu mengernyitkan keningnya saat melihat ada panggilan masuk dari nomor yang tidak di kenal. Pria itu keluar dari ruangan meeting untuk menerima panggilan masuk di handphone nya itu.
"Hal..."
"Halo, Tuan Andi. Ini saya Nala. Nyonya di culik orang, Tuan,"ucap Nala memotong kata-kata Andi saat menerima panggilan nya.
"Apa? Bagaimana bisa?"tanya Andi yang wajahnya langsung berubah pias.
"Waktu kami akan pulang dari kafe sekitar sepuluh orang bersenjata api menjemput Nyonya secara paksa. Mengancam akan menembak satu per satu pengunjung kafe, jika nyonya tidak mau ikut dengan mereka. Saya juga di bawa mereka dengan tangan dan kaki terikat. Mulut saya di lakban dan mata saya juga ditutup dengan kain. Mereka memukul saya hingga saya pingsan. Saat saya sadar, mereka melempar saya keluar dari dalam mobil. Mereka meninggalkan saya di tempat yang sepi,"jelas Nala panjang lebar.
"Jadi kamu tidak tahu kemana mereka membawa Nyonya?"tanya Andi.
"Tidak, Tuan,"sahut Nala.
"Baiklah. Kirimkan alamat di mana posisi kamu saat ini! Aku akan mengirimkan orang untuk menjemput mu,"pinta Andi.
"Baik, Tuan,"sahut Nala.
Nala segera mengirimkan posisinya saat ini berada dengan informasi yang di berikan oleh pria paruh baya yang meminjamkan handphone padanya.
Setelah menerima pesan dari Nala, Andi segera bergerak cepat menghubungi orang-orangnya untuk menjemput Nala, sekaligus mencari keberadaan nyonya nya.
__ADS_1
"Sial! Berani sekali mereka menculik nyonya. Apa mereka tidak tahu telah menyinggung siapa? Berani sekali mereka menyentuh wanita Tuan. Tuan akan sangat murka jika tahu istrinya di culik. Aku yakin, ini pasti ulah orang yang bernama Mami itu. Apa dia ingin aku meratakan klub malam nya dalam waktu semalam? Berani sekali dia mencari gara-gara dengan aku! Apa dia pikir sudah merasa hebat karena bekerja sama dengan mafia kelas teri itu?"gerutu Andi dengan tatapan mata yang begitu tajam dan raut wajah yang terlihat suram. Tangannya mengepal menahan emosi.
Andi tidak akan membiarkan majikannya di usik oleh siapapun. Apalagi Andi tahu, jika penyakit insomnia majikannya sembuh jika bersama dengan nyonya-nya.
Di sisi lain, Aurora dibawa kembali ke klub malam yang sebenarnya tidak ingin Aurora kunjungi lagi. Wanita itu di bawa ke ruangan khusus milik Mami.
"Halo, sayang! Sudah lama kita tidak bertemu! Aku sangat merindukanmu,"ucap Mami penuh senyuman.
"Maaf! Saya tidak mengenal anda,"sahut Aurora berpura-pura tenang dan gestur tubuh yang tentunya sangat berbeda dengan saat dirinya menyamar sebagai Kenanga. Wanita kupu-kupu malam tercantik dengan tarif termahal di klub malam itu.
Semenjak masuk ke klub malam itu setahun yang lalu, Aurora menyamarkan suaranya. Di dalam klub malam itu, Aurora sengaja bersuara manja dan juga seksi menggoda. Bahkan gerak dan bahasa tubuhnya pun di buat menggoda. Berbeda dengan saat Aurora berada di luar klub malam dan tidak sedang melayani pelanggan.
Bahkan saat bekerja sebagai kupu-kupu malam, Aurora sengaja membuat tahi lalat palsu di atas bibir sebelah kanannya. Dan juga di bawah mata sebelah kirinya. Kemudian memakai wig berwarna pirang. Dan tentu saja saat ini Aurora tidak memakai tahi lalat palsu itu dan juga tidak memakai wig berwarna pirang.
Mami mengernyitkan keningnya saat mendengar suara Aurora. Wajah wanita di depannya ini terlihat tegas dan datar. Sangat berbeda dengan Kenanga yang suara, gestur tubuh, dan senyuman yang selalu menggoda. Rambutnya pun berbeda dengan Kenanga yang biasa tampil dengan rambut berwarna pirang, sedangkan perempuan di depannya ini mewarnai rambutnya dengan warna blue black.
"Kamu jangan berpura-pura tidak mengenal aku!"ucap Mami yang sebenarnya mulai ragu dengan wanita yang ada di depannya ini.
"Saya benar-benar tidak mengenal anda. Mungkin wanita yang anda cari itu mirip dengan saya. Tapi yang pastinya bukan saya. Sebaiknya anda perhatikan saya dengan seksama. Saya rasa, saya hanya mirip dengan orang yang anda kenal,"sahut Aurora berusaha bersikap tenang, walaupun tangannya sudah berkeringat dingin dan jantungnya berdetak kencang.
"Benarkah? Kamu sengaja ingin mengelabui saya?"tanya Mami memicingkan sebelah matanya.
__ADS_1
Mami mengamati tubuh dan wajah wanita di depannya itu secara seksama. Memang ada perbedaan yang signifikan antara Kenanga yang dikenalnya dengan wanita yang ada di depannya ini. Dari suara, warna rambut, gestur tubuh dan wajah yang terlihat lebih mulus terawat dan tidak memiliki tahi lalat sama sekali. Bentuk tubuh wanita di depannya ini juga lebih padat berisi dan lebih menggoda dari Kenanga yang di kenalnya.
Hal itu karena selama menjadi istri Rayyan, Aurora sangat dimanjakan Rayyan. Di belikan skincare mahal, tiga hari sekali ada jadwal ke spa, dan tentunya latihan fisik yang dijalani oleh Aurora selama menjadi istri Rayyan juga sangat berpengaruh pada bentuk tubuh Aurora. Belum lagi makanan yang di konsumsi oleh Aurora juga tidak sembarangan. Makanan yang di siapkan Mastuti untuk Aurora adalah sesuai anjuran dokter gizi.
Rayyan tidak ingin Aurora jatuh sakit hingga tidak bisa melayani dirinya. Karena itu, Rayyan benar-benar ketat mengatur pola makan dan olahraga Aurora. Tidak ingin melewatkan satu malam pun tanpa bercinta dengan Aurora hanya karena Aurora sakit.
Semua itu membuat Aurora terlihat berkali-kali lebih cantik dengan bentuk tubuh yang semakin padat berisi dan menggoda. Dan hal itu semakin membuat Rayyan kecanduan bercinta dengan Aurora.
"𝙋𝙚𝙧𝙚𝙢𝙥𝙪𝙖𝙣 𝙞𝙣𝙞 𝙢𝙚𝙢𝙖𝙣𝙜 𝙡𝙚𝙗𝙞𝙝 𝙘𝙖𝙣𝙩𝙞𝙠 𝙙𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙠𝙨𝙞 𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙆𝙚𝙣𝙖𝙣𝙜𝙖. 𝙏𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙢𝙞𝙡𝙞𝙠𝙞 𝙩𝙖𝙝𝙞 𝙡𝙖𝙡𝙖𝙩 𝙨𝙚𝙥𝙚𝙧𝙩𝙞 𝙆𝙚𝙣𝙖𝙣𝙜𝙖. 𝙎𝙪𝙖𝙧𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙥𝙪𝙣 𝙩𝙚𝙧𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙧 𝙗𝙚𝙧𝙗𝙚𝙙𝙖. 𝙒𝙖𝙡𝙖𝙪𝙥𝙪𝙣 𝙢𝙚𝙢𝙖𝙠𝙖𝙞 𝙥𝙖𝙠𝙖𝙞𝙖𝙣 𝙩𝙚𝙧𝙩𝙪𝙩𝙪𝙥, 𝙩𝙖𝙥𝙞 𝙙𝙖𝙥𝙖𝙩 𝙖𝙠𝙪 𝙥𝙖𝙨𝙩𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙟𝙞𝙠𝙖 𝙩𝙪𝙗𝙪𝙝𝙣𝙮𝙖 𝙡𝙚𝙗𝙞𝙝 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙜𝙤𝙙𝙖 𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙆𝙚𝙣𝙖𝙣𝙜𝙖. 𝘽𝙚𝙣𝙖𝙧-𝙗𝙚𝙣𝙖𝙧 𝙨𝙚𝙢𝙥𝙪𝙧𝙣𝙖,"gumam Mami dalam hati.
"Saya benar-benar tidak mengenal anda. Sebaiknya anda membiarkan saya pergi. Suami saya tidak akan suka jika mengetahui anda telah menculik saya,"ucap Aurora yang ingin lepas dari Mami.
"Suami? Ohh.. ternyata kamu sudah bersuami? Karena itu kah, kamu berhenti menjadi kupu-kupu malam?"tanya Mami seraya memutari tubuh Aurora. Menelisik bentuk tubuh Aurora yang benar-benar terlihat begitu menggoda.
"Saya sudah menikah dua bulan yang lalu. Dan saya tahu betul bagaimana perangai suami saya. Dia tidak akan suka jika saya di sentuh oleh orang lain. Bisa saja suami saya menghancurkan tempat anda ini karena anda sudah berani menculik saya,"ucap Aurora bicara asal dengan kata-kata penuh penekanan sengaja untuk menakut-nakuti Mami. Sebenarnya Aurora terinspirasi dari kata-kata Rayyan yang ingin meratakan kafenya waktu itu.
"Benarkah? Aihh.. Aku takut sekali,"ucap Mami dengan ekspresi takut yang di buat-buat,"Apa kamu tahu? Aku sudah bertahun-tahun bekerja sama dengan para mafia di daerah ini. Bahkan polisi pun tidak berani menyentuh aku,"ucap Mami dengan senyuman yang terlihat menakutkan.
...🌸❤️🌸...
.
__ADS_1
To be continued