Kupu-kupu Malam Tapi Perawan

Kupu-kupu Malam Tapi Perawan
286. Ingin Tinggal Bersama


__ADS_3

Ada perasaan kecewa yang sangat teramat dalam di hati nenek Sumi. Anak yang dikandung, dilahirkan, dibesarkan dan dididik penuh dengan kasih sayang itu berubah menjadi iblis setelah merantau ke kota. Bahkan anak yang dibesarkan dengan kedua tangannya itu tega membakar seluruh keluarganya hanya untuk mendapatkan harta milik orang tua dan saudara-saudaranya.


"Jadi benar, dia pamannya Sumi?"gumam ibu Sumi dalam hati.


"Dia benar-benar orang yang melenyapkan seluruh keluarga ku dan dalang dari pembunuhan papa Hendrik dan Rayyan. Sungguh pria yang sangat kejam,"gumam Sumi dalam hati.


"Brugh"


"Ibu.."


Tiba-tiba Jony berlutut di depan ibunya. Pria itu menitikkan air matanya memanggil ibunya, wanita yang telah mengandung, melahirkan, mendidik dan membesarkan dirinya. Tapi, tidak pernah dibuatnya bahagia. Namun, nenek Sumi terlihat acuh pada Jony. Wajah wanita tua itu terlihat dingin


"Ibu, tolong maafkan aku! Aku khilaf. Aku mengaku salah. Tolong maafkan aku, Bu! Aku sudah bangkrut dan jatuh miskin. Bahkan aku juga sakit-sakitan. Mungkin umurku tidak akan panjang lagi. Tolong maafkan aku, Bu?" pinta Jony yang sudah berurai air mata.


Nenek Sumi menghela napas panjang mendengar apa yang dikatakan oleh anak yang telah membuatnya kecewa selama ini. Menatap Jony yang berlutut di hadapannya.


"Aku memaafkan kamu. Karena aku tidak ingin ada kebencian di hatiku,"ucap nenek Sumi kembali menghela napas panjang.


Walau bagaimanapun, pria di depannya itu adalah darah dagingnya. Anak yang dikandungnya selama sembilan bulan. Meskipun dirinya telah mendidik anak-anaknya sebaik mungkin, namun nyatanya sikap Jony berubah setelah merantau ke kota.


Sikap Jony memang agak berbeda dari saudara-saudaranya. Jony lebih suka tinggal di kota dengan segala kemewahan, sedangkan saudara-saudaranya lebih suka hidup di desa dengan kesederhanaan. Tapi, nenek Sumi tidak menyangka jika Jony akan menjadi serakah dengan harta hingga tanpa ragu menghabisi kedua orang tuanya dan seluruh saudaranya.


"Kalau begitu, bolehkan aku tinggal bersama ibu? Aku tinggal sendiri tanpa ada yang menemani. Aku kesepian, Bu,"ucap Jony memelas.


Nenek Sumi nampak terkejut mendengar permintaan Jony.


"Maaf. Aku sendiri tinggal menumpang pada orang lain. Aku tidak bisa membawa kamu tinggal bersama ku,"ucap nenek Sumi memutar badannya hendak kembali ke dalam mobil.


"Kalau begitu, ibu tinggal saja bersamaku,"pinta Jony,"Ibu berpakaian bagus, tidak mungkin dia tinggal menumpang pada orang lain. Dan perempuan itu, bukankah dia istri Rayyan? Ada hubungan apa ibu dengan istri Rayyan? Apa ibu tinggal di rumah Rayyan?"gumam Jony dalam hati saat melihat Sumi yang dikiranya adalah Aurora.


"Tidak. Terimakasih. Jalani lah hidupmu dengan baik. Jangan melakukan perbuatan jahat lagi,"ucap nenek Sumi, lalu berjalan ke arah mobil Sumi.

__ADS_1


Tiga perempuan beda usia itu akhirnya masuk ke dalam mobil dan meninggalkan tempat itu. Tanpa mereka sadari Jony mengikuti mereka menggunakan ojek yang kebetulan melintas di depan Jony setelah mobil Sumi melaju.


"Nenek baik-baik saja?"tanya Sumi yang melihat neneknya hanya diam tanpa sepatah katapun yang terucap dari bibirnya. Ada gurat kesedihan di wajah wanita tua itu.


"Nenek baik-baik saja,"sahut nenek Sumi memaksakan diri untuk tersenyum.


"Apa nenek ingin mengajak orang itu tinggal bersama kita?"tanya Sumi hati-hati.


"Tidak. Aku tidak ingin dia membakar kita semua sama seperti yang telah dia lakukan dulu pada keluarga kita,"tolak nenek Sumi tegas.


Walaupun nenek Sumi memaafkan Jony, tapi nenek Sumi sudah tidak percaya lagi pada Jony. Nenek Sumi tidak ingin peristiwa yang terjadi puluhan tahun yang lalu terulang kembali.


Jony terus membuntuti mobil Sumi hingga mobil itu masuk ke sebuah rumah yang cukup mewah. Jony bersembunyi di sebuah tempat seraya mengawasi rumah itu.


"Rumah siapa ini? Tidak mungkin rumah Rayyan yang lain, 'kan? Tapi, wajah perempuan tadi sangat mirip dengan istri Rayyan. Apa perempuan itu mantan kupu-kupu malam yang membuka restoran seperti yang dikatakan oleh Natalie itu, ya? Ada hubungan apa perempuan itu dengan ibu?"gumam Jony dalam hati.


Jony sangat penasaran dengan hubungan antara ibunya dan Sumi. Karena Jony merasa tidak mungkin ibunya hanya menumpang tinggal di rumah yang cukup mewah itu, jika tidak ada hubungan dengan pemilik rumah itu. Tidak mungkin ibunya yang sudah renta menjadi pelayan di rumah itu. Dan tidak mungkin pula seorang pelayan memakai pakaian yang bagus seperti yang di lihat Jony di pakai ibunya tadi.


Jony berjalan mendekati pos security yang berada di depan rumah Sumi. Dari kaca ruangan mini itu, Jony melihat seorang security yang sedang duduk di dalam pos security itu.


"Maaf, Pak saya ingin bertanya,"


"Ya, ada apa?"tanya security itu seraya menatap wajah Jony yang memakai masker dan topi, hingga sulit untuk dikenali.


"Mobil yang tadi baru saja keluar itu milik siapa dan pemiliknya tinggal di mana?"tanya Jony yang ingin mengorek informasi dari security itu.


"Untuk apa anda menanyakan hal itu?"tanya security itu nampak curiga dan waspada.


"Orang itu tadi belanja di minimarket, dan tanpa sengaja bertabrakan dengan saya. Anting-anting nya tersangkut di baju saya. Saya ingin mengembalikannya,"jawab Jony beralasan.


"Kalau begitu, titipkan pada saya saja. Nanti akan saya berikan pada ibu nyonya Miti. Nyonya Miti tinggal bersama suaminya. Dan nyonya datang ke rumah ini setiap tiga atau empat hari sekali,"ujar security itu.

__ADS_1


"Maaf, saya ingin memberikannya sendiri. Terima atas infonya. Saya permisi,"ucap Jony seraya meninggalkan tempat itu.


Security itu menatap Jony yang berlalu dari tempat itu. Pria paruh baya itu nampak mencari kendaraan untuk pulang. Karena kebetulan rumah Sumi memang di pinggir jalan raya yang banyak di lewati kendaraan umum ataupun pribadi.


"Apa aku salah karena telah memberikan informasi tentang nyonya Miti? Kenapa aku. merasa bahwa pria itu bukanlah orang baik-baik, ya?"gumam security itu dalam hati, seraya menatap Jonny yang menaiki angkutan umum.


"Perempuan itu ternyata memang bukan istri Rayyan. Bagaimana aku bisa mengetahui ada hubungan apa ibuku dengan orang-orang di rumah itu? Aku harus bisa tinggal di rumah itu,"gumam Jony dalam hati dengan senyuman licik di bibirnya.


...🌟🌟🌟...


...Sampai kapanpun dan berapapun usiamu, kamu tetap anak orang tuamu. Tidak ada mantan anak apalagi mantan orang tua....


...Jangan pernah meninggalkan orang tuamu, seperti mereka yang tidak pernah meninggalkanmu....


...Tidak akan ada kebahagiaan dalam hidup mu, jika kamu meninggalkan orang tuamu....


...Walaupun kamu memberikan semua yang kamu miliki, kamu tidak akan pernah bisa membayar hutangmu kepada orang tuamu....


...Hati seorang ibu adalah ruang kelas di mana anaknya belajar. Cinta ibu adalah oasis di gurun yang luas dan kering....


...Meskipun tidak mungkin menjadi ibu yang sempurna, seorang ibu akan berusaha menjadi ibu yang terbaik untuk anak-anaknya....


...Orang tua tidak pernah ingin anaknya menjadi seperti mereka, tetapi mereka ingin anaknya menjadi lebih baik dari mereka....


...Tidak ada orang yang mencintaimu lebih dari ibumu. Dia tetap mencintaimu meskipun dia bukan orang yang paling kamu cintai....


...Bagaimana manusia bisa mencintai orang lain selain dirinya? Jika dia tidak bisa mencintai kedua orang tua yang mengasuh, merawat dan membesarkannya....


...🌸❀️🌸...


.

__ADS_1


To be continued


__ADS_2