Kupu-kupu Malam Tapi Perawan

Kupu-kupu Malam Tapi Perawan
246. Menyelidiki


__ADS_3

Setelah hampir tiba di UGD, tiba-tiba Aurora melambatkan langkah kakinya.


"Kenapa aku mengikuti Aiden seperti ini? Bagaimana jika ada Roni? Roni pasti akan memberitahu Rayyan tentang keberadaan ku,"gumam Aurora dalam hati.


Aurora tidak berani terlalu dekat dengan ruangan UGD. Takut jika bertemu dengan Roni yang selalu menjadi bayang-bayang Aiden. Sama seperti Andi yang selalu menjadi bayang-bayang Rayyan. Dan pasti Roni akan melapor pada Rayyan jika Roni melihat dirinya.


"Dok, pasien kehilangan banyak darah,"ujar salah seorang petugas medis yang membawa Aiden dari lokasi kejadian kecelakaan pada dokter yang baru saja datang.


"Cepat hubungi keluarga korban!"ucap dokter itu langsung masuk ke UGD untuk menangani Aiden.


Aurora masih tetap berdiri agak jauh dari ruangan UGD bersama Pak Hamdan. Entah mengapa Aurora merasa cemas melihat Aiden yang sepertinya baru saja mengalami kecelakaan lalu lintas. Wanita itu bahkan enggan untuk pergi dari tempat itu.


"Ra, siapa sebenarnya orang tadi?"tanya Pak Hamdan yang sedari tadi sangat penasaran. Apalagi saat melihat putrinya sangat mengkhawatirkan orang yang mereka ikuti tadi.


"Orang itu pernah menolong aku, Pak,"sahut Aurora jujur adanya.


Aurora melihat pintu ruangan UGD terbuka. Dua orang perawat nampak keluar dari ruangan itu.


"Pasien yang bernama Aiden kekurangan banyak darah. Dia harus segera.mendapatkan donor darah. Jika tidak, mungkin dia tidak akan selamat. Dan kita tidak memiliki stok darah yang sama dengan golongan darah orang itu,"ujar seorang perawat.


"Menurut informasi, orang itu baru saja tiba di kota ini. Keluarganya juga pasti masih lama baru tiba di sini. Soalnya mereka dari luar pulau,"sahut temannya.


"Maaf, sus? Suster butuh darah dengan golongan apa? Mungkin saja darah saya cocok,"tanya Aurora yang mendengar percakapan kedua perawat itu. Saat kedua perawat itu hampir melewatinya.


"Golongan darah O,"sahut salah seorang perawat itu.


"Kebetulan saya juga O. Tapi, apakah saya bisa mendonorkan darah saya? Saat ini saya masih menyusui putra saya,"ujar Aurora yang juga memikirkan putranya.


"Umumnya ibu menyusui tidak dilarang mendonorkan darahnya asalkan usia si bayi sudah lebih dari 6 minggu serta memenuhi syarat donor darah. Seperti berusia 17-70 tahun, berat badan lebih dari 45 kg, tekanan darah normal, kadar darah Hb antara 12,5 hingga 17 gram/dl, jarak waktu donor darah terkahir minimal 12 minggu, tidak dalam kondisi sakit, tindak sedang mengonsumsi obat tertentu, tindak kecanduan alkohol dan napza, dan tidak sedang mengalami sakit tertentu,"jelas perawat itu.


"Saya baru saja mengecek kesehatan, sus. Dan dinyatakan sehat. Bayi saya juga sudah berusia enam bulan lebih,"sahut Aurora. Aurora memang selalu rutin mengecek kesehatannya.

__ADS_1


"Kalau begitu, mari ikut kami! Kita akan cek lebih detail lagi,"ucap salah seorang perawat.


Aurora pun bergegas mengikuti dua perawat itu bersama Pak Hamdan. Mendengar keadaan Aiden yang mungkin tidak akan selamat jika tidak mendapatkan donor darah membuat Aurora semakin khawatir.


Di perusahaan Rayyan.


Andi nampak berjalan cepat menuju ruangan Rayyan. Bahkan sedikit berlari. Wajah pemuda itu nampak tegang.


"Tuan! Ada berita buruk. Tuan Aiden mengalami kecelakaan,"lapor Andi setelah masuk ke dalam ruangan Rayyan.


"Apa?!"Rayyan sangat terkejut mendengar kabar dari Andi.


"Tuan Aiden mengalami kecelakaan lalu lintas. Ada sebuah truk yang menabrak mobil yang ditumpangi Tuan Aiden,"jelas Andi.


"Bagaimana keadaannya sekarang?"tanya Rayyan langsung menutup laptopnya dan membereskan barang-barangnya yang berada di atas meja.


"Masih ditangani di UGD, Tuan. Dan kabarnya kekurangan banyak darah,"


"Kita ke sana sekarang!"ucap Rayyan bergegas keluar dari ruangannya.


"Ini murni kecelakaan atau di sengaja? Aku dengar, orang berkuasa di pulau itu yang bernama Lucas selalu meneror siapapun yang ingin mengambil tender besar di pulau itu. Selama ini, semua tender besar di pulau itu dimenangkan oleh dia. Karena itu dia menjadi orang paling berkuasa di pulau itu,"


"Anak buah kita akan menyelidikinya, Tuan,"


"Jika pria yang bernama Lucas itu yang menjadi dalang dari kecelakaan ini, aku tidak akan berpikir panjang lagi untuk menghancurkan dia dan membuat dia tinggal di jalanan,"ujar Rayyan dengan tatapan tajam.


Setelah menempuh perjalanan yang penuh ketegangan karena merasa khawatir dengan keadaan Aiden, akhirnya Rayyan dan Andi tiba juga di pulau tempat Aiden mengalami kecelakaan.


"Andi, kamu selidiki tentang kasus kecelakaan itu. Aku akan ke rumah sakit untuk melihat kondisi Aiden,"


"Baik, Tuan. Ini obat flu, Tuan. Jangan lupa untuk meminumnya. Tuan harus makan dulu sebelum meminum obat, Tuan. Jangan sampai Tuan tambah sakit karena tidak minum obat,"ujar Andi memperingatkan.

__ADS_1


"Iya, cerewet!"ketus Rayyan seraya mengambil obat yang diberikan oleh Andi.


Akhirnya atasan dan bawahan itu pun berpisah di bandara. Karena tidak ingin terlalu lama menunda untuk ke rumah sakit, akhirnya Rayyan makan di sebuah restoran kecil di pinggir jalan bersama dua orang anak buah Andi yang ditugaskan untuk menjaga Rayyan.


Setelah selesai makan dan minum obat, Rayyan menerima panggilan dari Andi.


"Ada apa?"tanya Rayyan.


"Tuan Aiden sudah selamat, Tuan. Sekarang keadaannya sudah baik-baik saja dan tinggal menunggu Tuan Aiden sadar. Tadi Tuan Aiden kehilangan banyak darah. Tapi, rumah sakit tidak memiliki stok darah yang golongan darahnya sama dengan golongan darah Tuan Aiden,"


"Beruntung ada seorang wanita yang dengan suka rela mendonorkan darahnya pada Tuan Aiden. Jika tidak ada wanita itu, mungkin Tuan Aiden tidak akan selamat.Tapi perawat tidak tahu nama wanita itu karena wanita itu buru-buru pergi setelah mendonorkan darahnya. Nanti saya akan mencari tahu tentang wanita itu,"lapor Andi lewat sambungan telepon.


"Syukurlah kalau Aiden sudah baik-baik saja. Temukan wanita yang mendonorkan darahnya pada Aiden itu secepatnya. Aku akan membalas kebaikan wanita itu,"ucap Rayyan menjadi lebih tenang.


"Baik, Tuan. Kita pasti akan menemukan wanita itu. Kita akan melihat rekaman cctv di rumah sakit itu,"sahut Andi terdengar yakin.


"Bagaimana dengan penyelidikan kamu tentang kecelakaan yang dialami oleh Aiden?"


"Seperti kecurigaan kita, Tuan. Kecelakaan ini di sengaja. Melihat rekaman cctv di jalan raya dari bandara sampai di lokasi terjadinya kecelakaan yang kami retas, truk itu seperti sengaja menabrak mobil yang ditumpangi Tuan Aiden. Dan dari bandara juga ada mobil yang sepertinya mengikuti mobil yang di tumpangi Tuan Aiden. Mobil yang mengikuti Tuan Aiden itu berhenti beberapa meter dari tempat kejadian kecelakaan itu. Dan mobil itu pergi setelah mobil yang ditumpangi Tuan Aiden mengalami kecelakaan,"jelas Andi.


"Selidiki sedetail mungkin dan kumpulkan bukti-buktinya. Jangan biarkan satu orang pun yang terlibat dalam kecelakaan itu lolos,"


"Baik, Tuan,"


...🌸❤️🌸...


Notebook :


NAPZA merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya baik zat alami atau sintetis. NAPZA dibagi menjadi tiga jenis, yaitu narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya. Ketiga istilah tersebut mengacu pada kelompok senyawa yang dapat menyebabkan kecanduan.


Spoiler : Di bab esok hari adalah bab bertemunya Rayyan dan Aurora. Kira-kira, bagaimana mereka bisa bertemu?

__ADS_1


.


To be continued


__ADS_2