
Sring...!
Pendekar Naga Sakti langsung menghunus pedang mustika naga yang ada di balik punggungnya. Cahaya putih kebiruan yang menyilaukan mata keluar dari batang pedang itu.
.
"Bagus Pendekar Naga Sakti! Dengan Kau menghunus pedangmu, aku tidak perlu lagi merasa sungkan melawan musuh yang tidak bersenjata!"
.
"Heh..! Apa Kau masih punya perasaan sungkan selama ini Kala Abang! Teror Perguruan mu di setiap desa dan perguruaan lain di selatan tanah Andalas ini hah!" Jawab Pendekar Naga Sakti dengan nada dingin, pedang naga sakti di lintangkan di depan dadanya dengan menyilang dari kanan ke kiri.
.
Kala Abang hanya terdiam beberapa saat, "Terserah apa yang ingin Kau katakan Pendekar Naga Sakti, sebelum kematian menjemputmu!"
Kala Abang melesat cepat ke arah Pendekar Naga Sakti dengan Jurus Trisulanya, gempuran trisula itu begitu cepat, bagaikan kilat menyambar, tapi setiap serangan Kala Abang itu di tangkis dengan sigap oleh Pendekar Naga Sakti dengan pedangnya.
Trang! Trang! Trang!
Beberapa kali percikan bunga api gemercik di sekitar dua senjata mustika itu, Jurus Trisula Seribu Mata Kala Abang itu dapat di tahan dengan Jurus Pedang Sembilan Naga.
"Bangsat! Tampaknya nama besar Pendekar Naga Sakti bukanlah omong kosong isapan jempol belaka, trisula legendarisku ini tidak mampu menghancurkannya, jika pedang biasa dari tadi pedang itu sudah pasti hancur!" Guman Kala Abang dalam hati, namun serangannya masih terus mencerca ke arah Pendekar Naga Sakti.
.
__ADS_1
sekitar lima puluh jurus telah berlalu, namun Kala Abang belum juga mampu mengalahkan kesaktian pedang mustika naga di tangan Pendekar Naga Sakti itu. Kala abang yang terus memaksakan diri tampak mulai melemah. Tenaga dalam Kala Abang mulai di sedot senjata itu. tubuh tuanya mulai tampak kelelahan.
"Aku harus segera menghabisi Pendekar Naga Sakti secepatnya jika tidak tenagaku akan tersedot habis oleh trisula ini, aku harus menggunakan Jurus Trisula Seribu Mata Langit'. Guman Kala Abang membathin.
Jurus Trisula Seribu Mata Langit adalah sebuah jurus yang di pelajari Kala Abang dari kitab trisula Penggetar Bumi, jurus ini adalah salah satu jurus pemungkas di dalam jurus-jurus trisula Penggetar Bumi.
Srek!
Gagang trisula Penggetar Bumi di tangan Kala Abang itu berubah menjadi sebuah rantai yang cukup panjang. Kala Abang memutar trisula Penggetar Bumi di sekitar tubuhnya, walau tenaga dalamnya mulai berkurang namun putaran trisula Penggetar Bumi di tangannya masih begitu cepat, dengan pengerahan seluruh tenaga dalam yang di milikinya. Kala Abang merapal 'Jurus Trisula Seribu Mata Langit'.
Trisula Penggetar Bumi di tangan Kala abang itu berubah menjadi puluhan bahkan ratusan mata trisula yang berkeliling di sekitar tubuhnya. Suara menderu dan mendengung di sertai hawa panas mulai menyelimuti udara di sekitar tubuh Kala Abang itu.
Wut! Wut...!
Wung! Wung.!
"Heaaa....!"
Jerit melengking keluar dari mulut Kala Abang, maka seketika itu juga tubuhnya melesat cepat bagaikan kilat, trisula di tangannya meluncur ke arah Pendekar Naga Sakti. Trisula di tangan Kala Abang itu jika di lihat dengan mata biasa tampak berupa puluhan trisula yang siap menghancurkan apa pun yang ada di depannya.
Trang! Trang! Trang!
Srang!
"Hah...!"
__ADS_1
Beberapa kali mata Trisula Penggetar Bumi di tangan Kala Abang itu beradu dengan mata pedang mustika naga di tangan Anggala itu. Namun 'Jurus Jurus Pedang Sembilan Naga yang di gunakan Pendekar Naga Sakti itu masih di atas kecepatan trisula Penggetar Bumi di tangan Kala Abang itu.
Secepat kilat Pendekar Naga Sakti membabat putus gagang trisula yang berupa rantai itu.
Creb!
Mata trisula itu tertancap ke bumi. Kala Abang tampak terkejut setengah mati, mata terbelalak tidak percaya senjata yang menakutkan itu kini harus putus menjadi dua di ujung pedang lawannya.
Buak..!
Sebuah tendangan bertenaga dalam tinggi mengantam telak di dada Kala Abang.
"Akhh...!"
Lenguhan tertahan keluar dari mulut Kala Abang itu, di iringi tubuhnya terpental beberapa tombak ke belakang dan ia jatuh bergulingan, beberapa saat kala abang berusaha bangkit. Darah hitam mengalir dari mulutnya, tidak lama kemudian tubuhnya kembali jatuh ke bumi. Kala Abang pun tewas menggenaskan di tengah ambisinya yang begitu menakutkan.
Kala Abang yang telah bertahun meraja lela di dunia persilatan di bagian selatan pulau Andalas ini, menjadi tokoh yang di takuti dan di segani tokoh hitam lainnya, ambisinya menjadi Perguruan nomor satu di dunia persilatan tanah andalas adalah cita-citanya. Kala Abang merasa dengan senjata Trisula Penggetar Bumi di tangannya, ia akan bisa menjadi tokoh hitam no satu di pulau Andalas ini.
Bersambung....
Jangan lupa like
Koment
Vote
__ADS_1
Favorit nya ya..
Terima kasih banyak.