Pendekar Naga Sakti

Pendekar Naga Sakti
Perayaan


__ADS_3

Pasukan Kedua Kerajaan kini berada di ujung kota Raja Galuh Permata, Rakyat yang memberikan dukungan penuh kepada semua prajurit Galuh Permata, beramai ramai menyambut pasukan Galuh Permata dan pasukan Mandalika di gerbang masuk kota Kerajaan Galuh Permata.


Hiruk pikuk Orang orang yang menyambut kedatangan pasukan Galuh Permata dan pasukan Mandalika terdengar riuh, mereka bersorak mengalu alukan pasukan Kerajaan.


Senopati Arya Geni dan Panglima Kerajaan Galuh Permata ki Guntur Setra berada di barisan depan, di belakang mereka tampak Wulan Ayu dengan Anggala si pendekar Pendekar Naga Sakti.


Di belakang Anggala dan Wulan Ayu tampak para tokoh silat golongan putih, termasuk Pertapa Naga,


Lesmana, Malaikat Pemarah, Bidadari Galak dan para pendekar muda,Jaka Kelana, Arini, dan Sri Kemuning.


di belakang para pendekar, tampak Tiga Pendekar bersaudara dari Mandalika memimpin pasukan Mandalika, di belakang mereka tampak pasukan khusus Kerajaan Galuh Permata, di tengah ada pasukan pemberontak yang direkrut Patih Jagat Geni.


Barisan belakang mereka tampak para prajurit berkuda mengiringi dari belakang.


Tiga hari sudah mereka berjalan, hari semakin sore, mereka baru mencapai kota Raja Galuh Permata.


Hiruk pikuk, sorakan Orang orang yang menyambut kedatangan mereka tidak begitu dipedulikan lagi, yang terlihat hanya wajah lelah mereka, karna berjalan berhari hari.


Baginda Raja Surya Galuh dan Permaisuri Galuh Permani, menyambut kedatangan pasukannya, di depan gerbang Istana.


Begitu pasukan Galuh Permata dan pasukan Mandalika, mencapai gerbang lansung di sambut, baginda Raja dengan Wajah berbinar, dengan senyuman di bibirnya.

__ADS_1


Wulan Ayu langsung menemui kedua orang tuanya, di susul semua punggawa kerajaan Galuh Permata,


dan para pendekar golongan putih yang memberikan dukungan kepada Kerajaan Galuh Permata.


"Assalamualaikum Ayahanda, Ibunda..!" ucap Wulan Ayu sambil menyalami kedua orang tuanya itu.


"Wa,alaikum salam Anakku..!" Jawab Baginda Surya Galuh dan Permaisuri Galuh Permani, berbarengan.


Baginda Raja Surya Galuh dan Permaisuri Galuh Permani bergiliran memeluk putri mereka satu satunya itu.


"Wulan Ayu Baik baik saja kan Nak..??" tanya Permaisuri Galuh Permani, sambil memperhatikan Wulan Ayu dengan seksama.


"Alhamdulillah, Ananda baik baik saja Bunda..!" Jawab Wulan Ayu sambil tersenyum manis, pada sang Ibunda.


"Assalamualaikum Kanda..!" ucap Pangeran Suryana Galuh menyalami sang Kakak, Baginda Raja Surya Galuh dan Permaisuri Galuh Permani.


Sedangkan Pangeran Roksa Galuh, hanya menunduk malu, di hadapan kedua saudaranya itu.


Permaisuri Galuh Permani yang sangat penyayang, kepada adik iparnya tetap datang menghampiri Pangeran Roksa Galuh.


"Bagaimana keadaanmu, Dinda Roksa Apa kau baik baik saja..!?" tanya Permaisuri Galuh Permani, sambil memandang wajah pangeran Roksa Galuh, yang tertunduk itu.

__ADS_1


Maafkan Dinda..! Kanda Permani..!! Jawab Pangeran Roksa Galuh, sambil berlutut di depan Permaisuri Galuh Permani.


Ratu Galuh Permani memegang bahu Pangeran Roksa Galuh, dan menuntunnya berdiri, setelah itu ia malah memeluk sang adik iparnya itu.


"Kanda tidak marah padamu adikku..! Jawab Ratu Galuh Permani, sambil memeluk erat tubuh Pangeran Roksa Galuh, dengan penuh kasih sayang


seorang Kakak.


"Ayo Semua, masuk ke dalam, istirahat, makan, makanan telah di siapkan, malam ini kita akan merayakan kemenangan kita, dan mengadakan jamuan untuk para tamu tamu Kerajaan, Para pendekar, dan tamu dari Mandalika..!"


Titah Baginda Raja Surya Galuh, memberikan sambutannya.


Baginda Raja Surya Galuh dan Permaisuri Galuh Permani, mengajak para pendekar termasuk Tiga Pendekar bersaudara dari Mandalika, istirahat di Istana.


Para prajurit beristirahat di perumahan khusus prajurit, sedangkan para punggawa dari Kerajaan Mandalika, beristirahat di kediaman para punggawa


Galuh Permata.


Baginda Raja Surya Galuh menyambut Gembira, kepulangan adiknya Pangeran Suryana Galuh.


Pangeran Suryana Galuh sendiri dan Permaisuri Galuh Permani secara lansung mengantarkan Pangeran Roksa Galuh ke penjara.

__ADS_1


Malam itu Kerajaan Galuh Permata mengadakan perayaan besar, untuk merayakan keberhasilan mereka menghentikan pemberontakan.


Baginda Raja Surya Galuh mengadakan perayaan selama tujuh hari, Semua orang boleh mengikuti termasuk rakyat, yang tinggal di wilayah kota Kerajaan Galuh Permata.


__ADS_2