
Iblis Tangan Kematian mengembor marah, melihat kedua puluh anak buah nya, di buat bulan bulanan Anggala dan Wulan Ayu.
Anggala yang maju ke depan dengan senyuman, sebuah tantangan untuk Iblis Tangan Kematian.
"Heaaa....!"
Soka Rana lansung melompat menyerang Anggala, dengan sebuah tendangan keras ke arah dada Pendekar Naga Sakti itu.
"Hup....!"
Pendekar Naga Sakti menyambut tendangan Iblis Tangan Kematian dengan sebuah tendangan ke depan, sehingga.
Dik....!
"Heh.....!"
Iblis Tangan Kematian terjajar mundur, sekitar tiga tombak, ia bersalto ke belakang, membuang tenaga tendangan Pendekar Naga Sakti itu.
"Heaaa....!"
Soka Rana meningkatkan tenaga dalamnya, ia bersiap dengan 'Jurus Tapak Kematian, tangan kanannya berubah menjadi kehitaman, tanda tangan itu telah berisi racun mematikan.
"Hiyaaa...!"
Anggala pun meningkatkan tenaga dalamnya, ia bersiap dengan 'Jurus Tapak Naga'. tingkat tujuh.
Iblis Tangan Kematian melompat menyerang Pendekar Naga Sakti, Dengan kecepatan yang cukup cepat, gerakan yang sulit di lihat dengan mata telanjang.
"Hiyaaa....!"
__ADS_1
Anggala si pendekar Naga Sakti, menyongsong dengan kecepatan bak kilat menyambar, dua telapak tangan beradu di udara.
Tap.....!
Desss....
Duaaar.....!
Kedua pendekar lain golongan itu, sama sama terjajar di udara, mereka kembali saling menyerang, sebuah tendangan bertenaga dalam tinggi, di lepaskan Anggala dengan 'Jurus Tapak Naga'. Naga menggapai langit.
Duk....!
Aakh...!"
Iblis Tangan Kematian terjajar mundur beberapa tombak ke belakang, ia masih sempat menjejak tanah, Dengan baik, namun ia sempat terhuyung ke belakang.
Merasa musuhnya cukup kuat, ia menghunus pedang hitam di balik punggungnya, aura pedang itu mengandung racun, yang membuat udara di sekitarnya berubah.
Iblis Tangan Kematian memainkan pedangnya, di sekitar tubuhnya, bayangan Pedang hitam itu, bagai seribu pedang, imelesat menyerang Anggala.
"Hiyaaa...!"
Anggala menyongsong dengan 'Jurus Baju Besi Emas tingkat delapan belas, dan ia juga memakai 'Jurus Delapan Langkah Malaikat'. hingga dengan mudahnya, Anggala menghindari setiap sabetan dan tusukan pedang Iblis Tangan Kematian.
Iblis Tangan Kematian memainkan jurus jurus pedang Iblis Kematian, namun ia belum juga berhasil mendesak Pendekar Naga Sakti.
Pertarungan mereka berlansung sengit, puluhan jurus telah berlalu, Soka Rana belum berhasil mendesak Pendekar Naga Sakti itu.
Malah Sesekali Pendekar Naga Sakti, berhasil mengirimkan serangan balik, sehingga Iblis Tangan Kematian, terpaksa berjumpalitan menghindari serangan Pendekar Naga Sakti itu.
Sementara itu Wulan Ayu, memperhatikan jalan pertarungan itu, tanpa berkedip, ia terpaksa menggunakan 'Jurus Mata Bidadari Kayangan'. bagian dari ilmu Jurus Bidadari Kayangan'. yang ia pelajari dari sang Guru Bidadari Galak.
__ADS_1
Para penduduk menjauhi arena pertarungan itu, karna aura racun dari pedang Iblis Tangan Kematian, terasa pedih di kulit.
Anggala, dan Iblis Tangan Kematian masih bertarung di udara, sesekali mereka menginjakkan kaki di tanah, dan kembali melompat ke udara.
Pedang hitam milik Iblis Tangan Kematian, bagai kilat menyambar ke arah Pendekar Naga Sakti, jika bukan Kedikjayaan Pendekar Naga Sakti, sudah mendekati sempurna, mungkin Pendekar Naga Sakti telah berhasil di kalahkan oleh Soka Rana, atau di kenal tokoh dunia persilatan dengan gelar Iblis Tangan Kematian.
"Hiaaa...!"
Jerit melengking Iblis Tangan Kematian, ia begitu kesal, karna puluhan jurus telah ia pakai namun belum juga berhasil menyentuh Pendekar Naga Sakti, jangankan melukai, mendesak saja ia belum berhasil.
Anggala dengan tenang menghindari setiap sabetan dan tusukanpedang Iblis Tangan Kematian
itu.
Iblis Tangan Kematian Kematian melompat ke belakang, ia meningkatkan tenaga dalamnya, ke puncak tertinggi, ia merapal 'Jurus Pedang Iblis Kematian'. tingkat sepuluh, Pedang Iblis Neraka'. Sebuah Jurus pedang yang di takuti di dunia persilatan, khususnya golongan hitam.
Pedang hitam di tangan Soka Rana, mengeluarkan cahaya merah, yang kemudian membentuk sebuah mata pedang raksasa berwarna merah.
"Hati hati Kak Anggala, itu sepertinya, 'Jurus Pedang Iblis Neraka'...! aku pernah di ingatkan Guru Malaikat Pemarah...!" Ujar Wulan Ayu, sambil mendekati Pendekar Naga Sakti.
Sring...!"
Kali ini Anggala menghunus Pedang Naga Sakti, yang berada di balik punggungnya, yang terbungkus kain putih, pemberian Pertapa Naga.
"Dinda mundurlah, biar Kakak hadapi Jurus Pedang Iblis itu, Dengan 'Jurus Pedang Sembilan Naga'. ..!" Ujar Pendekar Naga Sakti, sambil bersiap dengan 'Jurus Pedang Sembilan Naga'. tingkat lima.
Pendekar Naga Sakti membentangkan tangandi depan dada, Pedang Naga Sakti tegak lurus di depan dadanya, cahaya kuning bersinar menyelubungi Pedang Pusaka itu, cahaya itu membesar menjadi seekor naga, yang siap menerkam musuh.
Iblis Tangan Kematian, agak terkejut melihat Pedang di tangan Pendekar Naga Sakti itu.
Namun ia begitu percaya diri dengan Jurus mematikan yang telah ia pelajari selama ini.
__ADS_1