Pendekar Naga Sakti

Pendekar Naga Sakti
Pahara di Galuh Permata, Ajian Srigala Es


__ADS_3

Para prajurit yang tadi merasa kepanasan dengan aura ilmu kesaktian Iblis Hitam Wajah Kematian, kini berubah menjadi dingin, hawa dingin menyelimuti padang rumput itu.


Panas cahaya matahari yang mulai condong ke barat tak terasa lagi, para prajurit yang bertenaga dalam rendah, menarik napas lega.


Iblis hitam Wajah Kematian menukik deras bagai kilat ke arah Jaka Kelana, tangan Damar Loka lurus ke depan, dua telapak tangannya tertutup cahaya merah menyala.


"Hiaaaa......!"


Jaka Kelana yang di kenal dengan gelar Pendekar Srigala Putih melompat secepat kilat ke arah Damar Loka, dengan ajian 'Srigala Es'. Jaka Kelana langsung menyonsong serangan Iblis Wajah Kematian itu.


BLAAAARRRR.........!"


Ledakan dahsyat terjadi ketika dua pukulan sakti berbeda aura kekuatan itu beradu, Jaka Kelana tersurut mundur ke tanah sekitar tiga tombak jauhnya.


Sedangkan Iblis Hitam Wajah Kematian terpental ke udara, lalu jatuh bergulingan di tanah, Iblis Hitam Wajah kematian, melompat bangun, tampak ia meringis memegang dada, tanda ia mengalami aliran darah tak beraturan, dan sedikit luka dalam.


Jaka Kelana mengatur napas dan jalan darahnya, kedua tangnnya merentang di samping pinggangnya, dan ia menarik napas dalam, lalu perlahan melepaskannya.


Iblis Hitam mengatur napas dan jalan darahnya, ia mengambil sekantung obat di balik bajunya, dan ia menelan sebuah pil obat, perlahan ia melepaskan tarikan napasnya.

__ADS_1


Setelah mengatur napas dan menstabilkan darahnya, Iblis Hitam Wajah Kematian merapal 'Ajian Lembah Neraka Penghancur Bumi'. Ajian ini adalah jurus pamungkas tujuh Iblis Hitam Lembah Tengkorak.


Kedua tangan Iblis Hitam Wajah Kematian merapat di depan dada, cahaya merah terang bersinar menyelimuti seluruh tubuhnya, wajahnya yang semula tampak putih seram, kini berubah menjadi merah,pertanda ia menggunakan seluruh tenaga dalam yang ia miliki.


Jaka Kelana tersurut mundur tiga langkah, ia berusaha menenangkan diri, melihat Iblis Hitam Wajah Kematian, yang berniat mengadu nyawa dengannya.


Lesmana yang dari tadi memperhatikan jalan pertarungan, memanggil Anggala si Pendekar Naga Sakti.


"Anggala, sebaiknya kau yang menghadapi 'Ajian Lembah Neraka PenghancurBumi'. Iblis Hitam itu...!" ujar sang guru Pendekar Naga Sakti itu.


"Baik guru, saya harus menghadapinya dengan Pedang Naga Sakti guru...?" tanya Anggala pada sang guru, Lesmana.


"Baik, guru...!" jawab Anggala ia pun secepat kilat melompat ke samping Jaka Kelana.


"Kau mundur dulu Jaka..!" ujar Anggala tanpa menoleh ke arah Jaka Kelana, matanya terpokus pada Iblis Hitam Wajah Kematian yang sedang merapal Ajian tingkat tinggi itu.


"Baik, Anggala...!" jawab Jaka Kelana sambil mundur tiga tombak ke belakang, sebenarnya ia tadi berniat menggunakan Pedang Srigala Putih yang tersimpan di balik punggungnya.


Anggala meningkatkan tenaga dalamnya, ia merapal 'Jurus Tapak Naga'.tingkat sembilan, seperti yang di perintahkan gurunya Lesmana.

__ADS_1


Iblis Hitam Wajah Kematian, bersiap menyerang dengan jurus andalannya itu,


"Heaaa.....!"


Iblis Hitam Wajah kematian melompat bagaikan kilat ke arah Anggala, dengan telapak tangan di depan dada, cahaya merah membara menyelubungi seluruh tubuhnya.


Anggala juga melompat menyonsong Iblis Hitam Wajah Kematian, dengan melompat tinggi ke udara, bayangan Naga mengiringi lompatan Anggala Bayangan kuning bersinar menyelimuti tubuh Pendekar Naga Sakti itu.


Kedua tokoh rimba persilatan itu bertemu di udara, cahaya kuning berbayang seekor naga bertemu dengan cahaya merah menyala, kedua telapak tangan mereka saling beradu.


Tap...!"


Desss....!


DUUAAAAR......!


Ledakan besar terdengar memekakkan telinga, dua cahaya itu saling terdorong ke bawah.


Anggala terpaksa berslto tiga kali ke belakang, baru ia menjejakkan kaki di atas rumput, ia lansunh menstabilkan aliran darahnya yang kacau.

__ADS_1


Iblis Hitam Wajah Kematian terlempar ke tanaj dengan tubuh Hangus terbakar, seluruh tubuhnya menjadi Hitam, Ia tewas seketika.


__ADS_2