Pendekar Naga Sakti

Pendekar Naga Sakti
Si Kapak Iblis


__ADS_3

Pendekar Naga Sakti dan Simbar Buana alias Pendekar Cambuk Sakti, melompat menyusul serangan para pengeroyok yang sangat banyak itu.


"Heaaa....!"


Hiyaaat....!"


Duk.....! Duk....!


Aaakh......!"


Beberapa orang anggota Partai Lembah Kematian, berjatuhan ke tanah terkena serangan Anggala Pendekar Naga Sakti, gerakan Pendekar muda itu bagai kilat meliuk liuk menghindari setiap serangan yang tertuju ke arahnya.


Begitu pun Simbar Buana yang telah bertahun tahun malang melintang di dunia persilatan, menghadapi musuh sebanyak itu bukanlah yang baru baginya, namun rupanya orang orang Perguruan Lembah Kematian banyak yang mempunyai kemampuan yang cukup tinggi.


Sehingga Anggala dan Simbar Buana harus mengeluarkan kemampuan tingkat tinggi yang mereka punya.


Tidak lama bantuan mereka pun datang, Arya Geni dan Bidadari Gendeng lansung terjun ke kancah pertarungan itu, begitu juga Wulan Ayu, tanpa tanggung tanggung ia lansung menghunus Pedang Elang Perak.


Jaka Kelana Pendekar Srigala Putih, dan Aruni Pendekar Kelelawar Putih pun tidak mau kalah, mereka pun langsung melesat membantu Anggota dan Pendekar Cambuk Sakti, Simbar Buana.


Para pendekar itu mengamuk bagai para srigala yang terluka, pertarungan itu, tampak bagai kancah peperangan.


"Heaaa...!"


Sebuah serangan bertenaga dalam tinggi, di lepaskan Simbar Buana ke arah dua orang pengeroyok nya, tendangan yang sangat cepat itu tidak sempat di hindari lagi, sehingga.


Duk...! Duk...!


"Aaakh...!"


Dua orang pengeroyok itu lansung bermentalan ke tanah, dan mengalami luka dalam yang cukup parah, tidak berhenti di sana Simbar Buana lansung menyongsong ke arah musuh yang lain.


"Kak Simbar! Aku akan mengurus Si Kapak Iblis itu, Kakak dan yang lain, hadapi mereka..!" Ujar Pendekar Naga Sakti, sambil menodongkan telapak tangannya ke arah dada salah seorang pengeroyok nya, dengan 'Jurus Tapak Naga'. musuh yang terkena serangan Pendekar Naga Sakti itu, lansung terpental ke tanah.


"Baiklah, Pendekar Naga Sakti! Hati hati lah, Saya lihat orang itu berilmu tinggi.!" jawab Simbar Buana, sambil melompat menghindari sabetan pedang musuh musuhnya.


" Terimakasih Kak! Anggala akan berhati hati.!" ucap Anggala si Pendekar Naga Sakti, setelah berucap, ia lansung melompat ke udara dan bersalto beberapa kali, ia lansung melesat ke arah Si Kapak Iblis.

__ADS_1


"Hup...!"


Anggala lansung menjejak kaki ke tanah dengan begitu ringan, tidak jauh di depan Si Kapak Iblis, beberapa orang Anggota Partai Lembah Kematian yang tidak jauh dari sana lansung melompat menyerang Anggala.


"Heaaa...!"


Anggala berjumpalitan di udara menghindari serangan empat orang yang menyerang ke arahnya, dengan bagitu cepat Anggala balik menyerang dengan tendangan, dua orang pengeroyok nya lansung terpental ke tanah.


Duk..! Duk...!


"Aakh...!"


Dua orang lainnya lansung membabatkan pedang ke arah dada Anggala, dengan sigap Anggala menghindari pedang musuh yang mengarah padanya, dan ia kembali mengusulkannya tendangan keras ke arah tubuh musuh musuhnya itu.


"Heàaa....!"


Buk....!" Duk...!"


Aaakh....!"


Dua orang penyerang itu pun terpental beberapa tombak ke belakang, terkena tendangan Anggala yang bertenaga dalam tinggi itu.


Bentakan melengking Si Kapak Iblis, lansung melesat kearah Anggala, dengan sebuah serangan tàngan kosong, Anggala yang telah siap lansung menerima tinju Si Kapak Iblis dengan siku tangan kanannya.


Dik...!


"Hih....!"


Si Kapak Iblis terjajar ke belakang beberapa langkah, begitu pun Anggala juga tersurut mundur dua langkah ke belakang.


Si Kapak Iblis kembali merangsek dengan jurus tangan kosong, suara angin serangannya, menderu, pertanda ia telah mengerahkan tenaga dalamnya.


Anggala pun menghadapi serangan Si Kapak Iblis dengan 'Jurus Sembilan Matahari Elang'. Pertarungan mereka pun berlangsung sengit,.


"Hebat juga kau pendekar, apa hubunganmu dengan Pendekar Naga Sakti, Lesmana..?" tanya Si Kapak Iblis, sambil bersiap dengan 'Jurus Tapak Iblis'. nya.


"Dia guruku!" Jawab Anggala, sambil meningkatkan tenaga dalamnya, ia berniat memakai 'Jurus Tapak Sakti'. dengan tingkàtan level empat.

__ADS_1


Si Kapak Iblis tampaknya memiliki tenaga dalam di atas adik adik seperguruannya, ia baru merapal ' Jurus Tapak Iblis tingkat lima, namun aura hitamnya sudah cukup terasa di sekitar area pertarungan itu, udara panas menyengat kulit, cahaya merah menyelimuti kedua tangannya.


"Heaaa...!"


Si Kapak Iblis melompat ke arah Pendekar Naga Sakti, dengan kedua tangan di depan dada, cahaya merah menyelimuti kedua telapak tangannya, bagai


api menyala.


"Hiaaa...!"


Anggala melompat ke udara dan berputar putar bagai angin puyuh, dan menyonsong ke arah Si Kapak Iblis, dan.


Desss....!"


Blaaarr.....!"


Ledakan besar terjadi ketika kedua tenaga dalam tinggi itu bertemu, kedua Pendekar itu sama sama terjajar ke belakang beberapa tombak.


"Hebat juga kau anak muda.!" ujar Si Kapak Iblis, sambil mengatur napasnya, dan menstabilkan sirkulasi darahnya.


Anggala hanya tersenyum tipis begitu menjejak kaki ke tanah, ia tampak tidak mengalami apa apa, tenaga dalamnya yang sudah menghampiri tingkat sempurna, membuat Pendekar Naga Sakti, bisa mengimbangi permainan ilmu Si Kapak Iblis.


Srek...!


Si Kapak Iblis menghunus kapak besar di balik punggungnya, tenaga dalamnya yang cukup tinggi, membuat Si Kapak Iblis memegang kapak besar itu bagai memegang sebuah ranting.


Wut....! Wut.....!"


Si Kapak Iblis Iblis memainkan kapak besarnya,di sekitar tubuhnya, sehingga menghasilkan suara menderu deru.


"Heaaa...!


Si Kapak Iblis melompat bagai kilat ke arah Pendekar Naga Sakti, kapak besar di tangannya yang di kenal dengan kapak Iblis itu menderu ke arah Pendekar Naga Sakti.


"Hup...!"


Dengan gesitnya Pendekar Naga Sakti, menghindari serangan kapak Si Kapak Iblis.

__ADS_1


Iblis lansung menyusulkan serangan lanjutan, ke arah Pendekar Naga Sakti lagi.


Bersambung..


__ADS_2