Pendekar Naga Sakti

Pendekar Naga Sakti
Dendam Tiga Elang. Culas


__ADS_3

Bangsat! Rupanya Kau mau pamer di depanku anak muda! Heaaa...!"


Bentakan nyaring pimpinan Perampok Hutan Kematian itu, mengiringi tubuhnya melompat dari atas kudanya dan langsung memberikan sebuah tendangan yang mengandung tenaga dalam tinggi.


Desss....!


Tendangan Si Botak itu langsung di tangkis dengan sigap oleh Pendekar Naga Sakti. Si Botak terpaksa bersalto dua kali kebelakang sebelum menjejakkan kaki ke tanah.


"He he he...! Anak muda ternyata ilmu kedikjayaan mu boleh juga, Aku sudah lama tidak bertemu musuh yang berilmu tinggi. He he he...," Si Botak malaj tertawa terkekeh, " Perkenalkan Aku Si Botak yang Bergelar Perampok Payan Kembar, kebetulan payanku sudah lama tidak memakan korban! He he he...!" Tambah Si Botak lagi.


Sret!


Si Botak menghunus sepasang payan dari balik punggungnya.


"Si Botak ini mempunyai tenaga dalam di atas rata-rata para perampok kesaktiannya menyaingi para dedengkot dunia persilatan. Apa yang terjadi sebenarnya. Juragan itu pun ku lihat memiliki tenaga dalam yang cukup tinggi. Apakah mereka berniat menjebakku. Aku harus hati-hati!" Guman Pendekar Naga Sakti dalam hati.


Pendekar Naga Sakti perlahan meningkatkan tenaga dalamnya ke tingkat yang cukup tinggi. Ilmu Langkah Malaikat dan Ilmu Baju Besi Emas tingkat delapan bekasnya pun di rapalnya.


Wusss...!"


Blaaamm....!


"Aaakh...!"


Pendekar Naga Sakti terhuyung kedepan sebuah pukulan bertenaga dalam tinggi menghantam punggungnya.


"He he he...! Pendekal Naga Sakti... Kau boleh sakti mandla guna tapi kami sudah mempersiapkan kematianmu di sini! He he he...!" Juragan cina itu tampak telah berdiri tidak jauh dari Pendekar Naga Sakti dengan kedua telapak tangannya di selubungi cahaya merah.


"Jadi Kalian memang berniat menjebakku?" Ujar Pendekar Naga Sakti sambil menatap sekelilingnya.


"He he he..!Ayo Si Payan Kembar, kita habisi nyawa Pendekar Naga Sakti ini! Hadiah besar menanti kita!" Perintah Juragan cina itu.


"Siapa sebenarnya Kalian?!" Pendekar Naga Sakti tampak mulai bersiap dengan segala kemungkinan. Untunglah ia tadi cepat memakai Ilmu Baju Besi Emas. Jika tidak tentu Pendekar Naga Sakti sudah mengalami luka dalam yang cukup parah.


"He he he...! Supaya Kau tidak mati penasalan. Aku adalah Lun Sin Ming seorang pembunuh bayaran dari negeli cina. Seorang pendekar menyewa kami untuk membunuhmu!" Jawab Lun Sin Ming dengan nada bengis dan dengan aura membunuh yang cukup kejam.


Sring!


Sekitar dua puluh orang bersenjata pedang dengan topeng hitam keluar dari kereta milik Lun Sin Ming itu. Semua orang-orang itu memiliki tenaga dalam di atas tingkat lima puluh. Tampaknya mereka memang sudah merencanakan semua itu dengan matang.


"Ha ha ha...! Pendekar Naga Sakti. Jika Kau ingin hidup serahkan pedang yang ada di punggungmu itu. Kami akan mengizinkan Kau pergi dalam keadaan hidup! Ha ha ha...!" Bentak Si Payan Kembar dengan tawa membahana. Sekitar dua puluh orang anak buahnya pun telah ikut mengepung Pendekar Naga Sakti.


Anak buah Si Payan Kembar juga rata-rata memiliki tenaga dalam lebih dari tingkat lima puluh. Mereka bersenjata tombak panjang sekitar satu meter dengan trisula di ujungnya.

__ADS_1


"Kau kira aku seorang pengecut Kisanak. Aku bukanlah orang yang takut akan kematian! Majulah... Kalau Kau mau mengambil pedangku ini!" Jawab Pendekar Naga Sakti dengan sengit. Pendekar Naga Sakti tidak mau menunggu lama lagi sebuah jurus pemberian kakek gurunya saat di Galuh Kencana segera di rapalnya. Yaitu 'Jurus Tinju Halilintar'. Tidak main-main Pendekar Naga Sakti langsung merapal Jurus itu sampai ke tingkat empat. 'Halintar Hujan Badai'.


"He he he...! Masih berlagak dia... Habisi...!!"


Perintah Si Botak. Sekitar lima belas orang anak buahnya langsung melompat menyerang Pendekar Naga Sakti dari segala penjuru.


"Heaaa....!"


"Hup!"


"Hiyaaat....!"


Pendekar Naga Sakti menyentakkan tangannya ke samping kiri dan kanan. Belasan lidah petir menyambar ke arah para mengeroyoknya itu.


Ctar! Ctar! Srass!


Blaaarrr..!


"Aaaa....!!"


Para pengeroyok itu bermentalan dengan tubuh hangus bagai terbakar. Para pengeroyok itu rata-rata tewas seketika dengan tubuh berubah menjadi hitam.


"Heaaa...!"


Blaaamm....!!


"Aakh...!"


Pendekar Naga Sakti harus terlempar sekitar lima tombak ke depan dan jatuh bergulingan.


"Huaks...!"


"Bangsat! Kau sungguh pengecut berani menyerang dari belakang Lun Sin Ming!" Ujar Pendekar Naga Sakti sambil menyeka darah dari mulutnya. Belum sempat Pendekar Naga Sakti mengatur napasnya. Anak buah Si Payan Kembar telah melompat menyerangnya.


Trang! Trang!


"Hiaaa..!"


Ctar! Ctar! Ctar!


"Aaaa....!!"


Sekitar sepuluh orang anggota Perampok Hutan Kematian terpental dan berserakan di tanah dengan tubuh hangus menjadi hitam.

__ADS_1


"Bangsat! Pukulan Lun Sin Ming itu telah mengacaukan jalan darahku. Jika aku tidak memakai baju besi emas. Aku mungkin telah tewas menggenaskan," Guman Pendekar Naga Sakti dalam hati.


"Heaaa...!"


Si Payan Kembar melesat cepat ke arah Pendekar Naga Sakti dengan sepasang Payan Kembarnya.


Trang!


"Sha!"


Wuk!


Buak!


"Aakh...!"


Rupanya Si Payan Kembar memakai taktik yang cukup licik. Serangan Payan Kembarnya hanyalah sebagai pengecoh. Serangan yang sebenarnya adalah sebuah tendangan bertenaga dalam tinggi. Pendekar Naga Sakti terhuyung ke belakang dengan darah mengucur dari sela-sela bibirnya.


"Huaks...!"


"Luka ku semakin parah. Mereka tampaknya memang berniat membunuhku!" Guman Pendekar Naga Sakti membathin.


Sring!"


Pedang Naga Sakti terhunus di tangan Pendekar Naga Sakti cahaya putih kebiruan menyilaukan mata menyinari batang pedang mustika naga sakti itu.


Wuss...!


"He he he....! Pendekar Naga Sakti... Kau tidak usah menghunus pedang pusakamu menghadapi bajingan-bajingan pengecut ini... Aku datang membantumu! He he he....!"


Semua mata tertuju pada suara menggema itu.


.


.


Bersambung....


Jangan lupa like Koment dan favorit ya teman-teman.


Terima kasih banyak.


.

__ADS_1


__ADS_2