
Jaka Kelana membuka matanya, mendengar suara Pertapa Naga yang berkata padanya, Jaka Kelana tersenyum pada Pertapa Sakti dari Lembah Naga itu.
"Makasih ya Kek, Sudah menyelamatkan Jaka..!" ujarnya sambil bergeser dari semedinya.
"Obat yang Kakek berikan mujarab sekali, luka dalam Saya lansung sembuh, dan tenaga dalam Saya juga sudah kembali...!"
"Sukur lah Cu, tadi Kakek masih sempat menyelamatkan Cucu, kalau tidak apa yang harus Kakek katakan pada gurumu..!" jawab Pertapa Naga, sambil bangkit dari Duduknya.
"Ayo Jaka, Kakek lagi mencari keberadaan pamanmu Lesmana..! Kau mau ikut apa kembali ke medan peràng..!?" ujar Pertapa Naga.
"Saya mau kembali ke medan perang Kek..!" jawab Jaka Kelana atau Pendekar Srigala Putih itu.
Baiklah Jaka..! Anggala dan tuan Putri Wulan Ayu juga sudah kembali ke medan perang, mereka telah mengalahkan musuh mereka...!" begitu selesai bicara Pertapa Sakti dari Lembah Nàga itu lansung melesat secepat kilat meninggalkan tempat itu.
"Hebat sekali kesaktian Kakek Pertapa Naga, wajar kalau dia yang jadi tokoh no satu golongan putih sampai saat ini...,'
Guman Pendekar Srigala Putih dalam hati, ia pun melesat meninggalkan tempat itu, untuk kembali ke medan perang, yang telah cukup jauh ia tinggalkan, karna bertarung dengan Iblis Hitam Rambut Merah.
Sementara itu Lesmana guru Pendekar Naga Sakti lagi bertarung dengan Iblis Hitam yang bergelar Pendekar Darah Dingin , pertarungan mereka pun telah jauh dari medan perang, nama besar Lesmana dan Pendekar Darah
Dingin, membuat pertarungan itu semakin sengit.
Lesmana yang memakai Jurus jurus Tapak Naga, semakin meningkatkan serangan, namun Pendekar Darah Dingin pun sampai saat ini berhasil mengimbangi ilmu kanuragan tokoh silat Lembah Naga itu.
__ADS_1
"Hup....!"
Lesmana melompat kebelakang sekitar tiga tombak dari Pendekar Darah Dingin, ia meningkatkan tenaga dalamnya, dan bersiap dengan 'Jurus Tapak Sakti'. tingkat dua, kali ini tampaknya tokoh silat Lembah Nàga ingin cepat mengakhiri pertarungan.
Pendekar Darah Dingin pun meningkatkan tenaga dalamnya, dan bersiap dengan ilmu kesaktian Lembah Tengkorak, 'Jurus Tapak Iblis Penebar Maut'. jurus ini adalah salah satu, dari sepuluh Ilmu mematikan dari Lembah Tengkorak.
"Heaa...!"
Lesmana melompat bagai kilat ke arah Pendekar Darah Dingin, dengan kedua tangan di depan, Pendekar Darah Dingin Pun menyongsong dengan kedua tangan di depan.
Wuss....!
Wuss....!
DESSS......!"
DUUUAAAAR.........!"
Ledakan dahsyat terjadi, ketika dua tenaga dalam tingkat tinggi itu bertemu, Lesmana terjajar ke belakang sekitar tiga tombak, kuda kudanya berhasil menahan, hempasan gelombang akibat ledakan benturan itu.
Pendekar Darah Dingin terlempar ke belakang sekitar tujuh tombak, namun ia segera bangkit sambil memegangi dadanya, yang terasa sesak.
Sring...!"
__ADS_1
Kali ini Lesmana menghunus pedang yang terselip di pinggangnya, Pedang Baja Putih, tempahan Sang guru Pertapa Naga.
Sring......!
Melihat Lesmana menghunus pedang, Pendekar Darah Dingin pun menghunus pedang besar di pinggangnya, Pedang itu berwarna hitam, karna di selubungi racun mematikan.
Lesmana bersiap dengan 'Jurus Pedang Sembilan Naga,' , ia memainkan Jurus jurus tingkat satu, berurutan dengan tingkat dua.
Pendekar Darah Dingin bersiap dengan 'Jurus Pedang Iblis Kematian'. ia lansung memainkan 'Pedang Iblis Kematian'. tingkat tertingi.
"Heaaa...!"
Pendekar Darah Dingin melompat dengan pedang berputar secepat kilat, kalau di lihat dengan mata telanjang, yang terlihat hanya bayangan pedang mengarah ke depan tubuhnya.
"Hup...!"
Trang....!
Dua mata pedang beradu di udara, percikan bunga api menebar di sekitar dua pedang, Pedang Baja Putih ditangan Lesmana meliuk liuk di udara.
Pertarungan dua dedengkot dunia persilatan itu, berlansung sangat cepat dan sengit, mereka saling menyerang dan menangkis serangan lawan.
Pendekar Darah Dingin, yang sudah mengeluarkan Jurus jurus pedang tingkat tinggi, tampak nya sangat bernafsu menyerang Lesmana, namun yang di serang masih terlihat tenang, menghadapi setiap serangan musuhnya.
__ADS_1
Dengan 'Jurus Pedang Sembilan Naga'. dan 'Jurus Mata Malaikat'. baginya serangan Pendekar Darah Dingin belum seberapa, Lesmana yang baru mengeluarkan jurus tingkat tiga, masih mampu menangkis dan menghadapi setiap serangan Pendekar Darah Dingin itu.