
Chapter 100 Cincin Roh.
Setelah Bao Yu dan Jing Jiao mendapatkan segel keluarga, dan meningkatkan kekuatan hingga 3 level, Excel Shimo kembali berbicara.
"Aku akan membawa kalian ke tempat khusus bagi keluarga besarku. Ini adalah rahasia. Jangan pernah katakan pada siapapun tanpa seizin ku," ujar Excel Shimo kepada wanitanya.
Mendengar kata rahasia, membuat kesembilan wanita itu sangat senang dan penasaran. Mereka segera menganggukkan kepala.
"Jangan tolak energi ku, dan tutup mata kalian...," pinta Excel Shimo kepada mereka.
Setelah mereka menutup mata, Excel Shimo mengeluarkan energi Qi dan menyelimuti seluruh tubuh mereka.
Wushhh...
Seketika mereka menghilang dari kamar itu. Mereka muncul tempat yang sangat indah dan menyegarkan.
Seluruh pori-pori mereka terbuka dan menyerap energi yang tidak pernah mereka rasakan.
"Buka mata kalian...," pinta Excel Shimo kepada wanitanya.
Segera mereka membuka mata. Apa yang mereka lihat langsung membuat terkejut.
"Luar biasa...!" seru kesembilan wanita itu secara bersamaan.
"Energi apa ini?"
"Dimana kita sekarang, Sayang?"
Semua pertanyaan terlontar dari mulut mereka. Wanita itu segera berlarian kesana kemari, dan memetik tanaman yang sangat langka.
Excel Shimo tidak segera menjawab, sebab mereka tidak akan fokus dengan ucapannya. Gelak tawa terdengar saat mereka mendapatkan tanaman roh, obat dan buah - buahan yang juga langka.
"Astaga, tumbuh lagi dengan cepat!!" seru Xiao Qiao yang kaget saat memetik tanaman roh. Akar - akarnya yang tersisa segera tumbuh lagi.
"Bahkan, jika kalian terus memetiknya, kalian sendiri yang kelelahan," ujar Excel Shimo dengan suaranya yang mengema, "sudah, sudah. Kalian kesini semua, setelah aku selesai berbicara, kalian bebas melakukan apapun." lanjut Excel Shimo dengan memanggil mereka.
"Hehehe, tempat ini milikmu kan, Sayang," ujar Bao Yu dengan mencium bibir Excel Shimo.
"Hei, jangan begitu. Kita harus membuat aturan yang adil," keluh Bao Xue yang tidak terima melihat Bao Yu sedang berciuman dengan suaminya.
Segera Bao Yu melepaskan ciuman itu dengan engan, apalagi Excel Shimo sudah menjamah buah kenyalnya.
"Iya, kita atur dulu jadwal harian," sahut Ming Li Ling yang juga tidak ingin kalah dengan saudarinya, walau dirinya yang paling muda.
__ADS_1
Segera mereka membahas jadwal harian untuk berkultivasi ganda, sebab Excel Shimo juga telah memberikan teknik Dual Cultivation bagi kedua wanita yang baru menjadi bagian keluarga besar.
Berhubung angka ini ganjil, maka Ming Li Ling yang paling muda bisa bergabung dengan mereka saat berkultivasi ganda. Namun, aturan itu tidak tetap.
Mereka yakin jika suaminya pasti akan menambah wanita lagi. Dengan pesonanya saja wanita manapun pasti akan mengikuti.
Tapi, Excel Shimo mendengar diskusi mereka, dan menyeringai mesum saat di pikirannya telah muncul adegan dewasa. Dia jadi teringat dengan Ratu Han, ingin rasanya bercinta dengan wanita dewasa dan berpengalaman.
Plokkk...
"Aduhhh...,"
Disaat Excel Shimo sedang berhayal, dia dilempar buah oleh Bao Xue yang hafal akan sifat mesum suaminya ini. Jelas mereka tahu saat melihat Excel Shimo menutup mata dengan tersenyum cabul.
"Berhubung saudari Xiao Qiao dan Loi Annchi yang belum berkultivasi ganda, maka mereka berdua terlebih dahulu mendampingi mu, suami. Kemudian, hari berikutnya adalah saudari Bao Yu dan Jing Jiao," kata Ming Mei kepada Excel Shimo, "khusus untuk Ming Li Ling, dia bisa ikut dengan jadwal siapapun, jika dia mau." lanjut Ming Mei yang menjelaskan jadwal mereka.
"Pantas, saudari Xue marah saat itu, ternyata oh ternyata...," ungkap Loi Annchi, sambil berjalan mendekati Excel Shimo. Sedangkan Bao Xue terlihat sedih, seakan-akan dirinya mengalami ketidakadilan.
Sengaja Bao Xue merubah sifatnya, agar Excel Shimo mendapatkan balasannya. Excel Shimo tersenyum masam dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Perasaan dia habis menumpuk ku, kenapa sekarang berubah!!" batin Excel Shimo melihat ekspresi Bao Xue.
"Wali yang terhormat, tindakanmu diluar sosok yang seharusnya di contoh...!," kata Xiao Qiao dengan meregangkan jari- jarinya hingga bunyi gemeretak tulang.
"Dhemm... Dhemm," Excel Shimo berdehem sebelum berbicara, tujuannya jelas ingin mengalihkan berubahan yang tidak sedap dipandang.
Dengan serius mereka mendengarkan ucapan Excel Shimo. Pasalnya mereka tidak tahu apa - apa perihal Dunia Jiwa.
"Dunia Jiwa, apa itu? Apa ada dunia lain selain yang kita ketahui?" tanya Jing Jiao.
"Kalian duduk dulu, agar aku lebih enak dalam menjelaskan apa itu Dunia Jiwa," pinta Excel Shimo, "akhirnya teralihkan juga." lanjutnya di dalam hati.
"Dunia Jiwa, seperti namanya dunia dan jiwa. Tepatnya dunia jiwa diciptakan didalam jiwa kita. Tubuh kita memiliki 3 dunia yang berbeda. Pertama, Dunia Dantian, kalian pasti sudah tahu.
Kedua, Dunia Roh letaknya pada jantung kita, itu juga bisa kita bentuk, dan yang ketiga seperti yang aku sebutkan tadi...," jelas Excel Shimo kepada wanitanya.
Didalam alam semesta ini, belum ada yang memiliki Dunia Jiwa, selain Excel Shimo. Sebab pengetahuan perihal Dunia Jiwa masih belum ada. Mendengar penjelasan Excel Shimo, semua wanita itu terlihat penasaran, apalagi melihat begitu hebatnya Dunia Jiwa yang sedang mereka singgahi.
"Bagaimana caranya membuat Dunia Jiwa dan Dunia Roh?" tanya Ming Li Ling dengan minat yang besar.
"Aku kan jawab dulu bagaimana caranya membuat Dunia Roh. Kita tahu, jika jantung bukan pusat kehidupan kita, tetapi jiwa. Jantung itu seperti sebuah alat pemicu gerak setiap organ tubuh kita, dan energi yang dia peroleh dari dantian dimana pusat energi kita berasal.
Sedangkan jiwa adalah pusat kontrol dari sistem kerja jantung. Dengan kata lain jantung seperti badan penyalur untuk membuat semua organ kita bekerja.
__ADS_1
Dari sini apakah kalian paham?" setelah menjelaskan panjang lebar untuk pemahaman inti kehidupan, Excel Shimo berhenti berbicara, agar mereka mencerna apa yang dia katakan.
"Mengerti, Sayang." jawab mereka dengan kompak.
"Dunia Roh bisa diciptakan karena memiliki ruang khusus. Dunia Roh juga mampu memberikan kekuatan tempur bagi kita. Jika ingin mendapatkan Dunia Roh, kita tinggal mengisinya, melalui menyerap inti kehidupan mahluk lain...," Excel Shimo kembali menjelaskan kepada mereka dengan santai, dan tidak terlalu cepat saat berbicara.
Dunia Roh memiliki beberapa tingkat dengan warna yang berbeda-beda. Warna itu tergantung tingkat usia mahluk yang akan diserap, semakin tua inti kehidupan tersebut, maka warnanya juga semakin gelap, dan kekuatanya juga semakin kuat.
"Ini dikenal dengan sebutan Cincin Roh," lanjut Excel Shimo yang dengan detail menjelaskan hal baru bagi mereka.
Cincin Roh dari tingkat terendah hingga tertinggi dari inti kehidupan Binatang Roh, yaitu;
Warna putih,
Usia 1 hingga 100 tahun.
Warna kuning,
Usia 100 hingga 1.000 tahun.
Warna hijau,
Usia 1.000 hingga 5.000 tahun.
Warna biru,
Usia 5.000 hingga 10.000 tahun.
Warna ungu,
Usia 10.000 hingga 50.000 tahun.
Warna merah,
Usia 50.000 hingga 200.000 tahun.
Warna hitam,
Usia 200.000 hingga 1 juta tahun.
__ADS_1
Setelah menjelaskan pengetahuan baru, mereka juga banyak bertanya, dan setiap pertanyaan dijawab dengan tepat.
Sembilan wanita itu heran pada Excel Shimo yang mengetahui banyak pengetahuan yang tidak mereka ketahui.