God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 381.


__ADS_3

Chapter 381. Kaisar Iblis.


Setelah Yang Hua dan ayahnya bernegosiasi, akhirnya mencapai kesepakatan, asal kedudukan mereka disetarakan dengan gelar Liu Bu dan memiliki wilayah istimewa, dan mereka juga tetap ditempatkan untuk bekerja di istana umum Dewa Binatang.


Wilayah istimewa; memiliki otoritas dalam membuat aturan sendiri seperti seorang Raja (tetapi tetap dalam lingkup Kekaisaran), mengangkat seorang menjadi pejabat (kecuali gelar Pangeran), dan mengelola wilayahnya tanpa ikut campur pemerintahan pusat (tetapi tetap dalam naungan Kekaisaran).


Excel Shimo tidak mempermasalahkannya, tapi dia juga dengan tegas memperingatkan tentang pemberontakan, dia tidak segan-segan mengusir mereka dari Benua Kelahiran.


Walaupun saat ini dia Excel Shimo bisa melawan mereka, tapi niat itu tidak dilakukan, sebab memiliki lawan bersama dengan kekuatan yang melebihinya untuk saat ini.


Kemudian, Yang Hua dan ayahnya kembali terlebih dahulu untuk membicarakan tentang bergabungnya pihak Dewa Timur kepada semua orang yang bersangkutan. Segera semua orang bergerak untuk membuat pembatas wilayah istimewa bagi pendatang.


"Apa benar tidak bisa melewati segel Benua Kelahiran yang kalian buat sendiri?" tanya Excel Shimo kepada Dewa Timur.


"Tidak, hanya senjata utama Istana Surgawi yang mampu menghilangkan segel ini!" jawab Dewa Timur dengan raut wajah menyesal.


Semua Dewa yang terlibat menunduk malu akan perbuatan mereka yang terjebak dengan informasi palsu dari Huang Taiji si Dewa Api. Seandainya mereka mau turun tangan untuk menyelidiki sebelum menyegel Benua Kelahiran, mungkin hal ini tidak sampai terjadi.


Sedangkan Excel Shimo berpikir, jika dengan senjata utama Istana Surgawi bisa membuat segel Benua Kelahiran menghilang, maka potensi bahaya di masa depan pasti terjadi. Excel Shimo kuatir, saat dia tinggalkan untuk berburu Fiend Spirit, musuhnya menggunakan senjata utama untuk membuka segel, dan yang pasti musuhnya bisa masuk.


Excel Shimo kembali dipusingkan dengan masalah ini, bagaimana dia harus mengantisipasinya? Satu-satunya cara agar memberikan aman bagi istri, keluarga dan rakyat jelata adalah membuat tempat persembunyian dan banyak rencana.


"Sudahlah, itu sudah menjadi masalah lalu. Saat ini kita sedang menghadapi musuh bersama, apalagi ada Fiend Spirit yang sudah muncul dan berikutnya pasti Bangsa Asyura," kata Excel Shimo kepada semua orang agar melupakan masa lalu dan memotivasi mereka untuk bangkit kembali.


Walaupun Excel Shimo sendiri butuh masukan untuk mengatasi masalah ini ... Berhubung dia seorang pemimpin, jelas kegelisahan hatinya tidak dia perlihatkan, agar istrinya dan semua orang tidak ikut cemas.


"Anda benar Dewa Binatang, walaupun kita kehilangan tempat tinggal, asal kita masih hidup, kita bisa membangun ulang kejayaan!" jawab Xia Jun si Dewi Selatan, suaranya lembut walau sudah usia senja.


"Baik, kita akan masuk bergiliran dan ikuti para pejabat untuk menunjukkan wilayah baru...," kata Excel Shimo kepada semua orang, dia membuka segel Benua Kelahiran dengan kedua tangan seperti membuka pintu.


Dewa Timur segera masuk dan diikuti semua orang. Banyaknya pengungsi dari Benua Shen Zhou, proses itu memakan waktu tiga hari dan membuat Excel Shimo bosan, tapi mau bagaimana lagi, hanya dia yang bisa melakukannya.


Yang Hua dan semua istrinya jelas kasihan melihat suaminya seperti ini, kesabaran yang patuh diacungi jempol. Akhirnya semua orang masuk dan sudah berada pada wilayahnya masing-masing, kecuali para Dewa dan pimpinan penting yang masih menunggu


"Dewa Timur, menurut perkiraan Anda, kira-kira kapan mereka akan tiba kemari?" tanya Excel Shimo kepada Dewa Timur.


"Setelah kami keluar dari Benua Shen Zhou dan mereka telah selesai menstabilkan situasinya, perkiraan ku dalam waktu satu bulan paling cepat mereka akan tiba!" jawabnya.


Excel Shimo geleng-geleng dengan waktunya benar-benar sempit, jelas dia dan semua orang belum banyak melakukan persiapan untuk berperang, apalagi dengan kedatangan pengungsi yang lebih cepat dari perkiraannya.


Sedangkan di pihak Wei Yan yang telah lama menyiapkan segalanya, dan mungkin persiapan mereka telah dimulai sebelum Ordo Kegelapan menghilang.


Excel Shimo diam untuk memikirkan segalanya dengan teliti, sambil berjalan mondar-mandir di hadapan mereka dan istrinya. Demikian halnya istrinya yang ikut memikirkan cara untuk menunda kedatangan musuhnya.


"Baiklah, ini yang harus kita lakukan. Pertama, aku akan menutup akses masuk menuju Benua Kelahiran, kecuali segel benua, nanti aku akan cari solusinya. Kedua, kalian segera menyatukan semua pasukan dan semua kekuatan untuk saling bekerjasama membangun kekuatan, untuk masalah sumberdaya tidak perlu kuatir kita manfaatkan yang sudah ada. Ketiga, latih semua orang, tidak terkecuali...," Excel Shimo segera memutuskan dan memerintahkan kepada siapa orang untuk mengikuti rencananya.


Semua orang mendengar dan selalu mengangguk tanpa menyela ucapan Excel Shimo, bahkan istrinya pun diam dan mendengar.

__ADS_1


"Kedelapan, aku akan membuat kekacauan di Benua Shen Zhou untuk menunda mereka. Semua istriku, kalian jangan ikut dan membantah, tugas kalian disini sangat banyak...!" dengan tegas Excel Shimo ingin menjalankan rencana terakhir seorang diri dan melarang istrinya mengikutinya.


"Suami--"


"Jalankan perintah ku!" potong Excel Shimo sebelum Yang Hua menyelesaikan perkataannya.


Yang Hua dan semua wanita hanya menghela nafas tak berdaya, dengan pengaturan suaminya yang kali ini tidak bisa mereka bantah sedikitpun. Mau tidak mau mereka hanya bisa pasrah.


"Tugasku yang pertama, menghancurkan portal dimensi dan setelah itu aku langsung menuju Benua Shen Zhou. Kalian segera mulai!" perintah Excel Shimo.


Setelah berpamitan dengan semua istrinya dan memberikan tambahan sumberdaya untuk memodifikasi boneka wayang,


Excel Shimo segera menuju Gunung Es Abadi seorang diri, dan diiringi air mata berlinangan dari semua wanita yang mencintainya.


"Beban berat di pundaknya tidak bisa kita pikul. Lebih baik kita lakukan tugas masing-masing untuk memperingan bebannya!" ajak Yang Hua kepada semua orang, semua wanita dengan berat hati melakukan tugasnya masing-masing.


Sedangkan Excel Shimo dengan cepat telah tiba di Gunung Es Abadi dan menghancurkan pusaran hitam portal dimensi. Kemudian, dia menemui Zhu Shui dan Zhu Nuwa untuk memberikan pengaturan khusus.


Setelah memberikan pengaturan khusus, Excel Shimo terbang menuju Benua Shen Zhou dan meninggalkan Benua Kelahiran. Kemudian, Excel Shimo merobek kekosongan setelah keluar dari segel Benua Kelahiran untuk segera tiba di Benua Shen Zhou.


Setelah menghabiskan waktu selama satu hari, Excel Shimo pun tiba di Benua Shen Zhou, waktu lama karena dia membutuhkan penyesuaian diri, letak lokasi dan jalur kekosongan yang sangat rumit.


kemudian, Excel Shimo memeriksa Benua Shen Zhou, pertama dia mencari portal dimensi yang dibuat oleh Wei Yan, dengan Mata Langit akhirnya ketemu juga.


"Aku akan habiskan Fiend Spirit terlebih dahulu dan mengurangi jumlah musuh...!" gumamnya yang telah dia rencanakan.


Tak berselang lama Excel Shimo melihat pusaran angin kencang menuju kearahnya dengan sangat cepat, tampaknya kehadiran Excel Shimo telah diketahui mereka.


"Tingkat Saint... Ya, bagus jika kalian sudah menunggu!" batinnya sambil mengeluarkan Kuas Surgawi


Excel Shimo melihat lagi pusaran angin yang mengepungnya dan jumlahnya secara cepat mulai bertambah banyak.


Pusaran angin itu adalah Fiend Spirit, disaat siang hari akan berubah menjadi pusaran angin untuk melindungi diri dari sinar matahari. Dibelakang Fiend Spirit terlihat debu berterbangan karena banyak mayat hidup yang berlari, ada yang melompat dan terbang.


Tampaknya mereka berdatangan hanya untuk membunuh Excel Shimo, jumlah mayat hidup mencapai angka satu jutaan dan Fiend Spirit sebagai pemimpinnya berjumlah ribuan.


Excel Shimo mengeluarkan seratus boneka wayang bersayap untuk melindunginya dan membuat Formasi pertahanan melingkar, kini kekuatan seratus boneka wayang setingkat Kaisar Surgawi.


Sebelum kedatangan pengungsi tepatnya setelah pesta, Excel Shimo menyempatkan diri untuk memodifikasi boneka wayang dan baru menyelesaikan seribu boneka wayang, dia hanya membawa seratus boneka wayang dan sisanya dia tinggalkan untuk melindungi istrinya.


Kemudian, dia melambaikan kuasnya dengan mengalirkan elemen cahaya untuk melukis Naga, terbentuklah dua belas Naga Putih yang memancarkan cahaya dan mereka tampak nyata, lalu Excel Shimo memerintahkan mereka menyerang Fiend Spirit.


"Grorrr!!"


Raungan Naga api disaat mendapatkan perintah dan mereka terbang untuk melawan Fiend Spirit, dan tugas boneka wayang melawan mayat hidup.


Fiend Spirit mengeluarkan rantainya untuk membunuh Naga Putih, namun Naga Putih dengan ekornya menghancurkan rantai dan memuntahkan bola cahaya untuk menyerang balik Fiend Spirit.

__ADS_1


Boom💥...


Ledakan demi ledakan pun terdengar saat boneka wayang menyerang mayat hidup, sedangkan Excel Shimo kembali membuat lukisan Naga Putih dan memerintahkan untuk membunuh mayat hidup dan Fiend Spirit.


Selain membuat Naga Putih, Excel juga menggunakan elemen kayu untuk menyerang dan membunuh mayat hidup, dan dia juga menggunakan elemen logam untuk membuat manusia besi yang pernah dia lawan.


Dengan tangan kanan memegang Kuas Surgawi Excel Shimo melukis Naga Putih, dan tangan kiri mengeluarkan semua kemampuan elemen untuk dijadikan senjata dan pasukan.


Setiap kali Naga Putih dikalahkan karena dikeroyok, datang lagi Naga Putih yang lain dan langsung menyerang, belum lagi seratus boneka wayang yang tanpa henti membantai mayat hidup. Bisa dikatakan tidak ada Fiend Spirit dan mayat hidup yang bisa mendekati Excel Shimo, apalagi Excel Shimo membuat banyak manusia besi dan akar pohon untuk melawan banyaknya mayat hidup.


Excel Shimo tersenyum tipis saat melihat di kejauhan salah satu musuhnya yang pernah dua kali dia bunuh.


Musuhnya hanya mengawasi dan memerintahkan mayat hidup untuk menyerang, dia adalah Kaisar Iblis yang telah menyatu dengan Huang Taiji si Dewa Api.


Kaisar Iblis.



Excel Shimo kembali fokus melawan Fiend Spirit dan mayat hidup dengan menggerakkan kedua tangannya tanpa henti.


Ledakan demi ledakan energi terus menerus terdengar. Fiend Spirit yang menjadi target utama akhirnya dikalahkan terlebih dahulu dan Excel Shimo mengambil mutiara jiwa dan kristal kehidupan milik mayat hidup yang telah terbunuh.


Sedangkan boneka wayang, Naga Putih, manusia besi dan akar pepohonan terus menyerang mayat hidup. Kaisar Iblis yang melihat tampaknya ingin memiliki boneka wayang dan tubuh Dewa Binatang yang unik.


"Dewa Binatang ajal mu tidak sekarang, tapi nanti!" peringatan Kaisar Iblis kepada Excel Shimo dengan suara telepati.


"Kenapa harus nanti, jika berani, ayo maju!" tantang Excel Shimo.


Kaisar Iblis tidak membalas tantangan dan kembali Excel Shimo memprovokasinya. "Pecundang, rata-rata hanya bisa omong kosong dan mengancam, tidak layak menjadi seorang Kaisar!"


Seketika aura kekuatan Celestial Supreme puncak meletus dari tubuh Kaisar Iblis saat di hina oleh Dewa Binatang, dia sangat marah telah direndahkan, tapi dia tetap menahan diri walaupun ingin sekali membunuh Dewa Binatang.


Sedangkan Excel Shimo tersenyum sinis dan tidak takut sama sekali, dia melihat mayat hidup mulai mundur setelah Kaisar Iblis marah. Excel Shimo juga memerintahkan boneka wayang untuk mundur, dan mengontrol manusia logam untuk menyatukan diri dengan boneka wayang.


Melihat dengan mudahnya Dewa Binatang memperkuat fisik boneka wayang bersayap, membuat Kaisar Iblis makin ingin memilikinya.


Biarpun ingin memiliki tubuh Dewa Binatang dia tidak bergerak, tampaknya dia telah mendapatkan perintah untuk tidak berkonfrontasi terlebih dahulu dengan Dewa Binatang.


"Dewa Binatang, anggap saja pertemuan kita untuk saling menguji lawan! Kita akan bertemu lagi jika saatnya tiba!" ujar Kaisar Iblis sebelum pergi.


Zlap...


Excel Shimo tiba-tiba menghilang sebelum Kaisar Iblis berniat pergi. Kaisar Iblis langsung merobek kekosongan saat tahu Dewa Binatang ingin menyerangnya.


Boom💥...


"Arghh!!! Bangsat...?! Jika aku tidak diperintahkan untuk menahan diri, aku sudah pasti membunuhmu?!"

__ADS_1


Punggung Kaisar Iblis terpukul cukup keras saat tubuhnya baru setengah masuk kedalam kekosongan, dan mengancam Dewa Binatang sambil tubuhnya terpental di kehampaan.


__ADS_2