
Chapter 392. Naik lagi.
Akhirnya Excel Shimo berkonsultasi dengan Galaksi Asal Muasal untuk mengetahui kebutuhan mereka akan energi. Dan jawabannya membuat sakit kepala.
Excel Shimo harus membuat pil dari bahan Buah Jantung Dewa sebanyak-banyaknya jika ingin mencapai level 99. Satu butir pil yang seharusnya mampu meningkatkan kekuatan hingga 25 level, hanya mampu naik satu level.
Dan akan semakin banyak saat berada pada tingkat Senior Half Alfa level 11, butuh dua butir pil sampai level 25, total 30 butir pil.
Tingkat Master Half Alfa level 26, butuh tiga butir pil sampai level 50, total 75 butir pil.
Tingkat Grand-Master Half Alfa level 51, butuh empat butir pil sampai level 99, total 196 butir pil. Dan 10 butir pil untuk naik ke level 25. Secara keseluruhan butuh 281 butir pil untuk mencapai level 99.
Dari 99 butir pil, mungkin, Excel Shimo bisa meningkatkan kekuatannya hingga level 41, dia menghela nafas tak berdaya dan geleng-geleng karena heran dengan dua dantian-nya yang sangat rakus akan energi.
Mau tidak mau, Excel Shimo harus mampu memaksimalkan setiap bagian Buah Jantung Dewa lebih dari satu butir, harapannya.
Mengetahui perasaan tuannya, Lotus Bao memberikan saran:
"Tuan bisa memburu lagi binatang mistik agar kekuatannya bisa meningkat pesat seperti sebelumnya. Tapi, minimal cincin roh berwarna merah. Jika Tuan memburu cincin roh berwarna ungu, maka akan membutuhkan banyak binatang mistik usia lebih dari 10 ribu tahun hanya untuk meningkatkan satu level. "
Apa yang dikatakan Lotus Bao memang benar. Seandainya Excel Shimo memburu binatang mistik yang sama, kekuatannya tidak banyak meningkat, dan malahan berakibat musnahnya binatang mistik yang memiliki cincin roh berwarna ungu dan juga mengganggu ekosistem Hutan Mistik.
Mendengar saran dari Lotus Bao, Excel Shimo menjadi teringat, kenapa dia bisa menerobos hingga ke 18 level setelah menyerap cincin roh Badak bersayap, padahal dua dantian-nya sangat rakus akan energi.
"Apa kamu tahu, kenapa aku bisa naik dengan drastis saat menyerap cincin roh tadi?"
Sebelum Lotus Bao menjawab, Galaksi Asal Muasal segera menyela:
"Penguasa, karena kesadaran Badak bersayap yang takluk dengan mutlak, dan kami juga masih menyimpan sisa energi besar saat Anda mengekstrak 21 orang dari Ras Asyura, sehingga secara eksplosif meningkatkan kekuatan Anda. "
Akhirnya Excel Shimo mengerti, dan pasti mengikuti saran Lotus Bao.
Sebelum meramu pil, Excel Shimo menanam lima benih Buah Jantung Dewa dan juga membuat Formasi mempercepat waktu, walaupun di Dunia Jiwa waktu sudah sangat cepat. (1 jam di dunia luar sama dengan 1 bulan di Dunia Jiwa).
Excel Shimo meminta bantuan kepada Qin bersaudari untuk merawatnya benih Buah Jantung Dewa, dan mengabarkan kepadanya jika buah siap di panen. Dengan senang hati Qin bersaudari menerima tugas.
Sebenarnya Excel Shimo ingin membuat Formasi pengumpul energi, namun niat itu dia urungkan, agar tidak mempengaruhi semua kehidupan di Dunia Jiwa.
Setelah selesai menanam, Excel Shimo segera meramu pil, hingga menghabiskan waktu selama 3 bulan di Dunia Jiwa.
Sayangnya, dia tetap tidak bisa membuat setiap bagian Buah Jantung Dewa menjadi lebih dari satu butir, sebab syaratnya untuk membuatnya harus memiliki minimal Kaisar Api Surgawi, dan itu juga syarat untuk membuatkan tubuh baru bagi Lotus Bao, Xi He dan Qin bersaudari (Inti Kehidupan).
Tidak ingin membuang banyak waktu, Excel Shimo segera menelan satu per satu Pil kultivasi yang baru dia buat. Energi besar dari Buah Jantung Dewa seketika memenuhi dua dantian-nya dan menerobos satu level.
Proses itu dia ulang berkali-kali sampai 99 butir pil habis, dan kekuatan berhenti pada tingkat Half Alfa level 40. Perkiraan Excel Shimo meleset, dia pikir akan naik ke level 41.
Biarpun begitu Excel Shimo tetap bersyukur bisa naik dengan pesat tanpa harus mengorbankan banyak waktu dan nyawa.
__ADS_1
Excel Shimo segera berlatih di Balai Pelatihan untuk membiasakan diri dengan kekuatan barunya. Dan boneka wayang menjadi mitra latihan, untung saja ruang Balai Pelatihan sangat kuat dan juga boneka wayang mampu menahan gempuran kekuatan Half Alfa.
Setelah memahami dan membiasakan diri dengan kekuatan barunya, Excel Shimo berlanjut memodifikasi 100 boneka wayang hingga memiliki kekuatan tingkat Half Alfa level 10. Setelah semua beres, Excel Shimo memeriksa kondisi Yun Shuang dan Xia Jinjing dan memberikan pill energi agar mampu bertahan saat tertidur lama.
Kemudian, Excel Shimo beristirahat untuk merilekskan mentalnya.
Walaupun berniat istirahat, pikirannya tidak pernah berhenti, selalu memikirkan segalanya dengan teliti, dan mencari semua jawaban dari semua kejadian yang telah dia alami.
Intinya, Excel Shimo di Benua Roh harus merusak aliansi Wei Yan dan Bangsa Asyura, memburu Fiend Spirit setelah memiliki kekuatan yang cukup untuk melawan musuhnya disini.
Setelah dua masalah itu beres, Excel Shimo bisa dengan mudah mengurangi bahaya di masa depan, dan juga bisa mengatasi musuhnya yang berada di Benua Shen Zhou.
Di hari berikutnya, Excel Shimo keluar dari Dunia Jiwa dan melihat hari telah menjadi siang. Secara keseluruhan, dia telah menghabiskan waktu 5 hari di dunia luar.
Excel Shimo melihat kearah Barat dimana dia mendapatkan Buah Jantung Dewa, tanpa lagi mengandalkan Mata Langit. Sekarang dia hanya bisa mengandalkan nalurinya untuk menjelajahi Hutan Mistik yang sangat luas.
Segera Excel Shimo berubah menyesuaikan keadaan siang hari dan menuju ke arah Barat dengan tujuan mencari Harimau Mistik.
Swosh...
Dengan sangat cepat Excel Shimo melesat dan sesekali berhenti untuk memburu binatang mistik di bawah usia 10 ribu tahun.
Kini, dengan kekuatannya yang sekarang, Excel Shimo tidak kuatir menjadi buruan Harimau Mistik. Kepercayaan dirinya di dukung dengan tiga garis darah yang mampu meningkatkan kekuatan hingga 12 level.
Jirah perang yang mampu memberikan kenaikan 4 level, dan juga 24 Galaksi elemen.
"Roar...!!"
Dia berhenti di kejauhan saat melihat Tim Dewi Lao sedang bertarung dengan binatang beruang usia 40 ribu tahun.
Tingginya lima meter, memiliki enam tanduk, bulu putih dan lebat, kekuatannya berada pada tingkat Half Alfa level 45.
Di belakang Dewi Lou mengawasi dua ketua dengan mengeluarkan Rantai Penjinak, dan akan bertindak saat juniornya kewalahan.
Dewi Lou, Dewi Xuan, Moon Qiang sebagai penyerang dan di dukung 17 belasan anggotanya yang ikut membantu menaklukkan binatang beruang.
Excel Shimo tersenyum melihat Black Owl Mistik yang mengganggu pengelihatan binatang beruang, dia mengangguk seperti seorang pengamatan dalam pertarungan.
Dewi Lou memerintahkan barisan Assassin untuk memberikan pukulan fatal setelah dia menyerang bersama dua rekannya. Dengan memiliki keunggulan sayap, Dewi Lou dan Dewi Xuan menyerang dari atas. Sedangkan Moon Qiang menyerang bagian perut, dia menggunakan perisai dan pedang.
Barisan ketiga, sebagai pendukung selalu memulihkan stamina teman-temannya, sedangkan barisan keempat menyerang dari jarak jauh sambil melindungi barisan ketiga.
Boom💥... Boom💥...
Ledakan energi ketika dua Dewi menyerang dari atas bersama Black Owl Mistik, dan Moon Qiang dan barisan keempat juga tidak tinggal diam, dengan senjata andalan, mereka tidak gentar melawan musuh yang lebih kuat.
Walaupun binatang beruang memiliki level 45, terlihat kewalahan dengan 20 orang bekerjasama untuk menyerangnya.
__ADS_1
"Aneh, seharusnya Beruang itu bisa mengatasi mereka ... ! " gumam Excel Shimo saat melihat binatang beruang seolah-olah terintimidasi sesuatu.
Kemudian, Excel Shimo melihat dua ketua yang menggunakan senjata rantai dan memutar tanpa henti, dia tersenyum saat tahu penyebab binatang beruang yang tertekan.
"Roar...!!"
Tiba-tiba tanah bergetar dan disusul suara raungan binatang beruang yang lainnya dari segala penjuru. Sontak Tim Dewi Lou terkejut dan merasakan aura kekuatan level 48.
Tidak berselang lama, setelah raungan terlihat lima binatang beruang lainnya telah mengepung Tim Dewi Lou beserta dua ketua.
"Bentuk Formasi Iron!" perintah ketua Balai Alkemis, dan dia segera terbang diatas juniornya bersama rekannya.
Formasi Iron adalah Formasi Pertahanan sekuat besi dengan tim pendukung terlindung di bagian tengah. Dengan Formasi Iron, setiap tim mampu menekan kerugian saat menerima serangan dari lawan yang memiliki kekuatan lebih tinggi.
Segera Tim Dewi Lou mengikuti instruksi dengan merapatkan barisan. Sedangkan dua ketua itu melindungi juniornya di bagian terluarnya dengan rantai berputar mengelilingi Formasi Iron.
"Roar!" raungan binatang beruang yang datang untuk menyelamatkannya oleh, dia segera bergabung untuk membalas dendam.
Namun, keenam binatang beruang tidak berani mendekati Formasi, sebab aura Rantai Penjinak yang mengelilingi selalu mengintimidasi mereka.
Secara berlahan binatang beruang mulai mundur dan tampaknya tidak ingin bentrok.
Seandainya, jika dua ketua tidak menggunakan Rantai Penjinak, sudah pasti dengan mudah dikalahkan.
"Ketua ... "
"Kita cari yang lain, jika hanya dua beruang, kita masih bisa mengatasinya!" potong Ketua Balai Alkemis sebelum Dewi Lou menyelesaikan ucapan.
Ya, Dewi Lou ingin meminta ijin untuk mengejar targetnya yang telah terluka, namun Ketua Balai Alkemis jelas tidak mengijinkannya. Mau tak mau Tim Dewi Lou hanya pasrah, sudah mengeluarkan banyak energi tapi gagal mendapatkan buruannya.
"Masih banyak waktu, lebih baik istirahat dulu untuk memulihkan stamina kalian! " perintah Ketua Balai Alkemis.
Excel Shimo menyeringai, dia menyelinap agar tidak diketahui oleh Black Owl Mistik, dan mengejar binatang beruang.
Sayangnya, indera pengelihatan Black Owl Mistik lebih tajam dan melihat pergerakan Excel Shimo yang baginya seperti sinar.
"Itu dia...!" teriak Black Owl Mistik dengan penuh semangat, dia selalu memimpikan Excel Shimo telah dia hajar berkali-kali.
Black Owl Mistik tidak menerima dirinya sebagai wanita diperlakukan kejam oleh Excel Shimo, apalagi berkali-kali dibanting layaknya barang yang tak berguna.
"Siapa?" dengan kompak Moon Qiang dan dua Dewi bertanya.
"Manusia ... Dia manusia itu. Pasti dia ingin memburu binatang beruang yang terluka!" jawab Black Owl Mistik dengan menunjukkan arah dimana Excel Shimo mengikuti kawanan binatang beruang yang lari.
"Enak saja mengambil kesempatan!?" geram Dewi Lou dan melihat ke arah dua Ketua yang tampak senang.
"Ayo kita kejar dia!" perintah Ketua Balai Alkemis dengan terbang terlebih dahulu.
__ADS_1
Tim Dewi Lou segera menyusul dan mereka terbang sangat cepat dengan Black Owl Mistik yang menjadi petunjuk arah.