
Chapter 342. Kedatangan Dewa Binatang dan Dewi Merak.
Dengan dukungan dari Mayat hidup jenis Gu Yongheng Zong yang kekuatannya setingkat Raja Surgawi, Yang Ahui Nan segera bertindak dengan menyerang pintu Gerbang Utara Kekaisaran Dewa Selatan.
Sedangkan Gu Yongheng Zong hanya tertawa terbahak-bahak tanpa ikut campur melawan kekuatan di bawahnya, bagi dia setingkat Dewa adalah sampah, dan tidak perlu turun tangan, lagian tugasnya hanya untuk melawan Kaisar Yang Dang.
Boom💥... Boom💥...
Ledakan demi ledakan energi kekuatan para Dewa saling berbenturan, tidak hanya Gerbang Utara saja yang bertempur, ketiga gerbang lainnya juga sudah bertempur.
Kaisar Yang Dang, King Gold Roc dan Jenderal Besar melihat dari menara pengawas wilayah Kekaisaran. Kaisar Yang Dang selalu menghela nafas berat melihat istri dan putra putrinya berniat menggulingkan dirinya.
"Setua ini aku seharusnya menikmati hari tua ... Tapi kenyataan tidak begitu baik!" gumam Kaisar Yang Dang yang tampak sedih.
"Entah apa yang mereka pikirkan, padahal Yang Mulia telah mencukupi segala kebutuhan mereka bahkan berlebihan!" sahut King Gold Roc dan memiringkan kepalanya melihat Kaisar Yang Dang yang wajahnya dipenuhi keriput dengan rambut putih panjang dan jenggot juga telah memutih.
Sebenarnya Kaisar Yang Dang bisa meregenerasi sel kulit agar bisa tetap muda, namun dia sengaja tidak ingin tetap awet muda, dia hanya ingin menjadi mahluk hidup sewajarnya yang fisik mengikuti usai.
"Setidaknya Yang Mulia selama ini telah membuat rakyat makmur, bahagia tanpa adanya peperangan di wilayah kita!" sambungnya Jenderal Besar untuk memberikan semangat kepada Kaisar Yang Dang.
Kaisar Yang Dang memaksakan senyuman dan mengangguk. "Kita bunuh Gu Yongheng Zong dengan segera, karena dia yang membuat mereka berani menyerang!" perintah Kaisar Yang Dang yang turun tangan.
"Baik, Yang Mulia Kaisar Yang."
Segera Jenderal Besar mengeluarkan sebatang bambu yang yang ujungnya terpasang penutup kayu, dia membuka penutup dengan mengarahkan ke langit.
Xiu... Blarr...
Siulan berbunyi dan ledakan petasan menggema di seluruh penjuru ibukota. Kemudian, di dalam tembok pertahanan, tepatnya di depan empat pintu gerbang, tanah terbelah dan hingga membuat lubang berbentuk persegi. Di dalam lubang ada anak tangga yang lebarnya mencapai limapuluh meter, dari lubang keluar prajurit berpakaian perang lengkap dengan senjata.
Mereka adalah pasukan utama Kekaisaran Dewa Selatan, dengan dipanggilnya pasukan utama sudah dipastikan keadaan genting yang mengharuskan mereka bertindak. Keluarnya pasukan utama Kekaisaran, keluar juga empat jenderal Kekaisaran yang memimpin pasukan utama.
Putra mahkota Yang Ahui Nan segera berhenti, dan mulai mengatur ulang pasukannya untuk menghadapi pasukan utama Kekaisaran, Yang Ahui Nan tahu tanda petasan itu, merupakan tanda panggilan dan perintah.
Kemudian, Kaisar Yang Dang muncul di atas tembok Gerbang Utara bersama King Gold Roc dan Jenderal Besar, dia menatap ke arah Gu Yongheng Zong yang terdiam seketika saat kedatangan musuh yang harus dia hadapi. Kekuatan Kaisar Yang Dang dan Gu Yongheng Zong selisih satu level, lebih kuat Kaisar Yang Dang. Sedangkan King Gold Roc berada pada tingkat Raja Surgawi level 3.
"Aku sudah melaporkan kamu dan akan kebangkitan Ras Mayat Hidup kepada Dewan Keamanan!"
Gu Yongheng Zong bukannya ketakutan tapi tertawa terbahak-bahak, seakan-akan ucapan Kaisar Yang Dang hanya gertakan sambal.
"Laporkan dengan jelas dan detail... Dengan keadaan kacau seperti ini, apakah laporan-mu ditanggapi dengan segera ... Tidak, mereka lebih mengutamakan menstabilkan wilayah pusat dari serangan binatang liar dan juga dari Kekaisaran Benua Kekacauan!" ungkap Gu Yongheng Zong.
Kaisar Yang Dang jelas tahu, dia melihat King Gold Roc dan Jenderal Besar untuk segera memimpin empat jenderal Kekaisaran, kembali Kaisar Yang Dang melihat Gu Yongheng Zong dan tersenyum sinis.
"Sesuai undang-undang Kekaisaran; segala bentuk pemberontakan, pembelotan, apalagi berniat menggulingkan Kekaisaran, maka Kekaisaran Dewa Selatan memutuskan untuk segera menindak dengan tegas kepada pelaku dan pendukungnya. Tidak ada pengampunan ... Hukumannya mati ... Pasukan utama, maju dan eksekusi pemberontakan!" perintah Jenderal Besar setelah membacakan aturan/Undang-undang Kekaisaran, dia segera memerintahkan empat Jenderal Kekaisaran bertindak.
"Huuu!!"
Suara sorakan yel-yel penuh semangat menggema di seluruh ibukota Kekaisaran Dewa Selatan. Kemudian, dari empat pintu gerbang, dan setiap gerbang terbang pasukan utama yang berjumlah lima ratus ribu prajurit.
Kekuatan setiap prajurit berada pada tingkat Dewa Bumi, total jumlahnya mencapai dia juta prajurit utama Kekaisaran, kekuatan militer yang menakutkan bagi siapapun. Aura setiap prajurit segera dirasakan oleh setiap pemberontak, niat membunuh menyesakkan dada setiap lawan, dan sudah dipastikan para prajurit tersebut terlalu sering membunuh dengan pengalaman hidup dan mati.
__ADS_1
Yang Ahui Nan menahan rasa takutnya, dia tidak menyangka jika ayahnya sendiri bertindak sedemikian rupa, dia berpikir ayahnya akan menyerahkan kepemimpinan kepada dirinya, dengan caranya memblokir akses keluar masuk ke Kekaisaran, memberikan rasa ketakutan pada penduduk dan mengintimidasi...
Namun, saat melihat Gu Yongheng Zong, Yang Ahui Nan sedikit lega, berharap dengan dukungan darinya mampu melawan Kaisar Yang Dang, King Gold Roc dan pasukan utama Kekaisaran.
"Kamu layak untuk dibunuh!"
Swosh...
Setelah Kaisar Yang Dang berbicara kepada Gu Yongheng Zong, dia langsung menyerangnya. Gu Yongheng Zong menyeringai dan kedua tangannya mengeluarkan akar-akar pohon untuk menyerang Kaisar Yang Dang.
Boom💥...
Ledakan hebat memekakkan telinga ketika Kaisar Yang Dang melepaskan pukulan penuh energi, hingga akar-akar pohon terbakar dan seketika menjadi abu. Sedangkan Gu Yongheng Zong telah menghilang ketika dua serangan saling berbenturan.
"Huff! Bermain anak-anak dengan sembunyi di kekosongan!!" geram Kaisar Yang Dang saat merasakan jejak fluktuasi robekan pada kehampaan yang dibuat musuhnya.
Ya, Gu Yongheng Zong memang memiliki kemampuan bersembunyi di kekosongan, sebab itu sewaktu Excel Shimo melawan Ras Mayat Hidup, dia mengantisipasi dengan mengumpulkan kultivator yang memiliki element angin untuk menemukan keberadaan jenis mayat hidup Gu Yongheng Zong.
Namun, jenis Kongxu Zong dan Gu Yongheng Zong tidak ditemukan di wilayah Sekte Racun Darah di Benua Jiu Zhou.
Kaisar Yang Dang segera mengikuti jejak energi untuk merobek kehampaan, dia segera masuk dan melihat Gu Yongheng Zong sudah tidak ada di kehampaan, namun auranya masih bisa dirasakan oleh Kaisar Yang Dang.
Boom💥...
Kaisar Yang Dang merentangkan tangan kanan kearah persembunyian Gu Yongheng Zong, dan ledakan hebat saat saat mengenai sasarannya. Ledakan itu memicu badai kekosongan dan membuat Gu Yongheng Zong keluar dari persembunyiannya.
Terlihat separuh tubuh Gu Yongheng Zong hancur, tapi dengan cepat tubuhnya meregenerasi lagi, dia tertawa keras seakan-akan mengejek serangan Kaisar Yang Dang.
Swosh... Boom💥...
"Pengecut!?" bentak Kaisar Yang Dang dan buru-buru mengikutinya, dengan melewati tempat keluar Gu Yongheng Zong, dia paling membenci sifat seseorang yang tidak berani terang-terangan bertarung.
Sebenarnya Kaisar Yang Dang bisa merobek kehampaan, tapi dia tidak melakukannya dikarenakan posisinya akan berubah saat keluar maupun masuk, sebab itu dia mengikuti jejak Gu Yongheng Zong.
Di luar, Gu Yongheng Zong segera mempercepat tubuhnya agar pulih, posisinya tidak berada lagi di Gerbang Utara, tapi jauh dengan jarak hampir 2 Mil dari ibukota Kekaisaran Dewa Selatan.
(1 Mil setara dengan 1,609 Km).
Sebab itu jarang kekuatan setingkat Surgawi menggunakan kekuatan untuk merobek kekosongan, sebab saat masuk dan keluar selalu berbeda tempat, asal si kultivator masih mengingat setiap jarak dan tempat. Tapi, setelah kehampaan dirobek, secara otomatis akan tertutup lagi, dan sulit untuk diketemukan jejak terakhirnya.
Boom💥...
Sebelum Gu Yongheng Zong selesai meregenerasi tubuhnya, Kaisar Yang Dang telah keluar dan langsung menyerang dengan kekuatan penuhnya. Tanpa teriakan kesakitan saat tubuhnya hanya menyisakan dada keatas, Gu Yongheng Zong tertawa lagi dan semakin membuat Kaisar Yang Dang marah.
"Kali ini kamu tidak akan bisa tertawa lagi!?" bentak Kaisar Yang Dang, disaat akan melepaskan serangan dia tiba-tiba berhenti, saat melihat tubuh Gu Yongheng Zong mulai berubah dan auranya menjadi kuat.
(Gemuruh)
Suara gemuruh saat awan hitam mulai berdatangan dan diiringi kilat petir yang menyambar di langit. Setelah itu, tubuh Gu Yongheng Zong menjadi monster yang mengerikan, memiliki enam tanduk dan empat mata yang kecil, mulut kecil dengan seluruh gigit bertaring, di dada monster itu memiliki mulut yang lebar dengan gigi besar dan tajam, keempat kakinya seperti kura-kura dan juga memiliki empat tentakel.
Boom💥...
__ADS_1
Ledakan hebat saat tubuh Gu Yongheng Zong telah selesai berevolusi, badai pusaran angin merusak apapun disekitarnya. Sontak Kaisar Yang Dan ketakutan, takut karena kekuatan Gu Yongheng Zong yang telah menjadi monster meningkat menjadi Kaisar Surgawi.
Gluttony Demon Monster
"Gluttony Demon Monster!!" pekik Kaisar Yang Dang saat tahu monster apa yang dia hadapi saat ini.
Ternyata Gu Yongheng Zong adalah leluhur Ras Mayat Hidup yang bernama Ganji, salah satu dari empat nenek moyang mayat hidup, mereka juga dikenal dengan sebuah Four Fierce Beast;
Ganji dikenal dengan nama Gluttony.
Yinggou dikenal dengan nama Qiong Qi.
Houqing dikenal dengan nama Fierce Beast.
Jiangchen dikenal dengan nama Chaos.
Kemampuan Monster Iblis Rakus, dia mampu melahap apapun seperti tanah, api, angin dan air, serangan energi lawan juga mampu dia lahap dan menjadikan kekuatan sendiri, sebab itu dia dikenal dengan binatang rakus.
Ganji tertawa sangat keras hingga suaranya bisa didengar hingga sejauh dua kilometer, tubuh Kaisar Yang Dang gemetaran, dan tanpa sadar dia bergerak mundur secara naluri. Kekuatan mereka sudah tidak seimbang lagi terpaut satu tingkat, sebab itu Kaisar Yang Dang naluri nya memberikan tanda bahaya yang mengancam nyawa.
"Sekarang kamu takut, kan!?" ejek Ganji dan tertawa setelahnya, dia segera mengendalikan empat tentakelnya merobek kehampaan dan menargetkan Kaisar Yang Dang yang menjaga jarak dengannya.
Kaisar Yang Dang segera mengeluarkan senjata pedang yang diselimuti api sambil mewaspadai sekelilingnya. Dari empat penjuru tentakel keluar dari kehampaan dan menyerang Kaisar Yang Dang.
Boom💥... Boom💥...
Kaisar Yang Dang menyerang tentakel yang keluar dari kehampaan didepannya dan sebelah kiri, ledakan api saat berbenturan dan membuat dua tentakel seketika menjadi abu.
Jlebbb...
"Arghh!!" teriakan Kaisar Yang Dang ketika bahu kanan tertusuk tentakel yang tidak dia waspadai keluar dari belakang, hingga tentakel menembus bahunya
Jlebbb...
"Arghhh!!"
Sekali lagi teriakan menggema ketika paha kanan tertusuk tentakel sebelum Kaisar Yang Dang bereaksi. Tiba-tiba Ganji muncul di depannya dengan mulut di perut terbuka lebar dan berniat melahap Kaisar Yang Dang.
Boom💥...
Serangan tiba-tiba menghantamkan perut Ganji disaat hampir menelan Kaisar Yang Dang. Ganji terpental sejauh satu kilometer dan menghancurkan apapun yang dia lewati.
Kaisar Yang Dang melihat punggung pria setinggi dua meter lebih, lalu melihat kanan kirinya sudah ada wanita yang dia kenali, seketika Kaisar Yang Dang tersenyum bahagia.
"Putriku!!"
__ADS_1
"Ayah, maaf kami terlambat!"
Ya, pria yang memukul perut Ganji dengan energinya adalah Dewa Binatang, Yang Hua dan Yang Xiaoping untuk melindungi Kaisar Yang Dang yang tidak lain adalah ayahnya.