
Chapter 90. Formasi Labirin.
Kota Satria adalah kota terbesar kedua setelah Ibukota Kerajaan Han. Disebut Kota Satria, karena pusat arena pertarungan, dan banyak bermunculan Satria baru setelah menang 100 pertandingan tanpa menelan kekalahan.
Luas Kota Satria membentang sepanjang jalur Hutan Logam dan berdiri dinding yang kokoh sebagai pertahanan.
Di Hutan Logam juga banyak dihuni binatang buas, yang memiliki kekuatan setingkat Master dan terkuat pada tingkat Raja, tetapi banyak juga binatang buas setingkat Pemula dan Master.
Hutan Logam juga merupakan sumberdaya bagi Kerajaan Han dan Kerajaan Long, sebab pohon logam juga bermanfaat bagi ahli formasi dan ahli smelting. Kulit pohon logam bermanfaat untuk membuat formasi array, dan getahnya digunakan sebagai senjata.
Boommm...
Ledakan hebat terdengar hingga radius 1 kilometer, dimana Guang Ru menguji ketahanan pohon logam. Namun, pohon logam tidak tumbang hanya sedikit tergores.
"Huff, pantas saja mereka ingin menguasai wilayah mereka." batin Guang Ru yang akhirnya tahu kenapa Raja Huang, Raja Yue Hu dan pemimpin lainnya mendukung tujuannya menguasai Benua Jiang Shan.
"Hahaha, Tuan Muda, percuma saja menggunakan kekuatanmu untuk menghancurkan Hutan Logam. Hanya setingkat Dewa Benua saja yang dengan mudah menghancurkan pepohonan ini," tawa Raja Huang yang sedikit meremehkan Guang Ru.
"Huff, Bagaimana mereka menebang pohon logam ini?" dengus Guang Ru yang kesal merasa diejek dan bertanya.
"Cara memanfaatkan-nya bukan ditebang, tapi menyayat kulit pohon logam dan memanen getahnya," sahut She Xiang dengan mengeluarkan pisau khusus dengan mata pisau bercabang dua, "pisau ini dibuat khusus untuk pohon logam. Sedikit kulit pohon ini bisa dipakai untuk membuat Rune formasi array..." lanjut She Xiang dengan mempraktikkan cara menggunakan pisau, dan secara bersamaan juga menjelaskan.
"Sedikit getah pohon logam mampu melapisi senjata jenis apapun, agar semakin kuat ketahanannya, sebelum si ahli smelting menyelesaikan penempaan senjata di tahap akhir..." Hei Wuya menimpali penjelasan She Xiang.
Yang tidak mereka sadari, mereka ternyata telah masuk kedalam jebakan formasi array. Dengan keserakahan terpampang jelas disetiap wajah mereka, sehingga mengabaikan situasi di Hutan Logam. Mereka sibuk memanen kulit pohon logam dan getahnya. Bahkan para prajurit juga ikut memanen.
Melihat mereka melupakan tujuannya, membuat Guang Ru kesal. Namun, tiba - tiba ia menyeringai. Dalam pikirannya, ia ingin memperbudak semua kehidupan di Benua Jiang Shan.
__ADS_1
"Heiii... Hentikan, apa kalian lupa tujuan kita?!" bentak Guang Ru kepada semua orang.
Seketika semua tersadar, dan malu akan teguran Guang Ru, dan menghentikan aktifitas mereka yang sedang memanen. Mereka berkeringat deras karena Guang Ru mengeluarkan basis kultivasinya.
"Hahaha, maaf Tuan Muda. Aku terlalu bahagia, sebab sudah ribuan tahun kita kesulitan dalam masalah persenjataan. Aku pikir dengan pohon logam sudah didepan mata, maka pertahanan kita akan meningkat," ujar Raja Yue Hu. Dia tertawa untuk menghilangkan ketegangan, dan beralasan.
Ya, pantas mereka serakah, sebab, Kerajaan Han dan Kerajaan Long selalu membatasi permintaan material untuk formasi array dan bahan tambahan untuk menempa senjata.
"She Xiang, segera perintahkan pasukan ular bergerak, dan segera kita hancurkan mereka dihutan ini." perintah Guang Ru dengan tidak sopan, memanggil nama Penatua Agung yang secara langsung dengan menyebutkan namanya.
Walau Penatua Agung kesal, ia tidak bisa berbuat apa - apa, dan segera mengeluarkan token komunikasi. Namun, saat akan memberikan perintah pada pasukan ular, token itu tidak berfungsi.
"Kenapa token komunikasi tidak bisa digunakan? Biasanya anggota ku selalu bisa menggunakan token komunikasi saat berada di hutan ini!," gumam She Xiang sambil tetap mencoba berkomunikasi dengan pasukan ular.
"Mungkin mata - matamu berkomunikasi saat di luar hutan ini," sahut Hei Wuya, "anggota pembunuh ku selalu berkomunikasi diluar hutan ini. Kata anggota ku, hutan logam ini menghalangi energi Qi jenis apapun...." lanjut Hei Wuya dan sengaja tidak memberikan secara detail keunikan hutan logam.
Kemudian, She Xiang mengeluarkan bambu kecil yang panjangnya 20 cm. Lalu ia membuka penutup dengan mengarahkan ke atas.
Xiu... Blarrrr...
Suara tanda itu seperti kembang api, saat meledak di langit penuh warna warni. Malam menjadi penuh warna dengan tanda itu.
"Ayo kita lanjutkan." kata She Xiang dengan berjalan terlebih dahulu.
Melihat tanda itu, pasukan ular segera bergerak. Mereka terbagi menjadi dua kelompok, bergerak di sisi kanan dan kiri hutan logam. Sesuai intruksi dari pemimpin, mereka menyergap pasukan musuh disaat Guang Ru dan tim-nya membuka jalur bagi pasukan.
Disaat mereka berjalan sejauh 100 meter, pohon yang telah disayat itu kembali pulih dan seperti tidak pernah di panen. Mereka tidak ada yang tahu dengan keanehan pohon logam.
__ADS_1
Boommm...
Guang Ru dan para pemimpin menghancurkan banyak pepohonan selain pohon logam, dan beberapa bintang juga dibantai tanpa ampun.
Kondisi seperti itu selalu berulang-ulang. Setelah menghabiskan waktu 2 dupa, salah satu ahli formasi mulai tersadar. Ahli formasi array itu segera melihat sekitarnya, saat Guang Ru mulai kesal.
"Berapa luasnya Hutan Logam ini, kenapa kita tidak menemukan pasukan musuh satupun?" gerutu Guang Ru pada mereka yang sudah dianggap bawahan.
Hei Wuya seketika sadar, demikian juga dengan semua orang. Ternyata mereka selama ini telah berputar - putar.
"Saudara Yimin, kita pasti telah masuk dalam jebakan formasi array. Segera hancurkan formasi ini," titah Penatua Agung She Xiang pada pemimpin akademi Pedang Surga.
"Baik. Kalian ikut aku!" jawab Jing Yimin, dia mengajak para ahli formasi.
Di dalam hati, Jing Yimin sangat tidak suka dengan perintah She Xiang. Namun, dia tetap melakukan dengan senyum yang dipaksakan. Segera She Yimin mengeluarkan sebuah mangkok. Mangkok itu bukan mangkok biasa, melainkan alat perusak formasi array.
"Di sana...," kata She Yimin sambil berjalan mengikuti tanda jarum di dalam mangkok, dan diikuti oleh para ahli formasi array. "pantas tidak mudah ditemukan, Rune formasi tercetak dibalik kulit pohon logam!," lanjut She Yimin sambil menyayat kulit pohon logam, lalu ia dibantu para ahli formasi.
Aksi mereka dilihat oleh Guang Ru yang ingin belajar formasi array. Kemudian, Jing Yimin bergerak lagi untuk mencari lokasi Rune formasi array. Tidak berselang lama, Jing Yimin kembali menemukan Rune formasi array lagi.
Jing Yimin sengaja memperlambat pencarian titik - titik Rune formasi array, sebab ia ingin membuat mereka kelelahan saat berada di hutan logam.
"Ini formasi labirin. Tidak mudah untuk merusak formasi ini, dan tiap Rune formasi array selalu di buat secara terpisah," jelas Jing Yimin kepada Guang Ru dan beberapa pemimpin yang selalu mengikutinya.
"Kenapa tidak langsung mencari titik pusat formasi ini?" tanya She Xiang yang sedikit tahu tentang formasi array, terlihat dia sudah tidak sabar.
"Penatua Xiang, jika mudah saya tidak perlu repot - repot mencari satu per satu. Anda tahu sendiri, jika pusat formasi array tidak selalu berada di tengah formasi," jawab Jing Yimin yang sedikit kesal, "formasi rumit seperti ini pasti dibuat para ahli dari Sekte Awan Berkabut dengan dibantu oleh para ahli dari akademi Langit Abadi." lanjutnya, dengan berjalan menuju ke titik Rune yang lainnya.
__ADS_1
Yang tidak mereka sadari kecuali Jing Yimin, mereka telah berputar - putar selama waktu 4 dupa. Berkat para ahli yang meletakkan Rune formasi array pada kulit pohon logam, formasi mereka sulit dirusak, apalagi Jing Yimin yang sengaja memperlambat proses pencarian Rune formasi.