God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 266. Armament Grade Fairy.


__ADS_3

Chapter 266. Membuat Armament Grade Fairy.


Keesokan harinya Excel Shimo bangun dan segera menuju Artefak Refining Room dan diikuti si An Na dengan wajah berseri-seri, tampaknya An Na telah mendapatkan air surga suaminya, itu terlihat perutnya yang sedikit membuncit.


"Pagi," sapa Excel Shimo kepada semua wanitanya yang sibuk melebur material untuk pembuatan Armor, dengan Api Surgawi yang telah mereka miliki, sangat mudah mencairkan semua material.


"Suami," balas serempak setelah melihat Excel Shimo dan buru-buru menghampiri dan meminta ciuman pagi.


"Kalian sangat luar biasa!" puji Excel Shimo saat melihat tungku penuh cairan yang siap dibentuk dan ditempa, "nanti setelah selesai membuat armor, aku akan beri kalian hadiah, satu hadiah untuk semuanya. Hadiah ini mendukung pergerakan kita dalam melawan mayat hidup." lanjutnya dengan memberikan hadiah sebagai motivasi untuk istrinya.


Tu Yueyin Mei yang penasaran segera memeluk Excel Shimo dengan melingkarkan kedua tangan pada lehernya dan berbisik. "Aku minta hadiah itu!" dengan wajah tersipu malu, Tu Yueyin Mei mencium bibir dan segera melepaskannya.


"Hahahaha, tentu dan dengan senang hati sampai kamu dan semuanya lemas tanpa bisa bergerak lagi," tawa Excel Shimo sambil mencubit hidung istri kecilnya, jelas menyanggupi permintaan istrinya.


Semua wanitanya seketika tersenyum dengan malu-malu dan sudah berfantasi dengan segala macam hal dewasa yang akan mereka lakukan nanti.


Setelah obrolan ringan, Excel Shimo segera mengambil tungku Dragon Phoniex dan merubahnya menjadi besar. Lalu Excel Shimo mengeluarkan Kristal Hitam, Refine Stone, tujuannya membuat cetakan untuk Armor.


"Apa yang kamu buat?" tanya Gongsun Ling dengan rasa penasaran, tidak hanya dia tapi semua wanitanya yang ingin belajar.

__ADS_1


"Untuk mempersingkat waktu dan juga tenaga, aku akan membuat alat cetakan untuk armor, dan akan menambah material Soul Stone agar tidak perlu lagi mengukur tubuh setiap binatang, Soul Stone mampu mengikuti struktur tubuh setiap pasukan, seperti jubah perang yang kalian gunakan," jawab Excel Shimo sambil melebur Kristal Hitam dan Refine Stone.


"Aku mengerti. Hmm! Disini kita tidak akan kekurangan bahan apapun sesuai kebutuhan. Kamu luar biasa memiliki Dunia Jiwa ini, bahkan para Dewan Keamanan tidak ada yang memiliki!" ujar Gongsun Ling dan menghela nafas, jelas Gongsun Ling mengagumi kehebatan suaminya, dan mengungkapkan jika Dewan Keamanan tidak ada yang memiliki Dunia Jiwa.


"Mereka pasti sudah berusaha, tapi belum berhasil. Suatu saat, Dunia Jiwa akan dimiliki oleh setiap Dewa yang sudah berada pada tingkat Dewa Benua. Syarat memiliki Dunia Jiwa, harus memiliki kekuatan itu, atau mendapatkan suatu keberuntungan ...," jawab Excel Shimo yang tidak membanggakan dirinya, sebab dirinya juga mendapatkan keberuntungan.


Mendengar ucapan Excel Shimo semua wanitanya termasuk Gongsun Ling menjadi senang dan Gongsun Ling segera kembali bertanya dengan antusias. "Bagaimana caranya agar memiliki Dunia Jiwa?"


"Nanti, setelah semua masalah selesai, aku akan ajarkan kepada kalian untuk membuat Dunia Jiwa," jawab Excel Shimo yang ingin fokus untuk membuat Armor dan menyelesaikan semua masalah di Benua Jiu Zhou, dan juga mencari Peta Kuno.


Setelah selesai melebur bahan pembuatan cetakan Armor, Excel Shimo membentuk cairan Kristal Hitam dan Refine Stone dengan pikirannya dan menggerakkan kedua tangannya . Semua wanitanya melihat dengan penuh perhatian dan tidak melewatkan sedetikpun cara suaminya bekerja.


Excel Shimo membagi cetakan itu menjadi sepuluh bagian agar bisa digunakan oleh istrinya yang ingin belajar, sesekali Excel Shimo menjelaskan kepada mereka, dia berkata, dengan Refine Stone, kita mampu membuat cetakan dengan mudah tanpa harus menempa dengan membenturkan palu untuk membentuk sebuah perlengkapan logam.


"Kalian perhatian ini, langkah ini tidak sulit ...."


Excel Shimo segera mempraktikkan cara membuat armor dengan menuangkan cairan yang telah dilebur oleh istrinya dan menghancurkan Soul Stone saat cairan telah masuk kedalam cetakan. Lalu, Excel Shimo menutup cetakan yang dengan bentuk yang sama dan mengeluarkan energi spiritual untuk menekan cairan yang masih panas di dalam cetakan.


Setelah selesai, Excel Shimo mendinginkan cetakan itu dan setelah beberapa saat, Excel Shimo mengeluarkan cetakan itu dari air. Lalu, secara berlahan Excel Shimo membuka cetakan dan terlihat bentuknya hitam pekat dengan serat-serat berwarna kuning.

__ADS_1


"Langka selanjutnya adalah meningkatkan armor ini agar bisa mendukung kelebihan pasukan, dengan menempa ulang dan memberikan material lagi. Ingat, bentuk ini masih mentah atau standar, jadi jika ingin model yang menarik dan corak warna sesuai keinginan, maka material yang dibutuhkan adalah Elemental Stone, Amethyst Stone, Mind Stone, Fuse Stone dan Palladium Stone...," Excel Shimo menjelaskan lagi setelah armor telah selesai dibuat dengan tingkat standar.


Langsung Excel Shimo mempraktekkan lagi, agar semua istrinya memahami dan bisa langsung membuat dengan sendirinya. Armor hitam pekat itu dimasukkan lagi kedalam tungku Dragon Phoniex dan memasukan kelima bahan yang diperlukan.


Gongsun Ling selalu melihat tanpa berkedip dan selalu menggelengkan kepalanya, sebab dia pernah melihat seorang ahli Smelting yang cara kerjanya jauh berbeda. Apa yang Excel Shimo lakukan sangat sederhana dan mudah dipahami, apalagi dengan material yang sangat langka sebagai pendukungnya.


Semua bahan itu segera mencair dan menyatu dengan armor hitam pekat. "Ingat, energi spiritual tidak boleh kendor dan pikiran harus tetap fokus agar bentuknya bisa sesuai dengan keinginan. Dengan dukungan material alam disini, kita akan mudah membuatnya, dan kalian bisa meningkatkan armor ini menjadi tingkat yang lebih tinggi. Tapi, itu semuanya kembali pada kekuatan kalian, karena energi spiritual kita berkaitan ...!" jelas Excel Shimo sekali lagi saat menyatukan armor dengan cairan kelima bahan terakhir.


Setelah menunggu waktu dua dupa, akhirnya armor telah selesai dan memancarkan aura yang kuat dan mendominasi. Semua mata wanitanya jelas terpesona dengan ciptaan suaminya dan tidak sabar ingin membuatnya sendiri. Bentuknya seperti armor untuk tubuh manusia, tapi bisa berubah jika yang menggunakannya adalah binatang.


"Dengan ini semuanya telah selesai, tinggal meneteskan darah untuk mengikat armor ini. Panggil ketiga Raja itu, kita akan uji coba armor ini...!" ujar Excel Shimo yang tidak sabar ingin menguji armor ciptaannya sebelum diproduksi secara massal.


"Apa itu boleh untukku!" pinta Tu Yueyin Mei yang ingin memiliki armor itu yang menurutnya sangat cocok dan indah.


"Hahahaha! Ini untuk pasukan binatang, lucu jika kamu memakai ini. Nanti aku buat khusus untuk semua istriku. Apa kamu tidak ingin memiliki perlengkapan perang yang lengkap dan memiliki bersayap?" tawa Excel Shimo dengan ucapan istri kecilnya, dan berjanji membuatkan yang terbaik untuk istri.


Excel Shimo juga merayu Tu Yueyin Mei.


"Hore! Janji ya, awas jika tertunda terus!" Tu Yueyin Mei kegirangan akan dibuatkan Jubah Perang bersayap, dan mendekati suaminya sambil mere mas tongkatnya sebagai bentuk ancaman jika melupakan lagi janjinya.

__ADS_1


"Tentu, sekarang aku akan buatkan kalian jubah perang bersayap, sebagai gantinya, kalian buatkan armor untuk pasukan binatang. Ayo kita temui mereka saja, dan menguji armor ini."


Segera Excel Shimo keluar dari Artefak Refining Room untuk menemui ketiga Raja yang sudah menunggu diluar beserta anak buahnya. Tu Yueyin Mei sudah membayangkan jika dirinya memiliki jubah perang bersayap, dia pasti akan memamerkan kepada semua orang.


__ADS_2